9.Perubahan sila

Satu bulan telah berlalu dari kejadian itu dan sila pun masih setia dengan mengurung diri didalam kamarnya.

Sang bunda yang baru pulang seminggu yang lalu dari menemani sang suami melakukan kunjungan bisnis dibeberapa kota merasa heran dengan perubahan sikap sila.

Tak ada lagi sila yang cerewet dan manja,tidak ada lagi sila yang selalu bikin repot bi asih karna ke isengan gadis cantik itu selalu bikin recok dan bikin riweh saat bi asih berkutat dengan alat tempurnya didapur.

Kini yang ada hanya sila yang berubah menjadi pendiam,sering melamun dan mengurung diri dikamar bahkan semenjak kejadian itu sila pun tak pernah lagi datang kekampus,dia benar benar menutup diri dari dunia luar dan itu membuat sang bunda cemas luar biasa.

Dan semenjak saat itu ega pun tak pernah absen walau sehari tuk menyambangi kediaman sang sahabat sekaligus perempuan yang dia cintai tapi setelah satu bulan berlalu pun ega tetap pulang dengan tangan kosong karna sila sama sekali tidak pernah mau bertemu dengan nya.

Bahkan sampai saat ini ega belum mendapat kejelasan akan status hubungan mereka.

Ega ingin sekali mengatakan apa yang terjadi pada malam itu dan mempertanggung jawabkan perbuatan nya,hanya saja dia ingin mendapat persetujuan dari sila agar tidak salah langkah dan itu akan menambah luka dihati sila.

"nak ega bisa kita bicara sebentar,ada yang mau bunda tanyakan."kata sang bunda sila saat mengetahui keberadaan ega dirumah nya.

"iya boleh bunda."jawab ega sembari mengikuti langkah bunda sila yang berjalan menuju taman belakang rumah.

"duduk nak,maaf loh selama ini bunda udah repotin kamu karna harus jagain sila selama bunda dan ayah tidak dirumah."ucap sang bunda pada ega yang merasa tidak enak karna memberi ega beban untuk menjaga putri kedua nya itu.

"ga apa apa bun...kan sila juga udah ega anggap adik sendiri bun...bunda kan tau kalo ega ga punya saudara jadi anggap aja ega lagi jagain adek sendiri bun."terbersit rasa nyeri dan sesak didada ega begitu mengungkapkan jawaban atas permintaan maaf bunda sila padanya.

Karna bukan nya menjaga ega malah membuat dunia sila hancur dengan sekejap mata.

"apa nak ega tau kenapa sila berubah.?bahkan semenjak bunda pulang dia sama sekali tidak mau keluar kamar bahkan bunda mendapat pemberitahuan dari pihak kampus kalo sila sudah absen dari kampus sejak satu bulan yang lalu...sebenarnya ada apa dengan sila nak.?apa nak ega tau sila kenapa."pertanyaan bertubi tubi pun dilontarkan oleh ibu dari 2 orang putri itu.

Ega menunduk lesu,badan nya bahkan serasa tak bertulang entah apa yang harus dia katakan pada bunda sila.

Haruskah dia jujur tentang kejadian itu atau menutupinya tuk sementara waktu sampai sila mau bicara dengan nya dan memberi kejelasan akan kelangsungan hidup mereka kedepan nya.

Belum sempat ega menjawab bunda sila dan juga ega dikejutkan oleh teriakan bi asih yang meminta tolong.

Ega dan bunda sila pun bergegas menghampiri asal suara bi asih dan begitu masuk ega dan juga bunda sila pun dikejutkan dengan penampakan yang menampilkan sila tengah tergeletak pingsan dipinggir meja makan.

"ada apa bi kenapa sila pingsan."tanya sang bunda yang mendapati putri kesayangan nya lemah tak berdaya dilantai marmer yang dingin.

"gatau nyonya,barusan non sila minta dibuatkan makanan tapi belum juga bibi sampai dibelakang untuk mengambil makanan yang non sila pesen eh non sila sudah pingsan nyonya."jelas bi asih.

"ya udah bun gimana kalo kita bawa sila kerumah sakit,wajah sila juga terlihat pucat mungkin dia sakit bun."ega menberi saran kepada bunda sila.

"ya udah ayo kalo gitu sekarang bantu bunda angkat sila ke mobil ya nak."jelas bunda sila dan bergegas menuju mobilnya yang mana sang supir telah setia menunggu nya didepan pintu masuk mobil.

Setengah jam dalam perjalanan akhirnya mobil yang membawa sila pun telah memasuki kawasan rumah sakit.

Ega dengan sigap membawa sila dalam gendongan nya menuju ruang UGD untuk dilakukan pemeriksaan.

Beberapa orang suster dan satu orang dokter pun ikut serta masuk kedalam ruangan tempat sila diperiksa.

Sila pun diperiksa dengan seksama oleh seorang dokter wanita itu.Tak lama sang dokter pun keluar dan akan memberi tahukan prihal kondisi sila saat ini.

"dokter bagaimana ke adaan anak saya.??apa yang terjadi pada nya dokter.?"tanya sang bunda kala dokter yang memeriksa kondisi sila nampak keluar dari ruang pemeriksaan.

"ibu tenang saja,kondisi anak ibu baik baik saja dia cuma kurang istirahat dan kekurangan asupan gizi...dan hal ini sangat wajar bagi wanita yang tengah hamil muda bu."bagaikan disambar petir disiang hari berita kehamilan sila benar benar membuat bunda erna san juga ega syok.

"a_anak saya ha_hamil dokter.?"tanya sang bunda tak percaya akan hal yang disampaikan oleh aang dokter.

"benar bu selamat ya sebentar lagi ibu akan menjadi seorang nenek dan usia kandungan nyonya sila sudah memasuki mnggu ke 4."tambah sang dokter.

Episodes
1 1.Visual
2 2.Awal kisah
3 3.Ulang tahun natasya
4 4.Kekecewaan natasya
5 5.Kehidupan baru
6 6.Kehancuran sila
7 7.Kehancuran sila 2
8 8.Kehancuran sila 3
9 9.Perubahan sila
10 10.Kehidupan baru
11 11.Mempertahankan
12 12.Pengakuan
13 13.Sila Melahirkan
14 14.Penolakan sila
15 15.Bidadari kecil ayah
16 16.Tiara Putri Handoyo
17 17.Menata hidup baru
18 18.Putri dan reza
19 19.Ara sekolah
20 20.Ibu Bidadari
21 21.Pertemuan sila dan putri
22 22.Akhirnya bertemu
23 23.Ikut jalan takdir
24 24.Salah faham
25 25.salah faham 2
26 26.Terbukanya sebuah kisah
27 27.Berkomunikasi kembali
28 28.Memperbaiki hubungan
29 29.Liburan
30 30.Pengakuan
31 31.Pengakuan 2
32 32.
33 33.Liburan termanis
34 34.Isi hati sila
35 35.Akhir liburan manis
36 36.2 keluarga heboh
37 37.Kedatangan natasya
38 38.Kecemburuan sila
39 39.Kekecewaan natasya
40 40.Natasya salah paham
41 41.Hari bahagia
42 42.Pengantin baru
43 43.(bukan)malam pertama
44 44.Keluarga baru
45 45.Rini dan Indra
46 46.Rini dan Indra 2
47 47.Rini dan Indra 3
48 48.Natasya sakit
49 49.Melihat kondisi tasya
50 50.Meluruskan masalah
51 51.Menerima takdir
52 52.Anggota keluarga baru
53 53.Sila dirawat
54 54.Kembali bertemu
55 55.Kembali pulang
56 56.Pernikahan indra(Session 1 selesai)
57 57.Extra part session 1
58 58.ses 2.penantian indra
59 59.ses 2.Pengakuan
60 60.ses 2.Kecewa
61 61.ses 2.Dokter Rara
62 62.ses 2.Salah orang
63 63.Makan siang bersama
64 64.Pertemuan tak terduga
65 65.Menjadi Orang Asing
66 66.Mendadak kesal.
67 67.pulang bersama
68 68.Mulai perhatian
69 69.Kecemburuan yang tak jelas
70 70.Kekecewaan rara
71 71.Kebersamaan
72 72.Kepergok
73 73.Antara rara dan rini
74 74.Calon mantu
75 75.Tentang rini
76 76.Sugar dady rara??
77 77.Lamaran untuk dokter amara
78 78.Bertemu rini
79 79.First kiss
80 80.Minta penjelasan
81 Pengumuman novel baru
82 Kedatangan rini
83 Pesan dari rini
84 Keraguan
85 Keputusan indra
86 Kembali kecewa
87 Akhirnya SAH
88 Hari bahagia
89 Malam petama
90 Malam pertama 2
91 Honeymoon
92 Extra part 1
93 Ektra part 2(END)
94 Pengumuman Novel Baru
95 Chat Story
96 Revisi Visual
97 Novel Baru
98 Ijinkan Aku Mencintaimu
99 Muara Cinta Hasbi.seasion 2
100 Novel Baru
101 Pengumuman
102 Karya Baru Othor
Episodes

Updated 102 Episodes

1
1.Visual
2
2.Awal kisah
3
3.Ulang tahun natasya
4
4.Kekecewaan natasya
5
5.Kehidupan baru
6
6.Kehancuran sila
7
7.Kehancuran sila 2
8
8.Kehancuran sila 3
9
9.Perubahan sila
10
10.Kehidupan baru
11
11.Mempertahankan
12
12.Pengakuan
13
13.Sila Melahirkan
14
14.Penolakan sila
15
15.Bidadari kecil ayah
16
16.Tiara Putri Handoyo
17
17.Menata hidup baru
18
18.Putri dan reza
19
19.Ara sekolah
20
20.Ibu Bidadari
21
21.Pertemuan sila dan putri
22
22.Akhirnya bertemu
23
23.Ikut jalan takdir
24
24.Salah faham
25
25.salah faham 2
26
26.Terbukanya sebuah kisah
27
27.Berkomunikasi kembali
28
28.Memperbaiki hubungan
29
29.Liburan
30
30.Pengakuan
31
31.Pengakuan 2
32
32.
33
33.Liburan termanis
34
34.Isi hati sila
35
35.Akhir liburan manis
36
36.2 keluarga heboh
37
37.Kedatangan natasya
38
38.Kecemburuan sila
39
39.Kekecewaan natasya
40
40.Natasya salah paham
41
41.Hari bahagia
42
42.Pengantin baru
43
43.(bukan)malam pertama
44
44.Keluarga baru
45
45.Rini dan Indra
46
46.Rini dan Indra 2
47
47.Rini dan Indra 3
48
48.Natasya sakit
49
49.Melihat kondisi tasya
50
50.Meluruskan masalah
51
51.Menerima takdir
52
52.Anggota keluarga baru
53
53.Sila dirawat
54
54.Kembali bertemu
55
55.Kembali pulang
56
56.Pernikahan indra(Session 1 selesai)
57
57.Extra part session 1
58
58.ses 2.penantian indra
59
59.ses 2.Pengakuan
60
60.ses 2.Kecewa
61
61.ses 2.Dokter Rara
62
62.ses 2.Salah orang
63
63.Makan siang bersama
64
64.Pertemuan tak terduga
65
65.Menjadi Orang Asing
66
66.Mendadak kesal.
67
67.pulang bersama
68
68.Mulai perhatian
69
69.Kecemburuan yang tak jelas
70
70.Kekecewaan rara
71
71.Kebersamaan
72
72.Kepergok
73
73.Antara rara dan rini
74
74.Calon mantu
75
75.Tentang rini
76
76.Sugar dady rara??
77
77.Lamaran untuk dokter amara
78
78.Bertemu rini
79
79.First kiss
80
80.Minta penjelasan
81
Pengumuman novel baru
82
Kedatangan rini
83
Pesan dari rini
84
Keraguan
85
Keputusan indra
86
Kembali kecewa
87
Akhirnya SAH
88
Hari bahagia
89
Malam petama
90
Malam pertama 2
91
Honeymoon
92
Extra part 1
93
Ektra part 2(END)
94
Pengumuman Novel Baru
95
Chat Story
96
Revisi Visual
97
Novel Baru
98
Ijinkan Aku Mencintaimu
99
Muara Cinta Hasbi.seasion 2
100
Novel Baru
101
Pengumuman
102
Karya Baru Othor

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!