Chapter 15 : Misteri
"Elvina, selanjutnya kita ketempat apa?."
"Hmm, apa ya?, Bagaimana kita ke Butik?."
"Menarik, aku ingin mencoba beberapa pakaian."
"Akan saya pilihkan yang terbaik, agar Tuan Raja Iblis terpesona oleh kecantikan anda, Nyonya Felysia."
"Tidak usah formal, panggil saja Fely."
"Saya mengerti, ah, maksud saya, baiklah."
Aku dan Elvina sampai di Butik, di toko ini terdapat banyak sekali pakaian wanita yang sangat imut. pakaian dalam juga terlihat imut, aku akan membelinya, dan memperlihatkannya kepada Lexus.
Aku mencoba salah satu gaun.
"Woah.... Anda sangat imut, Felysia."
"Be-Benarkah?."
"Ya, coba pakai ini."
.....
"Ba-Bagaimana?." Muka Felysia memerah dan terlihat malu-malu, ia memakai pakaian terbuka itu sangat imut, semua wanita yang ada di toko ini memperhatikan Felysia.
"Cocok sekali."
.....
Aku di permalukan oleh wanita itu, tapi, teman ya?, Tidak buruk juga, Elvina adalah teman pertamaku, selama berabad-abad, aku hidup di dalam kegelapan, setiap hari aku melayani Lexus, menjadi pelayannya saja aku sudah senang, dan sekarang, aku menjadi pacarnya, aku sangat bahagia, ini adalah hari yang benar-benar indah di dalam hidupku.
.....
"Kau membelinya terlalu banyak Elvina."
"Tidak apa, aku ingin melihat Tuan Raja Iblis senang."
"Begitu ya, apa kau menyukainya?."
"Hmm, aku hanya mengaguminya."
"Begitu ya?."
"Ya."
.....
Aku sampai di kerajaan Frejsom dan menghampiri ruang Tahta Raja Javas.
Aku membuka pintu ruang tahta.
"Mereka masih belum pulang?."
Seketika para prajurit bertekuk lutut.
"Tuan Raja Iblis," Raja yang sedang duduk di singgasananya seketika bangkit kemudian bertekuk lutut. "ya, nyonya Felysia dan putriku masih mengelilingi kota."
"Berdirilah."
"BAIK."
"Begitu ya, aku akan pergi mencarinya."
"Tidak perlu Tuan Raja Iblis, biar prajurit saja yang mencarinya."
"Baiklah, aku pergi dulu."
"Baik, Tuan Raja Iblis."
Aku berjalan menyusuri Koridor, terlihat wanita berambut putih Twintail bergaun hitam putih dari kejauhan, ia adalah Felysia, pacarku.
"Fe-Felysia?."
"Bagaimana menurutmu?."
"Imutnya." Aku terpesona oleh keimutannya.
"Be-Benarkah?."
"Ya."
"Kalau begitu saya pamit, Tuan Raja Iblis."
"Ah... ya, terimakasih Elvina."
"Iya."
.....
"Aku senang mendengarnya."
"Felysia!."
"A-apa." Felysia terkejut dan muka Felysia pun memerah, itu menambahkan keimutannya.
"Apakah aku boleh menciummu?."
Me-Mencium?, Aku tidak pernah melakukannya, gimana ini?, "Bo-Boleh kok, tapi jangan di sini."
Serius?, Jujur saja, aku belum pernah melakukannya, di dunia sebelumnya aku hanyalah orang yang payah, suatu keajaiban bagiku bisa memiliki seorang gadis yang sangat imut, walaupun umurnya berabad-abad, tapi penampilannya seperti dibawah 17 tahun.
"Ba-baiklah."
.....
"Tuan Raja Iblis, maaf mengganggu momen romantis anda, makan malam sudah siap, Raja Javas dan yang lainnya sedang menunggu anda." ucap prajurit.
"Begitu ya, ayo, Felysia."
"Baik."
.....
Setelah makan, akupun menuju ke pemandian air panas.
"Hari ini cukup melelahkan, untuk sekarang aku akan berendam di air panas ini."
*Crek Crek..
Terdengar suara langkah kaki.
Kurasa aku sudah melarang semua penghuni istana agar tidak ada yang bisa masuk kedalam pemandian air panas ini, jangan-jangan!.
"Lexus, bolehkan aku bergabung?."
Ia adalah Felysia, ia memakai handuk, ia menghampiri ku, kemudian, ia membuka handuknya.
"Felysia, apa yang kau lakukan." Seketika aku memejamkan kedua mataku.
"Jangan khawatir, aku memakai pakaian renang kok."
Aku membuka sedikit mataku.
"Te-tetap saja, aku ini laki-laki lho."
"Justru itu, aku ingin kamu melihatnya."
"Baiklah baiklah, kau boleh bergabung."
"Hahaha."
"Kenapa kau tertawa?."
"Tidak, baru pertama kalinya aku melihat Raja Iblis terkejam ini takut melihat wanita yang telanjang."
"Kau ini."
"Oh ya, katanya kamu ingin menciumku?."
"Ap-- , bolehkah?."
"Iya, boleh."
"Ba-baik."
Felysia berada tepat di depan mataku, ia sangat dekat, belahan dadanya terlihat menggoda, kulitnya yang putih, ia terlihat malu-malu.
"Kalau begitu aku mulai."
"Y-Ya."
Muka kami saling berdekatan, bibir kami hampir bertemu, beberapa saat, bibir kamipun bertemu, sensasi ini, baru pertama kali aku merasakannya, tubuhku terasa lemas dan panas, bibir Felysia begitu lembut dan halus.
Cukup sampai di situ, kita skip, oh ya, mereka berdua cuma berciuman saja, setelah itu mereka berdua hanya mengobrol santai sambil menikmati pemandian air panas, kemudian tidur di kamar masing-masing, Felysia tidur bersama Elvina, sementara Lexus tidur sendiri di kamarnya.
A. Meraih tujuan
Namaku Alvan Kennedy, aku adalah seorang Pahlawan yang di panggil dari dunia lain, kalian pasti sudah tahu, cukup basa basi nya. Sekarang aku semakin kuat, tapi jika di bandingkan dengan 2 orang gila, maksudku dengan Lexus Lexander dan wanita di sampingnya aku hanyalah sebutir pasir, mungkin saja mereka akan menjadi bos terakhir, haha, game kah?, Kesampingkan dulu soal itu, untuk sekarang aku sedang membutuhkan uang untuk membeli sebuah rumah.
"Sevila."
"Ya, ada apa Alvan, latihannya sudah selesai?."
"Sudah, aku ingin mencari pekerjaan di Guild, apa kau mau ikut?."
"Tentu saja."
"Baiklah, ayo kita berangkat."
"Baik."
....
Kami sampai di Guild, terdapat kelompok The Lightning, sepertinya mereka sudah selesai menjelajahi Dungeon tingkat A.
Aku mendengar pembicaraan mereka.
"Begitu ya, ada iblis di Dungeon itu, tidak kusangka Dungeon tingkat A akan seberbahaya itu, bahkan berada di level malapetaka S+."
Iblis?!.
"Ya, untungnya, ada seseorang yang menyelamatkan kami."
"Siapa dia?."
"Aku tidak tahu pasti, ketika aku sadar, orang yang menyelamatkan kami sudah tidak ada, luka-luka di tubuh kamipun sembuh, dan dia meninggalkan 2 pedang."
"Pedang?."
"Ini pedangnya."
"A-apa, ini adalah Blue Sky, pedang seorang Raja terdahulu yang telah lama hilang."
Seketika semua orang terkejut dengan nama pedang itu, Blue Sky.
"Untuk sekarang, kau simpan saja dulu, pasti orang misterius itu ada alasan tertentu yang membuatnya sampai meninggalkan dua pedang legenda itu."
"Baiklah. Apa kalian lapar, ayo kita makan."
"Setuju."
Clay beserta partynya menuju meja makan.
.....
Pedang legendaris?, bukan hanya aku yang mempunyai pedang legendaris, ternyata Clay Lightning juga memilikinya, aku jadi penasaran dengan pedang yang di gunakan oleh Lexus Lexander, lupakan tentang itu, aku harus pokus dengan tujuan ku.
"Maaf membuat kalian menunggu."
"Tidak apa, Trenty." ucap Sevila.
"Mau mengambil misi?, silahkan lihat-lihat di Quest Board."
"Baiklah, hmm... Bunuhlah Naga Lava di gunung Hell." Peacekeeper apakah aku bisa mengalahkan naga itu?.
[Mencari informasi: kemungkinan anda dapat mengalahkannya, 76% Berhasil, 24% gagal, jika anda gagal, anda dan Sevila akan mati]
Baiklah, pandu aku agar aku bisa selamat dari 24% itu.
[Baiklah]
.....
"Apa kau yakin Alvan?, itu adalah salah satu naga terkuat di dunia ini!." ucap Trenty.
"Jika aku gagal, aku akan segera kabur dari naga itu."
"Ada-ada saja."
.....
"Kalau begitu, ijinkan The Lightning ini bergabung bersama Pahlawan."
"Clay, baiklah, aku ijinkan."
"Sesama pengguna pedang legenda, kita harus akrab, Alvan."
"Ba-baik."
"Guild master, tidak melarangku kan?."
"Ya, dengan ini aku jadi tidak khawatir lagi, sudah jadi tugas senior untuk membantu jenior nya."
"Baiklah, ayo kita berangkat."
"Baik."
Entah kenapa, misi ini menjadi lebih baik. Setelah mengalahkan naga, aku ingin meminta kepada clay agar aku bisa menjadi muridnya, untuk sekarang aku harus menuntaskan misi ini dan menunjukkan hasil latihanku selama ini.
Peacekeeper?.
[Peacekeeper on: anda memanggil saya?.]
Ya, berapa--
[Kemungkinan mengalahkan naga itu menjadi 10000000000%, anda tidak perlu khawatir.]
Aku belum selesai berbicara!, satu nol nol berapa?, nol nya kebanyakan, kenapa bisa seperti itu?.
[Blue Sky, itu adalah pedang yang di tempa oleh dewa, kemudian pedang itu berada di tangan Raja Iblis dan pedang itu di berikan sebuah elemen petir yang sangat dahsyat, Blue Sky, dari awal pedang itu mampu membelah langit sekalipun, dan sekarang pedang itu terdapat elemen petir yang sangat mengerikan.]
Jangan-jangan.
Bersambung.....
Note: Di Chap kali ini tidak ada Action nya, cuma membahas sesuatu yang sulit di jelaskan, author mulai semangat lagi bikin kelanjutannya. jangan lupa di Like, komen dan berikan Vote juga ya, agar author nambah semangat untuk membuat chapter-chapter selanjutnya, sekian dan terima kasih (。•̀ᴗ-)✧.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Dwianggara
thor usahakan ceritanya fokus ke si mc aja jangan ke si pahlawan nanti jadi kurang seru bacanya,masa si pahlawan,dkk lebih banyak muncul dari pada mc ini cerita demon lord atau hero
2022-11-24
1
Loli LoL
terlalu banyak perkenalan thor
2022-02-15
1
eatsuki~chan
semangat thor walaupun dikit yang baca
2021-12-26
6