Kembali ke isabella dengan kaki yang di pansangi alat
Flashback off
"lepaskan aku !". Ucap Isabella
PLAKKKK
Dominico menamparnya dan menjambaknya kuat anak buahnya menarik kaki isabella
" pasangkan dia alat pelacak !".ucap Dominico
"baik tuan ". Ucap ron
Ron memasangkan alat pelacak alat yang ada di kakinya semacam bom namun jika bom meledak ini tak meledak justru alarmnya menyala ini akan membuat isabella cacat dari alat ini akan keluar begitu banyak jarum yang akan membuatnya cacat di kakinya baik luar maupun dalam
dia termenung memikirkan hidupnya dia
bosan terus menjadi tawanan si kutu kampret dominic
dia menggeledah laci dan menemukan buku kosong
dan mengambil buku kosong tersebut ia menulis
seluruh kesedihan dan kekesalan hidupnya dalam
buku itu dia juga menulis bahwa mimpinya sebagai
pengacara harus kandas karena ulah dominico
dirinya tak bisa berbuat apapun untuk bangkit saja tubuhnya sangatlah perih dan membiru seorang maid wanita datang
"nyonya ". Tegurnya
dia membawa makanan di atas nampan
" ini ".ucapnya
" bilang pada tuanmu Dominico Alessio aku tidak sudi makanan darinya biarkan aku mati kelaparan ! ".ucap Isabella
" ini bukan dari tuan dominico nyonya ini dari tuan tuan adam dan gabriel mereka memintaku mengirimkanya padamu !".ucap maid
Adam dan gabriel ingat isabella pasti kelaparan meluhat mereka makan saat akan menyuruh maid membawakan makanan untuknya dominico datang dan itu sangat bahaya mereka tidak biasa melakukanya jadi saat dominico pergi ia menyuruh melakukannya sebelum dom kembali
"ini dari mereka ?". Tanya isabella
maud mengganguk dan menaruhnya di nakas karena kelaparan isabella memakannya lahap maid itu menunggunya dan membawa piring bekasnya
•••
sementara itu dominico sedang berada di klub malam yang berbeda dengan murat dia meminum minum red wine dan tak lama seorang wanita datang di samping dominico dominico memiliki jiwa cassanova yang besar
" ada apa kau memanggilku lagi sayang ?".ucap mathilda
"sttt sayang aku rindu ".ucap dominico dengan menutup mulut mathilda dengan tanganya yang halus
mathilda adalah teman isabella tanpa isabella ketahui mathilda anak seorang germo dan mathilda adalah seorang perempuan panggilan dominico dan kekasih gelap dominico adam dan gabriel tidak tahu mengenai mathilda dan dominico
"bukanya kau punya istri ".ucap mathilda
"dia hanya pelampiasan dendamku sayang aku hanya akan membuatnya menderita dan cintaku hanya untukmu aku rindu dengan pelayananmu ".ucap dominico sambil mencium bibir mathilda
mereka menaik mobil ke mansion dominic dan segera menaiki tangga bersandung ria isabella tak memperhatikan dan tak memperdulikan namun kemudian hatinya terketuk dia terkejut melihat dominic bersandung ria berciuman dengan mathilda temanya yang menjualnya itu dia melihat itu dari kejauhan dengan lubang pintu dominco dan mathilda segera masuk ke salah satu ruangan di mansion itu untuk bermain mesra layaknya suami istri isabella mengepalkan tangannya kuat dan menatap penuh amarah dan kebencian yang dalam
selesai bermain mathilda dan dominico saling tertidur bersama dominico terbangun duluan memakai pakaianya kembali dan ke ruangan isabella
dia membuka ruangan itu terlihat isabella sedang tertidur dengan lelap
dia berfikir pasti isabella mendengar suara nya dengan mathilda sebab ruangan tadi tak kedap suara (
dia mengelus pipi isabella yang selalu ia tampar
"andai kau bukan adik pria brengsek itu aku tidak akan seperti ini padamu tapi kau selalu mengingatkanku pada pria brengsek itu ".ucap dominico dan pergi ke ruangan pribadinya dengan mathilda dia merenung memikirkan nasib saudara kembarnya layla yang malang
flashback time :
dominic kemudian teringat sewaktu ia keluar negeri dulu untuk belajar dan mengumpat disana layla selalu menolaknya karena ia mengatakan ingin menjaga adam dan gabriel di malaisya dengan jawaban cepat dan takut dan setiap kali ia menelpon layla layla seperti menahan tangis nya dan ketakutan
Dia sangat mencurigai ayahnya pada saat itu mengapa ayahnya terkadang membatasinya berinteraksi dengan Layla
Sejujurnya Dominico ingin pulang dari Mexico dan persembunyiaanya namun anak anak buah ayahnya yang menjaga dan mematainya mengekang dirinya agar jangan pulang sebelum waktunya atas permintaan Marco
Hal ini menambahakan kecurigaanya pada sang ayah walaupun sempat ia tepis sebelumnya
Suatu hari Ia mendapat kabar menghilangnya sang ibu Linda
Dominico kabur namun dengan cepat Marco menemuinya dan meyakinkan dirinya inunya meninggal karena wabah stress berkepanjangan yang di sebabkan oleh apa yang di alami Layla
dia melihat layla dan segera masuk ke kamar layla yang terlihat seperti tidur dengan wajah yang babak belur dan badan penuh cambuk ia berusaha membangunkan layla
Dan Layla tengah hamil pada saat itu juga
Marco datang tiba tiba dari ruangan sebelah mengatakan bahwa layla koma dan telah di perlakukan kasar oleh kekasihnya yang tak lain Murat
Dominico menjadi buta hati mendengar itu dia dan ayahnya kemudian segera membobol keamanan rumah itu dan Marco lah yang masuk ke rumah itu sementara hanya membobol keamanan rumah itu
"dom tutup telingamu ".ucap marco
ia pun segera tutup telinganya sebab saat itu dom baru bisa meretas dia saat itu masih lemah dan sedikit kekanak kanakan
tanpa dominico sadari marco yang masuk rumah itu segera tertawa karena aktingnya berhasil meyakinkan anaknya itu membobol rumah yang paling sulit milik Hakan Abdullah
anak buah marco segera mengepung hakan dan istrinya sementara itu murat tidak terlihat sebab sedang mengurus penyelamatan isabella dengan ratna
"kau nak ape !".ucap hakan
"aku tidak mau apa apa tapi aku ingin nyawa kalian semua".ucap marco
tanpa pikir panjang hakan segera menghadang pistol ke marco untuk mengancam
marco hanya tertawa
"kau boleh sakiti aku tapi tak keluargaku".ucap hakan
"kau memang drama setelah kau dan anak anakmu mati harta warisanmu akan jatuh ke rahim layla kemudian aku akan gugurkan janin itu dan ku ubah warisan mu itu ".ucap marco
"ape maksud kau hah!".ucap hakan dengan tegas
DUAAAR
Marco menembak hakan hingga tewas mita yang tak terima suaminya mati kemudian segera merebut tembakan dari anak buah marco namun dengan cepat marco menembak jantung mita berkali kali
Murat yang marah melihatnya segera membabi buta menembak marco dari jauh hingga tewas dan kepalanya pecah dan anak buah murat segera melindungi murat dengan menembaki anak anak buah marco
terkejut mendengar teriakan ayahnya Dominico lansung berlari namun dicegat oleh anak buah ayahnya dengan alasan bahwa ini atas perintah Marco dan membawanya kabur dengan mobil
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments