Dubai,Emirates Arab
Adegan beralih terlihat ada seorang pria yang menghadap pencakar langit di sebuah apartemen yang sangat mewah dan berbalik badan wajahnya yang sangar dan serius kemudian ia turun berjalan kaki ke jalan raya semua menatap kagum padanya namun dia hanya melewat saja
"sudah 20 tahun aku mencari dirimu seperti apa kau sekarang ya".
"gadis gadis disini mengingatkanku padamu ".ucap pria tersebut
yang ternyata dia adalah kakak kandung Dilla yang berbeda usia 20 tahun lebih tua dari Dilla yang bernama murat abdullah
kilas balik kejadian 20 tahun lalu
dahulu saat ayah mereka berperang dengan Marco Alessio yang merupakan ayah Domenico dimana Marco dan seluruh anak buahnya Menyerang rumah mewah mansion milik Hakan Abdullah yaitu ayah mereka yang ternyata salah satu mafia terkaya dan berpengaruh tinggi di Malaysia yang berdarah timur tengah
"Kau nak apa hah !".teriak Hakan
Marco tersenyum devil
"Aku tidak ingin apapun tapi kau tahu maksudku".ucap Marco
Marco kemudian membunuh Hakan dengan menembaknya berkali kali
Ia juga menyuruh semua anak buahnya menembak anak anak yang semuanya adalah lelaki Hakan dan Amartha dengan membabi buta
Saat itu Murat tidak ada sebagai anak pertama ia melindungi Dilla yang paling kecil dan muda diantara ia dan saudara saudaranya
Ia membawanya ke Markas rahasia keluarga Abdullah yang jauh dan aman dari siapapun ia membawa juga pasukannya yang besar
Rhaella yang merupakan pengasuh Dilla dan teman dari Amartha ibu Dilla dan ibu Murat sekaligus seorang anggota anak buah yang terlatih oleh Hakan kemudian segera kabur membawa Dilla namun sebelumnya ia bertemu dengan murat di ruang rahasia yang tak pernah diketahui siapapun ruang rahasia itu menuju ke luar helikopter pribadi milik keluarga abdullah
"bibi ini nomor pin ku di bank aku mohon jaga dia sayangi dia".ucap murat
"ini semua salahku,andai aku bertanggung jawab pada Layla "
"aku janji akan selalu mengingat kalian berdua dan kembali suatu saat nanti "
"i love her so much" .ucap murat pada Rhaella sambil mencium kening Dilla
"pergilah bibi !".ucap Murat sambil mengantarnya ke ruang rahasia dan meninggalkan mereka membawa pistol
Di mansion Abdullah
Amartha istri Hakan yang marah akan kematian suaminya dan anak anaknya mengambil pistol dan ingin menembak Marco namun Marco justru tepat menembak jantungnya berkali kali
DUARRRRR
DUARRRRR
DUARRRRRR
melihat hal itu Murat yang marah orang tuanya dan adik adiknya mati di tangan musuhnya itu segera menembak kepala marco hingga tewas dan pecah berkali kali
DUARRRRR
DUARRRRR
DUARRRRRR
Ia juga menembak dada Dominico yang akan menembaknya sebanyak 2 kali
DUARRRRR
DUARRRRR
DUARRRRR
•••
kembali ke masa kini
Dilla tersadar kini ia menangis dalam diam air mata terus membasahi pipinya dan ia hanya bisa melihat langit atap
Ia melihat Domenico yang Shirtless tengah menyalakan korek dan menghirup nikotin tembakau dengan perasaan yang sangat terluka dan mata yang terus berkaca kaca
Ia pun berusaha bangkit dari tempat tidurnya dan melihat Dom yang tengah menghirup nikotin disampingnya
sambil menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya yang seakan ingin remuk dan intinya yang terasa perih serta menutupi dirinya dengan selimut sebab ia tak memakai sehelai benang pun
"kenapa enak kan ?" .ucap Domenico
PLAKKK
suara tamparan dari Dilla untuk Dom
"bangsat !"
"bajingan kamu !" ucap Dilla
Domenico menjambak keras Dilla hingga kesakitan ia juga mencekiknya dengan kuat serta membenturkan kepalanya ke tembok belakang kasur miliknya
"aku sudah terbiasa melakukanya dengan para gadis bahkan mereka ada yang jauh dibawah usiamu ! Dan mereka terbiasa dengan uang berapapun yang aku berikan".ucap Dominic pada Dilla
" ja...hat kamu bajingan !".ucap Dilla menekan
'' terserah !"
"berani kamu tampar saya lagi saya buat hidup kamu menderita" teriak dom
"Kalau kau macam macam awas kau maka video kau tengah bersetubuh denganku tadi akan ku sabar luaskan !" .ucap Dom
Dilla melihat kamera di sampingnya yang tengah merekam dan kini ia melihat Domenico di hadapannya
"Aku ti...dak...takut padamu !".ucap Dilla
Domenico tersenyum smirk padanya
"Jika kau melaporkan hal ini kau akan kehilangan ibu angkat mu,saudari saudarimu dan seluruh keluarga pungut mu itu !".
"akan aku kirim mereka ke tempat yang dimana mereka takkan bisa merasa ingin hidup sekalipun dan akan kubiarkan tempat tinggal mu itu hancur kalau perlu akan ku hancurkan bersama orang orang di dalamnya sekaligus !".
"Ja....Ngan....!"...lirih Dilla
Domenico kembali menindih Dilla dan kembali akan melecehkannya lagi
" ternyata kamu masih perawan cih ! kupikir perempuan rendahan seperti dirimu sudah tidur dengan banyak pria pria dewasa diluar sana aku bisa bayar kau lebih mahal dan dengan kau menjadi budak nafsuku !". ucap dom kembali
CUIHHHH
Dilla meludahi Domenico
Domenico tentu tak terima wajah tampannya di ludahi ia kembali melakukan kekerasan fisik pada Dilla
Ia menamparnya kemudian dan menjambaknya semakin kuat lalu memukulnya dan kembali memperkosanya secara brutal
Dilla berusaha meminta maaf,memohon dan melawan namun percuma saja
Domenico kembali bermain panas dan brutal serta kasar padanya
Begitu banyak teriakan disana
Dilla yang kesakitan
dan Domenico yang sangat mendominasi permainan mereka serta melenguh dengan nikmatnya
Domenico tersenyum setelah melakukan kekerasan yang sangat brutal pada Dilla
Dilla kini hanya diam ketakutan dan menangis dalam diam
Domenico memakai pakaiannya kembali secara lengkap ia memberi cek pada pada Dilla namun Dilla hanya diam menangis
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments