Konstantin's Family*

Selena tertidur di ranjang William malam itu dengan pulas. William beranjak dari kasurnya dan duduk di meja kerja kecil membuka laptopnya. Dia mengirimkan hasil jepretan dari jam tangannya kepada Rita berikut foto Julius yang berhasil dia ambil gambarnya diam-diam saat Sia duduk disebelahnya.

William menutup laptopnya setelah dirasa cukup. Mengamankan jaringan dan filenya serta memastikan bahwa malam itu tak ada yang mencurigainya. William kembali tidur disamping Selena tapi ia tak mau mendekatinya. Dia hanya memandangi Selena yang sexy dari kejauhan.

"Kenapa aku tak bisa menyukai wanita ini? Dia sangat tertarik padaku. Bahkan wanita lainnya begitu ingin bersamaku. Tapi.. aku tak merasakan hal apapun selain hanya ingin bercinta saja dengannya. Bagaimana cara orang-orang itu bisa menemukan cinta sejatinya? Menikah? Berkeluarga dan memiliki anak." Ucap William dalam hati yang masih tak mengerti arti sebuah cinta.

William tak mau memikirkannya. Dia pun segera tidur dan terlelap dalam selimut hangatnya. Tak terasa pagi sudah menjelang. William bangun karena alarm jam waker membangunkannya. Dia terkejut Selena sudah tak ada disampingnya.

Tapi entah kenapa dia begitu lega. Meskipun dia terlihat kesal karena Selena meninggalkan segepok uang diatas ranjangnya. Segera William mandi dan bersiap karena Sia akan ada kuliah pagi hari itu.

William mengetuk pintu Sia. Dia pun membuka pintu dengan senyum menawan dan mata bulatnya. Dia sudah bersiap. Seperti biasa mereka makan bersama sebelum berangkat kuliah. Tapi pagi itu mereka hanya makan berdua. Rio, Igor dan ayahnya tak ada disana. William membuka percakapan dengan bahasa Inggris.

"Rio kemana?" Tanya William lugu.

"Dia pergi ke Rusia bersama ayahku dan Igor. Ada pertemuan disana." Ucapnya santai sembari memakan scrambel egg-nya.

William mengangguk. Dia merasa ini waktu yang tepat untuk mencari tahu.

"Mm.. di Rusia, tepatnya dimana kalian tinggal?" Tanya William santai agar tak mencurigakan.

"Kenapa kau bertanya seperti itu?" Tanya Sia melirik William sepintas dan menyingkirkan wortelnya. William menatap Sia seksama.

"Aku.. belum pernah ke Rusia. Aku penasaran saja. Seperti apa Rusia itu?" Ucapnya tersenyum tipis.

Entah kenapa Sia menganggap William begitu lugu. Dia tersenyum manis menundukkan wajahnya.

"Padahal aku sampai bosan bolak balik ke Kremlin. Huff.." batin William.

"Krasnodar." Ucapnya singkat. William mengangguk.

-------------------

~ILUSTRASI KRASNODAR, RUSIA

~SOURCE : Google

"Pasti sangat indah disana." Ucap William asal.

"Ya seharusnya tapi.. tidak untukku. Aku lebih suka disini. Disana terlalu banyak kenangan pahit." Ucap Sia terlihat sedih. William menatapnya seksama.

"Ada apa di Rusia?" Tanya William.

Sontak Sia kaget. Dia keceplosan. Sia buru-buru menghabiskan jus jeruknya dan segera mengelap mulutnya.

"Eh.. kita sudah terlambat. Ayo cepat segera berangkat." Ucap Sia sembari menenteng tas jinjingnya. William bingung.

Segera dia juga menyelesaikan sarapannya dan berdiri merapikan pakaiannya. William mengantarkan Sia pergi ke kampusnya. Seperti biasa kampus ramai dipenuhi para mahasiswa yang berlalu lalang dengan segala aktifitasnya dan sama seperti hari kemarin Sia disambut oleh teman-teman se-gengnya. William cuek saja.

"Eh Sia. Kudengar kau bertunangan dengan Tomy?" Ujar Chyntia. Sia terkejut.

"Katanya kau tak mau kembali lagi dengan si brengsek itu. Kenapa kau mau menikah dengannya?" Tanya Bella bingung.

Sia menghembuskan nafas keras.

"Aku dijodohkan oleh ayahku. Puas?" Ucap Sia jengkel dan langsung berpaling pergi meninggalkan teman-temannya masuk ke ruang kelas.

"Sia tunggu. Ihh.. kenapa kau selalu pergi begitu saja. Kau menyebalkan." Gerutu Bella sembari berlari kecil mengejarnya diikuti teman-temannya.

William menghela nafas pelan. Saat dia akan beranjak, ia melihat Tomy sedang berjalan merangkul pinggang seorang gadis dengan mesra keluar dari koridor. William menatapnya dengan seksama. Dia berjalan mendekatinya.

"Tomy. Bukannya kau akan bertunangan dengan Sia. Kenapa masih bersama gadis lain?" Tanya William to the point.

Tomy kaget tiba-tiba seorang lelaki dewasa berada disampingnya dan mengintimidasinya. Gadis disebelahnya tertegun.

"Jadi benar kau akan menikahi Sia?" Tanya gadis pirang itu menatap Tomy kesal.

Terlihat Tomy kebingungan. Gadis itu mendorongnya dan PLAKK! "Ahh.." Tomy terkejut. Dia memegangi pipinya yang sakit karena tamparan gadis di depannya.

"Dasar brengsek! Jangan menemuiku lagi." Ucap gadis itu marah dan langsung beranjak pergi dengan berjalan tergesa.

William tersenyum miring meledek Tomy. Terlihat Tomy marah padanya.

"Hei, kau siapa? Beraninya bicara seperti itu padaku. Apa kau tak tahu aku siapa?" Ucapnya sombong.

"Aku tahu. Kau Tomy calon menantu Julius." Ucap William menatapnya tajam.

Entah kenapa Tomy sedikit takut padanya. Dia masih memegangi pipinya. William pergi meninggalkan Tomy dan segera menyusul Sia ke kelasnya. Tomy menatap William seksama.

"Aku pernah melihatnya. Tapi dimana ya?" Ucap Tomy mencoba mengingat-ingat.

"Ah sudahlah. Tak penting." Ucap Tomy mengabaikan rasa penasarannya.

Dia pun segera pergi ke kelasnya dimana Sia dan teman-temannya juga berada disana. Tomy mendekati Sia lagi dan Sia hanya menatapnya dengan pandangan kesal.

"Sia sayang. Nanti kita makan siang yuk." Ucap Tomy mencoba merayunya lagi.

"Tak mau. Kau pergi saja dengan pacarmu." Ucap Sia ketus.

"Pacar apa? Aku sendirian tak ada siapapun disampingku. Bukannya kamu satu-satunya pacar kesayanganku." Ucap Tomy menggombal.

Sia dan teman-temannya terkekeh. Tomy merasa dipermalukan. Dia kesal.

"Terserah kau saja. Seperti apapun caramu menolak pernikahan kita, kau tetap akan berakhir denganku." Ucap Tomy sombong.

Sia dan teman-temannya terlihat kesal akan gaya sok Tomy. Tiba-tiba dosen pengajar datang. Tomy segera beranjak pergi dan duduk di kursi paling belakang tempat favoritnya. Sia dan teman-temannya selalu duduk di depan dengan alasan agar para dosen mudah mengenali mereka yang begitu populer di kampus dengan segudang prestasi mereka.

William menunggu di luar kelas dan mengintip dari balik jendela kelas Sia. Lagi-lagi seseorang menyelipkan kertas di kantong celananya. Tapi kini William memergoki orang itu.

Dia kaget ternyata itu Catherine, informan dari agensinya di CIA. Catherine melebarkan matanya memberi kode agar melepaskan cengkraman tangan William di lengannya. William pun melepaskannya. Catherine berjalan melenggang meninggalkan William.

"Dia memakai wig dan tak bermake up. Pantas aku tak mengenalinya. Tapi.. cantik juga. Lain kali aku akan mengajaknya makan malam." Ucap William dalam hati mulai bersikap playboy lagi.

Segera William beranjak pergi ke toilet untuk membuka sepotong kertas pemberian Catherine. Disana tertulis,

"Kerja bagus. Kini cari tahu siapa ayah Tomy. R."

William mengangguk paham. Dia pun menyobek kertasnya dan membuangnya kedalam closet kemudian menyiramnya. Saat William keluar dari bilik pintu toiletnya, Tomy ada di depannya. Mereka berdua sama-sama terkejut. Tomy menunjuk William dengan berkerut kening.

"Aku sudah ingat. Kau bodyguard Sia yang baru kan. Pantas saja kau tak asing." Ucapnya yakin.

William mengangguk pelan.

"Bodyguard saja sombong. Dengar ya, kau harus hormat padaku. Ayahku teman baik paman Julius. Ingat itu." Ucapnya mulai berlagak.

William melihat kesempatan.

"Benarkah. Sehebat apa ayahmu?" Tanya William memancing.

"Wah kau tak tahu? Ayahku sangat berkuasa. Ingat baik-baik ya namanya. Dimitri Konstantin dan aku Tomy Konstantin. Kau juga sudah mengenal kakakku, Selena Rita Konstantin." Ucapnya tegas.

William tersenyum miring.

"Tentu saja, Tuan Konstantin." Ucapnya mengangguk memberi hormat.

Terlihat Tomy bangga dan bertolak pinggang. Tapi tiba-tiba..

"Oh shit, aku sudah tak tahan. Awas minggir." Ucap Tomy terburu-buru masuk ke bilik toilet dan buang air disana.

William geleng-geleng kepala.

"Kasihan Sia. Sepertinya Tomy orang yang bodoh dan konyol." Ucap William menyindir Tomy.

William pun segera meninggalkan toilet dan kembali mengamati Sia yang masih terlihat fokus belajar di kelasnya. Tak lama Tomy muncul. Mereka berdua hanya saling memandang tak bicara. Tomy kembali masuk ke kelasnya dan mengedipkan sebelah matanya saat melewati Sia. Terlihat Sia begitu kesal dengan sikap Tomy. William hanya terkekeh melihat sikap mereka berdua dari kejauhan.

Terpopuler

Comments

Rikko Nur Bakti

Rikko Nur Bakti

sudah like dong

2022-05-06

0

Rikko Nur Bakti

Rikko Nur Bakti

cerita mulai hangat...

2022-05-06

0

🌛💤🌜

🌛💤🌜

hahahaha berhenti main rumah 2an biar bisa berumahtangga 🤭🤭

2021-12-29

0

lihat semua
Episodes
1 William*
2 CIA, Langley, Virginia*
3 Lucky Day*
4 Acting*
5 Girls
6 Different
7 Hmm Again~
8 Konstantin's Family*
9 Dinner*
10 Misunderstand*
11 New Car*
12 New Job*
13 Alibi
14 Connector
15 Engagement
16 Hide
17 I Choose You~
18 With You
19 Catch or Release?
20 Funeral
21 I'm Yours
22 Confuse
23 Decision
24 Let's Move!
25 Final Battle
26 Good Bye
27 Memory
28 New Family*
29 Tersadar*
30 Mencarimu*
31 Terungkap*
32 Terlibat*
33 Jalan Mafia
34 Meet Him*
35 Mengulang*
36 Farewell*
37 Fight
38 Pass*
39 2nd Test*
40 3rd Test*
41 Curiga
42 The Ocean
43 Out!
44 Sebuah Tawaran
45 Terseret Lagi*
46 Berdebar
47 Adaptasi
48 Military Training*
49 The Janitor
50 New Delhi, India*
51 Ketahuan?!*
52 Mission*
53 Umpan
54 Axton "CASSANOVA"
55 TKP
56 So Close
57 No Idea
58 Pilihan Sulit*
59 Panic
60 Disappointed
61 Anger
62 2J (Jason Jordan)
63 About Jordan
64 The Truth
65 Mengejutkan
66 Rika & Cecil*
67 Skandal
68 Next Session
69 Dinner & Business*
70 Barter*
71 Mencari Solusi*
72 Memaksa Ikut*
73 Seleksi*
74 Meet The Queen*
75 Surprised
76 Semakin Tertekan*
77 My Promise
78 Menyeberang*
79 Semakin Didesak
80 Finally, America
81 My Partner
82 Our Wedding*
83 Ketegasan*
84 Ancaman Baru
85 GIGA SIA
86 You?!
87 Musuh Dalam Agensi
88 Kami Mencurigaimu
89 Jordan Decision
90 Hadiah Pernikahan Boleslav*
91 Ace & Shamus*
92 Berburu Denzel Flame
93 Lost Her
94 Deep Disappointment
95 Different
96 Resign
97 Mencari Petunjuk
98 For The Sake Of Love
99 Meet Boleslav*
100 PENGUMUMAN
101 Special Gift For Sia*
102 Presentasi Yang Mendebarkan
103 Perselisihan*
104 Pelantikan*
105 He's Here
106 She Goes
107 Fell Deeper
108 Gas Halusinasi
109 Serba Salah
110 Desakan Vesper
111 Mengelabuhi Daddy
112 Kenangan Masa Lalu*
113 ATHENA*
114 Bertemu Kembali
115 I Love You
116 Terguncang
117 I'm Fine
118 Bekerja Sama
119 Pesananku
120 Simbiosis
121 Blue
122 Kejujuran Hati
123 Didikan William
124 Warna-Warna Kematian
125 Pusing
126 Run!*
127 Action!
128 Rencana Terselubung
129 Menguak Misteri
130 New Mission
131 Tim Guatemala*
132 Pengalihan Misi*
133 Menemukanmu*
134 Hukuman
135 Kekhawatiran
136 Save Them*
137 Melanjutkan Misi Pencarian
138 Mencari William*
139 Go!*
140 Menelusuri Ladang Pembantaian*
141 Setel Ulang*
142 Mengejutkan
143 Pertolongan Yena*
144 Kembalinya Yena
145 Escape Plan*
146 Sepanjang Malam*
147 Berpihak Untuk Hidup
148 Night in Guatemala Jungle
149 Yena & Sia
150 Menyusup
151 Mati Satu
152 A Picture*
153 Mulai Meruntut
154 Tiba-tiba
155 Janji Sergei*
156 Janji Sang Cassanova*
157 Baby Ryan
158 Berkabung
159 Kisah Axton
160 Pengadilan 13 Demon Heads
161 Kericuhan
162 Keputusan Pengadilan 13 Demon Heads
163 Mengejar Yes
164 New Guy
165 Dia Targetku
166 Saling Curiga
167 TC-C-001
168 Simbiosis Mutualisme
169 Kesaksian Konstantin
170 Opsi Kedua
171 Critical Attack!
172 Susah Payah
173 Lawan Balik
174 Bantuan
175 Tuntas!
176 Rekan
177 TC-W-381
178 Pemindahan Markas Besar*
179 Lelang
180 Aset Keluarga Giamoco*
181 Pulau Rahasia*
182 Keturunan Denan*
183 Keputusan Lelang
184 Jangan-jangan ....*
185 Sierra Becca
186 Hilang Satu
187 Apa Lagi Ini?
188 Tertangkap
189 Dijemput
190 Dia Datang Padaku
191 Pengakuan William
192 Tak Bisa Ditolong
193 Penghormatan Terakhir
194 Welcome Home
195 Aku Mengenalnya
196 Menujukkan Bukti
197 Pengakuan Vesper dan Sia
198 Penebusan Dosa
199 Mencoba Mengembalikan Kenangan
200 Permintaan Terakhir Boleslav
201 Misi Pelenyapan The Circle
202 Arizona*
203 Membidik Madam*
204 Pertempuran Arizona*
205 Semakin Mencekam
206 Secret Weapon
207 Menuntaskan
208 Dua Kubu
209 Tiga Kubu
210 Hidup dan Mati
211 Melawan Kawan Lama
212 Kacau Balau*
213 Setengah Nafas
214 Brave
215 Merebut Kembali*
216 Tak Bisa Menjangkaunya!
217 Queen VS Queen
218 William Decision
219 HOME
220 Hapus Ingatan
221 Koma*
222 Sebuah Perhatian*
223 Baru Tahu
224 Keputusan Yena*
225 Asing
226 Sempurna
227 Kemunculan Tak Terduga
228 Skenario Berlanjut*
229 Bertemu Mereka*
230 Hidupnya Terancam*
231 Memberikan Pengertian
232 Bahagia Bersama
233 Para Penjaga*
234 Irina Tolya
235 Tolya Family
Episodes

Updated 235 Episodes

1
William*
2
CIA, Langley, Virginia*
3
Lucky Day*
4
Acting*
5
Girls
6
Different
7
Hmm Again~
8
Konstantin's Family*
9
Dinner*
10
Misunderstand*
11
New Car*
12
New Job*
13
Alibi
14
Connector
15
Engagement
16
Hide
17
I Choose You~
18
With You
19
Catch or Release?
20
Funeral
21
I'm Yours
22
Confuse
23
Decision
24
Let's Move!
25
Final Battle
26
Good Bye
27
Memory
28
New Family*
29
Tersadar*
30
Mencarimu*
31
Terungkap*
32
Terlibat*
33
Jalan Mafia
34
Meet Him*
35
Mengulang*
36
Farewell*
37
Fight
38
Pass*
39
2nd Test*
40
3rd Test*
41
Curiga
42
The Ocean
43
Out!
44
Sebuah Tawaran
45
Terseret Lagi*
46
Berdebar
47
Adaptasi
48
Military Training*
49
The Janitor
50
New Delhi, India*
51
Ketahuan?!*
52
Mission*
53
Umpan
54
Axton "CASSANOVA"
55
TKP
56
So Close
57
No Idea
58
Pilihan Sulit*
59
Panic
60
Disappointed
61
Anger
62
2J (Jason Jordan)
63
About Jordan
64
The Truth
65
Mengejutkan
66
Rika & Cecil*
67
Skandal
68
Next Session
69
Dinner & Business*
70
Barter*
71
Mencari Solusi*
72
Memaksa Ikut*
73
Seleksi*
74
Meet The Queen*
75
Surprised
76
Semakin Tertekan*
77
My Promise
78
Menyeberang*
79
Semakin Didesak
80
Finally, America
81
My Partner
82
Our Wedding*
83
Ketegasan*
84
Ancaman Baru
85
GIGA SIA
86
You?!
87
Musuh Dalam Agensi
88
Kami Mencurigaimu
89
Jordan Decision
90
Hadiah Pernikahan Boleslav*
91
Ace & Shamus*
92
Berburu Denzel Flame
93
Lost Her
94
Deep Disappointment
95
Different
96
Resign
97
Mencari Petunjuk
98
For The Sake Of Love
99
Meet Boleslav*
100
PENGUMUMAN
101
Special Gift For Sia*
102
Presentasi Yang Mendebarkan
103
Perselisihan*
104
Pelantikan*
105
He's Here
106
She Goes
107
Fell Deeper
108
Gas Halusinasi
109
Serba Salah
110
Desakan Vesper
111
Mengelabuhi Daddy
112
Kenangan Masa Lalu*
113
ATHENA*
114
Bertemu Kembali
115
I Love You
116
Terguncang
117
I'm Fine
118
Bekerja Sama
119
Pesananku
120
Simbiosis
121
Blue
122
Kejujuran Hati
123
Didikan William
124
Warna-Warna Kematian
125
Pusing
126
Run!*
127
Action!
128
Rencana Terselubung
129
Menguak Misteri
130
New Mission
131
Tim Guatemala*
132
Pengalihan Misi*
133
Menemukanmu*
134
Hukuman
135
Kekhawatiran
136
Save Them*
137
Melanjutkan Misi Pencarian
138
Mencari William*
139
Go!*
140
Menelusuri Ladang Pembantaian*
141
Setel Ulang*
142
Mengejutkan
143
Pertolongan Yena*
144
Kembalinya Yena
145
Escape Plan*
146
Sepanjang Malam*
147
Berpihak Untuk Hidup
148
Night in Guatemala Jungle
149
Yena & Sia
150
Menyusup
151
Mati Satu
152
A Picture*
153
Mulai Meruntut
154
Tiba-tiba
155
Janji Sergei*
156
Janji Sang Cassanova*
157
Baby Ryan
158
Berkabung
159
Kisah Axton
160
Pengadilan 13 Demon Heads
161
Kericuhan
162
Keputusan Pengadilan 13 Demon Heads
163
Mengejar Yes
164
New Guy
165
Dia Targetku
166
Saling Curiga
167
TC-C-001
168
Simbiosis Mutualisme
169
Kesaksian Konstantin
170
Opsi Kedua
171
Critical Attack!
172
Susah Payah
173
Lawan Balik
174
Bantuan
175
Tuntas!
176
Rekan
177
TC-W-381
178
Pemindahan Markas Besar*
179
Lelang
180
Aset Keluarga Giamoco*
181
Pulau Rahasia*
182
Keturunan Denan*
183
Keputusan Lelang
184
Jangan-jangan ....*
185
Sierra Becca
186
Hilang Satu
187
Apa Lagi Ini?
188
Tertangkap
189
Dijemput
190
Dia Datang Padaku
191
Pengakuan William
192
Tak Bisa Ditolong
193
Penghormatan Terakhir
194
Welcome Home
195
Aku Mengenalnya
196
Menujukkan Bukti
197
Pengakuan Vesper dan Sia
198
Penebusan Dosa
199
Mencoba Mengembalikan Kenangan
200
Permintaan Terakhir Boleslav
201
Misi Pelenyapan The Circle
202
Arizona*
203
Membidik Madam*
204
Pertempuran Arizona*
205
Semakin Mencekam
206
Secret Weapon
207
Menuntaskan
208
Dua Kubu
209
Tiga Kubu
210
Hidup dan Mati
211
Melawan Kawan Lama
212
Kacau Balau*
213
Setengah Nafas
214
Brave
215
Merebut Kembali*
216
Tak Bisa Menjangkaunya!
217
Queen VS Queen
218
William Decision
219
HOME
220
Hapus Ingatan
221
Koma*
222
Sebuah Perhatian*
223
Baru Tahu
224
Keputusan Yena*
225
Asing
226
Sempurna
227
Kemunculan Tak Terduga
228
Skenario Berlanjut*
229
Bertemu Mereka*
230
Hidupnya Terancam*
231
Memberikan Pengertian
232
Bahagia Bersama
233
Para Penjaga*
234
Irina Tolya
235
Tolya Family

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!