Tepat pukul 8 malam mobil keluarga handoyo pun tiba didepan hotel bintang 5 yang menjadi tempat acara terselanggara.Ega beserta kedua orang tuanya pun memasuki lobi hotel dan bergegas menuju ballroom hotel tersebut.
Tak lama mereka pun tiba didepan ballroom mereka disambut oleh petugas pintu yang bertugas mengawasi para tamu yang datang tentunya tamu yang datang diwajibkan membawa surat undangan nya yang artinya hanya orang yang membawa surat undangan yang diperbolehkan msuk kedalam bollroom.
begitu sampai didalam tak sulit mencari sosok yang ega cari,ya niat ega datang kepesta tersebut bukan untuk menemui natasya tapi justu sila lah yang mnjadi tujuan nya dipesta tersebut.Ega tidak melepaskan pandangan nya bahkan hanya sedetik pun,mata nya begitu setia mengawasi setiap gerak gerik sila kemana pun sila melangkah dia akan senantiasa mengikuti dengan berjarak tentu nya agak tidak ada yang curiga akan pergerakan yang dia lakukan yang bagaikan seorang penguntit.
Disaat sedang fokus mengawasi sila ega dikagetkan oleh tepukan tangan seseorang yang menyerukan namanya."ga kok bengong sih...kamu liat apa sih kok fokus banget gitu."seru natasya yang datang menyapa nya dan ikut mengedarkan pandangan nya ke arah pandangan ega,sayang nya natasya tidak melihat ke anehan diarah tempat yang sedaru tadi ditatap oleh ega.Beruntung nya begitu natasya datang sila dan natan telah berpindah tempat sehingga natasya tidak curiga kalo ega sedang mengawasi sila dan juga natan.
"ngga sya ga apa apa...gue cuma kurang nyaman aja sama acara kaya gini apalagi harus pake baju yang formal kaya gini."kilahnya menutupi rasa gugup nya karna takut natasya mengetahui apa yang sedang dia lakukan.
Ega mengedarkan pandangan nya mencari kebradaan sila dan juga natan,setelah sekian lama mengedarkan pandangan nya akhirnya ega melihat sosok natan yang menggandeng tangan sila berjalan menuju keluar ruangan ballroom itu,dengan langkah yang tergesa ega pun mengikuti kemana perginya natan beserta sila bahkan ega tidak menghiraukan panggilan dari natasya yang beberapa kali menyerukan nama nya.
Ega begitu dikejutkan begitu mengetahui kalo natan beneran membawa sila ke arah deretan kamar hotel,dengan langkah nya yang perlahan tapi pasti ega terus mengikuti natan dan juga sila dengan hati hati agat natan tidak mencurigai dan tidak menyadari kehadiran nya.
Dan benar saya natan membawa sila masuk kedalam kamar residen swet yang dimiliki oleh hotel tersebut.Ega begitu gusar mendapati natan telah memasuki kamar bersama sila yang sepertinya telah mabuk dilihat dari cara berjalan sila yang tidak seimbang dan butuh bantuan natan untung mebantunya berjalan dan menahan tubuhnya agar tidak ambruk.Ega dibuat bingung memikirkan bagaimana cara mengeluarkan sila dari kamar itu sebelum natan melakukan hal itu pada sila.Sepertinya tuhan berpihak padanya,tak lama setelah natan masuk dengan membawa sila masuk kedalam kamar natan pun terlihat keluar kamar dengan tergesa gesa dengan menenteng telpon genggam nya yang setia menempel ditelinga nya,ya sepertinya natan diminta kembali ke ballroom guna menemani sang mama papa nya disaat puncak acara.
Ega tidak membuang waktu lagi dia bergegas menghampiri kamar yang tadi natan masuki dan beruntung nya pintu kamar itu tidak tertutup rapat saking terburu buru nya natan meninggalkan kamar dia sampai tidak sadar kalo pintu kamar masih terbuka sedikit dan itu mempermudah ega untuk masuk kedalam kamar.Disaat memasuki kamar netra ega membulat penuh disaat dia mandapati sila uang setengah telanjang.Bagian tubuh atas sila sudah tidak tertutup baju namun masih tertutupi dengan baju dalam nya sementara bagian bawahnya masih tertutupi rok dari gaun yang sile kenakan.
Dengan sigap ega membuka jas yang dia kenakan dan segera menutupi tubuh sila menggunakan jas nya dan segera membawa sila keluar dari kamar itu.
Beruntung ega memegang kunci salah satu kamar hotel yang diberikan oleh sang punya acara untuk para tamu undangan nya.Kebetulan sebelum memasuki ballroom sang papa menitipkan kunci kamar hotel nya pada ega sehingga ega memiliki tempat sementara untuk menyembunyikan sila dari natan yang berniat jahat padanya.Ega pun segera membawa sila kekamar yang diperuntukan untuk kedua orang tua nya dan kebetulan tidak akan dipakai oleh orang tua nya karna selepas acara orang tua ega akan langsung berangkat keluar kota guna menghadiri acara keluarga yang di adakan diluar kota.Takut membuat orang tua nya khawatir begitu sampai didalam kamar dan membantu sila berbaring diranjang ega pun mengirimkan oesan singkat pada sang mamah kalo dia ijin pulang duluan karna terlalu bosan untuk terus berada disana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments