''Alea....''
Darren menatap tajam ke arah Alea yang bersembunyi dan merasa geram ketika gadis itu malah bersembunyi di belakang pria muda ini.....
rasa cemburu membakar Darren dengan sangat cepat, namun masih berusaha menahan diri..lagi pula...Alea tetap akan menjadi miliknya....
Alea begitu pucat..sambil bersembunyi di belakang Adam matanya berkeliling mencari kemungkinan untuk melarikan diri yah...ia tak akan pernah sudi untuk menjadi milik pria ini tidak...
semua umpatan untuk Darren sudah ada di kepalanya tinggal ia memuntahkannya saja pada pria tak tau diri ini..
''Keluarlah dan ikut aku....jangan menguji kesabaranku Alea...''
Adam yang merasa ini seperti penculikan mendekati Darren tanpa takut, walau ia tau pria ini bukanlah orang sembarangan..namun Adam tak ingin menyerah apalagi tunduk...
''Maaf tuan...siapa anda, mengapa mau membawa Alea pergi.'' Adam sedikit terkejut menyadari betapa menakutkannya pria ini..
''Dia adalah milikku...'' desis Darren dengan santai...
''Milikkmu...astaga, apa kalian berpacaraan..mengapa aku malah melihatnya ketakutan dan sembunyi di belakangku...'' sambung Adam...
Alea memejamkan matanya..mengapa Adam malah membuat pria ini marah..oh...apa yang harus kulakukan...? mata Alea mencari-cari jalan keluar untuk melarikan diri sekali lagi...
Darren tertawa mendengar pertanyaan anak muda ini,....senyumnya berubah menjadi geraman...
''Aku telah membelinya seharga 3 Milyard apakah itu cukup bagimu...apa kau...berniat menebusnya...kalau begitu berikan aku 5 Milyard dan aku akan pergi dari sini sekarang juga.'' ucap Darren dengan santai.
Tubuh Adam merasa ngilu mendengar bunyi uang sebanyak itu, melihat uang puluhan juta saja ia tak pernah apalagi Milyard...? dan Darren menyadari wajah pasrah lelaki kecil ini dan menjadi puas...
''Karna itu menyingkirlah dari jalanku karna aku bisa melukaimu dan seluruh keluargamu jika engkau masih membuatku marah..'' Darren menaikan alisnya angkuh..
Dan.........
Alea terkejut ketika Adam menjauh darinya hingga pandangan Darren tidak terhalang lagi kepadanya...Alea menghela nafas, tentu saja Adam tidak salah dalam hal ini, namun pria maniak s*k inilah yang salah..mengapa ada banyak orang jahat dan mereka masih hidup dengan baik...mengapa...?? jemari lea terkepal...
''Aku tau ingin pergi denganmu tidak...'' jerit Alea beegerak mundur menjauhi Darren yang justru maju mendekatinya...
''Kau tidak punya pilihan...tubuhmu yang kecil itu sudah kubeli dengan harga yang mahal...''
''Membeliku pada siapa...? tante Meri...airmata Alea menetes kesal....aku bahkan selalu bekerja keras di rumah itu sebelum aku bisa menyentuh makanan...mereka bahkan tak membiarkan aku berhenti bekerja....kau bilang membeliku...aku tak ada hubungan apapun dengan mereka berdua...'' ucap Alea keras...
Darren tertegun sebentar...sial...melihat tubuh kurus Alea bahkan gadis ini mungkin akan mati jika ia menyentuhnya..wanita itu benar-benar menyiksa milikknya....namun bukan berarti ia melepaskan Alea tidak....Alea adalah miliknya yang ia beli dengan harga yang mahal...
Pria itu mendekat mencekal tangan Alea hingga dengan mudah tubuhnya berpindah di peukan Darren keduanya bertatatapan tajam...
''Jadi kau ingin uang itu jatuh kepadamu begitu...''
Alea melonggarkan tenggorokannya...apa dia sudah gila...? mengapa malah mengatakan hal yang tidak masuk akal pada pria ini...? wajahnya memucat....
''Tii...tidak..aku sama sekali tak ingin menjual tubuhku sendiri...aku ingin kau melepaskan aku...bagaimana kalau kau mengejar tanteku saja....bukankah kalian pantas, lagipula dia menerima uang darimu...''
Ucapan Alea benar-benar membuat Darren kehilangan kesabaraan, ia tersenyum....
''Apakah kau tidak tau siapa aku...? aku adalah pecinta gadis perawan...kau akan melayaniku setelah itu tubuhmu bahkan tidak berharga lagi bagi siapapun...termasuk aku, jadi persiapkan dirimu saja...''
''Bajingan..sialan, aku.......''
Kata-kata Alea menguap ketika tubuhnya di dorong hingga jatuh ke tangan Lukas...
''Masukan dia di mobil aku tak ingin membuang waktu...''
''Tidak...aku tidak mau...'' jerit Alea meronta...
Hingga Lukas menjadi lengah ketika Alea menggigit tangan pria itu...
''Aaarrrrrrgggghhhhh......''
Alea memutuskan lari lagi di kegelapan malam namun belum sampai jauh terdengar bunyi tembakan keras, hingga tubuhnya bergetar....
Alea menoleh dan meneukan Adam tersungkur sembari memegang lengannya yang berdarah...airmata Alea menetes..
Tidak...tidak..tidak...pria gila itu menembaknya....?
Alea berlari kembali dan berdiri menatap Adam yang mengerang kesakitan....pandangannya kemudian berpindah pada sosok Darren yang tidak perduli sedikitpun...
''Apa yang kau lakukan...''
''Jika kau mencoba lari lagi maka aku akan menembak kepalanya..bagaimana..'' Darren menatap tajam.....
Hingga tubuh Alea merosot sedih, airmatanya menetes..ia sungguh tak pernah ingin menyakiti Adam...
''Kau kejam....'' jerit Alea keras,...
''Karna itu jangan pernah menguji kesabaranku...Alea...masuk ke mobil dengan sukarela atau malam ini pria ini akan mati...'' Darren kembali mengarahkan pistol itu di kepala Adam...
'''Oh...tidak..tidak...jangan membuinuhnya...aku mohon...'' tangis Alea keras...
Alea lalu meraih sesuatu di saku celananya dan mendekat,..meletakannya dalam genggaman Adam..keduanya saling menatap...
''Maafkan aku...aku mohon....''
''Alea....jangan pergi hum...aku tidak apa-apa...''
Darren yang merasa gerah melihat sikap mereka yang justru membuatnya cemburu segera meraih Alea dari sisi Adam...
''cepat masuk ke mobilku sekarang...'' bentak Darren dengan suara yang menggelegar di tengah malam...
Airmata Alea menetes lagi...ia mengangguk menyerah...sakit sekali...sakit rasanya menyadari jika ia harus menyerah....gadis itu menatap mata Adam mungkin untuk yang terakhir karna ia tak tau nasibnya setelah sampai ke rumah Darren..
''Maafkan aku...'' ucap Alea menundukan kepala...
Alea berbalik dengan menahan tangis...mengepalkan tangannya ketika perjuangannya harus berakhir di tangan pria kejam ini...
Lukas ada di belakangnya dan menuntunnya masuk ke mobil....
''Sebaiknya anda menurut nona...atau akan ada korban selanjutnya....''ucap Lukas dengan tajam..
Alea menatap pria yang sama dinginnya dengan tuannya, gadis itu menatap sinis...
''Kau dan tuanmu akan mendapat karma...mengapa Tuhan lama sekali menghukum kalian...''
Deg!!!!!!!
Lukas membeku mendengar sumpah serapah gadis ini...ia kemudian mengangguk dan menunduk hormat..
''Masuklah nona..tuan Darren sudah datang,..'' ucap Lukas membujuk..
Alea menoleh dan buru-buru masuk ketika ia menyadari Darren mendekat...
Sial....... gerutunya dalam hati...
Lukas dan anak buah yang lain masuk ke mobil di belakang mobil Darren,...sementara pria itupun masuk ke mobilnya...
Adam berdiri menahan kesakitan di tangannya ia terus menatap ke arah mobil Alea yang bergerak menjauh...dan meninggalkannya...
Adan membuka telapak tangannya dan menemukan uang hasil keuntungan Alea yang di pamerkan tadi kepadanya,...matanya terpejam...
Alea...apakah itu artinya kau..memberikan hatimu kepadaku...? Adam mengepalkan tangannya....
**************************************
Alea duduk paling sudut terjauh dari Darren sementara pria itu duduk dengan memejamkan matanya.,...perburuannya selesai dan ia kelelahan...apa yang ia rasakan saat ini adalah damai...ia merasa tenang ketika Alea sudah berada di dalam genggamannya..
Makan malamku........gumam Darren di dalam hatinya......ia tersenyum...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 338 Episodes
Comments
Rhmad Flash
biasa pria yg kejam bl udah jth cinta syngnya minta smpuun
2024-02-22
1
Denzo_sian_alfoenzo
aq suka model yg prt ni 🥵🥵🥵🥵🥵
2023-04-04
1
Ken Ken
edan daren
2022-10-15
0