Sementara itu murat dan tengah berada di rumah panti yang baru yang telah terlindungi dengan berbagai kamera cctv mereka berdua melatih anak anak disana bagaimana bersembunyi , bagaimana mengirim kode tubuh dan jalan rahasia untuk keluar dari rumah tersebut dan disana murat dan hassan juga melatih mawar dan melati untuk berani dan menggunakan senjata
"bagus rupanya kalian hebat".ucap murat pada rosalie dan yasmin
"terima kasih uncle".ucap roalie
"menjadi anggota khusus harus bisa menembak di area paling penting lawan".ucap melati
"benar sekali kalian memang pintar".ucap hassan
tak lama hassan dan murat berbicara empat mata
"bagaimana isabella sudah ada informasinya ?".ucap murat dengan penuh tanya dan memegang gelas
"ayah sejauh ini menurut informasi yang kudapat dominic telah menikahi paksa isabella dan telah berpindah ke mansion yang sulit dilacak".ucap hassan
"APA!".teriak murat gelas yang ia pegang pun pecah dan melukai tanganya hingga berdarah
"ayah tanganmu berdarah".ucap hassan dengan panik
murat yang mendengar pemaksaan pernikahan pada isabella lansung geram akan tingkah laku dominic yang sama seperti ayahnya itu yang menyakiti perempuan seperti ayahnya dulu menyiksa layla
murat yang kini tengah duduk kini di rumah panti melihat ada begitu banyak anak berlari di depannya ada seorang anak laki laki dan perempuan yang masih bocah bermain kejar kejaran dan sang bocah laki laki kemudian memakaikan mahkota bunga pada kepala bocah perempuan
"kalau aku punya anak anakku pasti sudah besar dia berlari berjalan dan bermain ".batin murat
ini bahkan justru mengingatkan dia dengan kejadian masa lalunya saat muda dulu bersama layla 20 tahun lalu
Flashback On
Pahang,Malaysia 1997
"aku ingin kita berpisah".
ucapan dari Layla membuat Murat hanya terdiam di hadapannya
mata Layla yang indah kini berkaca kaca ia menatap mata Murat dengan sangat dalam dan penuh harapan yang pupus
"apa ?".tanya Murat
Layla menahan tangisnya yang akan meledak saat itu juga dan berusaha untuk tidak menjawabnya,ia tak bisa dan memilih pergi dari hadapan Murat
Murat mencekal tangan milik Layla kuat Layla menangis tapi ia menangis bukan karena kesakitan melainkan ia tidak bisa lagi bersama Murat
"Kenapa?".Tanya Murat menahan tangis dan terkejutnya
"Aku tidak bisa, kita tidak bisa, Aku terlalu takut, takut jika keluarga kita akan saling bunuh membunuh.Baik itu keluargamu atau keluargaku".ucap Layla sesak & menangis
"Kau tahu ayahku seperti apa bukan?".
"Aku sudah kehilangan ibuku karena diriku sendiri, aku tak mau kehilanganmu dan kau merasakan seperti aku".ucap Layla
Murat menghapus air mata di pipi Layla dan memegang wajah Ayla lalu menatapnya dalam
"kau tidak akan pernah tersakiti lagi aku akan selalu menjagamu sekarang, aku akan melindungi mu jika kau takut kau tenang saja aku akan selalu ada di sisimu, peluklah aku dan berlindung lah padaku".
Mereka saling menyatukan kening dan menangis
"Aku tidak peduli dengan orang tuaku yang juga telah tahu.Ketakutanku hanya satu yaitu kehilanganmu aku tidak ingin melihatmu meneteskan air mata setetes pun itu dan aku mencintaimu selamanya dan aku mohon jangan meminta berpisah atau berpisah lagi dariku".ucap Murat
Layla menangis
"Tidak semudah itu Murat. Kita nyatanya tidak akan bisa bahkan untuk bersama sekalipun". Layla
Layla memegang perutnya yang masih rata
Murat menangis
Mereka berciuman dengan dalam dan tanpa mereka tahu seseorang memotretnya
Murat dan Layla pada malam itu menghabiskan waktu bersama dengan penuh gairah panas bersama dan menghabiskan banyak waktu mereka dengan bercinta di sebuah villa dekat pantai.
Lalu mereka bercerita satu sama lain
Selama beberapa hari mereka menghabiskan waktu bersama mereka memutuskan untuk kawin lari bersama
Murat sudah memikirkan ini matang matang begitu pun Layla.
ia sebenernya juga sudah memikirkan ini dan baik Murat dan Layla memiliki uang yang cukup besar.
Murat memiliki uang dari pekerjaannya dalam menjalankan tugasnya sebagai anak dari pewaris mafia terkemuka dan dia untungnya yang memegangnya
Layla mendapatkan uang dari warisan milik ibunya yang di berikan padanya namun ia memiliki masalah serius
Ia harus mengabari saudara kembarnya yaitu Domenico yang berada di belahan bumi yang lain tentang ayah mereka sebenarnya dan ibu mereka
Dia baru memberikan sedikit bocoran satu persatu pada adik adiknya Domenico dan Adam serta Gabriel baik sebelum mereka di pisahkan di bawa keluar negeri
Dan berharap mereka tak melupakannya
Tanpa Layla tahu bahwa semua suratnya dan bukti bukti darinya telah di sabotase selama di perjalanan oleh ayah Layla sendiri
Suatu hari ketika Layla dan Murat bersama menaiki mobil
PRANGGG
Mobil mereka di hadang oleh segerombolan orang dan ketika mereka mundur untuk kabur mereka terus di kejar.mereka tahu itu adalah anak anak buah suruhan dari ayah Layla sendiri
mereka berusaha di tembak dari belakang mobil.
"Layla kau tahu bukan apa yang harus kau lakukan ?".tanya Murat
Layla mengeluarkan pistol di laci lalu mengeluarkan setengah tubuhnya dari jendela dan menembak satu persatu anak anak buah suruhan ayahnya
Duarrrr
Duarrrr
Duarrrr
Layla menembak hingga beberapa dari mereka terjatuh dan sialnya pelurunya habis
Murat terus mengemudi dengan cepat kendaraan miliknya
Hingga
Brakkkk.......
Mereka tertabrak dari arah samping
Murat terbangun dia sudah di bekap dan terikat di kursi serta pelipisnya berdarah darah
Ia melihat dengan samar samar derap langkah sepatu mahal milik seorang yang tak lain Marco
Marco duduk di hadapannya tersenyum kemudian anak buah Marco menjambak Murat kasar
"Murat Ismail Abdullah,kau sama dengan ayahmu kalian sangat mirip rupanya !".tekan Marco
Marco menusuk Paha Murat tiba tiba hingga Murat berteriak
"hehe enak bukan ?".ucap Marco
"aku tahu apa yang anda lakukan Tn.Alessio kaulah yang telah membunuh istrimu sendiri ! Kaulah yang telah menyiksa Layla bertahun tahun dan membiarkan dia di lecehkan dahulu !".ucap Murat
Marco tersenyum devil
"dia hanya anak perempuan,Bukankah perempuan memang tidak harus di manjakan ?".ucap Marco
Marco menekan pisau yang menancap di paha Murat
"aku tidak membutuhkan anak perempuan ! Bagiku dia adalah aib terbesarku kalau saja dia yang mati dari pada anak laki laki ku selain Domenico saat lahir aku sangat bahagia !".ucap Marco
"aku membunuh istriku karena ia pengacau ! Dia tidak membiarkan aku mengambil Domenico dan Layla sebagai alat jual ku !".
"Biadab kau ! Jangan kau sakiti Layla ! ".ucap Murat
Layla datang ditarik dan dipaksa diseret dan di Jambak oleh anak anak buah Marco dengan menangis serta berantakkan dan wajah babak belur oleh Marco
Marco mendekati Layla dan menyentuhnya Layla berusaha menghindar karena takut
Marco memaksa Murat dan Layla saling menatap
"Dia Putrimu ! Bangsat !".umpat Murat
"ayah lepaskan dia ayah ! Lepaskan dia !".ucap Layla
Marco menatap Layla
"uh sayang tidak !".ucap Marco
Marco membenturkan kepala Layla di lantai di hadapan Murat berkali kali
"kau itu anak biadab !"
"kau itu tidak aku harapkan kelahirannya sebab aku utamakan anak laki laki !".ucap Marco
"lepaskan dia bangsat !".
"lepaskan dia !'.ucap Murat
Marco menjambak Layla dan memaksa Layla menatap Murat
"apakah itu suamimu ? Akan aku pastikan kalian tidak akan bertemu lagi !".ucap Marco
Marco berdiri menyuruh anak anak buahnya membawa Layla dan menyuruh anak anak buahnya menyiksa Murat habis habisan hingga berdarah darah
Lalu ia pergi
Pada saat anak anak buah Marco menyiksanya selama 2 hari
Anak anak buah Marco di serang tiba tiba oleh sekelompok orang orang lain yang tak lain adalah anak buah keluarga Murat yaitu keluarga Abdullah
Di pimpin oleh Beyazit adik Murad yang telah mencari Murat selama 2 hari dan adik adik Murad lainnya yaitu Salim,Osman,Ahmed,Fahad
mereka mengepung dan menyerang anak anak buah Marco dengan brutal bersama dengan anak anak buah mereka
Murat mengalami Koma selama 3 bulan akibat begitu banyak luka yang amat parah di tubuhnya dan kemudian setelah sekian lama ia tersadar dan terus mencari Layla
"Layla ?".lirihnya
"Mulai sekarang kau dalam kendaliku ! Kau tak boleh lagi sebut nama tuh !".ucap Hakan ayah Murat
Hakan sudah muak dengan kebejatan keluarga Alessio
"Abah,Layla istriku bah !".umpat Murat
"Abah tak peduli !".bentak Hakan
"Mulai sekarang kau ada di sini ! Dan kau takkan pernah lagi bersama dengan wanita tuh ! Kau ini anakku Murad ! Kau tengok Mak kau die nangis karena kau ! Kau bahayakan keluarga kita ! Kau bahayakan adik adik kau ! terutama Isabella yang masih kecik ! Kau tahu apa yang akan mereka perbuat bukan ! kita nih siape ! Mereka siape ! Kau tahu adik kau Isabella sudah tak aman sebab ia sekarang bisa jadi incaran mereka ! jadilah macam adik adik kau yang lain !".bentak Hakan
"Bila kau nak tetap tetap cari wanita tuh ! Kau takkan dapat ape ape dari apapun yang ku capai ! kau tak boleh bertemu dengan adik adik kau & emak kau ! Dan kau takkan dapat buat organisasi apapun !".sumpah Hakan
"kau mungkin akan melihat aku,emak kau dan adik adik kau mati !".ucap Hakan
Murat melupakan Layla dengan berat hati ia juga harus melindungi keluarganya terutama adik adiknya dan Isabella yang masih sangat kecil
Flashback off
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments