dengan berlinang air mata yang terus tumpah di pipinya Dilla kini harus menjalani hidup penuh penyiksaan dan penderitaan dalam hidupnya dan sekarang hidupnya akan terus dikendalikan oleh Domenico
"Tuan aku sudah tanda tangani surat ini sekarang tolong jangan sakiti anak anak panti ,bunda dan adik adikku dan tolong selamatkan kakakku aku tidak punya keluarga lagi selain dia !" .ucap Dilla sambil bersujud memohon dan menangis di hadapan Domenico
"kau pikir aku bodoh hah !".ucap Domenico dengan tegas kemudian Domenico dengan pistolnya segera menembak bunda Rhaella hingga tewas
Roselie dan Yasmin pun berteriak dan menangis memanggil ibunya itu tak disangka sangka anak buah murat segera datang dari Abu Dhabi bersama anak angkat murat yang bernama Hassan dan rekan kerjanya bernama Imran yang ternyata salah satu mafia besar di timur tengah dan kemudian menyerang anak buah Domenico dengan jurus bela diri dan senjata mereka berupa pistol yang berisi peluru beracun Domenic pun segera membawa Dilla dengan menggendongnya paksa layaknya karung beras dan berhasil membawanya kabur
"tolong lepaskan aku lepaskan aku !".ucap Dilla sambil memukul punggung Domenicoo
"kakak Dilla ! ". teriak Roselie sambil mengejar
baru saja akan mendapat tangan Dilla Domenicoo segera berbalik badan dan menendang Roselie hingga jatuh ke lantai
dan balik pergi
sementara anak buah murat dan hassan yang lain membawa tubuh murat ke mobil dan anak anak panti Roselie dan Yasmin namun tak berhasil menyelamatkan Dilla dan membawa mereka ke tempat yang tidak pernah bisa dilacak
"murat bertahanlah kau kawan !".ucap imran
CEPAT !...ucap hassan pada anak buahnya
dengan cepat mereka sampai di rumah sakit milik imran di Virginia yang berada di jakarta dokter pun lansung mengoperasi murat dan mengeluarkan peluru di hati murat dan murat pun selamat karena peluru itu tak terlalu masuk kedalam hatinya hanya masuk bagian luarnya saja sebab ia sudah terbiasa seperti itu
sementara itu Domenico segera membawa Dilla ke mansionya yang baru dan tak pernah bisa dilacak oleh siapapun dia juga sudah mengabari Adam dan gabriel dan mengunci Dilla di kamarnya
"hey lepaskan aku pembunuh!".teriak Dilla sambil mendorong Domenico
PLAKK....
sebuah tamparan mengenai pipi issabella hingga berdarah
"DIAM KAU PELACUR RENDAHAN !".teriak Domenico
Dilla yang kesakitan terus memegang pipinya dan menangis
"cih kau pikir aku kasihan padamu hah !.teriak Domenico sambil menjambak rambut panjang isabella
"tak kusangka kakakmu ternyata bisa bangkit lagi dan dia ternyata punya banyak mitra kerja yang banyak untuk menolongnya".ucap Domenico
"tuan sakit tuan tolong lepas!".ucap Dilla sambil memegang rambutnya
Domenico pun lansung melempar Dilla ke ranjang dan menjambak rambutnya lagi
"kau kata ini sakit bukan bagaimana dengan perlakuan kakakmu pada kakakku dan bagaimana perasaanmu jika melihat orang tuamu dibunuh oleh didepanmu hah!".teriak Domenico pada isabella
"aku tidak mengerti maksudmu tuan ahh".teriak Dilla saat Domenico memperkuat jambakan nya
"kau sudah menandatangani kontrak tersebut mulai sekarang kau hanya akan patuh padaku !".ucap dominco
Dia menjambak rambut Dilla keras dan menariknya ke kamar mandi disana ia menyiksanya dan meneggelamkanya ke bathup penuh air hingga Dilla susah bernafas
tak lama seseorang mengetuk pintu kamar Domenico itu adalah gabriel
TOK TOK TOK
"kakak semuanya tengah siap di bawah".ucap gabriel
"bagus aku akan segera kebawah".teriak Domenico
dengan mencekram lengan Dilla dan menyeretnya dengan tubuhnya yang basah kuyup ia menyuruh Dilla memakai gaun pengantin dan riasan dengan kasar Domenico memakaikan gaun pada Dilla dan menyuruh pelayanya masuk merias Dilla hanya dengan tepuk tangan pelayan pun lansung datang merias isabella
"rias dia dengan baik jangan sampai lukanya terlihat sedikitpun atau jari kalian hilang !".ucap Domenico
"baik tuan .ucap pelayan dan lansung merias Dilla sebaik mungkin
Dilla mencoba menangis namun ia rasanya tak dapat menangis sebab ia lelah dengan langkah pelan Dilla turun dari tangga dan duduk di pelaminan ia termenung tak bersura hanya batin nya yang bicara
Domenico dan Dilla bertanda tangan dan mengucapkan iya sebelumnya dengan pendeta bertanya bersedia atau tidak sekarang dengan itu mereka adalah sepasang suami istri
Ketika acara itu selesai
tak lama Dilla diseret dari kursinya dan lengannya di cenkram kuat oleh Domenicoo.
"AHHHHH sakit tuan" .teriak Dilla sambil mengerang kesakitan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Nani Mardiani
perlakuan Dominico sungguh biadab, harusnya cari dulu sebab musabab awal permusuhan keluarganya. Dia kan punya hacker pasti bisa cari bukti bukan ego yg didulukan. cinta dan benci gak jauh bedanya ntar malah penyesalan yg di dapat.
semangat thor dan selalu sehat.
2022-03-20
2