kedatangan Alden

Ibu dan anak itu kini tengah makan sambil sesekali bercanda, Elbert nampak antusias menceritakan tentang kucingnya yang dia beri nama Mbul.

"Apakah kau sangat menyukai kucing El?" Ucap Amora sambil sesekali menyuapkan makanannya ke arah mulut El.

"Iya mom,tapi mbul El hilang," jawabnya.

"Don't cry sayang, bagaimana jika besok kita ke toko hewan? kita beli kucing pilihan mu setuju?"

El yang mendengar sontak tersenyum bahagia, mommy kini telah berubah menjadi ibu yang sesungguhnya.

"Thank you mom." Ucap Elbert dengan senyum di bibirnya.

"You're welcome baby," Balas Amora.

Mereka menyelesaikan maka siang mereka dengan ocehan yang Elbert lontarkan

"Sayang setelah ini sikat gigimu dan cuci kaki mu kemudian tidur siang! Ok baby?" Ucap Amora sambil mengelus lembut kepala Elbert.

Elbert pun mengangguk patuh dia tidak mau lagi mommynya marah kepadanya hanya karena ia tak patuh.

Setelah makan Amora menggendong Elbert kekamarnya. Elbert menunjukkan jalan ke arah kamarnya kepada sang mommy.

"Apakah ini kamarmu El?" tanya Amora dengan heran.

"Apa mommy lupa? Bukankah mommy yang menyuruhku tidur di kamar ini?" tanya bocah itu dengan bingung. Netranya menatap raut wajah sang mommy yang sepertinya tengah kebingungan.

Amora menatap kamar yang letaknya berada di paling pojok mansion. Dirinya tengah berpikir, mengapa Amora menempati sang anak di kamar ini?

"Ekhm ... bagaimana jika El tidur bareng mom? dan untuk barang barang El buang saja. Karena besok kita berbelanja semua keperluan El setuju?" tanya Amora. Bibir cerrynya tersenyum lembut menatap sang anak

El pun hanya mengangguk menuruti setiap ucapan sang mommy. Setelah mendapat anggukan dari El, Amora segera membawa sang anak menuju kamarnya.

Sesampai mereka dikamar, sesuai perkataan sang mommy ia langsung bergegas ke kamar mandi untuk melakukan perintah mommynya.

Setelah selesai ia keluar dan mendapati momynya sedang mencari sesuatu.

"Mommy?"

"Yes boy, ah ... iya mommy mencari ponsel mommy, apakah kau pernah menemukannya?" tanya Amora sembari mendekati sang anak.

"Bukankah ponsel mommy di ambil daddy?" tanya El heran.

"Apa!!"

Elbert yang mendengar pun kaget ia langsung menjauh dari sang mommy.

"Eeehh ... maaf sayang mommy hanya terkejut." ucap Amora disertai dengan tawa kecilnya.

"El kaget mommy." Ucapnya sambil memegang dadanya.

"Maaf kan mommy yang telah mengangetkanmu, yasudah ayo kita ke tempat tidur. apa kau mau mommy bacakan dongeng?" ujarnya. Tangannya meraih tangan kecil El dan menuntunnya ke ranjang.

Elbert berjalan sambil mendengarkan ocehan sang mommy,

Amora mengangkat Elbert ke atas ranjang, dia memposisikan bocah itu tepat di sebelahnya.

"Mommy, kenapa daddy jarang pulang? El kangen daddy," tanya El

Amora yg mendengar itu sontak menatap sang anak yang juga tengah menatapnya.

"Sayang daddy sedang bekerja untuk kita. untuk kita makan, beli baju dan mainan," bujuk Amora

Elbert memajukan bibirnya, tangannya memainkan rambut sang mommy.

"El sudah telbiasa tanpa itu cemua mommy, El hanya butuh dady." pintanya dengan nada memelas.

Amora menatap anaknya dengan pandangan iba, dia mengecup pelan kening Elbert.

"Apa El tidak ingin punya mainan? Jika ingin, besok kita akan belanja mainan yang kau mau."

El yg mendengar itu mengangguk antusias.

"Biallah Daddy Cali uang, mommy dan El yang belanja." Batin Elbert.

Saat mereka asik berbincang, seorang maid masuk kamar Amora dengan membawakan botol susu.

"Terima kasih bi," ucap Amora.

Amora mengambil botol susu tersebut dan menyuruh maid tersebut untuk kembali.

Amora mendekatkan dot buatan itu ke arah bibir El. El menatap botol tersebut dengan bingung. Namun, tak urung bibirnya juga menyambut dot buatan itu untuk dia hisap.

Mata Elbert pun mulai mengerjapkan pelan yang menandakan ia mulai mengantuk. kepalanya yang di elus dan bokongnya yang di tepuk membuatnya merasakan nyaman.

Tak terasa Amora juga ternyata ikut tertidur. Mereka berdua telah menyelam ke alam mimpi dengan Elbert yang berada di pelukan Amora.

Cklekkk.

Pintu kamar Amora terbuka dan memperlihatkan seorang pria yang memakai jas rapih mengerutkan keningnya ketika melihat ibu dan anak yang sedang tidur itu.

"Apakah aku bermimpi? Bagaimana bisa wanita itu dekat dengan Elbert? Apakah dia hanya ingin menarik perhatianku?" ujarnya bingung.

Kebingungannya terhenti saat seseorang menepuk bahunya.

"Ehm maaf tuan, apa perlu saya bangunkan nyonya?"

Laki laki tersebut membalikkan tubuhnya, ia memandang datar pelayan tersebut.

"Apakah tadi pagi dia melakukan percobaan bunuh diri?"

"Iya tuan, nyonya tadi melakukan percobaan bunuh diri. Namun gagal karena terlebih dulu di ketahui oleh salah satu maid," terangnya.

Pria tersebut adalah Alden, tadi setelah dari rumah Luna dia langsung bergegas ke mansion keduanya untuk melihat langsung keadaan istri keduanya tersebut.

"Apa yg dia lakukan?" tanya Alden dengan wajah datar andalannya.

"Nyonya menggoreskan tangannya dengan beling gelas tuan, pada saat di balkon kamarnya. tapi beruntungnya kepala pelayan yang curiga, sehingga pintu kamar nyonya segera di dobrak. tapi tenang saja tuan tadi tukang pintu sudah membenarkannya." Ucap pelayan itu dengan penjelasannya.

Alden laki laki itu, suami dari dua wanita dan ayah dari Elbert itu seorang yang datar dan dingin. Dia hanya mengangguk mendengar ucapan pelayan tadi.

Setelah puas melihat itu ia segera pergi ke ruangannya yang biasa dia tempati jika dalam mansion itu. walaupun dia membenci Amora, tapi dia juga sangat menyayangi Elbert. Dia tahu bahwa Elbert kekurangan kasih sayang. Namun, dia tidak bisa memberikannya kepada putra nya itu.

***

Hari sudah sore, Amora dan Elbert sudah terbangun dari tidur mereka. Saat ini mereka tengah mandi dengan Elbert yang antusias bermain air.

"El jangan lama lama sayang! kau bisa masuk angin," tegur Amora.

"Iya mommy," jawab El.

dia menurut dan langsung keluar dari bathtub, Amora yang melihat itu langsung membilas anak itu dibawah guyuran shower. dia juga sudah terlebih dahulu mandi saat El asik bermain di bathtub.

"Dingin," Ujar El

Amora merasakan tubuh anaknya yang bergetar di gendongannya.

"Dingin hm? mommy akan memelukmu." ujar Amora dengan bibirnya yang tak henti-henti mencium wajah Elbert.

"Deli mommy deli hahaha," oceh Elbert.

Mereka bercanda ria sampai deheman seseorang mengejutkan mereka.

Ekhm

Sontak Amora dan El menatap orang yang berada ambang pintu kamarnya dan apa ini, mengapa ia bisa membuka pintu yang sudah terkunci?

"AAAAA MOMMY!" jerit El saat tiba- tiba sang momy menaruhnya dengan spontan ke atas kasur yang menyebabkan ia kaget.

Amora langsung menutupi badannya dengan tangan bersilang karena saat ini dia hanya memakai bathrob.

"Dasar! kenapa kamu berada di kamar ku hah! Keluar kau!" ucap Amora sambil melemparkan barang yang berada disekitarnya kepada pria itu.

"Mommy stop mom! kacian daddy," pinta El

Mendengar ucapan Elbert sontak Amora membulatkan matanya.

"WHATTT DADDY??" teriak Amora.

Laki laki yang memasuki kamarnya tanpa izin adalah suaminya. Amora malu sangat malu walaupun jubah mandi itu menutupi badannya, akan tetapi yang namanya perempuan hanya memakai handuk itu adalah hal yang memalukan. Apalagi, di dunia aslinya ia belum menikah.

"Aw ... Aku ini suamimu! apa aku harus meminta izin untuk masuk kedalam kamar istriku? Apakah percobaan bunuh diri itu membuat otakmu geser hah?" teriak Alden.

Amora tak menanggapinya, dia berjalan ke arah Alden dan mengusirnya.

"Cepat keluar kami akan ganti baju!"

"Ck ... aku suamimu, silahkan saja ganti baju, aku tidak tertarik dengan tubuh teposmu itu! Aku akan memakaikan baju Elbert." Ucap Elbert menghiraukan teriakan Amora yang memanggil dirinya, dia berjalan ke arah Elbert dan menyerahkan bungkusan yang dia bawa untuk Elbert.

Amora geram bagaimana dia memakai baju jika di depannya ini adalah orang asing. walaupun Alden adalah suami dari Amora, akan tetapi jiwanya bukan dia melainkan keisya yang belum pernah menikah.

"Kau!" geram Amora, dia segera berjalan ke walk in closet dan segera menutup pintunya .

Setelah Amora berganti pakaian disana, dia segera menemui anaknya yang belum memakai baju. Akan tetapi dirinya terkejut ketika melihat sang anak yang sudah memakai bajunya.

"Eh sayang kau sudah memakai baju?" Ucapnya saat dia melihat bahwa anaknya sudah memakai baju.

"Mommy lihat! Daddy belikan baju untukku hahaha," ucapnya. Tawa riang El membuat kedua orang tuanya tersenyum.

Alden bahagia melihat anaknya yang kini sudah bisa tertawa selepas itu.

"Ya sudah, sekarang masih sore ayo kita ke bawah," ajak Amora.

Alden melihat penampilan Amora yang sangat sederhana. satu kata yang dia ucapkan dalam hatinya "Cantik."

Amora tidak memperdulikan tatapan Alden padanya. Amora segera menggendong Elbert dan keluar dari kamarnya tanpa memperdulikan Alden yang menatapnya dengan tapan yang sulit dia artikan.

Sesampainya mereka diruang tamu. Amora menyetel tv yang menayangkan kartun tayo.

Alden yang tadinya mengikuti mereka dari belakang segera duduk di samping putranya itu.

"Daddy apakah daddy akan menginap?"

Alden mengangkat tubuh kecil itu ke pangkuannya dan mengecup pelan pucuk kepala Elbert.

"Ehmm, sepertinya tidak bisa boy, karena malam ini daddy harus pulang." ucap Alden.

Amora menatap tajam Alden yang menyebut kata pulang, karena Elbert tak tahu menahu tentang hubungan orang tuanya.

"Pulang? Ini kan rumah daddy, ada Elbert dan juga mommy kenapa harus pulang?" tanya bocah itu dengan heran. Netranya menangkap mata sang mommy yang melototi daddynya.

"Ehmm dad ... " Elbert ingin bertanya kembali namun dia urungkan ketika mendengar ucapan Amora.

"El daddy hanya pulang untuk bekerja. Jadi, jika nanti urusan daddy telah selesai ... maka El akan bisa main sepuasnya dengan daddy." bujuk Amora, dirinya tersenyum lembut kepada kedua laki-laki berbeda usia itu.

El pun menganggukkan kepalanya lalu ia bercanda dengan sang daddy. Amora yang melihat itu merasa bahagia. Akan tetapi dirinya teringat suatu kenyataan, keharmonisan rumah tangganya hanyalah sandiwara

Terpopuler

Comments

Sapna Anah

Sapna Anah

laki laki bodoh darah daging orang lain d syang darah daging sendiri d abaykan cinta sih cinta bodoh jngn

2025-01-01

1

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Lanjuuut kak Othor

2024-09-28

1

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒂𝒏𝒆𝒉 𝒎𝒂𝒔𝒂 𝑨𝒍𝒅𝒆𝒏 𝒈𝒂𝒌 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒏𝒈𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒌𝒆𝒃𝒂𝒉𝒂𝒈𝒊𝒂𝒏 𝒌𝒆 𝒂𝒏𝒌 𝒌𝒂𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒕𝒑 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒈 𝒃𝒌𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉 𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒈𝒐 😤😤

2024-09-06

0

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 kedatangan Alden
3 kau masih istriku
4 Pertemuan tak terduga
5 Aku juga istrimu
6 Aku harus mendapatkan hatinya
7 Pelakor?
8 Kau harus putuskan
9 Bolehkah aku egois
10 Harus memilih
11 Teka Teki
12 kemarahan Jonathan
13 Hukuman Alden
14 Siapa orang tuaku
15 Keluarga Miller
16 Rahasia Alden
17 Jangan tinggalkan El
18 Masalah Alden dan Luna
19 Gilang
20 Pertemuan kedua Luna dan Amora
21 Sadarnya Gio
22 Mereka berbeda
23 Pertengkaran Alden dan Luna
24 Memutuskan
25 Pertemuan kakak adik
26 Pertemuan kembali El dan Qila
27 Luna
28 Tentang Amora
29 Kamu selingkuh?
30 Jebakan
31 Hemofilia
32 Teman istriku
33 kakak?
34 Siapa Zidan?
35 Masa lalu Jeslyn
36 Drama keluarga
37 Rencana yang berjalan mulus
38 pertemuan Gio dengan Aqila
39 Daddy yang peka
40 Arjuna
41 Duda karatan
42 Musibah
43 Keadaan Alden
44 pertemuan kembali
45 Kau harus bertemu dengan ibumu!
46 Kekesalan Deon
47 Pertemuan Jeslyn dan Zidan
48 Sadarnya Alden
49 Dia Zidan?
50 Permen kapas
51 Perdebatan Alden dan Zidan
52 Alden mual
53 Pembinol
54 Ular
55 Sekarang keadaannya berbeda
56 Perbuatan Luna lagi?
57 Aku lagi yang salah
58 Kelakuan El
59 Penangkapan Luna
60 Kamu selingkuh?
61 Gala-gala om pembinol
62 Keputusan hakim
63 Right?
64 Kembalilah!
65 Delusi?
66 Aqila telah mengetahuinya?
67 Terulang lagi?
68 Terungkap
69 Terungkap 2
70 Vani?
71 Vani 2
72 Akhir masalah Vani
73 Tentang Aira
74 Kenapa aku salah lagi?
75 Goa
76 Jacob
77 Elbert demam
78 Keluarga Lawrance
79 Kesadaran Aurel
80 Menghalalkannya
81 Prematur
82 Perdebatan marga
83 Warna mata
84 Keturunan
85 Kepulangan si kembar
86 om manol
87 Pion?
88 Penyelesaian
89 Konferensi pers 1
90 Selesainya konferensi pers
91 Elbert kabur
92 Elbert kabur 2
93 Bali
94 Sindiran Elbert
95 End
96 Pengumuman
97 Bonus part
98 Lanjutan Transmigrasi Mommy
99 Lewat bentar
100 Love binder's baby( bayi pengikat cinta)
101 Cerita Fantasi lagi nih
102 KARYA BARU: I'M COMING DADDY
103 CINTA YANG BELUM USAI
104 KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
105 KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK (KARYA BARU)
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Transmigrasi
2
kedatangan Alden
3
kau masih istriku
4
Pertemuan tak terduga
5
Aku juga istrimu
6
Aku harus mendapatkan hatinya
7
Pelakor?
8
Kau harus putuskan
9
Bolehkah aku egois
10
Harus memilih
11
Teka Teki
12
kemarahan Jonathan
13
Hukuman Alden
14
Siapa orang tuaku
15
Keluarga Miller
16
Rahasia Alden
17
Jangan tinggalkan El
18
Masalah Alden dan Luna
19
Gilang
20
Pertemuan kedua Luna dan Amora
21
Sadarnya Gio
22
Mereka berbeda
23
Pertengkaran Alden dan Luna
24
Memutuskan
25
Pertemuan kakak adik
26
Pertemuan kembali El dan Qila
27
Luna
28
Tentang Amora
29
Kamu selingkuh?
30
Jebakan
31
Hemofilia
32
Teman istriku
33
kakak?
34
Siapa Zidan?
35
Masa lalu Jeslyn
36
Drama keluarga
37
Rencana yang berjalan mulus
38
pertemuan Gio dengan Aqila
39
Daddy yang peka
40
Arjuna
41
Duda karatan
42
Musibah
43
Keadaan Alden
44
pertemuan kembali
45
Kau harus bertemu dengan ibumu!
46
Kekesalan Deon
47
Pertemuan Jeslyn dan Zidan
48
Sadarnya Alden
49
Dia Zidan?
50
Permen kapas
51
Perdebatan Alden dan Zidan
52
Alden mual
53
Pembinol
54
Ular
55
Sekarang keadaannya berbeda
56
Perbuatan Luna lagi?
57
Aku lagi yang salah
58
Kelakuan El
59
Penangkapan Luna
60
Kamu selingkuh?
61
Gala-gala om pembinol
62
Keputusan hakim
63
Right?
64
Kembalilah!
65
Delusi?
66
Aqila telah mengetahuinya?
67
Terulang lagi?
68
Terungkap
69
Terungkap 2
70
Vani?
71
Vani 2
72
Akhir masalah Vani
73
Tentang Aira
74
Kenapa aku salah lagi?
75
Goa
76
Jacob
77
Elbert demam
78
Keluarga Lawrance
79
Kesadaran Aurel
80
Menghalalkannya
81
Prematur
82
Perdebatan marga
83
Warna mata
84
Keturunan
85
Kepulangan si kembar
86
om manol
87
Pion?
88
Penyelesaian
89
Konferensi pers 1
90
Selesainya konferensi pers
91
Elbert kabur
92
Elbert kabur 2
93
Bali
94
Sindiran Elbert
95
End
96
Pengumuman
97
Bonus part
98
Lanjutan Transmigrasi Mommy
99
Lewat bentar
100
Love binder's baby( bayi pengikat cinta)
101
Cerita Fantasi lagi nih
102
KARYA BARU: I'M COMING DADDY
103
CINTA YANG BELUM USAI
104
KARYA BARUUU 'FIND ME DADDY!'
105
KEMBAR GENIUS MILIK CEO GALAK (KARYA BARU)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!