Chapter 18 : Sesuatu yang lembut

Chapter 18 : Sesuatu yang lembut

"Tamatlah sudah."

Naga itu mengeluarkan energi sihir yang sangat besar, aku tidak sadarkan diri karena sihir itu, apa yang terjadi?, Sepertinya aku sudah mati.

Beberapa saat setelah itu, akupun sadarkan diri,

"Aku masih hidup?," Aku melihat sekeliling, aku berada di dalam hutan yang lebat, "Apa yang terjadi?, Sevila!, Clay!. Sepertinya di hutan ini hanya ada aku seorang."

Peacekeeper?!.

[Anda memanggil saya Pahlawan?]

Ya, bisa kau jelaskan kenapa aku bisa berada di dalam hutan?.

[Anda terkena serangan sihir angin dari naga itu, itulah yang membuat anda terpental sangat jauh]

Apakah yang lainnya baik-baik saja?.

[Anda tidak perlu khawatir, mereka semua selamat]

Syukurlah, beritahu aku, di mana Sevila berada.

[Baik]

A. Hampir saja

"Tuan Raja Iblis, Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih karena telah menyelamatkan kerajaan ini." Ucap sang Raja kerajaan Frejsom.

"Ya, aku tidak bisa membiarkan kerajaan yang indah ini hancur."

"Apakah anda menginginkan sesuatu, Tuan Raja Iblis?." Ucap Javas.

"Tidak ada."

"B-Begitu ya."

"Untuk sementara waktu, aku akan pergi dari kerajaan ini."

"Anda akan pergi ke mana, Tuan Raja Iblis?."

"Aku akan mencari tahu tentang dunia ini lebih dalam lagi."

........

"Tuan Raja Iblis."

"Ada apa, Elvina?."

"Bolehkah saya mengikuti perjalanan anda?."

Elvina?, dia adalah Elf tercantik yang ada di kerajaan ini, walaupun umurnya ratusan tahun, tapi jika di lihat dari penampilannya, ia seperti gadis yang berusia 17 tahun, aku tidak bisa melarangnya, kali ini tergantung kepada kekasihku, Felysia.

"Elvina, aku sangat senang, ayo kita berpetualang bersama-sama." Felysia terlihat sangat bahagia, ia tersenyum manis.

"Fely, Baik." Mereka berdua tersenyum manis, oh my God, tetap tenang!, aku adalah Raja Iblis, aku tidak boleh memperlihatkan kebodohan ku di sini.

"Kalau begitu, kita berangkat besok."

"Baik."

...............

Malam itu, seluruh kerajaan Frejsom berpesta, benar-benar malam yang meriah.

..............

Nama : Elvina Elfvaretta

Umur : 504

Ras : Elf

Job : Witch

Tittle : Witch Queen

Level : 400

Status Elvina lumayan juga, aku penasaran dengan status Felysia, apakah statusnya berubah atau tidak.

Nama : Felysia Inez Giaina

Umur : 1500

Ras : Demonoid

Job : All jobs

Tittle : The Demon Queen of the eternal night

Level : 2965

Setelah membunuh banyak musuh dan Raja Iblis, ia terlihat lebih kuat dari sebelumnya, levelnya naik 6, apakah sistem level di dunia ini tidak terbatas?.

"Apakah aku perlu menggunakan Teleportasi?, untuk menuju kerajaan selanjutnya?."

"Saya rasa itu hanya akan menimbulkan keributan, Tuan Raja Iblis." Ucap Elvina.

"Kau benar, tidak semua orang bisa menggunakan Teleportasi, dan tolong jangan panggil aku Raja Iblis!."

"Kalau begitu, saya harus memanggil anda dengan sebutan apa?."

"Mulai sekarang panggil aku Ducan."

"Baik." Ucap serentak kedua gadis.

Kami terus berjalan tanpa henti, karena hari sudah gelap, kamipun berkemah di kawasan padang rumput yang sangat luas.

Kami duduk di dekat api unggun, aku melihat ke atas langit, terlihat banyak sekali bintang yang tidak terhitung jumlahnya, itu sangat indah, mereka berdua sepertinya sudah akrab, aku senang melihatnya.

"Oh ya, kenapa kau ingin mengikuti ku, Elvina?"

"Aku hanya ingin melihat dunia ini dengan mataku sendiri, aku dari dulu ingin sekali berpetualang, melihat bintang di malam hari, bersama teman, itu adalah salah satu impian ku."

"Begitu ya," Elvina dan Felysia terlihat mengantuk. "Kalian berdua tidur lah, aku akan menjaga malam ini."

"Baiklah, maaf merepotkan mu, Tuan Ducan." ucap Elvina.

"Tidak apa."

"Lex, jangan memaksakan dirimu ya." ucap Felysia.

"Baik, Felysia."

Mereka berdua masuk kedalam tenda, malam ini benar-benar tenang. Oh ya, aku belum masuk lagi ke dunia dimensi buatanku, kalau tidak salah, di dalam sana ada Goblin dan Orc, semoga dua monster itu hidup damai di dalam sana.

"Dimension gate." Sebuah pintu muncul di hadapanku, aku membuka pintu tersebut dan memasukinya.

"Silau sekali," aku membuka mataku, mataku di manjakan oleh pemandangan yang benar-benar indah dan damai "Luar biasa, ruang dimensi yang tadinya hanya sebuah hutan, dan sekarang terlihat seperti kerajaan, luar biasa."

.............

"Tuan Gobl!."

"Ya,Energi sihir yang sangat mengerikan, seluruh tubuhku merinding. Siapkan seluruh pasukan, ada penyusup!." Ucap komandan para Goblin.

"BAIK."

...............

Mereka semua berkumpul?, Tidak, dari aura mereka, sepertinya mereka sedang berusaha melindungi tempat ini.

"I-Itu adalah, Yang Mulia Raja Iblis!."

"A-Apa?!."

Seketika, para monster yang ada di dunia dimensi ini bertekuk lutut setelah mengetahui siapa aku.

Salah satu dari mereka menghampiri ku.

"Maafkan atas ketidak sopanannya, Yang Mulia Raja Iblis, kami akan menerima hukuman apapun itu."

"Tidak apa, ku maafkan. Luar biasa, kalian membangun sebuah kota. tolong jangan panggil aku yang mulia."

"Baiklah, kalau begitu, Tuan Raja Iblis, ya, kami semua bekerja sama untuk membangun sebuah kerajaan, kami juga membangun istana, mari, akan saya antar."

"Berdirilah, lanjutkan pekerjaan kalian!."

"Baik." Ucap serentak para Goblin.

Aku dan pemimpin para goblin berjalan menuju istana.

..................

"Goblin-goblin di sini bertambah banyak ya."

"Benar, karena kami berbeda dengan manusia, pertumbuhan kami sangat cepat."

"Begitu ya, oh ya, di mana para Orc."

"Mereka semua memisahkan diri, mereka berada di sebelah utara, di balik gunung, mungkin mereka juga membangun kota dan istana dan mungkin juga lebih maju dari kami para Goblin."

"Begitu ya."

Terdapat berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang sangat segar di sini, mereka merawatnya dengan baik.

Aku memetik buah yang mirip dengan apel.

"Ini?."

"Itu adalah buah Alp, terdapat banyak kandungan air di buah itu."

*Kraukk...

"Mmm, manis."

Lainkali akan aku ajak mereka berdua ke sini.

.......

Akupun sampai di Istana.

Walaupun istana ini tidak begitu mewah dan besar, tapi, aku tahu, mereka para goblin membangun istana dan kota ini dengan rasa penuh cinta, luar biasa.

"Terimakasih sudah menemani ku mengelilingi kerajaan ini."

"Tidak, itu sudah menjadi kewajiban bagi saya."

"Oh iya, apa nama kerajaan ini?."

"Nama kerajaan ini adalah, Kerajaan Dimensi."

"Boleh juga, aku menyukainya. Kalau begitu aku pergi dulu, aku akan datang lagi."

"Baiklah tuan Raja Iblis."

............

"Dimension gate."

Aku kembali ke dunia Infinte World.

"Felysia?, apakah aku membangunkan mu?."

"Tidak, aku hanya ingin buang air kecil."

"A-Apa, pe-perlu ku antar?."

"I-Iya."

..........

"Jangan melihat ku!."

"Baik-baik."

..........

"Kamu boleh berbalik."

"Ba-Baik."

Muka Felysia tersipu malu, itu terlihat sangat menggoda.

"Ada apa."

"Tidak, aku hanya berpikir kau sangat cantik."

"Jangan menggodaku!."

"Felysia, bolehkah aku mencium mu?."

"Apakah ada Raja Iblis di dunia yang meminta ciuman kepada gadis?."

"Kurasa, itu hanya aku, hehe."

"Dasar, tapi...., aku senang sekali."

Kami berdu berciuman, di tengah-tengah bulan, kali ini aku mencoba menyentuh dadanya.

"Fely......."

Tapi sayang, aku tidak berhasil menyentuh dada Felysia karena suara dari Elvina, padahal tinggal sedikit lagi!.

Bibir Felysia benar-benar lembut, aku tidak bisa menggambarkan detailnya, maaf.

Bersambung......

Note: Hampir saja, Lexus mencapai level dewa, haha, makasih ya udh baca sampai akhir, author penasaran dengan dada Felysia, apakah kalian juga penasaran?.

Terpopuler

Comments

night🗿☕

night🗿☕

tambah 1🙂

2022-03-25

1

eatsuki~chan

eatsuki~chan

ukuranya berapa thor

2022-01-26

4

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Masuk ke dalam Game
2 Chapter 02 : Pahlawan dari dunia lain
3 Chapter 03 : Menenggelamkan
4 Chapter 04 : Dunia paralel
5 Chapter 05 : Kebangkitan Kehancuran
6 Chapter 06 : Persiapan berperang
7 Chapter 07 : Peperangan dimulai
8 Chapter 08 : Rival sejati
9 Chapter 09 : Cahaya
10 Chapter 10 : Kebangkitan Pahlawan
11 Chapter 11 : Happy
12 Chapter 12 : Kerajaan Elf
13 Chapter 13 : Iblis yang tidak di ketahui
14 Chapter 14 : Kehampaan
15 Chapter 15 : Misteri
16 Chapter 16 : Tidak pantas
17 Chapter 17 : Kadal penjaga harta karun
18 Chapter 18 : Sesuatu yang lembut
19 Chapter 19 : Awal mula
20 Chapter 20 : Three magic masters
21 Chapter 21 : Iblis yang melewati iblis
22 Chapter 22 : Tiga Master sihir beraksi
23 Chapter 23 : Destroyer
24 Chapter 24 : Basah kuyup
25 Chapter 25 : Nona Api
26 Chapter 26 : Pertarungan adik dan kakak
27 Chapter 27 : Pertarungan masih berlanjut
28 Chapter 28 : 5 Raja Iblis
29 Chapter 29 : Sihir kata mutlak
30 Chapter 30 : Sangat menarik
31 Chapter 31 : Sabit Iblis
32 Chapter 32 : Kehebatan Pahlawan
33 Chapter 33 : Kehebatan Pahlawan part 2
34 Chapter 34 : Ritual pemanggilan
35 Chapter 35 : Anti Eternal Night
36 Chapter 36 : Cahaya Suci
37 Chapter 37 : Assassin's Eternal Night
38 Chapter 38 : Petualangan dimulai!
39 Chapter 39 : Tempat suci
40 Chapter 40 : Dunia peri
41 Pengumuman
Episodes

Updated 41 Episodes

1
Chapter 01 : Masuk ke dalam Game
2
Chapter 02 : Pahlawan dari dunia lain
3
Chapter 03 : Menenggelamkan
4
Chapter 04 : Dunia paralel
5
Chapter 05 : Kebangkitan Kehancuran
6
Chapter 06 : Persiapan berperang
7
Chapter 07 : Peperangan dimulai
8
Chapter 08 : Rival sejati
9
Chapter 09 : Cahaya
10
Chapter 10 : Kebangkitan Pahlawan
11
Chapter 11 : Happy
12
Chapter 12 : Kerajaan Elf
13
Chapter 13 : Iblis yang tidak di ketahui
14
Chapter 14 : Kehampaan
15
Chapter 15 : Misteri
16
Chapter 16 : Tidak pantas
17
Chapter 17 : Kadal penjaga harta karun
18
Chapter 18 : Sesuatu yang lembut
19
Chapter 19 : Awal mula
20
Chapter 20 : Three magic masters
21
Chapter 21 : Iblis yang melewati iblis
22
Chapter 22 : Tiga Master sihir beraksi
23
Chapter 23 : Destroyer
24
Chapter 24 : Basah kuyup
25
Chapter 25 : Nona Api
26
Chapter 26 : Pertarungan adik dan kakak
27
Chapter 27 : Pertarungan masih berlanjut
28
Chapter 28 : 5 Raja Iblis
29
Chapter 29 : Sihir kata mutlak
30
Chapter 30 : Sangat menarik
31
Chapter 31 : Sabit Iblis
32
Chapter 32 : Kehebatan Pahlawan
33
Chapter 33 : Kehebatan Pahlawan part 2
34
Chapter 34 : Ritual pemanggilan
35
Chapter 35 : Anti Eternal Night
36
Chapter 36 : Cahaya Suci
37
Chapter 37 : Assassin's Eternal Night
38
Chapter 38 : Petualangan dimulai!
39
Chapter 39 : Tempat suci
40
Chapter 40 : Dunia peri
41
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!