Chapter 19 : Awal mula
Di pagi harinya, kami bertiga melanjutkan perjalanan menuju ke kerajaan yang bernama Veblas, kerajaan ini di penuhi oleh non-human, dengan kata lain, tidak ada manusia di Kerajaan ini.
Kami tiba di ibu kota kerajaan Veblas, kota ini bernama Trika.
"Woah..., kota yang sangat indah." ucap Elvina dengan matanya yang berbinar.
"Kau benar, mari kita cari Guild, aku perlu membuat kartu Guild yang baru."
"Baik."
Aku membutuhkan kartu Guild yang baru, karena di kartu sebelumnya, nama asliku tertulis di sana.
Aku melihat sekeliling,
Benar-benar kota yang sangat damai, semua ras bersatu di kerajaan ini, terkecuali dengan iblis, dan makhluk berbahaya lainnya, aku tidak merasakan aura jahat di kerajaan ini, bagus lah, aku bisa bersantai sedikit.
Kami tiba di Guild, tempat para petualang berada.
Aku dan Felysia sudah menyembunyikan identitas, status, dan merubah ras kami menjadi manusia, sementara untuk Elvina ia tetap menjadi dirinya.
Aku menghampiri meja resepsionis, terlihat seseorang di meja tersebut, sepertinya ia adalah Guild Master.
"Ada yang bisa saya bantu, ah, sepertinya kalian baru tiba di kota ini."
"Ya, kami baru saja sampai."
"Begitu ya, perkenalkan namaku Nekolly, Master di Guild ini." Ucapnya, ia adalah manusia setengah kucing, berambut abu-abu sebahu, terlihat cantik dan imut. Apa benar dia Master di guild ini?, dari pandangan ku, dia hanya seperti loli pada umumnya.
"Namaku Ducan, yang di sebelah kiriku Elvina, dan di sebelah kananku Felysia."
"Mohon bantuannya." ucap kedua gadis, mereka menundukkan kepalanya sesaat.
"Jadi, ada perlu apa?, apa kalian ingin mengambil Quest?."
"Tidak, kami ingin membuat kartu petualang." Ucapku.
"Kalau begitu, letakan tangan kalian di cermin itu." Ucap Nekolly.
"Baik."
Aku yang pertama menyentuh cermin yang besar itu.
Semoga tidak terjadi apa-apa, sebelumnya aku pernah membuat para petualang terkejut karena energi sihir ku yang terlalu besar.
Satu persatu dari kami menyentuh cermin itu, entah kenapa setelah kami menyentuh cermin itu, semua orang terlihat panik dan takut.
Menurut penjelasan dari sang Guild Master, ada berbagai macam warna ketika kita menyentuh cermin itu, yang mana warna itu menggambarkan energi sihir yang kita miliki, jika cermin itu berwarna hitam, berarti dia memiliki energi sihir yang sangat banyak, bahkan tidak terhitung jumlahnya, yang mampu mengeluarkan sihir iblis tingkat tertinggi, jika cermin itu berubah menjadi warna emas, berarti ia adalah pengguna sihir penyembuh tingkat tertinggi, bahkan bisa mencapai level dewa, dan cermin yang berubah menjadi warna hijau, berarti dia adalah pengguna sihir tingkat tinggi yang mana cuma beberapa orang di dunia ini yang memiliki sihir berwarna hijau. Ketiga warna sihir itu baru muncul lagi setelah 500 tahun.
Jadi itu yang membuat semua orang panik.
"Ducan, apa kau benar-benar manusia?, energi sihir mu menggambarkan bahwa ada iblis yang sangat berbahaya di dalam dirimu?." Ucap Nekolly.
Aku mencoba mengarang cerita.
"Sebenarnya, waktu aku kecil, aku di besarkan oleh iblis yang sangat tua, itu jauh sebelum ia meninggal, iblis yang aku panggil kakek, ia memberikan ku sebuah energi sihir yang sangat besar, sampai-sampai aku tersiksa oleh energi sihir itu karena tubuhku belum cukup untuk menerima energi sihir sebanyak itu, tidak lama itu, akhirnya aku terlepas dari penderitaan, dalam waktu yang bersamaan, kakek ku meninggal, karena luka yang ada di dadanya, setelah itu, aku berlatih dan berlatih untuk menguasai kekuatan iblisku, akhirnya, aku bisa mengendalikan kekuatan iblis ini, jadi kalian tidak perlu takut."
Setelah mendengar cerita dari ku, semua orang yang ada di dalam guild ini terlihat lebih tenang.
"Aku sedih mendengar cerita mu, kalau begitu, akan ku buatkan kartu petualang kalian, tunggu sebentar." Ucap Nekolly.
"Baik, Guild Master."
Nekolly pergi menuju pintu di belakang meja resepsionis.
"Sambil menunggu, mari kita makan dulu, kalian pasti lapar." Ucapku.
"Baik."
Kami duduk di meja makan, seseorang menghampiri kami, sepertinya ia adalah Maid (pembantu).
"Tuan dan Nona, ingin memesan apa?."
"Sebentar, aku cek menu-menunya."
"Baik."
"Bawakan makanan terbaik di tempat ini." Ucapku.
"Aku juga sama." Ucap Fely.
"Aku juga." Ucap Elvi.
"Baik, akan segera saya siapkan."
Maid itu pergi untuk menyiapkan makanan terbaik di guild ini.
A. Partner
Setelah memakan waktu yang banyak, akhirnya aku berhasil keluar dari hutan sialan itu, aku harus mencari Sevila dan yang lainnya.
Penjaga kedamaian!, tunjukan jalan menuju tempat Sevila!.
[Baik, mencari informasi...... Info di dapatkan, Jalan lurus 1km ke selatan, terdapat permukiman desa terpencil, di situlah Sevila berada]
Yosh, terimakasih partner, "1 kilometer kah, jarak yang cukup jauh, tapi jika aku menggunakan mode pahlawan, jarak itu hanyalah 100 meter bagiku."
Partner?.
[Ya Pahlawan, apakah andan ingin mengaktifkan skill mode pahlawan?, Yes/No]
Yes.
[Permintaan di terima, Skill: Mode pahlawan Level 3/9 di aktifkan]
"Mode ini hanya bertahan selama 30 menit, itu lebih dari cukup. Partner!, tingkatkan kecepatan!."
[Speed increase is activated]
"Aktifkan mode lari petir!."
[Lightning run is activated]
"Dengan ini, aku bisa lari dengan sangat cepat, aktifkan mode tidak terlihat!."
[Invisible mode is activated]
"Dengan ini, aku tidak perlu khawatir terlihat oleh manusia."
Akupun berlari dengan sangat cepat, hanya tinggal beberapa ratus meter lagi sampai di tempat tujuan.
B. Prolog
24-06-2082
Sebelum Enoa Akita berpindah ke dalam dunia baru.
Enoa Akita, dari kecil ia sangat menyukai game, ia sangat terobsesi dengan game, hampir setiap hari ia bermain game, pada tahun 2086 rilis sebuah game VRMMORPG yang sangat realistis, pemain bisa masuk ke dunia yang bernama Infinite World, game ini bisa membawa kita menuju dunia baru, di sana pemain bisa bebas melakukan apa saja, menjadi pembunuh, Raja iblis, pahlawan, dewa, dan masih banyak lagi, hanya beberapa orang yang bisa memainkan Game ini, karena biaya untuk membeli game dan alat untuk memainkan Game ini cukup besar. Enoa Akita menggunakan uang yang ia kumpulkan selama 10 tahun, akhirnya ia bisa merasakan game yang benar-benar realistis, Akita sangat bahagia bisa memainkan game tersebut, ia membuat karakter Iblis yang bernama Lexus Lexander, setiap karakter memiliki misi dan kemampuan yang berbeda-beda, karena yang ia pilih adalah ras Iblis, jadi misi pertamanya adalah membantai satu kerajaan manusia, dengan satu skillnya, ia berhasil menyelesaikan misinya, setelah misi pertamanya itu selesai, ia menjadi ingin lebih banyak lagi membunuh berbagai makhluk hidup yang ada di sana, termasuk Raja Iblis dan pahlawan, ia juga pernah bertarung dengan player lain, lawannya adalah pahlawan, tapi, pertarungan itu di menangkan oleh Enoa Akita, ia menjadi player top 1 di game tersebut, ia beberapa kali bertarung dengan Raja Iblis yang ada di Infinite World, 6 tahun kemudian, tidak ada satupun player yang dapat mengalahkannya, Developer game Infinite World membuat 9 karakter Raja Iblis yang bertujuan mengalahkan Raja Iblis malam abadi yaitu Lexus Lexander. 3 tahun kemudian, ke 9 Raja Iblis terkuat tidak ada satupun yang dapat mengalahkan Lexus Lexander, Enoa Akita menggunakan karakter nya untuk mengubah game itu menjadi lautan darah, Developer pun memutuskan untuk menutup game tersebut, karena game itu sudah tidak bisa di perbaiki karena ulah dari Enoa Akita, dan hari ini adalah hari terakhir Enoa Akita memainkan game Pavorit nya itu.
Bersambung.......
Note: Biar lehih jelas lagi, author buat Prolog awal mula Lexus Lexander, kalo kurang paham, nanti author buat lagi agar lebih paham. Makasih udh baca sampai akhir (◠‿◕).
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Pu~
mantab thor lanjutkan
2022-02-14
2