Blue segera pergi dari bangunan guild, tujuannya adalah Gedung Peternakan Hewan. Dua penjaga langsung menghadangnya lagi.
Topeng putih Blue dilepaskan, kedua penjaga langsung mundur dan mempersilahkannya masuk. "Silahkan Tuan," kata kedua penjaga bersamaan.
Liem yang penasaran dengan identitas Blue langsung bertanya, "Tuan, sebenarnya anda siapa?"
"Aku salah satu orang yang mendirikan guild Fairy Dance. Namun masa kepemimpinan ku sudah berakhir dan digantikan orang yang lebih baik dariku."
Wanita setinggi 155 centimeter mendatangi mereka, ia tidak lain adalah Gebby yang menjinakkan naga hijau.
"Bos, akhirnya kau sampai. Kitty sungguh pembuat onar yang handal." Gebby mengeluh karena Kucing Es menghajar semua hewan peliharaan di tempat kerjanya.
Blue tertawa terbahak-bahak mendengar Gebby Sang Penjinak Naga kewalahan menghadapi seekor kucing.
"Kabar baik untukmu, aku akan membawa kucing putih itu bersamaku."
Tepat ketika suaranya berhenti, kucing putih kebiruan langsung berlari ke arah Blue yang berdiri di depan Gebby. Tanpa rasa takut, kucing itu melompat ke pelukan majikannya.
"Woh, sekarang kau lebih berat!" kata Blue sambil menggendong Kitty yang di titipan ke Gebby.
"Tentu saja aku sehat. Memangnya siapa yang bisa melukaiku di sini!" ucapnya dengan suara percaya diri.
Setelah mengatakannya, Kitty menggeser pandangannya ke Liem. Reflek ia langsung melompat dan menyerangnya.
Anehnya Liem membiarkan dirinya terluka. Karena kekuatan Kitty tidak maksimal, Liem hanya sedikit terluka.
"Iblis biadab!" seru Kitty dengan nada permusuhan.
Liem hanya diam, ia memang seorang raja iblis. Setelah bertemu dengan tuannya, ia menjadi manusia yang akan berdiri di samping tuannya.
"Terima kasih, Nona Angelina. Aku sudah banyak mendengar tentang anda."
"Siapa kau, bagaimana bisa mengetahui nama itu?"
"Aku tidak bisa mengatakannya, tolong mengerti keadaanku." Liem membungkukkan sedikit badannya.
Blue menganggukkan kepala dan melerai mereka. "Sudah lupakan permusuhan kalian di masa lalu, sekarang waktunya kita bersatu untuk menuju tanah para dewa."
Kitty membuang wajahnya. Liem menjawab dengan penuh hormat, "Sesuai permintaan anda, Tuanku!"
Beberapa ratus ribu tahun yang lalu, Kitty di bully Lucifer karena kekuatan mereka terpaut sangat jauh. Athena dan Kitty terluka parah di bawah kaki sang raja iblis agung itu.
Tepat ketika Baal ingin membunuhnya, Lucifer yang memukulinya sampai babak belur melarang. Bisa dikatakan Liem adalah orang penyelamat sekaligus musuh Kitty dan Athena.
Kitty dan Liem memulai lagi perjalanan mereka di waktu yang hampir sama. Namun Liem jauh lebih unggul dengan 3 keterampilannya.
"Gebby, akan aku bawa kucing nakal ini." Blue tersenyum manis melihat status Gebby yang begitu baik.
"Oke, Bos. Kepalaku pusing kalau ada kucing nakal itu."
Blue tertawa keras mendengarnya. "Haha, dia memang pembuat onar yang handal. Ngomong-ngomong bagaimana kompetisi kerajaan berikutnya?"
"Aku sudah membuat tim untuk memenangkan kompetisi. Aku sangat yakin bisa memenangkan kompetensi tahun ini."
Blue tersenyum dan memberikan peringatan. "Jangan terlalu yakin, akan ada pasangan kembar dari guild Tanduk Iblis. Sebaiknya jangan menyimpan kartu terlalu dalam."
Gebby tidak pernah ingat ada anggota Tanduk Iblis yang kembar. "Tapi di dalam daftar anggota Tanduk Iblis tidak ada pemain kembar."
Tidak mau memperpanjang pembicaraan, Blue hanya tersenyum dan segera pergi sambil melambaikan tangannya.
Tujuan selanjutnya adalah markas pasukan pengamanan Desa Koral. Blue berdiri di depan pintu masuk, semua orang langsung memberinya hormat layaknya jendral besar.
"Lega rasanya ada penduduk pribumi yang bisa mengenaliku." Blue masih mengenakan topeng putih.
Liem dan Kitty tidak bisa masuk ruang penyimpanan, jadi mereka mengikutinya dari dibelakang.
Blue dan kedua rekannya masuk ke kamp pasukan keamanan, pria setinggi 2 meter berdiri didepannya dan langsung berlutut.
"Yami, apa tugasmu sudah selesai?" tanya Blue dengan tatapan penuh harapan.
"Sesuai permintaan anda, semua pasukan sudah tersusun rapi dan pemimpinnya dipegang oleh orang yang tepat."
"Baiklah, ayo ikut berpetualang denganku."
"Sesuai permintaan anda tuan."
Pakaian biru muda bak seorang jendral perang dilepaskan dan segera berganti menjadi baju biasa yang diberikan Blue pertama kali mereka bertemu.
"Kamu masih menyimpan baju itu?"
"Baju ini jauh lebih berharga dari pedang saya. Tolong biarkan saya mengenakan pakaian ini."
"Jangan terlalu kaku, pakailah apa yang kau inginkan. Ayo berangkat!"
Yami mengikuti tuannya pergi keluar Desa Koral, semua pasukan keamanan memberinya hormat bak seorang jendral besar.
Selanjutnya Blue dan teman-temannya akan menuju pusat rumah ibadah. Rafaela langsung menyambutnya di depan pintu masuk.
"Sebuah kebanggaan..."
Sebelum Rafaela menyelesaikan perkataannya, Blue berkata, "Ayo ikut aku berpetualang. Serahkan semua pada adikmu."
"Baik tuan."
Rafaela mengeluarkan tongkat pemberian Blue di pertemuannya pertama kali. Kemudian ia mengenakan pakaian biasa supaya tidak mencolok.
Meskipun mengenakan cadar, auranya masih tetap mengesankan layaknya seorang malaikat.
Liem dan Kitty terkejut untuk kesekian kalinya, mereka berdua tidak pernah menyangka ada manusia sebaik Yami dan Rafaela di dunia ini.
"Bos, apa dia malaikat?" tanya Kitty dengan santainya. Pikirannya mulai tercemar oleh pengajaran Gebby, jadi memanggilnya bos.
"Tidak, ia adalah utusanku. Meskipun awalnya dia adalah pelayan Dewi Laksmi."
"Sangat disayangkan bocah kecil itu melepaskan perempuan suci sepertinya." Liem memberikan tanggapannya. Bocah kecil yang dimaksud adalah Dewi Laksmi.
Kitty tidak mempunyai opini, ia sadar pengetahuannya tentang dunia masih di bawah raja iblis agung.
"Untungnya aku sudah menjadi Demigod. Kalau tidak, itu akan menjadi bencana untuk Fairy Dance." Blue membayangkan susahnya kehilangan berkah dari Dewi Laksmi.
Setelah seharian di Desa Koral, Blue membawa 4 mahkluk di belakangnya. Tujuannya tidak lain untuk menyelesaikan semua skenario utama Domain Dewa dan menemukan apa yang ingin di sampaikan pembuatnya.
Didepan gerbang masuk Desa Koral, ada seorang pemain dengan rambut pirang kecoklatan menunggunya. Ia adalah Leon yang sedang mengenakan topeng setan.
"Lama tidak bertemu." Blue menyapa sahabat karibnya itu.
Meskipun seatap, mereka lebih dari 2 bulan tidak bertemu karena kesibukan masing-masing.
"Hah, pekerjaan yang kau berikan membuatku pusing. Bagaimana jika melakukan Duo Raid?" tanya Leon dengan senyum manis di bibirnya.
"Oke, mari ke raid level 250!" kata Blue dengan penuh semangat.
Leon tertawa mendengar pernyataan sahabatnya. "Ayo!"
Siapapun yang mendengar mereka berdua pasti juga akan tertawa dan segera melemparkan kata kasar serta penghinaan.
...[Party :...
...1. Blue, Level 210...
...2. Leon, Level 209.]...
"Hai, jangan-jangan kau yang menjadi level tertinggi sebelumnya."
Leon tertawa dan langsung mengumpat, "Sekarang aku tahu bajingan mana yang mengambil hadiahku di level 210!"
Kedua orang aneh itu tertawa terbahak-bahak di depan gerbang masuk Desa Koral.
"Apa mereka sudah gila?"
"Jangan mengganggu orang gila, Fairy Dance dalam masa pembersihan bandit."
"Benar, jangan buat masalah dengan siapapun."
Ketiga pemain yang melihat Leon dan Blue tertawa mengira mereka berdua adalah pemain gila.
Serigala gunung setinggi manusia dewasa muncul, Raul menunjukkan tatapan yang penuh keyakinan. Petir kecil menyelimuti tubuhnya, raungan khas seekor serigala terdengar.
"Auu..."
Leon juga mengeluarkan seekor singa yang mempunyai bulu lebat, tingginya tidak lebih rendah dari Raul.
Raungan seekor singa terdengar, "Roar..."
"Jangan pernah menantang balapan, Raul sangat cepat!" ucap Blue sambil melompat ke atas punggungnya.
"Singa tidak punya ketangkasan berlari, tetapi mereka cenderung bertarung dan mendominasi lawannya!" jawab Leon sambil menunggangi singa besar itu.
Ketiga pemain yang melihat dua pria gila langsung memalingkan wajahnya.
"Untung saja kita tidak mengganggu mereka!"
"Bodoh, ayo pergi sebelum dua orang itu melihat kita!"
Ketiga pemain langsung berlari masuk Desa Koral untuk mengamankan dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 256 Episodes
Comments
MATADEWA
Berikut....
2024-11-23
0
dafit putri
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
2022-02-20
0
Regard Qianzhou
aku suka ini hahahaha...
2022-02-07
0