Alea tak sadar ketika mobil berhenti, bahunya di cengram hingga mampu menyentuh kesadarannya..matanya terbuka dan menjadi panik ketika bertemu dengan mata Darren yang tajam..
''Turun..''titah Darren dengan sangat dingin...
Alea melonggarkan tenggorokannya menjadi takut ketika melihat sosok Darren yang menakutkan....buru-buru gadis itu melompat dari mobil dan berdiri dengan kegugupan yang kentara...
Dan............
Mata Alea terbuka lebar melihat sebuah gedung yang sangat besar..apakah ini rumah,...Hotel, ataukah..istana....?
Rumah raksasa itu terlihat sangat besar di hadapannya,..hingga Alea hanya menghela nafas,...menjadi pembantu di rumah ini maka mereka akan muntah darah ketika membersihkan setiap sudut ruangan yang rumit ini...
Alea terkejut ketika Darren setelangah menyeret tubuhnya melangkah untuk masuk ke dalam rumah mewah ini..tubuhnya bergetar...sesaat ia menatap ke arah Darren yang sedang memandang jalan di depannya...pria ini benar-benar akan menidurinya...
Sekarang........?
Astaga...dia baru 17 tahun bahkan dia makan dengan menu yang jauh dari kata bergizi...mungkin ia akan segera mati setelah melalui malam ini...
Alea asyik dengan pikirannya sendiri dan membeku ketika pintu besar itu terbuka di hadapannya...memperlihatkan ruangan luas berwarna gelap...adakah ruang tamu berwarna gelap..Alea tidak pernah tau itu....astaga..hidupnya sudah gelap...tak ada cara lain untuk melarikan diri..tidak ada....
Darren kemudian menarik lengan Alea hingga gadis itu tenggelam dalam pelukannya....pria itu tersenyum kejam...
''Pelayan........''teriaknya dengan tatapan beku....sementara matanya masih menjebak Alea disana...hingga gadis itu ketakutan...
Sesaat kemudian....
Seorang pelayan memasuki ruangan dan menunduk di hadapannya...
''Yah..tuan Darren....''
''Bersihkan dia...lalu beri dia makan yang enak...setelah itu bawa dia ke kamar utamaku..''
''Hah...'' Alea membeku mendengar pernyataan Darren yang enteng..apakah dia seonggok daging..?
Darren menurunkan pandangan ke arah Alea yang sedang ketakutan, gadis itu meronta namun ia semakin menguatkan pegangannya...
''Yah....apa kau tak kasian kepadaku tuan..'' desah Alea dengan mata yang basah...
''Tidak..jangan memperlihatkan airmatamu karna aku akan semakin menyiksamu apa kau mengerti...''
''Yah,...lepaskan aku, bisakah aku jadi pelayanmu saja..di rumah ini...aku bisa melakukan pekerjaan apapun..''
Darren terkekeh mendengar penawaran Alea yang terasa menggelikan, ia sudah mencarinya sejauh ini hanya untuk menjadikannya pelayan rumah...? apakah gadis ini sedang bercanda dengannya...?
''Yah...kau memang akan kujadikan pelayan namuan hanya pelayan di tempat tidurku,...apa kau mengerti..'' teriak Darren dengan murka...
Teriakan Darren di ruangan utama membuat sang Ayah Darius yang sedang bercinta di kamarnya terganggu, ia penasaran karna selama ini tak pernah mendengar suara putranya marah...siapa yang berani membuat seorang Darren emosi...?pria tua itu turun dari tubuh wanitanya dan meraih piyama..ia penasaran dan ingin melihat apa yang terjadi di bawah...
Hal yang sama juga di rasakan Erland, apa yang terjadi lagi...? wanita manakah yang menjadi sasaran kemarahan kakaknya...?
Pria itu memutuskan keluar.....
**************************************
''Yah...apa kau sedang bercanda...? aku bahkan belum cukup umur untuk melakukannya...apa kau seorang pedofil.'' tantang Alea tanpa takut....
Kata-kata Alea sanggup membakar Darren...
''Sialan......''
Pria itu mendekati Alea, menarik kepalanya mendekat, kedua tangannya mencegah agar Alea tidak meronta agar ciumannya tepat sasaran,...
Alea melebarkan matanya ketakutan ketika bibir Darren mendarat di bibirnya dan melum**nya dengan membabi-buta, namun gadis itu mencoba meronta hingga penyatuan bibir mereka terlepas untuk sesaat dengan dramatis...namun tidak lama ketika Darren kembali menguasai Alea...tubuh gadis itu terkunci di dalam rengkuhannya yang kokoh..airmata Alea menetes ketakutan..
Seumur hidupnya Alea tidak pernah berciuman dengan pria manapun rasanya teramat sakit di hatinya....gadis itu berusaha melakukan perlawanan lagi ia membuka mulutnya untuk mengumpat Darren namun tanpa di sangka Darren memanfaatkannya dengan baik...
Darren memag** bibirnya...ciuman itu begitu kasar dan panas, namun pria itu tidak membuang kesempatan, bibirnya melum** bibir Alea dan mencecapnya dengan gairah yang entah mengapa bangkit seketika...ia merasa lapar dengan ciuman mereka yang tanpa sadar membuatnya ketagihan.....
Mereka masih berada di tengah ruangan tepatnya di atas sofa, karna Darren menghempaskan tubuh kecil itu di sofa dan menindihnya....mulutnya masih sangat liar menjelajah bibir Alea yang manis dan hangat...
Alea membeku..sesaat merasakan ciuman yang sangat panas ini...pertama kali dalam hidupnya, dan Darren tidak membuang kesempatan dengan semakin memperdalam ciuman mereka....lidahnya menjelajah masuk dan memperkenalkan diri sebagai pemiliknya...terlalu panas dan bergairah hingga Alea merasa bingung dengan sensasi yang ia rasakan sendiri...tubuh mereka menempel, menyatu dengan sangat intim hingga Alea hanya bisa pasrah di bawah tubuh besar pria ini....
Nafasnya mulai terengah-engah...sesaat kemudian...Darren melepaskan ciumannya...
''Waaaoooww..'' desahnya masih menatap Alea di bawahnya, bibirnya bahkan masih menginginkan berada di bibir Alea...namun ia sadar harus berhenti sebelum gadis ini pingsan karna ketakutan..
Nafas mereka masih saling memburu, dengan tatapan berkabut yang masih terlihat disana...Darren sungguh merasa gila,...mengapa ciuman dengan Alea terasa berbeda...ia menyukainya dan tak ingin berhenti...
''Kau memang masih di bawah umur dan tenang saja sebelum usiamu 18 tahun aku tidak akan menyentuhmu..namun...aku masih bisa menciummu bukan...''
Alea ingin mengumpat lagi tapi ia ketakutan.....
Darren menghela nafas..ia tersenyum dengan puas seperti menemukan harta karun.....pria itu bangkit dan meraih tubuh ALea berdiri walau tubuhnya goyah..ia merasa sangat pusing seiring rasa malu yang menguasainya dengan cepat...Darren masih memegangnya dengan erat...
Pada saat yang sama....sang ayah Darius dan juga Erland turun dari tangga..dan sedikit terkejut melihat sosok gadis di dalam pelukan posesif Darrem, gadis itu tidak sexy seperti gadis yang pernah menemani malam Darren..
Tidak...gadis itu masih murni..baik tubuh dan jiwanya yang terpancar disana...Darius menatap dengan tajam...
''Darren....siapakah dia,....'' tatapan Darius tajam kepada Alea hingga Alea sedikit takut, yah..memang Darren menakutkan namun ayahnya seperti monster dalam wujud manusia..tatapannya begitu buas...
Pandangan Alea berpindah pada sosok pria di belakang pria tua itu..dan mengerutkan keningnya ketika melihat seorang pria mungkin hanya beberapa tahun di atasnya..dia berwajah malaikat....siapa dia...?
Erland membeku ketika hatinya bergetar menatap mata Alea yang bening dan polos..gadis ini seperti bidadari,...apakah gadis ini yang di cintai kakaknya atau sama saja seperti gadis lainnya yang menjadi pelampiasan seorang Darren Hugo...?
Darren tersenyum cerah ketika memamerkan Alea di hadapan ayah dan adiknya...sekaligus mendeklarasikan hubungannya di depan mereka,....
''Ayah...dan juga kau Erland.....perkenalkan..namanya adalah Alea...dia adalah calon istriku,....milikku..''
Betapa terkejutnya ayah dan juga adiknya Erland mendengar pernyataan langka dari mulut Darren..
''Apa...''? Darius membulatkan matanya.....
Hal yang sama juga di alami Alea..gadis itu menoleh...
''Apakah kau sedang bercanda tuan,....''
''Kau adalah milikku...''desis Darren tajam...
Hai.....semua visualnya di gorup yah...ada Adam juga disana...jangan lupa Like, komen dan juga vote yah.....
biar author semangad dong....❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 338 Episodes
Comments
Kangcaa
aws bucin kauu pak daren ..
2022-07-23
1
safik🆘𝕱𝖘 ᶯᵗ⃝🐍
penasaran sm visual tp gak masuk gc🙈🙈🙈
2022-04-26
0
Umiena Putri Aisyah
gmn cara nya gabung di grup
2022-04-13
1