Malam harinya
Richmond,Virginia Utara
Udara terasa begitu dingin dan menyerang tak lupa dengan suasana yang sangat sunyi sebuah mobil melaju perlahan di sebuah jalan yang sangat sunyi dan gelap serta dingin
Dilla di turunkan di mobil dengan paksa dan di dorong kuat hingga tersungkur di tanah
pakaiannya sudah kotor dan tersobek sobek dirinya sangat berantakan serta ketakutan
"kalian mau apa ?".ucapnya
"aku mohon jangan sakiti aku lagi,jangan sakiti aku lagi disini ?".ucap Dilla memohon
anak anak buah Domenico menjambak keras rambut Dilla dan membenturkannya ke tanah keras
"kamu hanya ikuti perintah ! Sebaiknya kau diam ! Dan pulang sendiri !".ucap salah satu anak buah Domenico
Mereka berbalik dan mendekati mobil lalu menjauhi Dilla meninggalkannya sendirian di sana di malam yang sangat gelap dan penuh bahaya
Dilla yang ketakutan dan berusaha bangkit memanggil nama Rhaella berkali kali sambil menangis dan berjalan tertatih tatih serta membawa banyak luka di tubuhnya yang berdarah dan lebam
Ia membasuh tubuhnya dengan air di kamar mandi miliknya ketika ia sampai di panti asuhan dengan langkah tertatih tatih dan menangis deras kemudian
Rhaella terbangun dan mengetuk pintu kamar mandi Dilla
Tok
Tok
Tok
"Dilla ".lirihnya
Dilla tak menjawab ia terus menangis dalam diam menahan tangisannya ketika mendengar Rhaella mengetuk dan memanggil namanya
"Dilla ada apa nak ?".ucap Rhaella mulai panik
Dilla hanya diam dia tak mau Rhaella tahu bahwa dirinya kini sudah ternodai dan penuh luka karena kebodohannya sendiri dia tak mau mengecewakan Rhaella dan membuatnya marah sebab Rhaella lah yang telah membesarkannya
"maafkan aku ibu,aku berdosa,aku sudah tidak suci lagi".ucap batin Dilla
"Dilla jika kau kenapa kenapa tolong buka pintunya aku ingin lihat !".panik Rhaella
"Aku tidak apa apa ibu.Maafkan aku aku hanya sedang sakit sepertinya airnya sangat dingin".ucap Dilla
Rhaella merasa lega Dilla menjawab dia kembali memastikan apakah Dilla baik baik saja dan dia kembali merasa lega saat Dilla membuka pintunya dengan rambut yang basah memakai handuk mantel
"Dilla ".lirihnya
Dilla melihatnya dengan tersenyum
Rhaella tersenyum dan meninggalkannya kemudian
Ketika Rhaella pergi Dilla ambruk kemudian di tepi kasur miliknya dan menahan tangis serta ketakutan miliknya
•••
di Dubai , Emirates Arab
terdapat seorang pria di mansion mewah sedang mengingat masa lalu yang kelam tentang pembunuhan orang tuanya ya itulah dia pria itu adalah Murat abdullah
("ayah ibu apa kalian tenang di sana." ) bathin laki laki tersebut
tak lama anak buahnya datang
"boss semua sudah di bisa dicoba".ucap anak buah Murat
tak lama Murat segera pergi ke tanah lapang dan melihat para pria yang ternyata adalah orang suruhan dominic
"jadi mereka orangnya".ucap Murat sambil memakai sarung tangan plastik elastis dan mengambil pisau bedah
"ampun tuan ." ucap pria botak yang diikat tangan dan kakinya
"kami hanya disuruh oleh tuan dominic alessio"
ucap pria muda yang tangan dan kakinya diikat juga
"katakan apa maumu!".ucap anak buah Murat
"kami hanya ingin menyampaikan bahwa tuan dominic mengirim file ini tuan ".ucap pria botak
tak lama anak buah dom segera memutar file tersebut yang ternyata berisi video pemerkosaan Dilla yang brutal
"kenapa kau terkejut Murat ?"
aku sangat yakin akan hal tersebut
adikmu ternyata cantik juga ya ?
aku sudah buat dia menderita
dan ini baru awal akan kubuat dia menderita
seperti kau membuat kakakku layla dulu
bye "
.Ucap Dominic di video sambil melambaikan tangan dan tersenyum
"bajingan!"
"brengsek".ucap Murat
( sambil memberikan bogem mentah pada anak buah dominic dia kemudian mencungkil mata para anak buah dominic lalu merobek mulut para anak buah dominic dan menembak kepalanya hingga tubuhnya penuh darah )
"bersihkan sampai tak ada yang tersisa sedikit pun !"
"aku akan ke Amerika sekarang !"
.ucap Murat ke anak buahnya dengan sangat marah
Murat segera membersihkan diri dan membawa seluruh pakaianya untuk ke Amerika dia segera langsung ke mobil dan menuju ke jet pribadinya untuk pulang ke negara ibunya tersebut
sebelumnya di Dubai
Murat lansung bergegas memaanggil anak buahnya untuk mencari tahu alamat milik bunda Rhaella lewat mata matanya di Amerika
"adikku Dilla maafkan kakakmu yang tidak pernah bisa menjagamu ini semua salahku ?"
"aku janji akan membalaskan dendamu !"
ucap bathin Murat
pagi hari yang dipenuhi dari hujan Dilla yang hanya bisa terdiam tidak ada keceriaan di wajah kecilnya itu dengan terpaksa ia harus bangun dalam keaadan yang sangat tidaklah beruntung
dia turun dari kamarnya dan hanya ada suara garpu dan sendok ibu Rhaella hanya diam saja melihat Dilla karena bingung akan sikap Dilla
"kak bela kenapa?".Yasmin
"iya nih bunda juga kenapa sih ?"
"kok diem aja?" .ucap Rosalie
"enggak kok kakak gk apa apa".ucap Dilla
Dilla berangkat ke kampus
Semua membisikinya entah kenapa dan menertawakannya
"hei Ja•lang pemuas pria !". bully teman wanitanya
Dilla marah dan menghampirinya
"MAKSUDMU BICARA SEPERTI ITU APA !". Hardiknya
" Maksud kami kau benar jalang bukan !".sindir teman wanitanya lagi
seluruh orang melihatnya para pria menertawakannya dan melihatnya jijik
salah satu teman wanitanya memberikan ia video pemerkosaan dan tarian Dilla dengan laki laki dewasa
Dilla terkejut bukan main
pemilik kampus menghampirinya Dilla di panggil dan di Intimidasi disitu
"kamu pakai baju apa ?".
" Kamu jam berapa main ?".
"sama siapa kamu ?".
" kamu dandan untuk apa ?".
"bajumu panjang ,ketat ,pendek ?".
Dilla ketakutan tak bisa menjawab
"Mulai sekarang kamu saya keluarkan !". Seru pemilik Kampus
Di Panti
suara ketukan di pintu terdengar jelas akan kehadiran seseorang tak lama pun bunda Rhaella membuka pintunya dan terkejut melihat Murat
"halo bibi?".ucap Murat sambil mencium tangan Rhaella
"astaga Murat itu kamu nak kamu sudah tua sekarang".ucap Rhaella sambil diiringi air mata
mereka bertemu dengan saling haru
"bibi ada yang banyak ingin aku ceritakan selama ini aku mengumpat di Dubai dan bekerja dengan orang orang penting disana dan aku kembali menjalankan bisnis ini setelah aku mulai sukses di disana hingga aku pada akhirnya baru bisa menemui kalian sekarang" .ucap Murat
"Murat kita harus bicara dengan Dilla mengenai dirimu nak .ucap Rhaella
"bibi ada yang ingin aku bicarakan dengan bibi mengenai Dilla !" .ucap Murat dengan serius pada Rhaella
belum sempat bercerita Rhaella mendapat telepon
"Murat ". Lirihnya
•••
Rhaella melihat Dilla menangis ia datang bersama Murat
Rhaella di panggil dan juga di pojokkan dan intimidasi
"tapi anak saya tidak mungkin melakukan itu Pak !".tegas Rhaella
" tapi dalam video dan rekaman itu Dilla menikmatinya !".ucap dekan dan dewan kampus
"oh jadi dengan melihat video itu kalian anggap Dilla menikmatinya ?". Ucap Murat dari jauh
Semua melihat Murat
"kalian tidak bisa beranggapan seperti itu !". Tegas Murat
"kalian hanya bisa memakan uang dan bermodalkan uang tapi kalian tidak bisa membuat harga diri kalian baik di mata orang !". ujar Murat
Semua terdiam
Murat menepuk tangannya 2 kali
seluruh anak anak buahnya datang
Salah satu anak buahnya memberikan video Dilla
" bukankah dalam gerakan ini postur tubuh kalian terkesan sangat mirip para dekan dan dewan kampus !".ucap Murat
"dan kau !". Ucap Murat tegas pada pemilik Kampus
" ini apa !".ucap Murat memberikan bukti ponsel miliknya yang menunjukkan video pemilik kampus itu tengah bersenggama dengan para gadis muda
Semua terkejut dan diam
"seluruh video ini yang sebenarnya sudah aku bagikan ke semua wilayah negara ini bahkan luar negeri pun aku juga bisa nama kalian akan jelek nama kampus akan jelek dan semua mahasiswa ataupun mahasiswi disini akan malu berkuliah disini ". Ucap Murat
" Untuk kau para dewan dan dekan kampus serta dosen dosen kalian tenang saja banyak hukuman yang menanti kalian ".ucap Murat tersenyum Smirk
"siapa anda ?". Tanya salah satu dewan kampus
"saya Murat Abdullah kakak kandung Dilla Abdullah saya hanya orang biasa seperti kalian namun saya punya harga diri moral serta pendidikan lebih tinggi dari kalian ". Ucap Murat
"saya adalah lelaki yang akan selalu menjaga adik saya dan saya tidak memakai uang dalam bentuk apapun !". Ucapnya
" karena uang itu adalah saya sendiri bukan saya yang memakan uang dan dimakan oleh uang ".ucapnya
Murat berbalik
" kerjakan yang harus kalian kerjakan !".titah Murat
Seluruh anak Buah menyiksa para dosen , dekan , dewan kampus dan pemilik kampus dengan sadis dan begitu banyak pukulan dan luka benda tajam ,cerutu dan sayatan
•••
Rhaella menenangkan Dilla dari jauh Murat melihatnya
Dilla masih menangis kencang histeris
Ia mendekatinya perlahan
melihat wajah Dilla Murat menangis adik yang selau ia gendong saat bayi ternyata tumbuh menjadi wanita cantik persis ibu mereka
Murat mendekat
Dilla yang melihat Murat menjauh dan mendekat dengan Rhaella
Ia juga merasa seperti pernah mengenal di suatu tempat tapi sebelumnya ia menghapus air matanya
"maaf Uncle ". ucap Dilla ia ketakutan
Dilla menarik Rhaella untuk pergi
Rhaella dan Murat saling melirik
“Isabell”.lirih Murat
"nak ini... kenalkan kakakmu nak ".ucap bunda Rhaella
"apa !".ucap Dilla dengan terkejut
"bell ". Ucapnya
Dilla tertawa keras
"tidak mungkin ia kakakku jika ia kakakku dia selalu ada untukku". Ucap Dilla
"lagian uncle aku tidak kau,kau tidak tahu aku,kau bahkan tidak tahu apa yang aku sukai dan tidak sukai".
Nyesss
Perkataan Dilla menusuk hati Murat benar adanya seperti itu dia tak pernah ada untuk Dilla
Dilla tidak bisa menerima kenyataan ia terkejut dalam satu malam banyak kejutan dalam hidupnya
Ia berdiri dan…
Brukkkk
" Dilla !".ucap Murat
•••
dokter kemudian memeriksa seluruh tubuh milik Dilla
"apa ada keluarga Dilla ?".ucap dokter
"saya kakaknya dok " .ucap Murat
"ikut ke ruangan saya pak!".ucap dokter
setelah sampai di ruangan mereka pun langsung duduk
"ada apa dok ?".ucap Murat
"begini pak kami melakukan pemeriksaan pada tubuh Dilla dan kami menemukan tanda tanda pemerkosaan yang sangat brutal bahkan mungkin pelakunya menyentuhnya melebihi 1 kali dan kami juga mengetahui bahwa Dilla mengalami stress dan trauma berlebih ".ucap dokter
mendengar hal itu Murat menjadi geram dan bersumpah akan menghancurkan dominic dia pun segera keluar dari rumah sakit dan menelpon anak buahnya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments