Wajah Darren bersinar cerah ketika ponsel itu di tutup, Lukas beserta anak buah yang lain juga menghela nafas lega, mereka akan lepas dari kemarahan sang tuan...
Sementara tante Meri dan Arnold juga menghela nafas lega.....mereka juga akan lolos dari kemarahan tuan Darren...
''Ehm...tuan Darren..kami akan menjemput Alea untuk anda..kami pasti..''
''Tidak...kau tak akan di ijinkan pergi..kalian berdua harus pergi dari kota ini secepatnya..aku tak ingin ada parasit di dalam hubunganku..kalian berdua mengerti..'' titah Darren dengan senyuman dingin seraya menyimpan pistolnya kembali...
Tante Meri sangat terkejut, itu artinya mereka akan di asingkan dan ia tak bisa memeras Alea lagi...? padahal ia sudah bayangkan jika Alea berhasil menikah dengan tuan Darren maka ia akan mendapat tranferan setiap bulan dari keponakannya...ia tak akan kekurangan uang,....
Namun...ia sungguh tak menyangka jika tuan Darren akan menyingkirkannya dengan cara yang kejam setelah mendapatkan Alea..
''Tuan Darren..maafkan aku..tapi adilkah ini untuk kami...?kau mau mengasingkan kami dimana...? aku tak ingin pergi...''ucap tante Meri dengan keras kepala...
Darren sungguh kehilangan kesabaran, mereka sudah mendapatkan uang 3 Milyard darinya dan itu belum cukup..bahkan parasit ini mau memerasnya terus menerus...? mereka belum tau siapa dirinya.,...?
Darren tersenyum mendekati wanita itu dengan senyuman jahatnya....
''Jadi kau mau memerasku begitu..'' lirik Darren tajam..
''Aaa..aapa...maksud tuan Darren aku sungguh tidak mengerti..'' keringat mulai membasahi wajah tante Meri, tubuhnya mulai gemetar..ketika menerima sinyal panik dari pikirannya,...
''Wanita ular sepertimu dan anakkmu itu memang harus di lenyapkan karna akan menjadi racun bagi kehidupanku.'' ucap Darren tegas..
Arnold yang menyadari ancaman itu segera menarik sang ibu untuk menyelanya...
''Tuan Darren....ampuni ibuku..yah..kami akan pergi jauh, ampuni kami tuan Darren aku berjanji bahwa kami berdua akan menghilang dan tidak akan pernah mengganggu lagi...bagaimana...'' seru Arnold sampai menjatuhkan tubuhnya ke lantai....
Darren mengeraskan tatapannya..
''Baiklah...kali ini aku akan mengampunimu tapi jika aku melihat salah satu dari kalian di kota ini maka aku tidak akan menarik ucapanku lagi...kalian berdua akan lenyap tak ada kompromi..''
Usai berkata Darren lalu melangkah cepat keluar dari tempat itu dan Lukas mendekati mereka berdua..
''Berangkatlah malam ini juga,....''ucap Lukas sembari menyerahkan uang yang bertumpuk di tangan Arnold lalu mereka pun pergi dari sana...
Arnold dan tante Meri saling menatap...
''Sumber uangaku akan hilang..apa yang harus kulakukan...'' tagis wanita itu menjadi histeris hingga Arnold mengerang kesal...
''Ma...apa mama mau tetap disni dan kita akan kehilangan nyawa begitu..''
''Tidak.......'' tante Meri menggelengkan kepala dengan tegas...
''Kalau begitu kita harus pergi sekarang, mama tau jika tuan Darren pasti mengirimkan mata-mata untuk mengawasi kita..jika kita tidak pergi maka kita akan di bunuh..''
Tante Meri menghela nafas,...menatap setumpuk uang yang di tinggalkan tuan Lukas, setidaknya anak buahnya masih punya rasa kasihan...
***********************************************
Sore itu Alea duduk di depan teras rumahnya sembari menikmati coklat hangat bersama Adam..hari ini Adam membantunya mengantar beberapa barang pesanan pelanggan..Alea tersenyum sembari menghitung uang hasil dari penjualannya hari ini..
''Lumayan...aku mendapatkan 200 ribu..'' ucap Alea bangga...
Adam tersenyum ikut senang..itu karna kau sangat gigih..hari ini kau mendapat 200 ribu besok kau akan mendapat 500 ribu dan seterusnya...''
Alea berkaca-kaca seketika...
Sungguh ia senang sekali bisa menghasilkan uang hasil keringatnya meski ia sangat lelah...gadis itu menghela nafas, dalam seminggu ini ia kehilangan berat badan...yah..ia tidak lagi menikmati istirahatnya dan malah bekerja dengan keras..
Kesedihan melandanya seketika, teringat akan kedua orangtuanya yang telah meninggal....menyadari kesedihan di wajah Alea membuat Adam ikut sedih..lelaki itu mengusap rambut Alea dengan lembut...
''Paman dan bibi akan bangga melihatmu dari atas sana Alea..kau harus tetap semangat demi masa depanmu...dan aku akan terus mendampingimu..''ucap Adam berjanji....
Alea mengankat wajahnya dan menatap Adam yang begitu tulus kepadanya...ia mengusap airmatanya dan berusaha tersenyum...
''Yah...aku akan berusaha lebih keras Adam...aku..akan sukses, aku..akan kuliah di tempat yang mahal dan...aku...akan bekerja di perusahaan yang besar,....ayah dan ibu akan bangga kepadaku...benar bukan...'' ucap Alea dengan senyuman penuh airmata yang menetes pilu..
Walau rasanya apa yang ia ucapkan sangat mustahil, ia telah kehilangan segalanya..bahkan untuk makan saja sangat sulit baginya..bagaimana bisa ia menggapai semua impiannya...? itu sangat mustahil...tidak akan pernah terjadi di dalam hidupnya,...tidak akan pernah terjadi....
''Yah...ayo minum coklatmu nanti dingin...'' seru Adam mengalihkan pembicaraan....
Alea langsung menganggukan kepalanya dengan senyuman..mereka kembali menikmati coklat panas dan biskuit murah yang di beli di toko kecil sepulang dari mengantar barang tadi..
''Jadi besok kau tetap akan mengantar pesanan Nyonya Helen...''
''Yah...aku telah menyiapkan barang-barangnya dan..apakah kau akan mengantarku tuan Adam...'' tatap Alea dengan mata berbinar..
Adam terkekeh melihat tingkah Alea yang lucu, ia pun menganggukan kepalanya dan menatap gadis yang sangat cantik itu dengan pandangan terpana..dulu orangtua mereka sudah berjanji akan menjodohkan mereka berdua..entahlah..mengapa Alea semakin cantik saja...?
''Aku akan mengantarmu nona Alea..kemanapun kau akan pergi..''ucap Adam jujur..
''Ow..beruntungnya aku...'' jerit Ale sangat lega...
Adam punya sepeda motor dan akan memudahkan mereka pergi, tante Heni juga sangat sayang kepadanya seperti layaknya ibu kandung...Alea merasa betah dan nyaman berada di tengah keluarga Adam...
Ketika sedang asyik duduk dan saling bercanda..Alea sama sekali tidak menyadari jika dari jauh beberapa mobil sudah mendekati rumahnya..tentu saja ia tak sadar, lapu mobil di matikan hingga mereka tidak menyadari apapun...
Lokasi rumah neneknya juga berada di dekat jalan besar hingga motor dan mobil bisa langsung parkir di depan rumah sang nenek..
Sementara dari dalam mobil Darren sudah mengepalkan tangannya dengan aura membunuh yang kentara..beraninya Alea duduk bersama lelaki lain di malam hari hanya berdua...?
Darren sangat tidak sabar untuk mengejutkan gadis kecil itu...
Alea baru menyadari ketika beberapa mobil tiba-tiba berhenti di depan rumahnya..
Wajahnya menjadi pucat........
Tubuh Alea bergetar seketika, ketika melihat para pria berbadan tegap keluar dari sana dan mendekati rumah mereka dan di antara para pria itu muncul sosok yang begitu ia takuti..
''Tuan...Darren..'' jerit Alea begitu terkejut rasanya seperti mimpi baginya...
Tubuhnya merosot lemas hingga kehilangan tenaga........sementara Adam begitu terkejut melihat sekelompok pria seperti gengster mendekati mereka...Alea langsung berdiri dan bersembunyi di belakang Adam.....
Darren memasuki rumah itu dengan senyuman dingin...
''Alea.....''
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 338 Episodes
Comments
Ibelmizzel
aku yg ketakutan.😁
2022-09-15
1
Kangcaa
menarik
2022-07-23
0
V_nee ' wife Siwonchoi ' 🇰🇷
Ketemuuuuuu....
2022-04-04
4