Assalamualaikum" ucapan salam seoarang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan anggun mengenakan gamis serta jilbab dengan warna senada.
"Waalaikumsalam, mama" balas andi membuat stella terkejut dan juga jantungnya berdegub kencang.
"Mama" batin stella kemudian ia menenggok kearah pintu, dan melihat wanita paruh baya tapi masih terlihat sehat dan cantik tersenyum kearah stella.
"Mama baru pulang??" ucap andi tampak mencium telapak tangan mamanya.
"Iya , wah siapa ini ??, kok tumben kamu bawa temen pulang??" tanya mama retno melihat kearah stella yang nampak tersenyum kikkuk kearahnya.
"Ini temen kantor andi mah, kenalin namanya stella, stell kenalin ini mama aku" ucap andi memperkenalkan keduanya.
"Stella tante " ucap stella sopan tampak mencium tangan mama retno.
"Ini pasti temen spesial ya, soalnya jarang banget andi bawa temen pulang, apalagi cewek gini, cantik lagi" puji mama retno membuat stella terrsipu malu.
"Mama apa sih, " ucap andi ikut malu malu.
"Pokonya mama tunggu kabar baik dari kalian" ucap mama retno tampak mengedipkan mata kearah andi yang terlihat tersenyum sedangkan stella hanya binggung karena tak mengerti maksud dari tante retno.
"Duhh ini pasti bik suti belum bikin makan malam ya" ucap mama retno sambil celinggukan mencari bik suti.
"Nanti biar aku sama stella aja mah yang masak, mama sama bik suti istirahat dulu, nanti andi panggil kalau udah siap" ucap andi.
"Ya sudah,tante tinggal dulu ya nak stella" ucap mama retno pada stella.
"Iya tante, " jawab stella sopan.
Kini andi dan stella berada didapur sedang memasak makan malam.
Stella yang sedari tadi masih canggung kini sudah nampak biasa berada dirumah andi.
"Kamu biasa masak juga stell??" tanya andi melihat stella yang tampak lihai mengiris bawang.
"Iya donk kak, aku kan hidup sendiri jadi harus bisa apa apa sendiri" ucap stella sambil terus mengiris bawang.
"Lhoo kok gitu??, aku pikir kamu tinggal sama orangtua mu" ucap andi semakin penasaran dengan stella.
"Enggak kak, orangtua aku udah lama meninggal" ucap stella tersenyum tegar membuat andi sedikit terkejut dan merasa tak enak dengan stella karena mengingatkan orangtua stellla.
"Duh ste, maaf banget aku nggak tau" ucap andi.
"Nggak apa apa kali kak,aku udah ngerasa biasa dengan kesendirian" ungkap stella.
Andi hanya mengangguk paham karena merasa tak enak mengulik kehidupan stella.
Tak terasa sudah masakan andi dan stella sudah banyak yang matang.
"Ini coba diincip kurang apa sih??? kok kayak ada yang kurang" ucap andi sambil menyodorkan sendok kearah stella.
Awalnya stella ragu tapi akhirnya ia mnenerima suapan andi.
"Udah pas kok kak, enak banget!! nggak nyangka kak andi pinter masak" ucap stella kagum.
Andi hanya tersenyum manis pada stella.
Mereka sudah selesai memasak dan juga sudah ditata rapi dimeja makan.
"Waktunya makan,!! kamu duduk dulu, biar aku panggil mama sama bik suti dulu" ucap andi.
"iya kak" jawab stella.
Andi meninggalkan meja makan dan stella tampak duduk, sebenarnya ia cukup canggung jika harus satu meja makan dengan keluarga andi, menginggatkan nya pada keluarga satria mantan suaminya dulu.
Tapi jika dirasakan mama andi lebih ramah jika dibandingkan mertuanya dahulu yang sejak awal memang tak merestui hubungan stella dengan satria karena stella yang sebatang kara dan tidak sederajat dengan keluarga satria yang cukup terpandang didaerahnya.
Stella tampak menggelengkan kepalanya menampik kilasan ingatan dimasa lalu nya itu.
Andi sudah kembali ke meja makan bersama mama dan tampak bik suti juga mengikuti dari belakang.
"Wahh kayaknya enak enak nih" ucap bik suti tampak ikut dudukk dimeja makan membuat stella cukup terkejut karena bik suti ikut makan satu meja makan dengan andi dan mama nya.
"Ya hari ini kita bisa makan banyak dan enak tanpa harus capek masak, makasih ya stella sayang udah maasakin makan malam buat kita" ungkap mama andi.
"Duh, bukan saya kok tante yang masak kan stella cuma bantuin kak andi" jawab stella tampak malu tak enak.
"Ya sama aja kan kamu udah capek capek mau bantuin aku" ucap andi tersenyum pada stella.
"Iya bener bener mantu idaman non stella mah" ungkap bik suti sambil mengacungkan jempol.
"Bibik !!" ucap andi yang merasa tak enak dengan stella yang tampak tersipu malu.
Mereka pun tertawa serentak.
Bahagia, itulah yang dirasakan stella sekarang setelah sekian lama tak merasakan kehangatan sebuah keluarga , kini ia kembali merasakan lagi meskipun bukan keluarga kandung stella tapi stella merasakan bahagia.
Setelah makan malam dan berbincang bincang dengan mama andi yang ternyata ramah dan baik pada stella kini stella pamit pulang karena sudah pukul 9 malam.
Tak terasa karena keluarga andi yang ramah dan memberikan kehangatan dihati stella yang sudah lama hampa.
"Nak stella kapan kapan kesini lagi ya, besok bikin kue sama mama" ucap mama andi sebelum stella pamit pulang.
"Iya tante" ucap stella tampak mencium tangan mama retno.
"udah manggilnya mama aja biar sama sama enak" ucap mama retno.
Stella tampak tersipu malu.
Stella keluar dari rumah andi dan nampak diantar oleh andi sampai depan rumah.
"Besok pagi jangan lupa jemput aku ya" goda andi tampak terkekeh.
"Iya kak besok aku jemput deh , tapi bayar ya" jawab stella ikut terkekeh.
"Jangan kapok ya main kesini" ucap andi.
"Enggak kak, malah pengen kesini lagi besok" ucap stella senang.
"Syukur kalo kamu nyaman, " ucap andi senang.
"Ya udah aku pamit dulu kak, assalamualaikum" ucap stella tampak memasuki mobil.
"Waalaikumsalam, hati hati ya stee" ucap andi dan stella hanya mengangguk.
Mobil stella tampak keluar dari halaman rumah andi , andi tersenyum menatap kepergian stella.
Dimobil stella menjalankan mobilnya pelan, setelah kejadian tadi pagi dengan raga yang membuatnya cukup galau kini untuk beberapa saat ia bisa melupakan kekecewaanya.
Ya karena andi dan keluarganya, sudah lama ia tak sebahagia ini dan sudah lama ia tak merasakan kehangatan sebuah keluarga.
Andi, ya stella cukup tau jika senior dikantornya itu menyukainya, terlihat dari gerak gerik andi yang selalu memperhatikanya.
Tapi entahlah ia sendiri juga binggung mengapa sangat sulit membuka hatinya untuk seseorang yang tulus seperti andi.
Selesai memarkirkan mobilnya, stella turun dan berjalan memasuki lobi apartemenya.
Sampai didepan pintu, stellla mengetikkan password apartmennya dan pintu terbuka.
Cukup terkejut karena saat memasuki apartemenya lampunya menyala, seingatnya ia sudah memaatikan lampu saat akan berangkat kerja tadi pagi.
Hingga ia melihat seorang pria yang tak lain raga sedang duduk disofa ruang tamu.
"Sayang... kok baru pulang??" tanya raga yang membuat stella cukup terkejut karena kedatangan raga.
.
BERSAMBUNG....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Kartini💗💞
SMP sini kok q jd GK ska y SMA si Raga & kasihan SMA stellax...smoga j Authorx pilihkn jdh trbaik bt Stella spya bhagia👌
2021-02-05
0
Liiee
raga plin plan nyebelin
2021-01-28
1
shanty
lama" kogh jadi kesel ya ma raga
kadang dingin kdang perhatian
d tinggalin g mau
tp suka seenaknya sendiri
2020-09-13
0