Tujuh malaikat hitam menyempitkan matanya. "Tunjukkan kekuatan yang membuatmu pantas mendapatkan warisan dari Sang Raja Iblis Agung ini!"
Blue menarik dua pedang dari punggungnya. Wajahnya tampak serius, senyumnya mulai terbentuk tipis.
Sesuai permintaan raja iblis, tujuh malaikat hitam terbang ke arahnya. Pria berjubah merah api itu segera menggenggam erat gagang pedangnya.
"Jangan terlalu sombong, manusia. Aku ingin kau memilih satu untuk menjadi lawan mu!" suara sang raja iblis mulai melemah karena kekuatannya semakin terkikis.
Tanpa rasa malu, Blue menunjuk malaikat hitam yang paling kanan. Tepat ketika jarinya turun, lawannya langsung menyerang dengan tinjunya.
Dengan kecepatan refleknya, Blue membelokkan titik serang musuhnya. Tangan kanannya yang berhasil menangkis serangan langsung mengepal dan meninju tulang rusuk sebelah kanan.
Bukannya kesakitan karena terkena pukulan, malaikat hitam itu langsung menggunakan tangan kiri untuk melakukan serangan balasan.
Untuk memudahkan rencana, Blue melompat dan berputar kebelakang. Kedua kakinya segera mendarat di tanah, ia segera merubah posisi bertarungnya. Tidak mungkin menang melawan malaikat jatuh menggunakan teknik biasa.
Merasa dirinya lebih rendah dari musuh, Blue menggunakan gaya bertarung pendekar pedang sesungguhnya.
Kedua ujung pedang menunjuk musuhnya, Blue tersenyum tipis melihat malaikat jatuh terkejut. Gaya ini sering digunakan seorang wanita yang sangat akrab dengan Lucifer sang raja iblis. Ia tidak lain adalah Athena sang dewi kebijaksanaan.
Malaikat hitam melebarkan sayapnya, sebuah energi padat tercipta dari sela-selanya. Setelah beberapa saat, energi padat itu mulai menghujani Blue yang sudah siap.
Tidak mau bermain-main, Blue memanfaatkan energi prana untuk memblokir semua serangan musuh.
"Mana Shield!" kata Blue menyebutkan nama keterampilan prana yang sudah disempurnakan. Sebuah energi tak kasat mata melindungi seluruh tubuhnya, hingga semua serangan musuh berhasil di blokir.
Pria berjubah merah api itu mundur beberapa langkah. Meskipun berhasil memblokir semua serangan, ia harus tetap waspada.
Malaikat hitam mengepakkan sayapnya, pusaran angin berwarna hitam muncul dan langsung menyerang Blue yang masih berpikir.
Merasa pergerakannya kurang memuaskan, Blue mengeluarkan sayap hitam di punggungnya. Betisnya menegang dan langsung menerjang pusaran angin.
Kedua kakinya diangkat beberapa centimeter di atas tanah. Lengan kanannya di putar hingga pedang berayun horizontal. "Gelombang Kejut!" katanya menyebut nama keterampilan.
Dua puluh sayatan pedang nampak membelah putaran angin. Hingga sayatan itu berhasil melukai malaikat bersayap hitam.
...[Blue memberikan kerusakan - 300, serangan kritis (20x).]...
...[Blue memberikan kerusakan - 4000, serangan pasti.]...
Tidak mau berdiam diri lebih lama, betis kaki kanan pria berjubah merah api menegang. Tubuhnya langsung melesat layaknya seekor singa, hingga pijakan kakinya meninggalkan bekas di tanah.
Ayunan pedang kanan dan kiri membuat irama yang tidak bisa di prediksi musuh. Ditambah dengan sayap hitam membuat pergerakan tubuhnya menjadi sangat bervariasi.
Raja Iblis tidak percaya dengan matanya, ia melihat salah satu bayangannya dihajar hingga HPnya berwarna merah.
"Cukup!"
Blue langsung memandang enam malaikat hitam lainnya. "Ada apa?"
"Jangan lanjutkan, kau akan membunuhnya."
"Bukankah itu adalah ujian yang harus aku lewati?" tanya pria setinggi 187 centimeter.
Tujuh malaikat bersayap hitam membuka mulutnya. "Manusia serakah, apa aku pernah bilang untuk membunuhnya!"
"Artinya aku sudah lulus untuk mendapatkan warisan?"
Blue tidak tahu seberapa berharga warisan itu, tetapi orang yang mendapatkannya berhasil merangkak naik menuju salah satu pemain terkuat di dunia.
"Aku tidak bisa memberikan warisan pada manusia serakah sepertimu!" teriak tujuh malaikat bersayap hitam.
Dua Secret Sword bersarang di sarungnya. Pria berjubah merah api mengangkat kedua bahunya. "Aku punya kisah yang cukup menarik, kala itu aku punya teman Si Juki. Karena aku tidak mengetahui ia terkena hukuman sistem, makanya aku berniat membunuhnya."
"Apa urusanku!" bentak Raja Iblis Lucifer.
"Padahal temanku itu adalah Raja Iblis tingkat 4, dari sini kita tahu bahwa aku mempunyai sarana untuk membunuhnya."
"Bohong!"
"Terserah apa yang ingin kau katakan, tapi itu adalah kenyataan yang harus di terima."
Melihat ekspresi pria tampan tetap datar membuat Lucifer yakin bahwa perkataannya bukan kebohongan. Tanpa sadar ia menggerakkan ketujuh malaikat bersayap hitam untuk mundur dua langkah.
"Jangan takut, aku bukan manusia jahat yang akan membunuh musuhnya dengan cepat." Bibir yang awalnya datar mulai terangkat membuatnya terkesan seperti raja iblis dibandingkan manusia.
Bayangan aneh berwarna hitam muncul di atas kepala pria berjubah merah api. Giginya yang tajam membuat Raja Iblis Lucifer ketakutan.
"Apa yang kau inginkan. Aku akan memberikan semuanya!" teriaknya tidak mempunyai pilihan untuk bertahan hidup.
Mulutnya terbuka lebar, suara tawa terdengar sangat keras. "Aku tidak menyangka seorang jendral perang akan ketakutan hanya karena tekanan mental biasa."
"Cepat katakan!"
"Jadilah rekanku melindungi semua manusia dan seluruh mahkluk di dunia termasuk malaikat yang membuang jati dirimu."
Lucifer awalnya adalah seorang malaikat, karena dijebak oleh beberapa manusia, ia akhirnya dibuang menjadi malaikat jatuh. Tidak main-main, pemimpin malaikat melemparnya ke dasar neraka hingga melebur dengan para raja iblis.
"Jiwaku terikat didalam goa ini ..."
"Aku seorang pemain, apa kau tahu keistimewaan para pemain di dunia ini?" tanyanya.
Tujuh malaikat bersayap hitam mengerutkan keningnya. "Memangnya apa yang dimiliki manusia sepertimu?"
Blue mengangkat kedua telapak tangannya serta membusungkan dada. "Ketika kamu membuat kontrak kesetiaan pada pemain, tubuhmu akan mulai dilahirkan kembali dengan kekuatan yang lebih lemah. Bukankah itu lebih baik dibanding terkurung di tempat ini?"
"Tidak mungkin!"
"Melanjutkan ceritaku sebelumnya, raja iblis yang ingin aku bunuh sekarang sudah menerobos ke tingkat 5."
Mata ketujuh malaikat terbuka lebar, mereka tampak tak yakin dengan perkataan pria berjubah merah api. Namun nalurinya berkata bahwa pria itu tidak berbohong.
"Bagaimana mungkin hal konyol seperti itu bisa terjadi?"
"Singkatnya, ada sosok yang ingin mereset ulang dunia dan ingin meruntuhkan kekuasaan para dewa. Apa kau yakin tidak mau mengambil andil?" tanya Blue dengan senyum khasnya.
"Tidak —"
Blue memotong perkataan serta menunjukkan bola energi kehidupan. "Apa menurutmu manusia lemah bisa menjadi Demigod?"
Kali ini tujuh malaikat bersayap hitam tidak bisa menahan keterkejutannya. Mereka serentak berlutut dan berkata, "Apa yang harus aku lakukan?"
"Pertama-tama tunjukkan badan aslimu. Tidak nyaman rasanya berbicara dengan tujuh bayangan bersamaan."
Dinding goa terbuka layaknya pintu, padahal awalnya tidak ada tanda-tanda disitu terdapat pintu.
Kaki kanan pria berjubah merah api segera melangkah masuk. Ekspresinya menegang melihat sosok manusia yang duduk di atas kursi batu.
Ia keriput layaknya kakek tua berusia lebih dari 100 tahun. Matanya hampir keluar, dagingnya tak terlihat serta hanya menyisakan kulit dan tulang.
"Lihatlah keadaan sang jendral agung yang digadang-gadang menjadi dewa sejati dan menguasai langit dan seisinya." Blue membuat kalimat ejekan untuk raja iblis kesombongan itu.
"Lontarkan semua kalimat busuk yang ada di mulutmu, aku akan menerima semuanya." Mulutnya tidak bergerak, raja iblis itu menggunakan keterampilan telepati.
Karena merasa sudah cukup bermain-main, Blue melangkahkan kakinya kembali. Lucifer sudah tidak mempunyai darah, akhirnya blue meneteskan miliknya ke dahi lawan.
"Ucapkan sumpah setia pada Fairy Dance dan Blue!"
Melalui telepati, Lucifer segera mengatakannya. "Aku Lucifer atau Raja Iblis Kesombongan menyatakan kesetiannya pada Fairy Dance dan Blue sebagai tuanku!"
Kontrak kesetiaan atau sumpah darah berhasil dibuat, tubuh Lucifer yang keriput mulai pulih perlahan.
Cahaya berwarna ungu kehitaman menyelimuti tubuhnya, tangan dan kakinya mulai pulih layaknya manusia biasa.
"Bukankah ini sedikit berlebihan?" ucap Blue melihat Lucifer dibangkitkan menjadi seorang remaja berusia 20 tahun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 256 Episodes
Comments
MATADEWA
Berikut....
2024-11-21
0
dragon
poin ku habis nih di sumbangin🤣🤣
2022-07-22
1
MENIPU DENGAN GAYA
gas
2022-05-11
0