Chapter 17 : Kadal penjaga harta karun
Raja Iblis itu benar-benar ingin membunuh ku, tapi, ia terlalu lemah, mungkin satu pukulan saja dapat mengalahkannya.
"Ho..., jadi kau ingin membunuhku?."
"Ya, walaupun itu mustahil bagiku, setidaknya, aku sudah berjuang dan berlatih selama ribuan tahun ini, hanya untuk mengalahkan mu!, Raja Iblis malam abadi, Lexus Lexander!."
"Tekad yang kuat!. Majulah!, perlihatkan padaku, kekuatan sihir apa yang akan kau gunakan!."
"Bersiaplah, Raja Iblis Eternal Night!."
Kami saling berhadapan, ini adalah pertarungan antara 2 Raja Iblis, nampaknya Raja iblis yang bernama Dalx itu sedang mengumpulkan energi sihir yang cukup besar.
"Tornado fire."
Wow, api itu sangat indah, tapi terlihat berbahaya, itu seperti Tornado yang di selimuti oleh api.
Perlahan tornado api itu semakin membesar.
Mungkin bagi manusia biasa, api itu sangat amat panas, tapi bagiku, api itu terasa sangat dingin.
"Shamshir's demon sword: Splitting magic."
Tapi sayang, api Tornado yang berputar sangat kencang itu, seketika lenyap oleh skill pedang pembelah sihir ku ini.
"A-Apa!," Dia monster!, api Tornado yang aku latih selama ribuan tahun, dengan mudahnya, ia lenyapkan, dan seolah tidak terjadi apa-apa. Itu adalah pedang iblis!, pedang itu sangat berbahaya!.
"Apakah hanya itu sihir terkuat mu?." Energi sihir Dalx hanya tersisa sedikit, skill yang bernama Tornado fire itu menguras cukup banyak mana.
"Huh..., Aku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, energi sihir ku hanya tersisa sedikit. Sebelum kau membunuh ku, aku mempunyai 1 permintaan kepada mu!."
"Apa itu?, Katakanlah!."
"Aku memang tidak bisa membunuh kau, tapi, Raja Iblis lain akan segera membunuh kau Lexus Lexander, aku tahu, itu mudah bagimu, tapi, sebaiknya kau berhati-hati, salah satu dari sepuluh Raja Iblis terkuat di dunia ini, mulai mengumpulkan Raja Iblis yang lainnya, untuk mengalahkan kau, Lexus!."
Aliansi kah?, Itu lebih baik dari pada menyerangku seorang diri!.
"Ho...," Aku tersenyum, itu terlihat mengerikan, "Ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik. Felysia!."
"Baik."
Felysia memenggal kepala Raja Iblis Dalx, menggunakan sabitnya.
"Minotaur, kembali lah ke tempat asal kau!."
"Baik, Yang Mulia Raja Iblis, jika anda dalam bahaya, panggillah saya, saya akan mengorbankan nyawa saya demi melindungi anda!."
"Ya."
A. Naga penjaga Harta Karun
Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami sampai di Gunung Hell.
Peacekeeper?.
[Peacekeeper on: anda memanggil saya?.]
Di mana naga itu berada, kalau bisa, beritahu aku identitas naga itu!.
[Baik, Nama naga itu adalah, "Smaug", Naga yang sangat tua yang hidup di gua raksasa di tengah pegunungan neraka ini, Smaug tetap jaga selama berhari-hari di guanya, berbaring di atas harta karunnya, tampaknya tertidur, tetapi dengan satu mata sedikit terbuka (untuk memantau para penyusup). Ketika dia marah, dia terbang dari sarangnya dan menghancurkan apa pun yang melintasi jalannya.]
Terdengar mengerikan, apa kau yakin, aku dapat mengalahkannya?.
[Ya, anda tidak perlu khawatir, The Lightning sudah beberapa kali berhadapan dengan Iblis, mereka sudah berpengalaman, masing-masing dari mereka mempunyai gelar "Dragon Slayer".]
Terimakasih, mohon bantuannya.
[Baik.]
.....
"Ikuti aku."
"Alvan?, insting pahlawan kah?." Ucap Clay.
"Begitulah."
Beberapa saat kemudian.
Terlihat Naga yang sangat besar dari kejauhan, ia sedang berada di dalam gua.
"Tunggu!."
Semua orang berhenti.
Naga itu seperti sedang melindungi sesuatu.
"Ayo kita kalahkan naga itu."
"Baik."
"Clay, Carlos, bantu aku. Untuk Archer, carilah tempat yang tinggi."
"Baik."
"Dan untuk Healer, tetaplah di belakang."
"Baik."
Aku, Clay, dan Carlos menuju ke naga itu berada, nampaknya naga itu mulai bangkit dari tempatnya.
"Excalibur: Slash of light."
Aku menghunuskan pedangku dan melesat ke arah naga itu, lalu menyerangnya.
*Tingg.....
"A-Apa, naga itu sangat keras!."
"Sekarang giliranku, Blue sky double sword: Lightning slash."
*Swishh...
*Szzzt....
Clay melesat, saking cepatnya, ia tidak dapat terlihat.
Bahkan serangan cepat pedang petir Clay pun tidak mampu melukainya.
Naga itu bangkit dan tidak berbuat apa-apa, seolah sedang menguji seberapa kuat lawannya.
"Arrow: super arrow shot."
Beberapa anak panah melesat sangat cepat.
*Tangg...
*Tingg....
*Tingg....
Bahkan serangan panah yang sangat kuat pun juga tidak berhasil.
"Bagaimana ini?."
"Naga itu hanya berdiam diri, kita hanya bisa menyerangnya dengan sekuat tenaga."
"Baiklah, ayo kita serang bersama-sama."
"Baik."
"Excalibur: Bright light slash."
"Blue sky double sword: A slash of lightning strikes."
"Arrow: arrow through the wind."
Whoooosh!....
Tapi sayang, serangan kami di patahkan oleh api yang di keluarkan oleh Naga itu.
Kami selamat berkat bantuan dari Carlos, ia menggunakan Shield nya untuk melindungi kami dari api naga itu.
..........
Manusia yang satu itu boleh juga, ia membelokan sihirku menggunakan perisainya. Pedang itu?, Excalibur!, Jadi dia pahlawan ya. Manusia yang menggunakan perisai itu, akan ku uji seberapa lama ia mampu menahan api ku.
............
Naga itu terus-menerus menyerang kami.
"Healer!, Pulihkan Carlos!."
"Ba-Baik."
Di saat seperti ini, peran Healer lah yang paling penting, di saat ada yang terluka, Healer lah yang akan menyembuhkan luka tersebut.
"Shield: protector of hellfire."
"Carlos, apakah kau bisa berjalan."
"Bisa, tapi aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi."
"Itu sudah cukup, ayo Clay."
"Baik."
[Pahlawan, apakah andan ingin menggunakan skill mode pahlawan?, Yes/No]
Tentu saja, Yes.
[Permintaan di terima, Skill: Mode pahlawan Level 3/9 di aktifkan]
Seperti sebelumnya, statusku naik drastis.
Perlahan kami mendekati naga itu, sepertinya Carlos sudah melewati batasannya.
"Excalibur: Split the light."
*Swoosh....
*Slash...
Aku berhasil memberi damage ke naga itu.
"Blue sky double sword: Lightning flashes."
*Swoosh....
*Jgeeer....
Seketika petir turun dan menyambar naga itu, pertama kalinya aku melihat petir sedekat ini.
"Apakah berhasil?."
*Gruoahhhh!!!.....
"Sepertinya tidak. Menjauhlah dari naga itu!." Ucap Clay.
Kami semua menjaga jarak. Naga itu terbang?.
"Dia terbang!."
"Gawat, naga itu sedang mengumpulkan energi sihir berskala besar!." Ucap Clay.
Apa yang terjadi?.
[Maafkan saya pahlawan, sepertinya saya salah menilai naga itu, ini yang kedua kalinya saya gagal dalam menjalankan tugas saya]
Apa!?.
Kekuatan ku yang sekarang tidak cukup untuk mengalahkan naga itu, apakah hanya sampai di sini pejalanku di dunia yang baru ini?.
............
Manusia ini perlu aku hanguskan, karena telah memasuki wilayah harta Yang Mulia Raja Iblis.
(Kadal)
Telepati?, Suara ini!?, Jangan-jangan!.
(Oi, kadal)
(A-Ada yang bisa saya bantu, Yang Mulia Raja Iblis?)
(Kau pikun juga rupanya)
(Ti-Tidak Yang Mulia Raja Iblis, saya tidak akan melupakan suara indah ini)
(Baguslah. Jangan bunuh para manusia itu!)
(Kenapa, Yang Mulia Raja Iblis?)
(Nanti akan ku jelaskan)
(Baiklah, saya akan menggunakan sihir angin, dan menerbangkan mereka semua)
(Bagus)
(Say--) sudah terputus kah?, Sayang sekali, padahal aku ingin berbicara dengan Yang Mulia Raja Iblis lebih banyak lagi.
...............
"Tamatlah sudah."
Naga itu mengeluarkan energi sihir yang sangat besar, aku tidak sadarkan diri karena sihir itu, apa yang terjadi?, Sepertinya aku sudah mati.
Bersambung.....
Note: semoga rame, masalah rame ga rame belakangan, yang penting udah berusaha selama berjam-jam, mengarang cerita dan berimajinasi, kalo yang mau ngasih saran atau ada sesuatu yang kurang, komen aja ya, jangan sungkan. Maaf ya, author baru up lagi, semoga aja kedepannya tidak ada kendala, terlalu banyak masalah, itu aja dari author. Terimakasih sudah membaca sampai akhir, semoga kalian sehat selalu ya(◠‿◕).
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
night🗿☕
sangat kuat?
kalau untuk lex gumana banh
2022-03-25
1
Ftm
terlalu naif lah bro buat baddas lah dikit
2022-01-25
2