Disisi lain murat sedang berada di kantornya yang bernama MH Corp di Amerika dia berada di ruanganya yang besar dan duduk di kursi boss nya dia terus memikirkan kondisi adiknya itu ia ingin melawan dominico tapi dominico selalu satu langkah darinya terlebih lagi dia bisa jadikan isabella ancaman kalau murat gegabah murat sangat pusing dan sedih memikirkan isabella dia ingin agar adiknya aman dan kembali padanya dia tidak mau adiknya hidup dengan kepala mafia kejam dan terus di siksa seperti perempuan yang ia cintai dulu yaitu layla dia mengambil sesuatu yang dilipat di sakunya yaitu foto dia dan layla
" layla andai kamu masih ada
semua tidak akan sangat kacau seperti ini
kau dapat bahagia bersamaku
kau bisa menjelaskan kebenaran pada adik adikmu
betapa besar aku mencintai kamu
aku tidak pernah meninggalkanmu
aku selalu menjaga kesetiaanku selama ini hanya untuk kamu
aku tak pernah bermain dengan wanita manapun
meskipun aku ini seorang kepala mafia
walau kamu diberitakan sudah tiada
aku yakin kau masih hidup karena kita sudah berjanji
untuk selalu bersama apapun keadaanya selalu dan selamanya ". ucap batin murat sambil memeluk foto itu dan kembali memasukkan dalam sakunya
isabella terbangun dari tidurnya ia bangkit perlahan tubuhnya masih terasa perih dan remuk dia berjalan dengan langkah gontah dan terseok seok baru 2 langlah ia ambruk
" awwww ".ringisnya
Dia bangkit kembali berdiri sebuah tangan menjulur kepadanya dia melihatnya
maid wanita membantunya
" dimana tuan kalian apa ia sedang senang senang dengan wanita penghiburnya !".ucap isabella
Maid wanita hanya diam
mereka menjalankan perintah Dominico yaitu membantu Isabella selesai membantu memandikan dan memakaikan pakaian isabella para maid pergi
seorang pria dengan nampan di tangannya datang padanya
"nyonya makanlah ". Ucap pria itu
Isabella hanya diam
pria itu berbalik pergi dia keluar dan merapikan kancingnya dia adalah mata mata murat dan juga mata mata musuh saingan dominico pria itu masih muda dan bernama Edward
"cantik aku rasa Dominico buta wanita cantik ia hamburkan wanita jelek ia banggakan". Ucap Batin Ed
•••
Isabella terus melamun dan tak mau makan apapun dia masih kejadian tadi malam dalam sekejap saja hidupnya yang awalnya sempurna bisa hancur seperti
Dominico datang dan melihat nampan yang masih utuh tak tersentuh
"maumu apa sih ?". Tanya Dominico
Isabella tetap diam
" katakan atau kau kehilangan mulutmu !".ancam Dominico
Isabella tetap diam
Dominico menariknya kasar hingga berdiri
Isabella menahan tangis dan mengeluarkan air mata serta menyingkirkan tangan dominico dari lengannya
"aku tidak butuh apapun darimu bunuh aku sekarang dan aku akan bahagia saat itu juga ".ucapnya
"kamu berani ya !".ucap dominico
Isabella ingin menusuk Dominico dengan garpu namun dengan cepat Dominico mencegat tangannya dan garpu itu tepat di depan matanya ia mencekram kuat lengan isabella hingga kesakitan dan garpu itu jatuh
"kau ternyata berani juga ya !."marah Dominico dan menjambak kasar rambut isabella
"aku ingatkan baik baik aku tidak pernah mencintaimu dan tidak akan pernah mencintaimu sampai mati sekalipun kau itu hanya pemuasku PEMUASKU !"
Ia mendorong isabella ke kasur dan menjambaknya kuat ia memanggil anak buahnya
"nyalakan cerutu !". Ucap Dom
Asisten.Ron menyalakan cerutu dominico mengambilnya
" ini pelajaran denganmu karena ingin membunuhku !".ucap Dom
Dia memutung rokok paha dan tangan isabella
"Ahh......" ringis isabella
asisten ron hanya bisa diam dan tak berbuat apa apa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments