BAB-14

VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏

*

Ellena mengerjapkan matanya.

"Ahh, ia meringis kesakitan terutama di bagian bawah tubuhnya terasa nyeri sekali.

Ellena menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya, tampak banyak bercak darah di seprai berwarna putih itu.

Tubuh Ellena bergetar mengingat kembali, permainan panas beberapa waktu lalu.

"Apa yang ada di kepala ku, bagaimana mungkin dengan pasrah aku menyerahkan diri kepada laki-laki yang masih asing bagiku", batin Ellena terlihat sedih.

"Aku bodoh sekali tidak bisa mengontrol diri ku", batinnya. Ellena memeluk erat lututnya sambil membenamkan wajahnya di sana.

Bahkan Ellena merasa malu mengingat erangannya, bahkan hasrat yang keluar begitu saja dari mulutnya.

Ia mengacak-acak rambutnya. Tubuhnya tidak bisa bohong. Mengingat semua kejadian beberapa saat yang lalu membuat tubuhnya dialiri hawa panas.

Dengan tertatih Ellena masuk ke kamar mandi, membersihkan dirinya. Ia melihat di cermin, tubuhnya penuh tanda merah bekas ciuman Aaron sebagai bukti kepemilikan atas tubuhnya.

Setelah selesai membersihkan diri, Ellena keluar kamar mandi menggunakan bathrobe.

Matanya tertuju ke balkon, ia melangkahkan kakinya ke sana.

Tampak pemandangan yang indah sekali, terasa perasaan damai. Terlihat bangunan menjulang di depan matanya.

Dari lantai tiga puluh tower Brylee, pemandangan kota Jakarta sangat indah menjelang sore meskipun tampak kendaraan bertumpuk di jalanan ibu kota.

Tanpa disadari Ellena, Aaron sudah memeluk tubuhnya dari belakang. Membuat Ellena kaget.

"Rupanya kau disini, hem", bisik Aaron dengan suara lembut sambil mencium leher Ellena.

"Aku membawakan makanan, perut mu pasti lapar kan?", ucap Aaron berbisik.

Ellena hanya mengangguk kan kepala pelan.

Ellena mengikuti langkah Aaron, ia berjalan pelan-pelan karena masih merasakan perih di intinya.

"Apakah masih benar-benar menyakitkan?", ucap Aaron menggoda istrinya yang tampak masih meringis.

"Maafkan aku, karena tubuh mu sangat menggoda membuat aku ingin buru-buru merasakannya", ujar Aaron menggoda Ellena lagi.

Ucapannya membuat wajah Ellena bersemu merah, karena malu digoda seperti itu.

*

Ellena dan Aaron makan bersama dimeja sofa, dengan lahapnya Ellena menghabiskan makanan yang ada. Aaron membersihkan ujung bibir Ellena yang kotor karena saus yang menempel di ujung bibirnya.

"Tuan, bolehlah aku meminta izin. Aku ingin mengunjungi ibu ku?", tanya Ellena dengan pelan dan menundukkan kepalanya.

"Aku akan mengambil pakaian ku", ucapnya sambil menatap Aaron seolah memohon.

Aaron yang sedang menikmati pencuci mulut, menatap Ellena.

"Apakah kau sedang merayuku?", balas Aaron tersenyum.

"Untuk apa kau mengambil baju mu bukankah di mansion, di apartemen, bahkan disini sudah disediakan semua pakaian mu", ucapnya sambil berdiri.

Ellena hanya bisa terdiam, mendengarnya.

Aaron memeluk Ellena yang masih duduk di sofa, "Nanti kita pergi bersama menjenguk ibu".

"B-benarkah?", Ellena tampak tersenyum bahagia mendengar kata-kata Aaron.

"Iya, tetapi pakaian mu tidak usah kau bawa. Biarkan di rumah itu sewaktu kau menginap disana kau tidak kesulitan lagi membawa pakaian", jawab Aaron sambil mencium mesra pucuk kepala istrinya itu.

"Terima kasih tuan Aaron", ucap Ellena pelan.

"Semuanya tidak gratis, ada syaratnya, kau harus berhenti memanggilku dengan sebutan tuan dan malam ini kau harus memuaskan suami mu", ucap Aaron menggoda Ellena sambil memencet hidung Ellena.

Mata Ellena melotot, mendengar perkataan Aaron barusan.

"Ya sudah kalau tidak mau, berarti perjanjiannya batal!", ucap Aaron tersenyum sambil berlalu menuju ruang kerjanya.

Ellena masih melebarkan matanya. "Ehh..haduh pria itu selalu membuatku mati kutu begini".

...***...

KARYA EMILY LAINNYA :

FIRST LOVE LAST LOVE

MENJADI YANG KEDUA

PENGANTIN PENGGANTI

AIR MATA SCARLETT

MARRIAGE AGREEMENT

Terpopuler

Comments

Yanti Willi

Yanti Willi

alur cerita d awal hampir sama dgn bbrp judul mu.. ceritanya bagus

2025-03-03

0

leha soleha

leha soleha

😀😀😀🍉

2025-02-01

0

Susi Susiyati

Susi Susiyati

😀😀😀😀

2024-05-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!