Mata dan mulutnya terbuka, pria beralis tebal itu tak pernah merasa seberuntung ini sebelumnya. Dua dadu menunjukkan angka 6 dua kali, yang artinya ia mendapatkan hadiah langkah ke 10.
...[Selamat pemain Blue mendapatkan Buku Skill Kelas S, Fire Bom.]...
Dengan penuh semangat, Blue segera membuka diskripsi buku skill. Sontak ia tercengang sambil berkata, "Hah?"
...[Bom Api...
...Kelas : S...
...Menciptakan sebuah jarum dan akan meledak dalam 5 detik. Memberikan kerusakan 1200% serangan normal.]...
Pria beralis tebal itu langsung melirik ke arah Liem yang berharap mendapatkan skill kelas S. "Baiklah, ambil ini dan pelajari," katanya sambil menyodorkan buku yang harganya selangit.
Liem segera menyentuh buku dan mempelajarinya.
...[Liem...
...Level : 27...
...Gelar : Mantan Malaikat Jatuh...
...HP : 13.500...
...MP : 86.000...
...SRT : 30...
...DEF : 41...
...AGI : 170...
...VIT : 820...
...INT : 1.400...
...Skill :...
...1. Bola Api (1)...
...2. Panah Es (1)...
...3. Bom Api (1)...
...Skenario Utama akan terus mengikuti anda.]...
...[Blue mendapat 2 level poin skill khusus untuk Liem.]...
"Untuk sementara aku akan menyimpan poin skill mu." Blue menepuk pundak Liem yang tampak sangat setia.
"Keputusan anda adalah kehendak hamba." Pria tampan berambut hitam itu menundukkan kepala serta sedikit membungkuk.
"Bagus, bagus. Aku suka sikapmu yang tak tergesa-gesa."
...[Skenario Utama Jalur Kelima....
...Bantu Liem mengalahkan kadal api....
...Hadiah : 20 poin status.]...
Kadal Api punya level 50, kesulitannya sedikit tinggi karena monster itu mempunyai banyak pengawal yang mengelilinginya.
"Kesulitannya jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Ayo lakukan pemburuan di wilayah elang paruh kuning." Blue memimpin jalan menuju wilayah tersebut.
Sekali lagi, ia di hadang pasukan Tengkorak Hitam. Blue memberikan topeng putih pada Liem untuk menyembunyikan identitasnya. Bukannya lolos, mereka malah ketahuan dan langsung diserang.
Ada 20 pemain level 55 yang menyerangnya. Jika Blue ikut campur, itu akan selesai dalam beberapa detik saja.
Liem membuka telapak tangannya ke depan, jarum melayang berukuran kecil muncul di sekitarnya. Tanpa aba-aba, 20 jarum mengenai perut 20 pemain.
Semua orang langsung berhenti bergerak karena takut terjadi sesuatu. Namun mereka kebingungan karena tidak ada kerusakan yang diterima.
Pasukan musuh saling memandang, seorang pemimpin kelompok langsung menyuruhnya bertarung. "Serang!"
Sebelum senjata mereka sampai, tubuhnya terasa panas dan sebuah ledakan kecil membuat para pemain sekarat.
Tidak mau memberi kesempatan, Liem melompat tinggi dan menggunakan panah es untuk membekukan 10 pemain.
"Aku tidak bisa bergerak!" teriak salah seorang pemain guild Tengkorak Hitam.
"Jangan panik, efek beku hanya bertahan 1 detik!" teriak pemimpin kelompok.
"Guardian Shield," ucap salah satu pemain menyebutkan nama skillnya. Sebuah kubah energi muncul, setiap serangan akan dilemahkan.
Tanpa rasa takut, Liem melemparkan bola api kepada pemain depan. Ledakan super besar terjadi, 10 orang dikirim ke Rumah Kebangkitan hanya dengan tiga kombinasi skill.
Blue tahu semua skill Liem sudah digunakan, kaki kirinya mulai mengeras. Tubuhnya didorong layaknya peluru yang menargetkan musuhnya. Dual Secret Sword berhasil menebas semua leher dengan mulus.
"Mengagumkan, kombinasi skill itu sungguh gila!" puji pria beralis tebal.
"Sedikit aneh ketika punya sedikit skill yang bisa digunakan." Ekspresinya tetap datar sambil melihat telapak tangan.
...[Liem naik level (2).]...
"Sekarang aku paham mengapa skill Bom Api diklarifikasikan sebagai kelas S." Tanpa ragu pria beralis tebal memasukkan 2 level poin skill untuk Bom Api.
Melihat adanya keanehan pada tubuhnya, Liem segera mencoba skill Bom Api pada monster tak berdosa yang sedang makan rumput.
Jarum yang awalnya terlihat jelas, sekarang tak terlalu terlihat. Hanya para pengguna prana yang bisa menyadarinya.
Setelah jarum itu menusuk perut rusa, ledakan terjadi. Monster rusa langsung terbunuh hanya dengan satu jarum, padahal Liem bisa mengeluarkan 20 jarum sekaligus.
"Mengesankan, aku menantikan kerja kerasmu!" ucap Blue dengan penuh semangat.
Liem menganggukkan kepala. "Terima kasih, Tuan."
Keduanya melanjutkan perjalanan, Blue dan Liem menghindari semua anggota Tengkorak Hitam karena itu sangat merepotkan.
Sesampainya di wilayah elang paruh kuning. Blue menyarankan tempat ini karena sangat cocok untuk para penyihir.
Monster ini level 35, seharusnya masih dalam jangkauan maksimal pendapatan poin pengalaman. Melihat banyak elang terbang di langit, Liem langsung menggunakan Bom Api.
20 jarum tak kasat mata langsung menusuk targetnya. Dalam 5 menit ledakan terjadi di dalam perut para targetnya.
"Ini menarik, setelah level skill Bom Api ditingkatkan, kerusakannya meningkat drastis. Ditambah lagi adanya penggunaan mana berkurang." Liem baru pertama kali menggunakan sistem Domain Dewa.
Pria tampan berambut hitam itu segera membuka layar status layaknya pemain. Levelnya langsung naik, semua poin status ditambahkan ke INT.
"Apa kau punya poin status tambahan?"
"Layar status ini sedikit menarik, awalnya saya punya 290 poin status tambahan."
"Jadi kau masukkan semua ke INT?"
"Penjelasannya mengatakan status itu dapat meningkatkan kemampuan sihir atau penggunakan mana."
Blue menepuk jidatnya. "INT memang meningkatkan kekuatan, tetapi VIT lebih berguna untukmu yang punya kemampuan sihir yang begitu kuat."
Selaras dengan perkataannya, VIT memang status yang paling dibutuhkan Liem untuk saat ini. Karena kekuatan tubuhnya akan sangat terbebani dengan sihir dalam tubuhnya.
Tepat setelah mendengar penjelasan, wajah Liem mulai pucat. Kakinya langsung lemas hingga ia jatuh dan memuntahkan seteguk darah segar.
"Kendalikan mana dalam tubuhmu!" teriak pria beralis tebal serta melepaskan prana untuk membantu pemulihan.
Energi hitam menyelimuti dua telapak tangannya, Blue segera menyentuh punggung Liem yang gemetar.
Matanya ditutup, napasnya mulai teratur dan energi dalam tubuhnya didorong ke Liem yang mengalami kelainan mana. Hal ini bisa terjadi karena sihir atau mana di dalam tubuhnya terlalu tinggi. Sayangnya ini hanya terjadi pada penduduk pribumi, sedangkan pemain tidak akan pernah mengalaminya.
Situasi menegang, Blue berusaha sekuat tenaga menekan mana yang merusak tubuh Liem. Disaat yang sama, Liem mengendalikan kekuatannya.
Sebuah kubah melindungi mereka, Ela dan Elvy segera keluar untuk membantu. Raul dan Bee berjaga supaya tidak ada yang mengganggu. Sedangkan Drakula segera tidur menggantung di ranting pohon sembari mengeluarkan bunyi infrasonik.
Sungguh keberuntungan yang tak berujung ketika sekelompok pemain datang menghampiri. Mereka adalah pemain dari guild Tengkorak Hitam, rata-rata levelnya 70an.
"Berhenti menahan kelebihan mana dalam tubuhmu. Segera lepaskan semuanya pada kelompok kesayangan kita!" ucap Blue menunjuk kelompok tengkorak hitam dengan ekspresi serius.
Anehnya Liem juga menanggapinya dengan serius. Ia segera menciptakan bola api di atas telapak tangannya.
Awalnya skillnya bekerja seperti biasa. Namun setelah menyuntikkan mana berlebih, bola api itu menjadi besar hingga bisa menampung 10 orang dewasa.
Tanpa ragu, Liem melemparkan bola raksasa ke arah segerombolan musuh yang belum memperkenalkan dirinya.
Ledakan super besar mengirim 35 pemain ke rumah kebangkitan tanpa tahu siapa penyerangnya.
Kondisi Liem mulai stabil karena 30 poin statusnya di alokasikan ke dalam VIT atau daya tahan.
"Wow, kau naik tiga level dalam sekali serang." Bee berbicara dengan santai di depan mantan raja iblis Lucifer.
"Saya berterima kasih pada rekan-rekan semuanya." Liem memberikan salam beladiri layaknya seorang prajurit beladiri.
"Darimana kau belajar salam beladiri?" tanya Blue sembari berdiri.
"Aku melihatnya di buku panduan sistem," jawab Liem sambil menunjuk layar mengambang di depannya.
"Hah?" semua orang terkejut mendengar sistem membimbing Liem.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 256 Episodes
Comments
MATADEWA
Berikutnya....
2024-11-22
0
ke tenangan batin
player yang kena ledakan:anjing kok gue disini ngelag kah
2022-06-02
0
MENIPU DENGAN GAYA
gas
2022-05-11
0