First Introduction
•••
Warning : Mature Story ( Faith , Revenge , Love ) .
Berlin ,Germany
12 juni 2018
Seorang wanita berjalan ke altar pernikahan dengan gaun mewahnya dan riasan yang begitu sempurna di wajahnya
senyum yang terpancang di wajahnya dengan mata hazal yang memburu dia begitu cantik
Hari ini adalah hari di mana dia menjadi seorang yang ia mimpikan menjadi seorang istri bagi calon suami yang sangat ia cintai
Mereka saling tersenyum bersama dan memegang tangan mengucapkan janji dan perkataan ya di atas nama tuhan dan segalanya
"Ya aku terima ".ucap keduanya
...
...
Mereka saling mengaitkan cincin di jari manis mereka dan berciuman lembut di bibir dan berdansa
•••
5 tahun Kemudian
Berlin Germany …2023
Seorang wanita cantik tengah mempersiapkan pakaian untuk suaminya dengan setelan jas navy lengkap dengan kemeja putih dan celananya
Ia menaruh semua itu di atas kasur
"setidaknya ini sempurna ".ucap wanita itu bernama Bunga
Seorang pria keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggangnya dan handuk menutupi wajahnya pria itu sedang mengeringkan rambutnya
Dia memeluk Flora dari belakang
"lepaskan aku".ucap Flora tersenyum
Lelaki itu adalah Abraham ( Bram ) Richard Wilson yang tak lain suaminya ia mengecup leher dan bahu Bunga
"tidak apa apa kau kan istriku ".ucap bram
Flora berbalik dan mengalungkan tangannya di leher bram
"Dimana bajumu mau aku laundry ?".tanya Bunga
Dia mengelus pundak suaminya
"ada !".ucap Bram
Bram memegang tengkuk Flora dan tersenyum
Mereka berciuman lembut
•••
Authour Pov
Flora seorang wanita cantik dan penuh cinta memiliki mata hazal yang memburu dengan bulu mata lentik
Kulit putih,rambut hitam legam dan bergelombang membuat kecantikannya bersinar bagi siapapun yang menatapnya
Namun siapa sangka hidupnya sangat tragis dia berkali kali gagal menjadi istri yang sempurna bagi suaminya
Berkali kali ia gagal menjadi seorang ibu namun sang untungnya suami masih mau mencintainya dan menemaninya
Namun ia tak tahu bahwa sang suami yang ia cintai telah menyakitinya
Authour Pov End
•••
Flora tengah berjalan di kantornya ia bekerja sebagai pengacara setiap kasusnya selalu menang dan tak pernah kalah dia adalah seorang pengacara hebat dan begitu banyak meraih penghargaan
Dia duduk di ruangannya tiba tiba seorang wanita cantik bermata sipit dan berwajah asia serta mata brown hazal yang tak lain adalah temannya yang bernama Vanessa masuk
"kita akan ada rapat dengan nanak anak magang siang ini ".ucap Vanessa
"siapkan saja semuanya nanti akan aku urus sisanya ".ucap Bunga
Mereka berdua mulai bekerja di kantor dan mereka ke cafe bertemu seorang wanita dan memeluk wanita itu
"asya ".ucap Bunga
Mereka berpelukkan
"bagaimana kabar kalian ?".tanya Asya
Flora dan Vanessa tersenyum dan mengatakan kabar mereka baik Asya membawa anaknya yang bernama Aliyyah mereka saling berbincang
Asya adalah sahabat Flora dan Vanessa dia berusia 10 tahun lebih tua dari mereka mereka mereka bersahabat sejak menjalin bisnis bersama Asya bekerja sebagai politikus dan Flora adalah pengacaranya
•••
Malam harinya
Flora terbangun di dini hari ia melihat suaminya dari samping dan tersenyum wajahnya begitu pucat
Dia ke kamar mandi melihat dirinya di cermin dan muntah sebelumnya
wajahnya terlihat sangat pucat kepalanya sangat sakit tubuhnya terasa lemah
Tes
Tetesan darah mengalir dari hidungnya dia melihatnya lewat cermin tepat di hadapannya dan darahnya mulai mengalir sangat banyak dia menghapusnya dengan air hingga bersih
ia duduk di atas toilet dan menghirup nafas dalam dalam dia berusaha tenang dia yakin mungkin dia hanya panas dalam dan berusaha kembali tidur
•••
Flora bangun pagi pagi dan mulai memasak untuk sarapan dan mandi dia juga mempersiapkan baju dan kemeja untuk Bram suaminya ke kantor
Flora juga mempersiapkan bekal untuk sang suami
Tak lama bram terbangun dari tidurnya
"euhmmm jam berapa sekarang ?".
"jam 6 pagi kenapa ?".
"hari ini sepertinya ada meeting di kantor dan itu banyak sekali mungkin aku pulang malam atau lembur seperti hari itu !".ucap Bram
Flora mengerti
"ya sudah dad hati hati ya !".ucap Bunga
Flora sama sekali tidak curiga pada sang suami karena ia sangat percaya pada suaminya itu
Bram kemudian mandi dan sarapan bersama Flora disitu ada juga pembantu pembantu yang membantu membereskan rumah besar itu
"aku pergi dulu ya sayang !".
"iya !".
Bram kemudian bangkit dari tempat duduknya dan mencium kening istrinya dan meninggalkanya dan mengambil kunci mobilnya dia selalu ingin mengandarai mobil sendiri
Tak lama Flora juga pergi ke dari rumahnya dan menitipkan rumahnya pada maid disana dia ingin pergi ke kantor
Dia sekarang ini tengah di depan anak anak magang
"bedasarkan skripsi kalian semua bagus saya suka kita akan pratik untuk minggu depan persiapkan diri kalian dengan bagus ".ujar Bunga
Semua tepuk tangan
Dia dan Vanessa sedang berbincang ssmbil berdiri di ruangan itu berdua
"aku rasa anak ini bagian A".ucap Bunga
"yang satu ini bagian B ?".tanya Vanessa
•••
Authour Pov
Bram , Abraham Richard Wilson semua tahu akan namanya parasnya yang sangat kharismatik dan mampu menggoda banyak wanita karena ketampanan dan kekayaannya
Dia memiliki mata silver abu abu yang memikat ketika ia melirik semua akan terpana dengan mata indahnya
Belum lagi rambutnya hitamnya yang pekat dan wavy
Dia sangat hebat dalam pekerjaannya dalam bidang Real Eastate.
Dia memiliki otot dan bisep yang sempurna dan kuat yang membuat semua kaum hawa sangat ingin memilikinya
semua saingan bisnis takut padanya dia sangat di takuti dalam bisnis karena kehebatannya namun ia memiliki 1 musuh yang sangat sulit ia taklukkan musuh yang sebenarnya sangat ia takuti
Dia berjalan ke kantornya dan memulai rapat
Bram tengah rapat di kantornya
Dia mendapati saingan bisnis yang sangat kuat yaitu Ocean Dark Hotel yang cabangnya sudah lebih banyak darinya dan sangat kuat dalam segala saham dan dia adalah raja Real Eastate di Eropa Timur
Bram memopang dagunya dan mengelus dagunya yang belah dia memikirkan sesuatu
"aku rasa seketarismu itu cantik sekaligus pintar ".ucap Eddard pengacaranya dan temannya
"bisakah kau lebih formal ?".tanya Bram
•••
Flora merasakan sakit di kepalanya wajahnya sangat pucat
"Flora kau baik baik saja ?,wajahmu pucat ".ucap Vanessa
"tidak aku tidak apa apa ".ucap Bunga
Baru beberapa langkah berjalan
BRUKKK
"Flora !".teriak Vanessa
•••
Flora terbangun di atas ranjang rumah sakit seorang dokter memunggunginya dan melihat hasil x ray miliknya
"aku kenapa Amran ?".tanya Bunga
Amran berbalik memperlihatkan wajahnya yang sangat tampan dia adalah teman Flora dari kecil
"kau sudah sadar ".ucapnya
"seperti yang kau lihat ".ucap Flora
wajah Amran memelas melihat Flora
"kenapa wajahmu seperti itu ? , aku tidak apa apa kan ?".tanya Flora
Amran tersenyum
"bedasarkan hasil pemeriksaan yang telah aku lakukan padamu kami menemukan adanya janin dalam tubuhmu ".ucap Amran
"janin ?".tanya Flora
"kau hamil ".lirih Amran
Flora sangat bersyukur akhirnya ia bisa hamil dia memegang perutnya dia mengelus perutnya ini adalah ketiga kalinya ia hamil
"Flora ".tegur Amran pelan
Flora melihatnya
"Flora selain janin di tubuhmu.kami menemukan sesuatu dalam dirimu ".ucap Amran
Flora mengernyit
"Flora,kau ... kami melakukan pemeriksaan padamu secara berulang kami telah mengeceknya bedasarkan kondisi rahimmu yang lemah dan keguguran yang terus kau alami mungkin juga di sebabkan karena....
"ada apa ? katakan saja ".ucap Flora memotong
"kami menemukan kangker ganas di rahimmu dan kemungkinan ini sudah parah namun itu belum menyebar terlalu banyak di tubuhmu,Flora kau tahu resikonya bukan ?
kau harus memilih dia atau hidupmu ".ucap Amran
DUARRRR
Flora sangat terkejut akan pernyataan Amran dia di vonis memiliki kangker rahim di rahimnya saat ia sedang hamil dadanya terasa sesak ia menangis dan mencengkram selimutnya
Baru saja akan bahagia namun tuhan memberikan ia cobaan kenapa tuhan tidak adil padanya
Ia berada di mansionya terduduk di jendela menangis bersama datangnya hujan dia tak mau mengugurkan kandunganya dia ingin menjadi seorang ibu dan istri yang sempurna
"aku mungkin tidak bisa membesarkanmu tapi aku bisa melahirkanmu membuatmu hidup di dunia ini".lirih Flora mengelus perutnya
•••
terlihat Bram tengah tertidur di ranjang king size bersama wanita yang tak diperlihatkan wajahnya sepertinya wanita itu sedang memakan cherry sambil menonton tv
Bram terbangun dan tersenyum mencubit dagu wanita itu mereka berciuman dan mereka melakukan hubungan suami istri
Bram memberi sentuhan lembut pada Madina ya nama wanita itu hingga Madina menutup matanya ia mengecup bibir Madina dan turun ke tubuh Madina yang polos
"Ahh.....". lenguh Madina
Ciuman Bram semakin turun ke perutnya dan bagian intimnya
membuatnya bersuara lembut
Madina mencengkram seprai karena Bram memberi kecupan lembut padanya
Bram kembali menciumnya dan menggebaknya
Madina mengambil alih posisi dan memimpin permainan saat ini
Mereka saling bersuara lembut mengeluarkan segala **** mereka
Tangan Bram tidak diam ia bermain di bibir dan pinggang milik Madina yang tengah naik turun di atas tubuhnya
Bram tak kuasa menahannya
"I cant hold it !".teriaknya
Madina tersenyum ia terus menaik turunkan pinggangnya hingga pada akhirnya dia tumpah tak kuat menahannya
Madina tersenyum dan jatuh kesamping tubuh Bram
Mereka saling tersenyum
•••
Moskow Rusia
terdapat seorang pria bermata Biru Laut berhidung mancung sedang melihat indahnya kota malam lewat dinding kaca di kantornya begitu banyak gedung pencakar langit dan mobil berlalu lalang dia sangat tampan dan maskulin dan memiliki bulu halus di rahangnya
Tubuhnya sangatlah besar dan atlentis
dia menutup matanya
"AHHH....."
sebuah ingatan terbesit di otaknya seorang pria yang terjatuh dari ketinggian gedung
dia melihat foto dia dan Bram saat kecil
"Bram".lirihnya
Dia melihat foto itu penuh kebencian dan dendam serta amarah
Pria itu adalah Harish Robert Wilson
dia melebihi Bram dia adalah musuh bebuyutan Bram dia juga adalah pemilik dari Ocean Dark Hotel yang sudah berada di beberapa negara luar saingan bisnis Bram
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments