Chapter 16 : Tidak pantas
Yang memberikan pedang sekaligus menyelamatkan The Lightning adalah Raja Iblis?.
[Sayangnya saya tidak tahu pasti, manusia it-]
"Alvan, kamu terlihat sedang memikirkan sesuatu!."
"Sevila, tidak, aku hanya merasa senang bahwa The Lightning akan membantu misi kita."
"Begitu ya, aku juga sama."
"Kalau begitu, ayo kita bersiap untuk menuju Gunung Hell."
"Baik."
.....
Hari ini adalah hari di mana Raja Iblis beserta pasukannya akan menginvasi Kerajaan Frejsom, siapa yang berani menganggu kerajaan ini, akan aku berikan hukuman yang setimpal, "Ha ha ha."
"Lexus?, Kau terlihat mengerikan."
"Ah, maaf Felysia, aku hanya terbawa susana, jangan di pikirkan."
"Baiklah."
"Felysia."
"Ada apa, Lex?."
"Apa kau mau ikut denganku?."
"Tentu saja, aku akan selalu mengikutimu kemanapun kamu pergi."
"Baiklah, musuh berjumlah 5000 pasukan, beserta Raja Iblis, apa kau siap membantai beribu-ribu Iblis?."
"Ya, saya siap, jadi itu yang membuat anda terlihat mengerikan."
"Aku sudah lama tidak melakukan Pembantaian, aku tidak akan melewatkan kesempatan ini."
"Apakah Raja Javas tahu tentang ini?."
"Tidak, aku tidak memberitahunya, aku akan menyerangnya langsung dari depan, ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik, tidak akan kubiarkan satupun yang lolos."
"Baiklah, ku serahkan semuanya pada mu."
"Pegang tanganku."
"Ba-baiklah."
Felysia memegang tanganku, dengan sekejap kami berada di tempat para Iblis yang akan menyerang kerajaan Frejsom itu berkumpul, mereka sedang beristirahat.
Di peperangan kali ini, aku tidak perlu menyamarkan identitas ku, akan kuhancurkan semuanya.
.....
"Y-Yang mulia Raja Iblis, pasukan musuh berada tepat di atas kita, mereka hanya berdua, dan terlihat kuat."
"Dua katamu?, Hahaha, jangan bercanda. Ferjiuss, bunuh dua sampah itu."
"Baik, Tuanku."
Ferjiuss adalah tangan kanan Raja Iblis, ia di perintahkan langsung untuk membunuh Lexus dan Felysia.
.....
"Felysia, lihatlah."
"Hahaha." Ia tertawa, karena melihat pasukan musuh untuk mengalahkan Eternal Night hanya berjumlah satu.
Iblis yang bernama Ferjiuss itu terbang menghampiri kami.
"Raja Iblis sialan itu meremehkan kita, Felysia, bunuh iblis rendahan itu!."
"Baik."
....
Felysia mengeluarkan sebuah sabit, itu terlihat sangat mengerikan.
Itu adalah Skythe of death, salah satu item langka yang aku berikan kepadanya, satu goresan saja bisa membuat mati, sangat sulit untuk mendapatkan sabit itu.
....
Felysia dan iblis itu saling bertatapan, tidak lama itu.
*Swishh....
*Sreek....
Felysia memenggal kepala iblis itu dengan sangat cepat.
....
"Yang mulia Raja Iblis, Tuan Ferjiuss sudah di kalahkan!."
"A-Apa, bagaimana bisa, cepat kerahkan seluruh pasukan."
"Baik, yang mulia Raja Iblis."
....
Musuh pun terus berdatangan, kali ini Raja Iblis itu mengerahkan seluruh pasukannya.
"Perlu bantuan?."
"Tidak, aku sendiri saja sudah cukup."
"Baiklah, jika kau dalam bahaya, aku akan segera menolongmu."
"Baik."
Wanita ini terlalu kuat, sekarang aku hanya bisa menonton dari kejauhan. Nampaknya para iblis itu tidak mengetahui siapa aku sebenarnya.
*Swishh....
*Sreek....
Satu persatu kepala para Iblis itu terbelah, kemudian.
"Slash of death." Felysia mengayunkan sabitnya, tercipta bilah angin berbentuk sabit berwarna hitam yang mana membelah satu persatu iblis yang di lewatinya, sekitar 200 iblis yang berhasil ia bunuh.
Nampaknya, sabit itu memakan banyak mana penggunanya, energi sihir milik Felysia hanya tersisa sedikit, mungkin hanya sampai disitu.
"Felysia sudah cukup."
"Tapi--."
"Kau sudah berusaha dengan baik, kau istirahat saja, sisanya serahkan kepada ku."
"Ba-Baiklah."
.....
Skill Intimidasi tingkat tertinggi: On
Pasukan musuh hampir tidak bisa bergerak karena skill Intimidasi Lexus.
"Kemarilah Pedang Iblis, Shamshir."
Aku memanggil pedang Iblis, ini adalah pedang yang membuat penggunanya kebal terhadap sihir apapun, pedang ini juga sama berbahayanya seperti sabit milik Felysia, terkena goresan sedikit saja bisa menimbulkan kematian, tapi pedang iblis ini sedikit berbeda, terkena sedikit goresan saja akan menyiksa perlahan-lahan kemudian mati, luka yang di sebabkan oleh pedang ini pun tidak dapat di sembuhkan.
Skill Intimidasi tingkat tertinggi: Of
Setelah ku non-aktifkan, pasukan musuh menyerangku dari kejauhan, benar-benar tekad yang kuat.
"Fire shot."
"Lightning strike."
"Black fire shot."
"Hell fire shot."
"Sharp water shot."
Aku di hujani oleh berbagai macam sihir, karena semua sihir itu menuju ke arahku, sihir-sihir itu saling bergesekan kemudian.
*Booom....!
terjadilah ledakan sihir yang sangat amat dahsyat.
.....
"Apakah dia mati?."
"Hmm, daya sihir yang sangat lemah."
Asap yang menyelimutiku perlahan menghilang.
"A-apa, dengan sihir sebanyak itu, tidak mampu melukainya sedikitpun. Prajurit, gunakan sihir itu!."
"Baik."
Sihir itu?, Raja iblis pengecut itu masih belum muncul juga.
"FelkazI." mereka mengucapkan kalimat yang sama.
Apa yang mereka lakukan?, mereka seperti sedang mengumpulkan energi sihir berskala besar.
"Lex, hati-hati, aku merasakan energi sihir yang sangat besar."
"Baik."
.....
"Tazonm."
Itu seperti sebuah ritual, mereka mengucapkan kalimat yang tidak aku mengerti.
Terdapat sebuah lingkaran sihir, lingkaran itu bersinar, lalu.
"Summon."
Yang satu itu, sihir pemanggilan, hmm, monster?, monster apa yang mereka panggil?.
Terlihat Monster keluar dari lingkaran sihir yang cukup besar itu.
"A-Apa?."
"Ada apa, Lex?."
"Tidak, mereka menggunakan semua sihirnya hanya untuk memanggil monster itu."
"Dilihat dari manapun, monster itu sangat lemah."
"Kau benar."
.....
Aku yang berada di udara akupun turun dan menginjak tanah.
"Minotaur, serang dia!."
Monster itu tidak bergerak sedikit pun.
"Cepat, serang dia!."
Minotaur terus melihat ke arah ku.
.....
"Ada apa?, kau takut?."
"Maafkan atas ketidak sopanan saya, Yang Mulia Raja Iblis, Lexus Lexander." Monster itu bertekuk lutut. Minotaur adala monster manusia setengah banteng, itulah yang membuatnya bisa berbicara, tidak semua monster bisa berbicara. Sepertinya monster itu tahu tentang ku.
Ribuan Iblis terkejut setelah mendengar nama itu.
"Ya, tidak apa, sebagai gantinya, kau harus membunuh semua Iblis rendahan itu!."
"Sesuai perintah anda, Yang mulia Raja Iblis."
.....
Salah satu prajurit memberi tahu Raja Iblis yang sedang duduk santai itu.
"Yang mulia Raja Iblis."
"Ada apa?, apakah 2 sampah itu sudah mati?."
"Tidak, mereka belum mati, karena, musuh kita kali ini adalah Raja Iblis Eternal Night."
"A-Apa!."
Setelah Raja Iblis dan prajurit itu keluar dari tendanya, sayangnya, seluruh pasukannya sudah tidak bernyawa.
"Yo, Raja Iblis." nama Raja Iblis itu adalah Dalx, hmm, aku tidak mengenalinya.
"Sepertinya aku terpojokkan, lama tidak berjumpa, Raja Iblis malam abadi."
"Siapa kau?."
"Apa?, kau tidak mengenaliku?."
"Ya."
"1000 tahun yang lalu, kau sudah meratakan kerajaan ku menggunakan Meteor!."
"Ah, yang itu ya, aku hanya mengetes kemampuan ku saja."
"Apa!, mengetes kata kau!?, jangan bercanda!, banyak penduduk yang kehilangan nyawanya, kau tahu?, di masa itu, semua penduduk sangat menderita, berputusasa, bahkan kehilangan semangat untuk hidup, ada juga yang bunuh diri, mati kelaparan, aku tidak bisa berbuat apa-apa, dan sekarang, 5000 prajurit setia ku terbunuh, kau tidak pantas hidup di dunia ini, Monster!, Iblis!."
Entah kenapa setelah mendengar cerita itu, aku menjadi merasa bersalah, wajar saja, waktu aku bermain game Infinite World dan mengendalikan karakter ini, hampir setiap hari aku membunuh manusia, iblis, apapun makhluk hidup di dunia ini telah aku bunuh dan aku pernah bertarung dengan mereka semua, di dunia game aku benar-benar kejam, mengubah dunia ini menjadi lautan darah, tapi setelah 500 tahun kemudian, dunia ini terasa jauh berbeda, setelah hilangnya Lexus Lexander, dunia ini benar-benar damai.
"Kalau begitu, aku akan menghidupkan kembali me-."
"Tidak perlu, kau Iblis yang benar-benar kejam, kalau kau di biarkan hidup, mungkin dunia ini akan menjadi lautan darah seperti 1000 tahun yang lalu, kau harus mati, Lexus!."
Jadi walaupun aku berbuat baik, itu tidak akan merubah apapun, andai saja aku bisa memutar balikan waktu ke 1000 tahun yang lalu, mungkin aku tidak akan di benci oleh semua makhluk yang ada di dunia ini, mereka menghormati ku bukan karena kebaikan ku, melainkan mereka takut akan kekuatan ku.
Bersambung.....
Note: Mungkin kedepannya Lexus akan selalu bertemu musuh-musuh yang membencinya, sebelum ia masuk ke dalam game, Lexus sudah mengacaukan sistem dunia ini, bahkan mengubah dunia ini menjadi lautan darah, ngebayangin nya aja udah serem, udah berapa banyak manusia, iblis, dan monster yang ia bunuh ya, sudah tidak terhitung lagi jumlahnya. Lexus Lexander, ia berpetualang bersama pacarnya yaitu Felysia Inez Giaina, namanya panjang banget, Felysia sendiri, ia adalah karakter yang di buat oleh Lexus, jadi wajar saja kalau mereka berdua pacaran, mereka juga sudah bersama-sama selama ribuan tahun, masih banyak misteri si, mungkin musuh-musuh Lexus akan lebih kuat lagi kedepannya, dan mungkin juga akan ada beberapa karakter tambahan yang akan menemani petualangan sang Raja Iblis Eternal Night, di setiap chapter tidak selamanya ribut, bertarung dan bersimbah darah, nanti author tambahin elemen yang berbau wangi, haha, author ngetik panjang lebar emang sengaja, pengen ngepasin 20.000 kata, hehe, jadi gitu aja. Ikuti terus kisahnya ya, jangan lupa Like, komentar, dan berikan author Vote+hadiah, agar author lebih semangat lagi untuk melanjutkan ceritanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Ftm
apa apaaan dahh naif bett njirrrr di buat ngaharr donkkm si raja iblis malam ituuu donk
2022-01-25
1
Raza Alfz
lanjut gak?
2022-01-24
0
:)
ayok min semangat up nya soalnya seru
2022-01-10
10