Catch or Release?

William mengunjungi toko bunga di Moscow. Tempat dimana para agent mendapat dukungan berupa senjata dan informasi menyeluruh mengenai sasarannya. Kini ia mengincar Roberto. Seorang mafia elit asal Amerika yang menetap di Rusia karena ia berfikir bahwa pemerintah Amerika tak bisa menangkapnya.

Tapi atas dukungan dan hubungan kerjasama antara Amerika - Rusia, menjadikan Roberto bisa dikasuskan yang nantinya akan dipenjarakan. Sayang, Roberto sudah tewas dalam insiden baku tembak beberapa pekan lalu di mansionnya. Kini semua asetnya dipegang oleh Yena, anak satu-satunya.

Hanya saja William sedikit ragu dengan aksinya kali ini karena bagaimanapun Yena pernah menolong nyawanya. William pun mendatangi mansion Yena seorang diri tanpa pasukan bantuan. Ia ingin mencoba menyelesaikan masalah ini baik-baik.

BROOM..

Mobil sport hitam orange William masuk ke halaman mansion Roberto. Segera para penjaga mendatanginya dan mengarahkan senjata. William dengan tenang turun dari mobil dan mengangkat kedua tangannya. Ia memberitahukan tujuannya. William pun diizinkan masuk setelah para penjaga Yena meminta persetujuannya. William langsung dibawa masuk ke ruang kerjanya.

Terlihat Yena sedang mabuk seorang diri disana. Duduk diatas meja kerjanya dan terlihat berantakan. Ia begitu sedih atas kematian ayahnya. Para penjaga Yena memeriksa tubuh dan pakaian William memastikan ia tak bersenjata. Setelah dirasa bersih mereka meninggalkan William bersama Yena.

Mereka berbicara bahasa Rusia.

"Yena. Maaf jika kedatanganku tidak tepat. Aku tahu kau sedang berduka atas kematian ayahmu. Maaf, aku tak bisa datang ke pemakamannya." Ucap William berdiri dari kejauhan dengan sopan.

Yena tersenyum tipis. Ia meletakkan gelas Wisky-nya dan meletakkan diatas meja. Ia berdiri dan berjalan mendatangi William dengan gontai. Ia memegang kerah lipatan jas di dada William dan menatapnya seksama. William diam saja. Yena mabuk.

"Wah.. ternyata selama ini kau bisa bahasa Rusia. Kau memang penuh kejutan, William. Untuk seorang bodyguard kau diatas rata-rata." Ucapnya memuji.

William hanya mengangguk dalam diamnya. Yena kembali menatapnya tajam. Ia terlihat begitu membenci William.

"Kau dimana saat ayahku membutuhkanmu, huh? Kau membiarkan ayahku mati terbunuh dengan mengenaskan. Apa kau tahu berapa jumlah peluru ditubuhnya? APA KAU TAHU?!" Teriak Yena tiba-tiba dengan air mata menetes di wajahnya.

William menatap Yena seksama yang terlihat begitu sedih. William menggelengkan kepalanya pelan.

"11 William...11! Dan kau tahu? Peluru itu masih bersarang ditubuhnya saat dimakamkan. Aku.. aku begitu sedih.. kenapa ayahku harus mati mengenaskan seperti ini.. kenapa? Hiks.." tangis Yena di depan William.

Yena langsung membenamkan tubuhnya di dada William. Ia bingung, William diam saja. Yena langsung melepaskan cengkraman dari jas William. Ia berdiri menatap William dengan air mata masih berlinang di wajahnya.

"Bahkan kau tak mau memelukku. Kenapa? Apa karena Sia? Kau memiliki hubungan dengannya, hah?" Tanya Yena menatap William curiga.

William menghembuskan nafas pelan.

"Aku hanya bodyguardnya. Bukan kekasihnya." Ucapnya meyakinkan Yena.

Yena tersenyum sinis.

"Lalu apa tujuanmu? Sepertinya bukan minta maaf karena tak bisa menjaga ayahku. Benar kan?" Tanya Yena dengan wajah sendu.

William memalingkan wajahnya. Dia menghembuskan nafas keras.

"Rio. Ia ingin menguasai Rusia dan seluruh aset ayahmu, Roberto. Sebagai imbalannya, kau boleh tinggal di mansion ini. Rumah tua ayahmu di Tyumen menjadi milikmu dan usaha toko kue milik ibumu, boleh kau miliki. Sisanya akan menjadi milik Rio." Ucapnya serius.

Yena mundur beberapa langkah menatap William sambil terkekeh.

"Haha.. hahahaha.. gila.. ini gila.. wow, kau datang ke rumahku dan mengancamku? Begitu maksudmu, William?" Tanya Sia tak habis pikir dengan sikap William yang malah berkhianat padanya.

"Aku hanya menjalankan perintah." Jawabnya pelan.

"Jadi.. haha.. kalian benar-benar ingin menjatuhkan keluargaku, begitu? TAK CUKUPKAH DENGAN KEMATIAN AYAHKU DAN KINI KALIAN INGIN MERENGGUT SELURUH WARISANKU, HUH?!" teriak Yena lantang dengan mata terbelalak. Ia marah. Sangat marah.

"Maaf Yena. Sebaiknya kau menurut saja. Aku akan melepaskanmu jika kau mau bekerjasama. Sebaiknya jangan melawan. Jangan gegabah." Ucap William menyarankan.

"Wow.. luar biasa. Kau kini menceramahiku ya?" Ucap Yena berjalan mendekati meja kerjanya dan DOR!

"Shit!" pekik William karena tiba-tiba Yena menembakkan pelurunya dan mengarahkan pistol ke tubuhnya.

Beruntung tembakan Yena meleset. William langsung berlari menghindar ke samping mencari tempat berlindung. DOR! DOR! Yena tak memberi ampun. Ia begitu membenci semua orang yang berusaha merebut miliknya. William bersembunyi di balik sofa.

Terdengar derap langkap segerombolan orang ke ruangan Yena. Mereka membuka pintu dan melihat Yena mengarahkan senjatanya ke sofa tempat dimana William berlindung. Yena pun segera keluar menyelamatkan diri. Terlihat para bodyguard Yena melindunginya.

"Sial!" Pekik William yang melihat Yena akan kabur.

Segera William mengaktifkan jam tangannya meminta bantuan. Saat William berusaha keluar dari tempat persembunyiannya, DOR! DOR! PRANGG! "Shit!" Tembakan para bodyguard Yena yang masih berada diruangan mengenai pot bunga di sebelah William hingga pecah dan tanahnya berserakan di lantai. William segera menyiagakan senjatanya.

Ia menyembunyikan pistolnya dibalik punggung jasnya. Stelan khusus buatan Jack untuknya dimana saat digeledah, senjata yang disembunyikan takkan terasa dan terlihat meskipun pakai detektor. Jas itupun anti peluru di bagian punggung dan dada, hanya saja masih terasa sakit jika terkena peluru. Sayangnya hanya bisa menyimpan 1 pistol saja.

William melihat dari pantulan kaca di atasnya dimana para bodyguard Yena berpencar dalam ruangan itu bermaksud mengepung William. Segera William bersiaga dan DOR! DOR! William berlari ke samping menuju ke balik meja kerja Yena sembari menembakkan beberapa peluru ke para bodyguardnya. William berhasil sampai ke meja kerja Yena.

Ia mendorong kursi kerjanya ke arah pintu. Semua bodyguardnya tertegun dan DOR! DOR! "Argh.." BRUK! BRUK! William berdiri dari persembunyiannya dan menembak 2 bodyguard Yena. Ia menembak tepat di kaki dan bahu mereka. 2 bodyguardnya yang masih selamat kembali melepaskan tembakan-tembakannya ke arah William.

Kembali William bergulung ke samping dan bersembunyi dibalik lemari arsip sembari menembakkan peluru-pelurunya dari persembunyiaannya. 2 bodyguard itu mendatanginya.

William berdiri dan NGEKK.. BRUKK! "Argh.." William menjatuhkan lemari arsip itu dan mengenai salah seorang bodyguard Yena dan SWINGG.. JLEB! "Ugh.." BRUK. William melemparkan pisau dari balik alas sepatunya dan mengenai leher bodyguard itu. Para bodyguard Yena masih hidup. Mereka merintih kesakitan.

Masih tersisa satu bodyguard yang selamat. Ia ikut bersembunyi di balik jam classic besar yang berdiri kokoh seperti lemari. William mengecek peluru di pistolnya dan hanya tersisa 1. Butuh keajaiban agar mengenai bodyguard itu. Ia tak boleh ceroboh atau ia yang akan tewas nantinya.

William melihat sekitar dan SREKK.. "Suara musik dari ponsel" pandangan bodyguard itu teralihkan dan DOR! BRUK! Bodyguard itu tewas seketika ketika William melemparkan ponselnya ke lantai dan ia segera melangkah maju dengan mantap mengarahkan pistolnya ke dahi bodyguard itu.

William melihat pasukannya datang. Mereka segera mengepung mansion Roberto. William mengambil senjata para bodyguard itu dan DOR! DOR! DOR! Ia menembak tepat dikepala bodyguard Yena yang merintih sedari tadi. Ia mengambil kembali ponselnya. Segera William keluar ruangan dan tetap menyiagakan senjatanya.

Ia mengendap perlahan mencari keberadaan Yena. DOR! Kembali sebuah tembakan diarahkan padanya. William mengintip. Asalnya dari atas tangga menuju ke lantai 2. William yakin Yena diatas. William masih bersembunyi di balik dinding.

Tak lama pasukannya datang dan anehnya Cecil ikut muncul. William kaget bukan kepalang. Cecil mendekatinya sembari menggenggam kuat pistol ditangannya. Wajah keibuannya bahkan mampu menipu semua orang bahwa dia sangatlah tidak cocok menjadi seorang agent.

Mereka berbicara bahasa Inggris.

"Kau kejarlah Yena. Aku akan mencari berkas dan surat-surat berharga milik Roberto. Aku tahu dimana ia menyimpannya." Ucap Cecil ikut bersembunyi di samping William.

"Oke mam."

Segera mereka berpisah. Cecil ditemani 2 tentara masuk ke ruang kerja Roberto dan mencari aset-aset miliknya. William kembali fokus mengejar Yena. Ia ingin menangkap Yena hidup-hidup. William memberi kode kepada 2 tentara di depannya untuk membuka jalan. Mereka pun mengendap naik keatas mengamankan jalan untuk William. 2 tentara masih bersamanya berjaga dibawah mengamankan situasi.

DOR! DOR! Dari atas terdengar suara tembakan dan orang berkelahi sengit. William dan 2 orang tentara masih sabar menunggu dan "CLEAR.. CLEAR.." ucap salah satu tentara yang berhasil mengalahkan bodyguard yang menjaga tangga menuju ke lantai 2. Segera William dan 2 tentara bergegas naik ke atas.

Diluar mansion terdengar baku tembak dan beberapa suara ledakan. Pertarungan sengit antara bodyguard Yena melawan pasukan elit pemerintah. 2 tentara di depannya berjalan mengendap dengan langkah cepat menyusuri lorong dengan senjata laras panjangnya. Tiba-tiba DUAKK! "AGH.." DOR! "Agh.." DOR! DOR!

Sebuah pintu suatu ruangan tiba-tiba terbuka dan mengenai tubuh salah satu tentara yang jalan di depan. Tentara itu mundur beberapa langkah karena terkantuk dan langsung ditembak tepat di dadanya tiga kali dari seorang bodyguard lain yang muncul dari balik pintu tersebut. Tentara itu tewas seketika.

William panik seketika. Bodyguard itu tak gentar dan langsung menembakkan seluruh amunisinya ke arah tentara yang bersama William. Terlihat dia begitu tangguh dan professional. William berlari dan bersembunyi di balik pot besar tanaman di lorong itu. William mengintip dan melihat Yena keluar dari sebuah ruangan bersama dua bodyguard yang melindunginya.

"Agh, sial." Segera William mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang disela-sela tembakan yang terus menghujaninya.

Para tentara yang bersamanya tewas terkena tembakan beruntun dari bodyguard tersebut. Tiba-tiba suara tembakan berhenti, William melihat bodyguard itu berlari menyusul Yena. William segera berdiri dan mengambil senjata dan granat dari saku para tentara yang tewas. William mengejar Yena.

Saat akan turun tangga, DOR! DOR! Kembali William mendapat tembakan dari bawah tangga. Masih bodyguard yang sama. William kesal, ia pun melepaskan pengait di granatnya dan BLUARRR! Granat itu meledak setelah ia lemparkan pada bodyguard itu. William segera turun. Ia mendapati Yena akan segera kabur dengan mobilnya dari pintu belakang.

Tak ingin kehilangan buruannya, William pun melepaskan semua tembakannya hingga amunisinya kosong. DOR! DOR! DOR! DOR! DOR! 5 tembakan mengenai kaki dan bahu dua bodyguardnya yang sedang membukakan pintu mobil untuk Yena dan satunya berdiri melindunginya. Mereka tewas ditempat. Yena ketakutan dan panik di kursi belakang mobil.

William mendekatinya dan mengarahkan pistolnya mantab ke wajah Yena. Seketika Yena mengangkat kedua tangannya dengan gemetaran.

"Yena menyerahlah. Aku tak akan membunuhmu." Ucap William dengan bahasa Inggris.

Nafas Yena tersengal. Dia menatap William seksama. Tak lama datang segerombol pasukan berpakaian hitam mendekati William dan ikut menodongkan senjata ke arah Yena.

"Who are you?" Tanya Yena curiga.

"I am agent. CIA."

"What? Oh shit. You lied to me, all this time?" Ucap Yena merasa tertipu.

"Yep, and sorry Yena we have to take you." Ucap William sembari mengkode tentara dibelakangnya untuk memborgol Yena dan membawanya.

Yena diborgol dan dikeluarkan secara paksa dari mobilnya. Yena berdiri di depan William dengan raut wajah penuh kebencian.

"Does Sia know this?" Tanyanya sembari diamankan seorang tentara.

"No." Jawabnya santai sembari menyarungkan kembali pistol ke balik pinggangnya.

"Hmm.. kau benar-benar sesuatu, William." Ucapnya sambil dibawa keluar mansion dan digiring oleh beberapa pasukan.

William menatap kepergian Yena dari kejauhan. Dia lega karena Yena tak terluka dan terbunuh. Tak lama Cecil mendatanginya bersama dua tentara pasukan khusus bersamanya.

"William. Aku sudah mendapatkan semua surat-surat berharga dan aset milik Roberto. Aku tahu kau membutuhkannya untuk mendapatkan kepercayaan Rio. Pergilah. Aku yang akan bereskan kekacauan disini." Ucap Cecil sembari menyerahkan sebuah koper hitam padanya.

"Thank you, Cecil." Ucapnya sembari menerima koper itu.

William segera meninggalkan mansion Roberto. Ia melihat para pasukan khusus berhasil mengalahkan para bodyguard Roberto meskipun mansion terlihat kacau balau. William menuju ke mobilnya dan segera melaju ke bandara. Ia terbang hari itu juga kembali ke Amerika.

Terpopuler

Comments

Mmbubunaiza

Mmbubunaiza

in knp GK d bikin film SH,, 🥺🥺

2021-11-21

0

Novita Sitanggang

Novita Sitanggang

ntah knpa ya le aku lebih tertarik sma antonio amanda dan para rekanny

2021-10-05

0

Angel Poetry

Angel Poetry

wow....authprnya mukanya lembut tapi aku heran cerita novelnya tentang mafia. suka nonton film action yah thor. soalnya pendalaman cerita ini syarat mafia yg menyeramkan

2021-05-24

0

lihat semua
Episodes
1 William*
2 CIA, Langley, Virginia*
3 Lucky Day*
4 Acting*
5 Girls
6 Different
7 Hmm Again~
8 Konstantin's Family*
9 Dinner*
10 Misunderstand*
11 New Car*
12 New Job*
13 Alibi
14 Connector
15 Engagement
16 Hide
17 I Choose You~
18 With You
19 Catch or Release?
20 Funeral
21 I'm Yours
22 Confuse
23 Decision
24 Let's Move!
25 Final Battle
26 Good Bye
27 Memory
28 New Family*
29 Tersadar*
30 Mencarimu*
31 Terungkap*
32 Terlibat*
33 Jalan Mafia
34 Meet Him*
35 Mengulang*
36 Farewell*
37 Fight
38 Pass*
39 2nd Test*
40 3rd Test*
41 Curiga
42 The Ocean
43 Out!
44 Sebuah Tawaran
45 Terseret Lagi*
46 Berdebar
47 Adaptasi
48 Military Training*
49 The Janitor
50 New Delhi, India*
51 Ketahuan?!*
52 Mission*
53 Umpan
54 Axton "CASSANOVA"
55 TKP
56 So Close
57 No Idea
58 Pilihan Sulit*
59 Panic
60 Disappointed
61 Anger
62 2J (Jason Jordan)
63 About Jordan
64 The Truth
65 Mengejutkan
66 Rika & Cecil*
67 Skandal
68 Next Session
69 Dinner & Business*
70 Barter*
71 Mencari Solusi*
72 Memaksa Ikut*
73 Seleksi*
74 Meet The Queen*
75 Surprised
76 Semakin Tertekan*
77 My Promise
78 Menyeberang*
79 Semakin Didesak
80 Finally, America
81 My Partner
82 Our Wedding*
83 Ketegasan*
84 Ancaman Baru
85 GIGA SIA
86 You?!
87 Musuh Dalam Agensi
88 Kami Mencurigaimu
89 Jordan Decision
90 Hadiah Pernikahan Boleslav*
91 Ace & Shamus*
92 Berburu Denzel Flame
93 Lost Her
94 Deep Disappointment
95 Different
96 Resign
97 Mencari Petunjuk
98 For The Sake Of Love
99 Meet Boleslav*
100 PENGUMUMAN
101 Special Gift For Sia*
102 Presentasi Yang Mendebarkan
103 Perselisihan*
104 Pelantikan*
105 He's Here
106 She Goes
107 Fell Deeper
108 Gas Halusinasi
109 Serba Salah
110 Desakan Vesper
111 Mengelabuhi Daddy
112 Kenangan Masa Lalu*
113 ATHENA*
114 Bertemu Kembali
115 I Love You
116 Terguncang
117 I'm Fine
118 Bekerja Sama
119 Pesananku
120 Simbiosis
121 Blue
122 Kejujuran Hati
123 Didikan William
124 Warna-Warna Kematian
125 Pusing
126 Run!*
127 Action!
128 Rencana Terselubung
129 Menguak Misteri
130 New Mission
131 Tim Guatemala*
132 Pengalihan Misi*
133 Menemukanmu*
134 Hukuman
135 Kekhawatiran
136 Save Them*
137 Melanjutkan Misi Pencarian
138 Mencari William*
139 Go!*
140 Menelusuri Ladang Pembantaian*
141 Setel Ulang*
142 Mengejutkan
143 Pertolongan Yena*
144 Kembalinya Yena
145 Escape Plan*
146 Sepanjang Malam*
147 Berpihak Untuk Hidup
148 Night in Guatemala Jungle
149 Yena & Sia
150 Menyusup
151 Mati Satu
152 A Picture*
153 Mulai Meruntut
154 Tiba-tiba
155 Janji Sergei*
156 Janji Sang Cassanova*
157 Baby Ryan
158 Berkabung
159 Kisah Axton
160 Pengadilan 13 Demon Heads
161 Kericuhan
162 Keputusan Pengadilan 13 Demon Heads
163 Mengejar Yes
164 New Guy
165 Dia Targetku
166 Saling Curiga
167 TC-C-001
168 Simbiosis Mutualisme
169 Kesaksian Konstantin
170 Opsi Kedua
171 Critical Attack!
172 Susah Payah
173 Lawan Balik
174 Bantuan
175 Tuntas!
176 Rekan
177 TC-W-381
178 Pemindahan Markas Besar*
179 Lelang
180 Aset Keluarga Giamoco*
181 Pulau Rahasia*
182 Keturunan Denan*
183 Keputusan Lelang
184 Jangan-jangan ....*
185 Sierra Becca
186 Hilang Satu
187 Apa Lagi Ini?
188 Tertangkap
189 Dijemput
190 Dia Datang Padaku
191 Pengakuan William
192 Tak Bisa Ditolong
193 Penghormatan Terakhir
194 Welcome Home
195 Aku Mengenalnya
196 Menujukkan Bukti
197 Pengakuan Vesper dan Sia
198 Penebusan Dosa
199 Mencoba Mengembalikan Kenangan
200 Permintaan Terakhir Boleslav
201 Misi Pelenyapan The Circle
202 Arizona*
203 Membidik Madam*
204 Pertempuran Arizona*
205 Semakin Mencekam
206 Secret Weapon
207 Menuntaskan
208 Dua Kubu
209 Tiga Kubu
210 Hidup dan Mati
211 Melawan Kawan Lama
212 Kacau Balau*
213 Setengah Nafas
214 Brave
215 Merebut Kembali*
216 Tak Bisa Menjangkaunya!
217 Queen VS Queen
218 William Decision
219 HOME
220 Hapus Ingatan
221 Koma*
222 Sebuah Perhatian*
223 Baru Tahu
224 Keputusan Yena*
225 Asing
226 Sempurna
227 Kemunculan Tak Terduga
228 Skenario Berlanjut*
229 Bertemu Mereka*
230 Hidupnya Terancam*
231 Memberikan Pengertian
232 Bahagia Bersama
233 Para Penjaga*
234 Irina Tolya
235 Tolya Family
Episodes

Updated 235 Episodes

1
William*
2
CIA, Langley, Virginia*
3
Lucky Day*
4
Acting*
5
Girls
6
Different
7
Hmm Again~
8
Konstantin's Family*
9
Dinner*
10
Misunderstand*
11
New Car*
12
New Job*
13
Alibi
14
Connector
15
Engagement
16
Hide
17
I Choose You~
18
With You
19
Catch or Release?
20
Funeral
21
I'm Yours
22
Confuse
23
Decision
24
Let's Move!
25
Final Battle
26
Good Bye
27
Memory
28
New Family*
29
Tersadar*
30
Mencarimu*
31
Terungkap*
32
Terlibat*
33
Jalan Mafia
34
Meet Him*
35
Mengulang*
36
Farewell*
37
Fight
38
Pass*
39
2nd Test*
40
3rd Test*
41
Curiga
42
The Ocean
43
Out!
44
Sebuah Tawaran
45
Terseret Lagi*
46
Berdebar
47
Adaptasi
48
Military Training*
49
The Janitor
50
New Delhi, India*
51
Ketahuan?!*
52
Mission*
53
Umpan
54
Axton "CASSANOVA"
55
TKP
56
So Close
57
No Idea
58
Pilihan Sulit*
59
Panic
60
Disappointed
61
Anger
62
2J (Jason Jordan)
63
About Jordan
64
The Truth
65
Mengejutkan
66
Rika & Cecil*
67
Skandal
68
Next Session
69
Dinner & Business*
70
Barter*
71
Mencari Solusi*
72
Memaksa Ikut*
73
Seleksi*
74
Meet The Queen*
75
Surprised
76
Semakin Tertekan*
77
My Promise
78
Menyeberang*
79
Semakin Didesak
80
Finally, America
81
My Partner
82
Our Wedding*
83
Ketegasan*
84
Ancaman Baru
85
GIGA SIA
86
You?!
87
Musuh Dalam Agensi
88
Kami Mencurigaimu
89
Jordan Decision
90
Hadiah Pernikahan Boleslav*
91
Ace & Shamus*
92
Berburu Denzel Flame
93
Lost Her
94
Deep Disappointment
95
Different
96
Resign
97
Mencari Petunjuk
98
For The Sake Of Love
99
Meet Boleslav*
100
PENGUMUMAN
101
Special Gift For Sia*
102
Presentasi Yang Mendebarkan
103
Perselisihan*
104
Pelantikan*
105
He's Here
106
She Goes
107
Fell Deeper
108
Gas Halusinasi
109
Serba Salah
110
Desakan Vesper
111
Mengelabuhi Daddy
112
Kenangan Masa Lalu*
113
ATHENA*
114
Bertemu Kembali
115
I Love You
116
Terguncang
117
I'm Fine
118
Bekerja Sama
119
Pesananku
120
Simbiosis
121
Blue
122
Kejujuran Hati
123
Didikan William
124
Warna-Warna Kematian
125
Pusing
126
Run!*
127
Action!
128
Rencana Terselubung
129
Menguak Misteri
130
New Mission
131
Tim Guatemala*
132
Pengalihan Misi*
133
Menemukanmu*
134
Hukuman
135
Kekhawatiran
136
Save Them*
137
Melanjutkan Misi Pencarian
138
Mencari William*
139
Go!*
140
Menelusuri Ladang Pembantaian*
141
Setel Ulang*
142
Mengejutkan
143
Pertolongan Yena*
144
Kembalinya Yena
145
Escape Plan*
146
Sepanjang Malam*
147
Berpihak Untuk Hidup
148
Night in Guatemala Jungle
149
Yena & Sia
150
Menyusup
151
Mati Satu
152
A Picture*
153
Mulai Meruntut
154
Tiba-tiba
155
Janji Sergei*
156
Janji Sang Cassanova*
157
Baby Ryan
158
Berkabung
159
Kisah Axton
160
Pengadilan 13 Demon Heads
161
Kericuhan
162
Keputusan Pengadilan 13 Demon Heads
163
Mengejar Yes
164
New Guy
165
Dia Targetku
166
Saling Curiga
167
TC-C-001
168
Simbiosis Mutualisme
169
Kesaksian Konstantin
170
Opsi Kedua
171
Critical Attack!
172
Susah Payah
173
Lawan Balik
174
Bantuan
175
Tuntas!
176
Rekan
177
TC-W-381
178
Pemindahan Markas Besar*
179
Lelang
180
Aset Keluarga Giamoco*
181
Pulau Rahasia*
182
Keturunan Denan*
183
Keputusan Lelang
184
Jangan-jangan ....*
185
Sierra Becca
186
Hilang Satu
187
Apa Lagi Ini?
188
Tertangkap
189
Dijemput
190
Dia Datang Padaku
191
Pengakuan William
192
Tak Bisa Ditolong
193
Penghormatan Terakhir
194
Welcome Home
195
Aku Mengenalnya
196
Menujukkan Bukti
197
Pengakuan Vesper dan Sia
198
Penebusan Dosa
199
Mencoba Mengembalikan Kenangan
200
Permintaan Terakhir Boleslav
201
Misi Pelenyapan The Circle
202
Arizona*
203
Membidik Madam*
204
Pertempuran Arizona*
205
Semakin Mencekam
206
Secret Weapon
207
Menuntaskan
208
Dua Kubu
209
Tiga Kubu
210
Hidup dan Mati
211
Melawan Kawan Lama
212
Kacau Balau*
213
Setengah Nafas
214
Brave
215
Merebut Kembali*
216
Tak Bisa Menjangkaunya!
217
Queen VS Queen
218
William Decision
219
HOME
220
Hapus Ingatan
221
Koma*
222
Sebuah Perhatian*
223
Baru Tahu
224
Keputusan Yena*
225
Asing
226
Sempurna
227
Kemunculan Tak Terduga
228
Skenario Berlanjut*
229
Bertemu Mereka*
230
Hidupnya Terancam*
231
Memberikan Pengertian
232
Bahagia Bersama
233
Para Penjaga*
234
Irina Tolya
235
Tolya Family

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!