Saat ini di rumah terbesar pada Kota Aras, seorang pria dengan tubuh berotot seperti beruang sedang duduk di kursinya sambil menutup mata, ia sepertinya sedang menunggu sesuatu.
Tidak lama kemudian, seorang wanita yang memakai pakaian dokter datang mendekati pria yang sedang duduk tersebut "Tuan Baron, anak ke 5 anda sudah lahir dan merupakan seorang laki-laki".
Ternyata seorang pria yang memiliki tubuh seperti beruang ini adalah Baron Aras yang merupakan penguasa kota ini, ia memiliki rambut hitam pendek serta mata berwarna hitam.
Sebagai penguasa Kota Aras yang terkenal sebagai kota yang selalu berperang paling tidak setiap bulannya, Baron Aras memiliki tubuh yang kuat serta kemampuan bertarung yang sangat baik, jika tidak maka ia tidak mungkin bisa mengalahkan semua orc dan goblin yang selalu menyerang wilayahnya.
Baron Aras berdiri dari kursinya dan berjalan menuju kamar dimana tempat dokter tersebut muncul tadinya, dokter itu juga mengikuti Baron Aras secepat mungkin.
Baron Aras menatap di ruangan tersebut untuk menemukan seorang wanita cantik berusia sekitar 20 tahun dengan rambut hitam panjang juga, ia melihat ke arah Baron Aras dengan senyum lembut "Yark, apa nama yang akan kau berikan kepada anak ini?".
Baron Aras memiliki nama asli Yark Aras, ia melihat ke arah bayi laki-laki kecil di tangan wanita tersebut sebelum berkata penuh rasa tidak peduli "Namanya Myro Aras! Baiklah, karena tidak ada masalah apapun yang terjadi disini maka aku harus pergi, masih banyak yang harus aku lakukan!".
Tanpa menunggu lebih lama lagi, Baron Aras berbalik untuk pergi dari tempat ini, ia sudah memiliki 4 anak lain selain Myro yang membuat ia tidak terkejut ataupun merasa senang atas hal ini.
Wanita itu tidak terkejut terhadap sikap dingin Baron Aras, apalagi ia hanya memiliki latar belakang orang normal yang membuat Baron Aras selalu sangat dingin kepadanya. Apabila itu istri tertua Baron Aras yang berasal dari keluarga bangsawan Viscount maka Baron Aras tidak ada bersikap dingin seperti ini.
Di Kerajaan Azeroth, para bangsawan juga dibagi menjadi beberapa tingkat yaitu dari rendah ke tinggi adalah Ksatria, Baronet, Baron, Viscount, Earl, Count, Marquis dan Duke. Untuk ksatria dan Baronet maka para bangsawan lain hanya menganggap mereka sebagai setengah bangsawan, sedangkan untuk para pangeran maka posisi mereka hanya berada di bawah Duke.
Oleh karena itu, istri tertua Baron Aras berasal dari keluarga bangsawan yang lebih tinggi sehingga Baron Aras tidak berani membuatnya marah, bahkan ia sudah menentukan bahwa penerus posisi Baron miliknya adalah anak dari istri tertua.
Istri ke 2 Baron Aras adalah adik dari tangan kanan Baron Aras yang merupakan orang paling setia, jadi Baron Aras masih memperlakukannya dengan baik. Hanya dirinya yang merupakan wanita tanpa latar belakang serta istri ke 3 Baron Aras yang selalu diperlakukan dengan dingin, tapi ia juga tidak keberatan sebab sejak memutuskan untuk bersama Baron Aras maka ia sudah siap bahwa hal ini akan terjadi.
Wanita itu memegang wajah anak laki-laki di tangannya sambil tersenyum lembut "Myro, di masa depan kau tidak boleh menjadi seperti ayahmu, paling tidak kau harus peduli pada wanita yang sudah kau pilih walaupun mereka memiliki latar belakang yang normal sekalipun".
Bayi laki-laki bernama Myro itu hanya menatap ibunya dengan bingung sebab ia adalah Myro yang sudah bereinkarnasi dar bumi.
Ia memiliki ingatan yang sangat jelas tentang kehidupan buminya sehingga ia tahu bahwa dirinya sudah bereinkarnasi, untungnya bahasa di dunia ini sama dengan bumi sehingga ia tidak perlu repot-repot untuk belajar lagi.
Meskipun sudah mengerti bahasanya, Myro masih tidak bisa berbicara sebab sebagai bayi maka ia masih belum bisa berbicara sedikitpun dan hanya bisa untuk terus mengamati sekitar dengan hati-hati.
...----------------...
10 tahun sudah berlalu sejak lahirnya Myro, sekarang Baron Aras sudah memiliki 10 anak yang bisa dikatakan cukup untuk seorang bangsawan tingkat Baron seperti dirinya.
Saat ini di lapangan Kota Aras, puluhan anak-anak yang berusia antara 5 hingga 20 tahun sedang berlatih di lapangan tersebut.
Mereka mengayunkan pedang kayu yang ada di depan mereka untuk melawan anak lain yang menjadi musuh mereka, lebih tepatnya mereka semua sedang melakukan latihan.
Di antara semua anak tersebut, terdapat seorang anak laki-laki dengan rambut hitam pendek serta mata hitam yang cukup gelap. Selain itu ia memiliki tubuh kurus tanpa otot sedikitpun, sangat berbeda dari anak-anak di sekitarnya.
Musuh di depan anak laki-laki berambut hitam itu segera mengayunkan pedangnya yang membuat anak laki-laki itu jatuh ke tanah serta pedang yang terlempar.
Musuhnya langsung mengarahkan pedang kayunya ke leher anak laki-laki berambut hitam itu sambil berkata penuh kemenangan "Myro, aku menang lagi! Kau benar-benar terlalu lemah, bahkan 1 serangan sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan mu".
Anak laki-laki yang terlihat kurus itu adalah Myro Aras, anak ke 5 dari Baron Aras yang sudah berusia 10 tahun.
Myro sudah terkenal di seluruh Kota Aras, namun bukan karena hal yang baik melainkan ia terkenal sebagai anak laki-laki paling lemah di antara anak dari keluarga Baron Aras.
Setiap kali ia ikut latihan pertarungan ini, maka Myro belum pernah menang yang membuat banyak orang kecewa pada Myro, hal ini membuat mereka menganggap Myro tidak mungkin duduk di posisi penting Baron Aras nanti. Oleh karena itu, sangat sedikit orang yang mencoba mengenal Myro.
Seorang ksatria datang dan menghentikan pertarungan itu saat sudah memastikan bahwa Myro benar-benar kalah, ia menatap Myro sambil menggelengkan kepalanya penuh rasa kecewa sebelum pergi untuk mengamati pertarungan anak-anak yang lain.
Myro tidak peduli tatapan meremehkan dari orang-orang di sekitarnya, ia hanya berdiri lalu membersihkan pakaiannya sedikit sebelum mencari tempat duduk di sudut lapangan. Sejak ia sudah kalah, maka latihan Myro hari ini sudah selesai.
Myro duduk di sudut lapangan sambil menatap orang-orang yang bertarung dengan wajah sopan, siapa yang berpikir bahwa lahir dari keluarga bangsawan tidak semudah seperti film-film yang pernah ia tonton di bumi.
Pada film bumi, anak bangsawan pasti tidak perlu berlatih dan hanya bermain setiap hari, lalu mereka juga memiliki banyak uang untuk dihabiskan.
Namun sejak Myro berada di keluarga Baron Aras ini, ia harus berlatih setiap hari dar pagi ke malam.
Baik itu latihan berperang, menembak, berburu, berkuda, maka Myro sudah pernah melakukan semua latihan tersebut. Pada malam hari maka Myro harus belajar membaca, berhitung serta sejarah dunia dan strategi militer hingga waktunya tidur, hampir tidak ada sedetikpun waktu untuk dibuang setiap harinya.
Myro menatap langit sambil menghela nafas "Menjadi anak dari bangsawan benar-benar sangat merepotkan!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 332 Episodes
Comments
Viers
Hmmm ... Berarti agama yg ada di dunianya memperbolehkan poligami
2024-07-05
0
Viers
Berarti ngambil gelar kebangsawanan dari British ya?
2024-07-05
0
ZhaoYan
Pedo 🔥🔥🔥
2023-07-18
2