Chapter 03 : Menenggelamkan
"Saya baik-baik saja, Tuan Lex, saya hanya berpikir bagai mana jika meteor itu menyentuh dunia ini."
"Hahaha, itu hanyalah sihir tingkat menengah, aku bahkan bisa menurunkan meteor lebih dari satu."
"Be-Begitu ya." Energi sihirnya berbeda sejak hampir 500 tahun menghilang, 1 meteor saja itu bisa mengguncangkan dunia ini, aku tidak ingin membayangkannya.
Kastil malam abadi, seperti namanya, kastil ini selalu malam, aku juga tidak tahu sekarang siang atau malam, yang jelas di sini langit nya berwarna hitam.
Keesokan harinya, aku dan Felysia sudah bersiap meninggalkan kastil malam abadi untuk menuju ke tempat manusia untuk mencari informasi tentang dunia ini, aku sudah mempersiapkan agar kastil ini tidak dapat di serang dan di hancurkan, aku sudah menggunakan skill pelindung untuk melindungi kastil ini. Aku mempunyai 3 bawahan, aku mendapatkan mereka dari Dungeon tingkat tertinggi, mereka semua kuat, tapi tidak sekuat Felysia, aku menyuruh mereka menjaga kastil ini.
Aku menggunakan gerbang dimensi menuju ke tempat manusia, aku dan Felysia pun sampai di kawasan Kekerajaan Fulham.
Aku menuju kota terdekat yang bernama Delha.
Aku dan Felysia sudah menyembunyikan identitas sebagai Iblis, termasuk status.
Kami menuju ke tempat Guild petualang, untuk mendaftar menjadi petualang di sana, menjadi petualang banyak keuntungannya, tapi banyak juga resiko nya, harus siap menghadapi kemungkinan terburuknya.
Aku masuk ke dalam guild dan menuju ke meja resepsionis, ada seseorang yang sedang menulis sesuatu.
"Ada yang bisa saya bantu?" Ucap seorang gadis.
"Aku ingin menjadi petualang."
"Ah... Silahkan letakan tangan kalian di bola kristal ini, itu alat untuk mengukur energi sihir."
"Baiklah." Aku meletakan tanganku di bola kristal tersebut, tiba-tiba saja bola kristal itu pecah, semua orang yang ada di dalam guild ini terkejut melihatku.
Apa yang terjadi? Aku rasa aku sudah memalsukan statusku, tapi kenapa kristal itu pecah?
Semua orang hanya terdiam melihatku.
"E-Energi sihir tidak di ketahui, kau sudah resmi menjadi petualang Rank S, silahkan isi data tersebut, aku akan membuatkan kalian kartu petualang."
"Baiklah." Aku dan Felysia duduk di meja makan, semua orang masih memperhatikan ku.
Seorang pelayan menghampiriku.
"Tuan dan nona, anda ingin memesan apa?"
Aku melihat-lihat menu.
"Aku memesan satu gelas bir dan ayam bakar. Kalau kau ingin memesan apa, Felysia?"
"Saya menu yang sama seperti anda tuan Lex."
"Ayam bakar 2 dan 2 gelas bir, mohon tunggu sebentar, akan segera saya siapkan."
"Ya."
Sambil menunggu pesanan siap, aku melihat-lihat status para petualang yang ada di sini, mereka semua payah, tidak bisa di harapkan, tapi ada satu yang menarik perhatian ku.
A. Dua orang gila
Aku tidak bisa terus-terusan merepotkan Sevila, badan ku juga sudah pulih, aku harus mencari pekerjaan.
"Sevila."
"Iya, ada apa Alvan?"
"Antar aku ke tempat petualang, aku ingin mencari pekerjaan di sana."
"Baiklah, ayo."
Ini pertama kalinya aku keluar dari rumah Sevila, aku sudah merepotkan keluarganya, aku ingin mebalas kebaikannya.
aku dan Sevila menuju ke tempat petualang.
"Ini tempatnya, nampaknya ada sesuatu di sana."
"Ada apa?"
Aku dan Sevila masuk ke dalam, terlihat seseorang yang sedang meletakan tangannya di kristal, itu kristal? Kristal berbentuk bola ya. A-apa kristal itu pecah? Aku melihat ke arah Sevila, ia hanya terdiam setelah melihat kristal itu pecah.
"Sevila, apa yang terjadi?"
"I-itu adalah bola kristal pengukur energi sihir, jika bola kristal itu pecah berarti dia melebihi manusia, ini pertama kalinya bola kristal itu pecah."
"B-Begitu ya." Siapa orang itu sebenarnya, aku penasaran dengan statusnya.
Aku meihat status laki-laki yang memecahkan bola kristal itu.
A-apa! R-Raja Iblis? Kenapa makhluk sepertinya berada di sini, apa yang dia lakukan, statusnya benar-benar gila, walaupun ia memalsukan statusnya, tapi aku tetap bisa melihat status asli nya, wanita yang berada di samping nya juga sama gilanya, gawat, wanita itu melihatku, apakah dia menyadari nya? jika aku melawannya sekarang itu hanya akan membahayakan nyawaku beserta nyawa Kerajaan ini, untuk sekarang aku harus tenang.
Dua iblis itu menuju ke meja makan.
"Ayo Sevila, aku akan mendaftar menjadi petualang."
"Aku rasa tidak bisa, karena bola kristal itu pecah."
"Begitu ya, sayang sekali."
"Kalian berdua ingin mendaftar juga?" Ucap gadis yang berada di meja resepsionis.
"Trenty, iya. Alvan ingin mendaftar katanya." Trenty namanya ya, apakah dia Guild masternya?
"kau tetap bisa menjadi petualang, tapi harus melewati ujiannya dulu."
"Begitu ya, Baiklah."
B. Pahlawan itu
Aku melihat ke arah meja resepsionis, ada dua orang yang sedang mendaftar menjadi petualang, telinga iblis ini memang hebat, aku hahkan bisa mendengar dari kejauhan.
Hmm, Pahlawan? Laki-laki itu mempunyai gelar pahlawan, walaupun status nya masih terbilang lemah, tapi ia akan terus berkembang berkat tittle pahlawannya.
"Apa perlu saya tenggelamkan pria itu?" Ucap Felysia, ia juga menyadarinya ya.
"Aku rasa tidak perlu, biarkan saja."
"Baiklah, tuan Lex."
Pelayan berjalan ke arah ku sambil membawa pesanan aku dan Felysia.
"Ini pesanan anda tuan dan nona, silahkan di nikmati, saya pemirsi."
"Ya."
Setelah makan dan minum, aku menuju ke papan quest.
Aku berbicara ke seorang gadis yang berada di meja resepsionis.
"Apakah tidak ada quest yang cocok untukku?"
"Sayangnya tidak ada, silahkan ambil quest yang ada saja."
"Membasmi goblin, membasmi Orc, kedua quest ini terlalu gampang, kita ambil dua-duanya saja, apakah bisa?"
"Hmm, jika kalian berdua sanggup, kurasa tidak apa."
"Oke. ayo kita berangkat, Felysia."
"Baik, Tuan Lex."
------
mereka berdua meinggalkan tempat ini.
"Siapa mereka sebenarnya, huh..." ucap Trenty sambil menghela nafas dan melanjutkan katanya, "Kau akan di uji kemampuan berpedang, sihir, dan banyak lagi."
"Baik, langsung saja." ucap Alvan.
Aku masih memikirkan kejadian tadi, lupakan soal itu. "Ikuti aku."
"Baik." aku akan menguji kemampuan pemuda ini, apakah dia akan lulus atau tidak, aku akan menilai kemampuannya.
Kami sampai di area latihan, aku dan pemuda yang bernama Alvan kami berdua bertarung memakai pedang
Hmm, dia boleh juga. Pedang kami saling bertemu.
*Ting
Pemuda itu nampak kelelahan, aku akan mengakhiri nya.
*Tang
Pedang Alvan terbang, dan pertarungan di menangkan oleh Trenty.
------
Aku dan Felysia sampai di tempat para Goblin.
Skill:Intimidasi tingkat rendah on
aku meng-aktifkan skill ku, Felysia juga terkena skill ini, walaupun tidak berbahaya tapi skill ini bisa membuat rasa takut yang sangat tinggi bagi yang terkenanya.
Skill:Intimidasi tingkat rendah of
Para goblin itu keluar dari sarangnya, para goblin itu berlutut kearahku, salah satu goblin berbicara.
"Tuan Raja Iblis, tolong ampuni nyawa kami, kami akan melakukan apapun."
"Tuan Lex, apa saya boleh menenggelamkan makhluk rendahan ini?"
"Tidak perlu, Felysia."
"Baiklah kalau begitu."
"Seperti yang kalian lihat, aku sedang menyamar menjadi manusia karena suatu alasan, aku sekarang adalah petualang Rank S dan mengambil quest membasmi goblin."
"Jika anda ingin membunuh kami, kami semua bersedia, suatu kehormatan bagi hamba karena nyawa kami di ambil oleh anda, Tuan Raja Iblis."
"Jika kalian masih ingin hidup, jangan pernah lagi mengganggu manusia."
"Sesuai perintah anda, Tuan Raja Iblis."
"Kalau begitu, aku pamit." goblin di game ini tidak seburuk seperti di game-game lainnya, goblin di game infinite ini bertubuh manusia tapi berwarna hijau, Hulk kah?
Misi membasmi goblin selesai, tinggal satu misi lagi.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
night🗿☕
udah gila😾
2022-03-22
2
Luxman Al Hakim
maksudnya A B apa ya Thor?
2022-02-21
1
Ewe
hmm
2022-02-08
3