Adegan beralih ke dominic yang sedang bersiap dengan kemejanya dan jas di kamarnya
"kakak saudara kembarku hari ini aku akan datang melihat kau !".bathin dominic
tak lama datanglah Adam dan Gabriel ke kamar dominic
"kau tampak tampan kakak".ucap Adam
"tampan tapi dia bodoh".ucap Gabriel
mendengar itu dominic geram dan akan mencekram lengan Gabriel namun Adam menghalanginya
"hey sini kau ".teriak dominic
"kakak sudah".ucap Adam sambil menghalangi
"aku tidak salah dalam bicara kau mau tahu Adam kemarin aku cari tahu kenapa kita diasingkan itu karena kita tidak boleh melihat dan menggangunya ingin bermalam dengan seorang gadis".ucap Gabriel
Flasback on
Adam dan Gabriel sampai di penthouse mewah mereka mereka sekarang memesan anggur merah dan berada di ruang klub malam mereka berada di ruang premium bersama wanita wanita cantik nan seksi yang mengelus pangkal paha dan dada bidang mereka
"menurutmu kenapa kakak menyuruh kita bersenang senang seharusnya dia ?".tanya Gabriel meneguk red wine
" kau tahu dia pintar dia pasti punya rencana dan tak ingin kita menggangunya ".ucap adam meneguk wine
"aku akan cari tahu aku rasa ada yang di sembunyikan oleh kakak selama ini ?".ucap gabriel
Adam diam dia sendiri sudah paham memang ada yang di sembunyikan kakaknya sejak dulu dia pintar akan itu
"aku sarankan kita harus hati hati jangan sampai ron atau kakak tahu kita menganggu urusannya ". Ucap Adam
" baiklah itu biar aku yang urus kau santai saja dahulu ".ucap Gabriel
Adam dan Gabriel membooking wanita wanita itu untuk menuntaskan hasrat mereka dan melakukan hubungan seksual
••••
mendengar hal itu diam saja
" kenapa kau lakukan itu kakak ?".tanya Adam santai
"sudahlah aku tidak ada waktu mengurus kalian berdua aku akan mengunjungi kakak layla hari ini dan lagi pun kita bukan saudara kandung jadi jangan campuri urasanku bedakan urusanku dan urusanmu !" .ucap Domenico
Tangan adam mengepal kuat dengan rahangnya yang keras
"maksudmu apa ngomong seperti itu hah !".ucap Adam sambil mendorong dominic karena geram
Adam selalu marah jika asal usul mereka di bahas
"apa kau sudah lupa janji kita pada kak layla dan ibu Linda bahwa tidak akan ada pemecahan apapun diantara kita walaupun kita bukan saudara kandung kita akan selalu bersama selalu dan selamanya!".ucap Adam kembali
" apa urusanmu hah ! Ibuku ibuku ibumu ...... "
Bugh
Adam Meninju Domenico keras
Domenico tak terima dan menodongkan pistol dari punggungnya begitupula Adam
Gabriel menengah kan
"Sudah Sudah !". Titahnya
Domenico dan Adam melirik tajam
Domenico sadar ia salah bicara dan bertindak
baik Adam dan Dominico menurunkan senjata mereka dan saling menatap sengit
"Wanita yang aku perkosa kemarin adalah adik dari pembunuh ayah dan ibu !".ucap dominic dengan tegas
Baik Adam dan Gabriel agaknya terkejut dengan ucapan Dominico
"maksudmu apa kakak selama ini kau menutupi soal ayah dari kami ?".ucap Gabriel dengan terkejut
"Murat abdullah dia sudah kembali dialah pembunuh ayah kita dulu dia juga yang membunuh ibu ! dan penyebab kakak layla....ucap dominic dengan tegas di kamarnya sambil terduduk namun ia tak dapat melanjutkan katanya
"kenapa kau baru memberi tahu kami soal kematian ayah dan ibu sekarang kak !".ucap Gabriel
"Saat itu kalian masih kecil dan berada di luar negeri bukan saat itu ?
Ibu menghilang seperti yang kita tahu pada awalnya
namun keluarga Abdullah nyatanya membunuhnya dan menyiksanya dengan brutal sebelumnya
Aku tidak bisa memberitahukan pada kalian
ayah dibunuh tepat di kepalanya hingga pecah sebab aku ikut dengan ayah saat mendatangi rumah mewah mereka akulah yang membobol sistem kekayaan dan juga keamanan rumah mereka
aku ingin membalas kematian ayah saat itu juga saat ayah tumbang tapi lelaki itu menembak dadaku tepat 2 kali hingga aku koma !".ucap dominic dengan tegas
"lalu kalian kembali dari Argentina mengambil alih sementara !"
mendengar hal tersebut Adam dan Gabriel terdiam
"jangan pernah kau berani membahas hal itu lagi !".titah adam
Ia pergi tanpa pamit dan berbalik
Gabriel mengejarnya
••••
saat di sebuah cafe di tengah jalan terdapat Rosalie yang tengah mengobrol dengan Yasmin sehabis pulang sekolah
"kira kira apa ya yang terjadi sama kak Dilla ?".ucap Rosalie
"entahlah Rosie aku bingung dengan sikap ibu tadi pada kak Dilla tadi dia diantar kerumah sakit".ucap Yasmin
"sesuatu terjadi pada kak Dilla ".ucap Rosie
"kau tahu aku tadi juga lihat apa bukan di tubuhnya ?".
Rosie & Yasmin saling melihat dan tahu bahwa sudah terjadi sesuatu pada Dilla
hingga tiba tiba ada bunyi klakson mobil
TITTTTTT
"Tuan awas tuan ".ucap Rosalie dan Yasmin bersamaan
dengan cepat Rosalie dan Yasmin yang melihat kejadian itu setelah keluar dari toko roti segera membantu Adam dan Gabriel dimana Rosalie menyelamatkan Adam dan Gabriel diselamatkan Yasmin
hingga Adam dan Gabriel ke tepi jalan dan Rosalie Dan Yasmin tertabrak dengan luka kecil
Mobil sport yang akan menabrak mereka lari segera kabur dalam jarak beberapa meter
Adam dan Gabriel menolong Rosalie dan Yasmin
Mobil sport yang akan menabrak mereka berhenti kemudian dari jarak beberapa meter
Adam dan Gabriel memperhatikan mobil itu dan platnya
Sepertinya pemilik mobil itu mengetahui bahwa ia sedang di lihat baik oleh Adam & Gabriel ia nyatanya segera lari dan kabur
Adam dan Gabriel membantu Rosalie dan Yasmin berdiri
“bangunlah kalian”.ujar Adam
Rosalie dan Yasmin berdiri
“Terima kasih sudah menolong kami sebelumnya”.ucap Gabriel
“Tak apa”.ucap Rosie dan Yasmin
“Kalian luka ambil uang ini untuk mengobati kalian”.ucap Adam
Baik Rosalie dan Yasmin sama sama menolaknya mereka tidak butuh uang itu karena mereka tulus menolong Adam dan Gabriel
“Tapi kalian terluka”.ucap Gabriel
“Tak apa kami tak apa terima kasih”.ucap Rosalie terlebih dahulu lalu kemudian Yasmin
Mereka pergi kemudian Adam dan Gabriel terkejut mereka hanya diam melihat punggung saudara kembar perempuan itu dan memanggil taksi lalu menghilang dari pandangan mereka
•••
disisi lain Dilla yang tengah tertidur di brangkar begitu lemas tak berdaya bunda Rhaella meninggalkannya untuk menjaga anak anak panti
di waktu yang sama dom tengah berada di ruangan bersama wanita yang tengah koma berambut pendek dan memakai selang oksigen pada hidung nya
"sudah 20 tahun kau koma kakak".ucap dom
"bangunlah kak " bisik dom pada telinga layla
"layla juniour dia sudah besar dia cantik sepertimu kak".bisik dom kembali
" dia akan mari Ke Amerika ( Virginia ) bangunlah kak aku juga sudah membalaskan dendam dirimu dengan ibu dan ayah !".
bisik dom sambil mencium tangan kakaknya
Domenico sangat dendam atas penderitaan saudara kembarnya itu kakaknya dia takkan pernah memaafkan Murat dan akan membunuh Murat perlahan lewat penderitaan adiknya
"aku akan terus membuatmu bahagia kakak aku akan bunuh bajingan itu perlahan ".ucap Domenico
"Murat kau penyebab penderitaan Layla kau membunuh ayahku kalau kau bisa bermain kotor aku juga bisa bermain kotor ".ucap Domenico dengan geram
Kini Domenico menaiki mobil ia ke sebuah rumah sakit yang di tempati oleh Dilla dan melihat Dilla dari celah pintu
Asisten Ron yang merupakan anak buahnya datang ke arahnya membungkuk hormat
“Sudah cari tahu dan lakukan yang apa aku minta ?”.tanya Dom
“Sesuai keinginanmu tuan semua sudah saya lakukan”.tekan Ron
Domenico tersenyum
Sementara Asisten Ron kembali ingin berbicara
“Tuan”.ucap Ron
Domenico melihat Dilla yang tertidur cantik
Asisten Ron sudah memberitahunya tentang apa yang di alami Dilla dan ya Domenico senang ia telah menang dan merusak mental milik Dilla
Dan ia tak pernah puas dia punya rencana untuk menjatuhkan mentalnya sekali lagi
dengan cepat ia menyuruh anak buahnya untuk merusak kamera rumah sakit dan benar saja kamera cctv menjadi rusak dan bersemutan sebab diretas oleh anak buah Domenico
Domenico melihat Dilla yang cantik segera menggendongnya keluar rumah sakit dan menuju mansion nya setelah sampai di mansion nya ia segera membaringkan tubuh Dilla dan mengelus pipi Dilla
Ia tersenyum dia tak akan pernah puas untuk menyiksanya dan bermain dengan kulit dan tubuhnya bahkan berkali kali ia sangat menyukainya
Dom mematikan lampu dan kembali menggempur tubuh Dilla dan merobek baju rumah sakit yang dipakai Dilla
Dilla yang sadar segera berteriak dan berusaha menendang namun apalah daya tubuhnya sangatlah kecil dan tenaganya lemah ketimbang dom yang lebih besar darinya ia hanya bisa menangis dan menangis
Domenico bahkan melakukan kekerasan seksual secara brutal padanya dan Dilla hanya bisa berteriak menangis merasakan sakitnya semua siksaan permainan dari Domenico
Sementara itu Murat tengah kembali dari markasnya anak anak buahnya baru datang dari luar negeri dia ingin melihat Dilla dia mengira bunda Rhaella disana menjaganya ia membawa anak buah namun naas bukanya Dilla yang ia lihat malah ranjang yang kosong Murat pun geram dan lansung ke tempat dokter rumah sakit yang merawat Dilla
BRAKKKKK
Dokter yang tengah melakukan hubungan paksa dengan suster yang masih di bawah umur terlihat terkejut Murat datang ke ruangannya
Sang suster pun kabur ketakutan
Murat yang murka segera menyiksa dokter yang lalai sekaligus bejat ini tanpa ampun darinya hingga luka luka dan hampir tewas di tangannya
"KATAKAN PADAKU ! AKU MEMINTAMU UNTUK MENJAGA ADIKKU DAN KAU MALAH MELECEHKAN GADIS DI SINI ! APA KAU DI SURUH ! KATAKAN PADAKU !
Murat terus menyiksa dokter tersebut hingga dokter itu terlihat sangat parah dengan luka lukanya
"KATAKAN PADAKU APA KAU DI SURUH DOMENICO !"
Dokter itu akhirnya menyerah dan berbicara dengan susah
"Tuan... Domenico dia......"
Murat yang tahu maksudnya segera menyeret dan menjambak dokter itu lalu membenturkan kepalanya ke dinding berkali kali
Ia memerintahkan pada anak buahnya agar bersiap siap
"URUS DIA ! LAKUKAN SEPERTI APA YANG AKU MINTA !".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments