[ Adegan 21+, skip aja bagi yang tengah berpuasa 😉 Tapi jangan lupa tinggalkan Like nya 👍]
Michael yang sudah berada di atas tubuh Chania menatap lembut manik mata Chania, yang di hiasi bulu mata lentik dan hitam. Tangannya mengunci pergelangan tangan Chania di samping kepalanya.
"Rasakan sensasi nikmat dari junior ku, Chania! kau pasti terpuaskan dan ketagihan" desis Michael lirih dengan percaya diri.
Chania hanya tersenyum tipis, sambil menikmati wajah Michael yang begitu dekat di atasnya. Dengan hembusan nafas halus yang begitu hangat dan menggoda.
"Akan saya berikan yang terbaik untukmu, Tuan muda Xavier" balas Chania yakin.
' Aku rela menyerahkan kesucian ku padamu, Tuan! meskipun mungkin setelah itu kau akan membuang ku karena aku perawan! Tapi aku tidak akan pernah menyesal. Setidaknya aku menyerahkannya pada pria yang kucintai. '
Ucap Chania dalam hati. Hatinya bergetar, mempersiapkan diri untuk segera di eksekusi sang Tuan muda.
Pelan - pelan Michael mencium bibir Chania sekilas. Untuk kemudian ia bawa Chania dalam ciuman yang dalam, lembut dan menghanyutkan.
Bibir Michael mulai bergerak menciumi rahang Chania, turun ke leher. Memutar leher dari kanan ke kiri. Chania yang merasa geli - geli aneh reflek mendongakkan kepalanya dengan nafas naik turun. Memberikan ruang pada Tuannya, agar semakin bebas mengeksplor leher jenjangnya.
Chania terbawa suasana syahdu yang di ciptakan Michael. Ia tak menyangka Tuan iblis nya itu memperlakukan dirinya selembut itu di atas ranjang.
Tangan Michael berangsur kebawah, sampai melepas genggaman tangannya di pergelangan Chania. Dengan bibirnya yang terus bergerak dan meringsek sampai di pundak Chania.
Tangan Chania yang sudah terbebas, segera merengkuh kepala bos nya. Mencengkeram rambut hitam dan tebal Michael dengan mata yang terpejam.
Tangan Michael mulai bergerak nakal di bagian dada. Bukan pertama kali dada itu di sentuh olehnya. Namun kali ini ia menyentuhnya dengan nafsu yang membuncah, dan siap untuk di luncurkan.
Tangan kokohnya merengkuh dua bukit kembar yang sudah menegang. Meremasnya lembut beberapa kali. Lalu ibu jarinya menari di puncak pink yang menegang kokoh. Bergerak memutar dan sesekali menggerakkan ke kanan dan kiri. Membuat empunya merasakan desiran luar biasa di dalam tubuhnya.
Sesuatu di bawah terasa cukup aneh. Baru kali ini Chania merasakan perasaan aneh itu. Chania menggeliat manja, dan membuat Michael semakin suka menghisap leher dan dada bagian atas. Meninggalkan jejak - jejak merah kecil di sana.
Ibu jari dan jari telunjuknya sekarang tengah bekerja sama untuk memutar, memelintir, menekan, menjapit dan menarik - narik manja puncak dada Chania yang mengeras.
Ekspresi Chania semakin tidak karuan. Bukan hanya ekspresi, tapi juga sesuatu di bawah sana. Ada hasrat yang membuat bagian intinya menghangat dan terasa basah. Seolah ingin sentuh lebih dari itu.
Dan ia merasa malu saat mendapati Michael ternyata menatap wajahnya dengan seringai nafsu yang bisa di bilang menjijikkan. Tapi itu seorang Michael Xavier, semua wanita bisa berbangga jika berhasil menjadi sekretarisnya dalam jangka waktu yang panjang.
Tentu karena bisa melihat ketampanan sang milyarder.
Puas menatap wajah Chania yang terangs*ng, Michael mulai menurunkan kepalanya. Menjulurkan lidah ke arah puncak dada sebelah kanan.
Chania yang melihat ulah Michael, di buat panas dingin saat ujung lidah itu semakin dekat dengan puncak pink miliknya.
Michael yang sengaja menggoda Chania, tak kunjung menyentuhkan lidahnya dengan pusat rangsangan. Ia menyeringai penuh kemenangan.
Hap!
Akhirnya puncak pink masuk secara keseluruhan ke dalam mulut Michael.
Tubuh Chania reflek sedikit terangkat, karena geli dan nikmat yang ia rasakan secara bersamaan.
Pulp!
Michael menarik dan melepas manja puncak itu sambil menikmati ekspresi Chania. Kemudian beralih ke puncak satunya. Dan melakukan hal yang sama.
Beberapa kali terus berganti, sampai akhirnya tubuh ramping itu bergetar hebat. Michael mendekap pinggang Michael dengan satu tangan. Sementara bibir dan tangan lainnya masih asyik dengan aksinya.
Chania yang merasakan denyutan hebat di bawah sana sontak memejamkan matanya. Pencapaian puncak pertamanya membuat ia mencengkeram rambut kepala Michael dengan erat. Ia tak menyangka rasa itu sangat menggiurkan.
"Aku akan buat kamu mengejang nikmat, Chania" desis Michael lirih.
Tubuh Chania menegang, saat Michael turun, menyusuri perutnya sampai menjilat kain segitiga yang melindungi bagian inti tubuhnya.
Setelah puas membuat CD itu basah, Michael segera menarik ke bawah, melewati lutut, betis sampai terlepas dari jari jemari lentik kakinya.
Spontan tangan Chania bergerak menutupi bagian inti tubuhnya yang di tatap penuh seringai oleh Michael.
"Lepaskan" titah Michael pelan, sambil menyingkirkan tangan Chania. Namun sektika kaki Chania merapat.
"Tapi..."
Michael menaikkan sebelah alisnya pada Chania. Membuat yang di tatap seketika menutup mulutnya rapat.
Michael memisahkan lutut Chania yang berhimpitan. Membukanya lebar, hingga memperlihatkan lubang surga dunia.
Jangan di tanya seperti apa malunya Chania, ingin rasanya ia tenggelam ke dalam inti bumi. Namun apa daya, Tuannya menginginkan bagian itu.
"Seksi" desis Michael menatap lapar pada bagian inti Chania.
Kepala Michael tergerak, turun mendekat dengan mata yang melihat ekspresi Chania.
"A.. Tuan!" Chania mencegah kepala Michael yang semakin mendekati intinya. Namun ia seketika diam saat Michael menyipitkan matanya. Mau tak mau Chania membiarkan kepala Michael masuk ke sela - sela pahanya.
"Sshs!" desis Chania tidak karuan saat lidah Michael menyapu permukaan inti tubuhnya.
Dan semakin merancau saat lidah Michael bergerak di bagian kecil dari intinya. Menghisap bagian yang sudah basah dan menyedot sisanya.
"Aah!" Desah Chania yang tak menyangka Tuannya tidak jijik dengan bagian inti tubuhnya itu.
Setelah puas, Michael turun dari ranjang, melepas semua baju yanga melekat di tubuhnya. Termasuk boxer yang membungkus bagian intinya.
"Aahk!" Chania reflek menutup matanya, saat isi dalam boxer ternyata menjulang ke atas.
Pelan - pelan Michael merangkak naik kembali ke atas ranjang. Kembali berada di atas tubuh Chania. Ia dekatkan inti tubuhnya ke mulut Chania.
"Lakukan!" pinta Michael menyentuhkan ujung senjata ke bibir Chania yang tertutup rapat. "Buka matamu!" perintah Michael.
Pelan - pelan Chania membuka matanya, bersiap melihat sesuatu yang sepertinya sangat besar.
Dan benar saja, matanya mendelik melihat junior Tuannya yang luar biasa. Selain itu ini adalah kali pertama ia melihat benda seperti itu secara nyata.
"Buka mulutmu, lakukan dengan benar!"
Chania yang tak paham maksud Tuannya, hanya menurut saja dengan membuka mulutnya. Sampai senjata itu masuk ke mulutnya dan memenuhi seluruh rongga mulutnya.
"Hisap, Chania" kesal Michael karena Chania di rasa sangat kaku.
Merasa Chania tidak akan bisa membuatnya puas dengan metode itu, Michael memilih langsung melancarkan aksinya.
Ia memposisikan tubuhnya di antara paha Chania. Senjata andalannya pun sudah mengarah ke inti yang terlihat begitu sempit. Seringai mesum sudah ia pamerkan pada Chania.
' Sekali hentak juga pasti masuk! ini hanya kedoknya saja sempit! '
Yakin Michael, merasa sempurna.
Wajah Chania terlihat sangat gugup dan takut. Gugup karena pada akhirnya selaput daranya akan pecah sebentar lagi.
Takut karena tidak tau apa yang akan di lakukan Michael jika tau dia masih perawan.
.
.
🪴🪴🪴
Happy reading 🌹🌹🌹
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 324 Episodes
Comments
Mamah Kekey
hadeh tegang.... untung bacanya MLM..pak su mna nih...
2024-07-06
0
Devi Handayani
aw aw aw... kenapa juga ikutan ngilu sih🤭🤭🤭🤭😅😅😅
2023-03-03
1
Eva Rubani
lanjut hehehe
2023-03-01
1