Chapter 07 : Peperangan dimulai
Tercipta kembali bilah-bilah angin yang mana serangan itu menuju ke Hylar yang ada di atas langit.
*Wosh
Serangan penghancur dari Calista kembali di lancarkan tapi berhasil di hindari oleh Hylra, serangan yang di hindari oleh Hylra itu menghancurkan apapun yang di lewatinya termasuk awan dan langit, tapi Hylra sedikit terkena serangan tersebut, sebagian kaki kanannya lenyap.
"A-Apa?!."
"Haha, percuma saja!, kau tidak akan bisa beregenerasi setelah terkena sihir penghancur milikku!."
Huh... inikah akhir hayat ku?, aku sudah mencoba menghentikan Raja Iblis, Calista, untuk tidak bertemu dengan Raja Iblis malam abadi, aku sempat melihatnya saat ia bangkit di tengah hutan dari kejauhan, aku sampai tidak bisa bergerak saat melihatnya, skill intimidasi nya yang sangat kuat, itu dapat membuatku tidak bisa bergerak, burung dan hewan yang berada di hutan pun sama, aku merasakan rasa takut yang sangat amat kuat, mungkin jika aku mendekatinya aku akan di bunuh dalam sekejap, karena itulah aku melarang Raja Iblis kehancuran, untuk tidak bertemu dengan Raja Iblis malam abadi. Raja Iblis kehancuran mulai menggunakan kekuatannya kembali, aku sudah tidak bisa bergerak, bahkan mempertahankan tubuhku yang ada di udara saja sudah sangat susah, lukaku cukup fatal, mungkin sekitar 5 menit lagi aku akan jatuh ke tanah dan mati, Calista menyerang kembali.
"Akan ku akhiri penderitaan mu, Hylra, terimakasih karena sudah mencegahku untuk tidak bertemu dengan Raja Iblis malam abadi, semoga kau tenang di alam sana, Destruction." Hylra pun lenyap, ia terlihat bahagia di akhir hayatnya.
"Ayo, kita lanjutkan perjalanan!."
"Baik, Tuan Raja Iblis."
A. Peacekeeper
Misi membasmi goblin selesai.
Terdengar suara aneh dari dalam pikiranku, itu kedua kalinya.
(Selamat, level anda naik ke level 30, skill baru di dapatkan, dan ini stat anda saat ini)
Nama : Alvan Kennedy
Umur : 16
Ras : Human
Job : Swordman
Tittle : Pahlawan
Level : 30
HP : 4500/4500
MP : 1000/1000
SP : 600/600
Strength : 500/500
Agility : 700/700
Ability : 500/500
Intelligence : 600/600
Lucky : 100/100
Jadi suara yang aku dengar saat kesadaran ku hilang itu nyata, ini sudah seperti sistem di dalam game saja, aku sekarang berlevel 30 hanya dengan membunuh 10 goblin saja.
"Misi selesai, ayo kita pulang, Sevila."
"Baik."
Kami pulang dengan berjalan kaki.
Apa aku bisa berbicara dengannya atau tidak ya?. Sistem ya namanya, hanya itu yang kutahu, itu sering terjadi di novel yang sering aku baca, biasanya sistem ini bisa merubah seseorang menjadi kuat dengan misi-misi yang tidak mudah, tidak salah untuk mencoba mengajaknya berbicara.
Aku berbicara melalui di dalam hati.
Sistem, sistem!, oi. Oi kau yang tadi berbicara di dalam pikiranku.
(Anda berbicara kepada saya?.)
Ya, aku berbicara kepada kau.
(Ada yang bisa saya bantu?, pahlawan.)
Kau tahu siapa aku?.
(Ya, saya adalah pemandu pahlawan, aku sudah seringkali membantu pahlawan seperti anda yang di panggil dari dunia lain.)
Begitu, ya.
(Iya, sebut saja, Peacekeeper, penjaga kedamaian.)
Penjaga kedamaian?.
(Ya, saya akan membantu anda untuk menjadi kuat.)
Begitu, ya. Bagaimana cara ku untuk menjadi kuat?.
(Bunuh slime, goblin, orc, dan monster-monster lainnya untuk menaikkan Experience atau biasa di sebut Exp.)
Hmm, untuk selanjutnya aku akan memulai petualangan ku menjadi pemburu monster.
(Ya, itu tujuan yang bagus untuk menjadi kuat.)
Terimakasih, aku akan selalu berbicara kepada kau.
(Baik, saya akan selalu membantu anda, Pahlawan.)
Kami sampai di guild aku melapor ke Trenty bahwa misi telah selesai.
Imbalannya cukup besar, dengan ini aku tidak lagi merepotkan keluarganya Sevila.
B. Peperangan di mulai
Terlihat sebuah kastil yang sangat besar dari kejauhan, kastil ini di lindungi oleh berbagai macam sihir tingkat tertinggi, yang mana orang biasa tidak mampu melihatnya, sekilas ini hanya hutan biasa tapi jika Raja Iblis sepertiku yang melihatnya, kastil itu terlihat sangat jelas, ini benar-benar sihir tidak terlihat dengan tingkat tertinggi.
Sekelompok iblis muncul dari kastil itu, salah satu dari mereka berbicara.
"Tidak akan kubiarkan kalian memasuki Kastil malam abadi."
"Ho... begitu, ya, Destruction." Iblis itu lenyap oleh sihir milik Calista, tapi.
"A-Apa!?, Beregenerasi?."
"Luarbiasa sihir milik Yang mulia Raja Iblis, aku hidup kembali!."
20 menit yang lalu.
Kuingatkan sekali lagi, itu adalah sihir Regenerasi, tapi sihir itu mempunyai batas waktu selama 2 jam, manfaatkan waktu kalian sebaik mungkin, jangan sampai mati ya.
Waktu 2 jam yang sangat berharga, walaupun begitu aku bersiap untuk mengorbankan nyawaku demi melindungi Kastil ini. Yang mulia Raja Iblis, terimakasih karena sudah menerimaku menjadi prajurit kastel ini, aku sangat-sangat senang bisa bertemu dengan anda, Yang mulia Raja Iblis.
"Maju!." Ucap jenderal.
Prajurit kehancuran dan prajurit malam abadi saling bertarung.
*Ting
*Tang
*Ting
Terdengar suara pedang dari para prajurit yang saling beradu pedang.
Baylor menghadapi 2 bawahan Calista.
Sementara Felysia mengahadapi Raja Iblis kehancuran.
"Jadi kau yang akan menjadi lawanku, gadis!."
"Kau tidak berubah, gadis kecil, ah... maksudku Raja Iblis kehancuran, Calista."
"APA?!, gadis kecil katamu?."
"Ya, gadis kecil."
"Kau sudah membuat ku marah, tidak akan kumaafkan!." Aku berdua saling beradu tinju, pergerakan mereka sangat cepat sampai-sampai tidak bisa terlihat.
Calista terkena pukulan ku, ia terpental ke tanah yang mana membuat tanah itu berlubang cukup besar, kemudian Calista terbang dengan kecepatan tinggi sehingga mendorong ku ke atas langit, kami berada di ketinggian 2000 meter, lalu Calista mendorong ku kembali menuju ke tanah, kami terjun di ketinggian 2000 meter menuju tanah.
Kekuatan fisik Raja iblis ini benar-benar luar biasa, aku sampai tidak bisa berbuat banyak, ia mendorongku menuju ke tanah. Kami saling beradu pukulan di udara, ia terus mendorongku ke bawah.
"Hell black hole." aku menggunakan sihir tersebut yang mana dapat menghentikan Calista.
"Destruction." lubang hitamku di hancurkan oleh sihir milik Calista, kemudian ia kembali menggunakan sihirnya.
"Destroyer wind." Tercipta sebuah bilah-bilah angin berbentuk bulan sabit, serangan itu mengenai tanganku, tanganku hancur oleh serangan tersebut, tapi berkat sihir Regenerasi yang di berikan Tuan Lex, tanganku kembali Beregenerasi.
"Sayang sekali, Raja Iblis kehancuran, sihir kau tidak mempan kepadaku!."
"Ho... begitu, ya?.
Hmm, ada apa?, ia terlihat percaya diri, apakah ada sihir yang di sembunyikan olehnya?, gawat, aku harus berhati-hati, lawanku adalah Raja Iblis, ini tidak semudah membunuh goblin, aku harus ekstra hati-hati.
"Spear of Destruction." Ia memunculkan sebuah tombak yang keluar dari dalam dimensi, itu adalah tombak pembunuh dewa, aku baru pertama kali melihatnya secara langsung, tombak itu di penuhi dengan aura kegelapan yang sangat pekat, sekali ayunan saja, itu mampu menghancurkan gunung.
Bersambung....
Note : Maaf ya, di chapter kali ini terasa lebih pendek, untuk chapter selanjutnya Author usahakan agar lebih panjang lagi, normalnya author membuat 1 chapter dengan 1100 kata, chapter ini hanya dengan 1000 kata.
Terimakasih sudah membaca sampai akhir,
Berikan Hadiah, Vote, Like, bantu Share dan komentar agar Author lebih semangat lagi membuat chapter-chapter selanjutnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
MOON GYU
Jangan sampe berhenti tengah jalan Thor,Semangat
2021-10-19
1