Chapter 10 : Kebangkitan Pahlawan
Aku terbangun di ruangan Harta, di ruangan ini terdapat tempat tidur, aku sering ke tempat ini setelah berperang untuk memulihkan energi sihir ku, tempat ini di penuhi dengan energi sihir yang sangat banyak, cocok sekali untuk memulihkan energi sihir.
"Tuan Lex, akhirnya anda sadarkan diri."
"Hmm?, sudah berapa lama aku tertidur?."
"Anda tertidur selama 6 hari." 6 hari?, itu adalah pemulihan energi sihir terlamaku, mungkin karena energi sihir ku terkuras habis.
"Begitu, ya. Aku lapar, siapkan makanan untukku."
"Baik, Tuan Lex."
Energi sihir ku sudah pulih sepenuhnya, aku perlu mengecek Item-item ku. Aku menekan panel yang berbentuk kotak penyimpan barang yang berada di sebelah kiri ku, kemudian terbuka, di dalam penyimpanan item ini, banyak sekali barang-barang yang tidak terhitung jumlahnya.
"Sudah kuduga, walaupun tombak itu aku hancurkan tapi tombak itu masuk kedalam inventory ku." aku menekan panel tombak kemudian. "Spear of destruction!." muncul sebuah tombak yang sebelumnya aku hancurkan, "Ini adalah tombak yang benar-benar berbahaya, aku harus menyimpannya kembali." sambil menunggu makanan siap, aku perlu memperbaiki hutan, gunung, danau yang telah hancur, dan memperkuat pelindung Kastelku, jika dibiarkan itu akan menjadi bahan perbincangan, aku harus memperbaikinya.
Aku keluar dari Kastel menggunakan Teleportasi tanpa disadari oleh para prajurit.
Aku terbang tepat di atas Kastel ku, hutan rimbun yang mengelilingi Kastelku kini hanya terlihat rata, gunung menghilang, danau kering, banyak kawah di mana-mana, untungnya belum ada manusia yang menyelidiki kasus ini.
"Time flipper." Aku menggunakan skill tersebut yang mana membuat hutan yang hancur kini menjadi seperti semula.
Dengan ini, seharusnya tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan. Aku kembali ke dalam Kastel dan ke ruang Hartaku.
Terdengar suara langkah kaki.
"Tuan Lex, hidangannya sudah siap."
"Hmm, kali ini kau memasak apa, Felysia?."
"Hmm... apa ya?..."
"Kau membuatku semakin lapar, ayo kita makan bersama."
"Baik, Tuan Lex." Akupun menuju ke ruang makan, kami merayakan atas kabangkitan Felysia sekaligus kesembuhanku.
A. Tidak beres
Seluruh petualang mendapatkan misi untuk menyelediki hutan yang berada di selatan, ini akan menjadi misi yang sangat sulit.
"Apakah masih jauh?." aku bertanya kepada Sevila.
"Hmm... sekitar 1 kilometer lagi dari sini."
"A-apa?!." kami menuju hutan selatan dengan berjalan kaki. Berjalan kaki sejauh 1 km tidak buruk juga, ini berbeda dari sebelumnya.
Kamipun sampai di hutan yang di sebut dengan hutan selatan.
Kami membutuhkan waktu 1 hari untuk sampai di hutan ini, karena banyak gangguan di tengah perjalanan, seperti goblin, bandit dan monster-monster tingkat rendah, tapi semua musuh itu di kalahkan oleh salah satu petualang Rank S, dia sangat kuat, apakah aku bisa sehebat dirinya?.
Nama : Clay Lighting
Umur : 24
Ras : Human
Job : Dual swordsman
Tittle : Dragon Slayer
Level : 220
HP : 15000/15000
MP : 27900/28000
SP : 12000/12080
Strength : 1000/1000
Agility : 999/999
Ability : 1200/1200
Intelligence : 700/999
Lucky : 799/999
Ia pria yang tampan, berambut kuning, terlihat keren, Ia bisa mengalahkan musuh dengan sangat cepat, bahkan aku tidak bisa melihat pergerakannya, Clay Lighting, sesuai dengan namanya, ia sangat cepat secepat petir, jika bisa aku ingin sekali menjadi murid nya.
Kami semua memasuki hutan selatan ini.
"Sebentar!." ucap Clay.
salah satu anggota partynya menjawab Clay.
"Ada apa?."
"Ada yang tidak beres dengan hutan ini, seharusnya hutan-hutan ini rata oleh badai, dan juga seharusnya gunung menghilang, tapi gunung itu!."
"Benar, kata Guild Master gunung nya menghilang, tapi sekarang seperti tidak terjadi apa-apa."
"Ada yang tidak beres, kalian semua tunggulah di sini."
"Clay!, Clay!." salah satu temannya mencoba menghentikannya tapi Clay menghilang dengan cepat.
Apa yang terjadi?, apa ini juga ada hubungannya dengan Raja iblis?.
Kami semua hanya bisa menunggu Clay keluar dari hutan.
"Tuan Lex!."
"Hmm, sepertinya ada serangga yang memasuki sarang singa."
"Aku akan memeriksanya, Tuan Lex."
"Tidak boleh, kau perlu beristirahat."
"Baiklah."
(Baylor, kuserahkan kepadamu, manusia itu cukup kuat, berhati-hati lah)
(Baik, Yang mulia Raja Iblis)
"Aku merasakan keberadaan Iblis!, sudah kuduga ada yang tidak beres dengan hutan ini." Aku masih berlari dengan cepat untuk menjelajahi hutan ini, aku merasakan energi sihir yang sangat besar di depan sana, ketika aku mendekat kesana terlihat sesosok Iblis yang menghalangi jalanku.
Dia terlihat sangat kuat, senjata yang di bawanya cukup berbahaya, aku harus berhati-hati.
"Manusia, apa yang kau cari di sini?." Iblis itu berbicara.
"Aku hanya menyelidiki hutan ini."
"Begitu, ya. Sayang sekali, hidupmu akan ku akhiri di sini, Ax of death, earthquake of death."
Ia menggunakan jurus dari kampaknya, kampaknya yang besar itu menghantam tanah lalu terjadi gempa yang cukup tinggi, tanah terbelah cukup besar.
Kekuatannya benar-benar besar, aku menghunus kedua pedangku yang berada di punggungku, lalu, "Double sword, lightning slash."
*Szzzt....
Aku menggunakan jurus kedua pedangku, tercipta kilat petir yang meyelimuti kedua pedangku, aku melesat ke arah iblis itu dan menebasnya.
*Sret....
Senjata kami saling bergesekan, serangan ku yang sangat cepat berhasil di tahan olehnya.
*Swoosh...
Ia mengayunkan kampaknya, aku yang terkena serangannya, akupun terhempas, lalu ia muncul tepat di depanku.
*Sreek....
Aku terhantam lagi oleh kampaknya, walaupun aku menahannya dengan kedua pedangku tapi kekuatan fisik kami berbeda jauh, aku terhempas kembali cukup jauh, yang mana membuatku keluar dari hutan dan sampai ke rekan-rekanku berada.
Aku masih terhempas tapi aku menahannya dengan kedua pedangku yang aku tancap kan di tanah.
"Clay, kau kenapa?, apa yang terjadi?."
"MENJAUHLAH." aku teriak histeris, "Ada Iblis di depan sana, bersiap untuk bertempur."
Iblis?, seperti yang aku duga, aku juga merasa ada yang tidak beres dengan hutan ini.
Terlihat sosok Iblis yang muncul, ia membawa kampak yang besar. Baylor?, Jenderal?, Kastel malam abadi?, itu adalah nama kastel yang sama seperti Raja Iblis Lexus dan wanita ratu iblis itu.
Iblis itu terus menerus menghantam Clay, aku harus menolongnya.
(Skill: Mode pahlawan di dapatkan. Pahlawan, apakah andan ingin menggunakan skill mode pahlawan tersebut?, Yes/No)
Pemandu pahlawan memang hebat, di saat seperti ini aku mendapatkan skill yang sangat berguna, tentu saja, Yes.
(Permintaan di terima, Skill: Mode pahlawan Level 1/9 di aktifkan)
Luar biasa, statusku naik drastis.
Nama : Alvan Kennedy
Umur : 16
Ras : Human
Job : Swordsman
Tittle : Pahlawan
Level : 40
HP : 50000/999
MP : 50000/999
SP : 50000/999
Strength : 999/999
Agility : 999/999
Ability : 999/999
Intelligence : 999/999
Lucky : 899/999
Mode pahlawan level 1/9?, berarti skill ini masih bisa lebih kuat lagi, tapi mode pahlawan ini hanya bisa di gunakan 30 menit perharinya, untuk sekarang aku perlu membantu Clay.
Aku melesat menuju Iblis yang terus memukulkan kampaknya kepada Clay.
*Ting....
Aku menahan serangan iblis itu yang terus menyerang Clay.
"Mengejutkan, kau dapat menghentikan seranganku. Pahlawan?!, hmm... kau baru bangkit rupanya, akan ku uji seberapa kuat dirimu."
"Iblis!, musnahlah!." Apa ini?, kebencian?, tapi kebencian ini bukan berasal dari diriku, lantas dari siapa?.
(Itu adalah kebencian dari pahlawan yang telah tiada, anda harus mengendalikan mode Pahlawan tersebut, jika tidak!.)
Jika tidak?.
Tubuhku bergerak dengan sendirinya, aku tidak bisa mengendalikan kekuatan ini.
"Kemarilah Pedang suci, Excalibur." muncul sebuah pedang berwarna kuning keemasan yang bercahaya.
Excalibur?, pedang itu benar-benar indah, aku terkagum melihatnya.
Bersambung .....
Note : MC nya belum beraksi, di chapter selanjutnya mungkin akan sedikit santai, kebanyakan adegan tegang, sekali-kali santai sejenak, tapi itu juga bagai mana pendapat dari kalian si, kalau kalian sukanya yang Action, ya... Author usahain di setiap Chapter ada Action nya.
Terima kasih sudah membaca sampai saat ini, sekali lagi, Author ucapkan Terima kasih sudah membaca dari Chapter 1 sampai sekarang, Author akan berusaha UP setiap hari, untuk membuat 1 chapter aja membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam, Author berusaha untuk lebih baik lagi kedepannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
Anonymous
yang jadi acuan kekuatan di novel ini apa level?status? kayaknya juga enggak. level beda ratusan/ribuan kok bertarung imbang kan aneh
2022-06-21
1
Chen Beixuan
yang penting semangat Thor🔥🔥.....
2021-10-21
2
Franssisskus Supry
terserah thorr tapi aku lebih suka santai dulu lalu tegang-tegang-tegang lalu santai lagi gitu
2021-10-21
5