Chapter 02 : Pahlawan dari dunia lain
"Felysia, kemarilah."
"Baik, Yang mulia Raja Iblis."
"Ini untukmu, apa kau suka?"
"Y-Yang mulia Raja Iblis, apakah anda yakin ingin memberikan itu kepada saya?"
"Tentu saja, apa kau tidak menyukainya?"
"S-Saya sangat suka sekali, Yang mulia Raja Iblis."
"Ulurkan tanganmu."
"B-Baik."
Aku memakaikan cincin ke jarinya, tangannya begitu lembut dan halus. Ini cincin satu-satunya di game Infinite World, sangatlah susah untuk mendapatkan nya.
"Sangat cocok untuk mu."
"Terimakasih, Yang mulia Raja Iblis, saya akan menjaganya baik-baik." Beliu berbeda semenjak terakhir aku melihatnya, apa yang terjadi? Apa karena pertarungan terakhirnya dengan salah Raja Iblis, Calista?
"Y-Yang mulia Raja Iblis."
"Hmm, ada apa, Felysia."
"Apakah anda ingat pertarungan terakhir anda dengan, Tuan Raja Iblis Calista."
Pertarungan terakhir? Calista? Ah... Calista aku baru ingat, Calista adalah salah satu musuh yang tidak bisa aku kalahkan, 1020 pertarungan, 1020 imbang, menang 0, kalah 0, hampir setiap hari aku menantangnya, tapi kami berdua sama-sama seimbang. Karena hasilnya selalu imbang, kamipun sepakat untuk berdamai, dan menjadi Rival abadi, aku tidak ingat menantangnya berduel lagi, apa yang terjadi?
"Hmm, sayangnya aku tidak mengingat apa-apa."
"Begitu ya. Di pertarungan terakhir itu, anda dan Tuan Raja Iblis Calista, mengeluarkan sihir terkuatnya masing-masing, kemudian terjadinya ledakan sihir yang sangat amat dahsyat, itu hampir menghancurkan 4 Kerajaan, setelah itu anda dan Tuan Raja Iblis Calista menghilang, Saya sudah berusaha mencari anda selama hampir 500 tahun ini, tapi kami tidak dapat menemukan anda."
500 Tahun Lexus menghilang, pasti ada yang menggantikan posisi Raja Iblis nya, siapa dia? Apakah Felysia?
"500 tahun kah, sekarang Raja Iblis di kastil ini siapa?"
"S-Saya, Yang Mulia Raja Iblis, tapi bukan sebagai Raja Iblis, melainkan Ratu Iblis."
"Begitu ya, kau sangat cocok menjadi Ratu Iblis."
"Benarkah."
"Ya, aku lapar, siapkan makanan untukku."
"Sesuai perintah anda, Yang mulia Raja Iblis."
Felysia pergi meninggalkan ruangan pribadiku, ia akan menyiapkan makanan untukku.
"Berperan menjadi Raja Iblis melelahkan juga."
A. Pahlawan yang payah
Namaku Alvan Kennedy, aku tidak tahu kenapa aku berada di sini, waktu itu aku sedang berjalan pulang, tiba-tiba saja tubuhku bercahaya dan berpindah tempat ke tempat lain, ketika aku membuka mataku, seseorang berbicara, "Oh... Tuan Pahlawan, tolong selamatkan dunia ini dari Raja Iblis." Begitu katanya, apakah ini yang di namakan pahlawan dari dunia lain? Ini sudah sering terjadi di Light novel.
"Itu yang aku pikirkan, sayangnya aku di buang begitu saja oleh kekerajaan, karena kemampuanku yang tidak berguna ini, aku menyuruh mereka untuk mengembalikan ku ke dunia ku, tapi tidak bisa, sialnya hidupku ini, huh... Untuk sekarang aku akan mencari Guild di kekerajaan berikutnya."
Nama : Alvan Kennedy
Umur : 16
Ras : Human
Job : Swordman
Tittle : Pahlawan
Level : 01
HP : 100/100
MP : 50/50
SP : 30/30
Strength : 20/20
Agility : 30/30
Ability : 20/20
Intelligence : 30/30
Lucky : 05/05
Setelah berjalan 2 hari, tanpa minum dan makan, aku akhirnya sampai di Kekerajaan Fulham, tapi sayangnya aku pingsan tepat di depan gerbang masuk ke Kota Delha.
ketika aku pingsan, aku mendengar suara di dalam pikiranku.
[Selamat, Level anda naik ke Level 20, anda berjalan selama 2 hari tanpa henti, dan ini status anda saat ini]
Nama : Alvan Kennedy
Umur : 16
Ras : Human
Job : Swordman
Tittle : Pahlawan
Level : 20
HP : 2000/2000
MP : 500/500
SP : 300/300
Strength : 200/200
Agility : 300/300
Ability : 200/200
Intelligence : 300/300
Lucky : 50/50
Yang benar saja, hanya dengan berjalan saja statusku naik drastis.
Akupun sadarkan diri, nampaknya aku tertidur cukup lama, "Aku di mana?" Seseorang datang menghampiri ku.
"Kamu berada di rumahku." Ucap seorang gadis, ia terlihat sangat cantik, berambut kuning keemasan sebahu.
"Kau siapa?"
"Namaku Sevila Devika, kemarin aku sedang mencari tanaman obat-obatan, waktu aku berjalan pulang, aku menemukan mu di luar gerbang Kota, kemudian aku membawa mu ke sini."
"Aku sangat berterimakasih, aku pasti akan membalas kebaikanmu."
"Kau pasti lapar kan, sebentar, aku akan membuatkan makanan."
"Baiklah." Ia gadis yang sangat baik, aku beruntung bisa bertemu dengannya."
Yang tadi itu suara apa ya, Level ku naik, dan aku mendapatkan banyak skill, apakah ini adalah berkat gelar Pahlawan yang membuat levelku cepat naik.
Sevila kembali dan membawa makanan, aku makan dengan lahap.
B. Meteor
Aku menggunakan skill telepati untuk memberitahukan semua prajurit untuk berkumpul di ruang tahta.
Aku menuju ke ruang Tahta, berjalan di karpet merah, para prajurit berlutut.
"Oi, berlutut lah, dia adalah Yang mulia Raja Iblis yang Agung." ucap prajurit.
"B-Benarkah?!"
"Lihat energi sihirnya."
"..." ia hanya terdiam setelah melihatnya, prajurit itu merasakan aura membunuh yang sangat kuat.
Aku duduk di singgasana.
"Namaku Lexus Lexander, Raja Iblis dari Kastil malam abadi, aku sudah bangkit kembali setelah sekian lama tertidur." bagai mana keren tidak? huh... memalukan.
setelah itu, para prajurit pun keluar dari ruang Tahta dan kembali ke tugasnya masing-masing.
"Felysia."
"Baik, Yang Mulia Raja Iblis." Felysia selalu berada di samping ku, dia di setting menjadi Maid, sekaligus pengawal terkuat olehku.
"Aku akan meninggalkan kastil ini, aku perlu mecari informasi tentang dunia ini, pasti dunia ini banyak berubah setelah sekian lama aku menghilang."
"Saya akan selalu menemani anda kemanapun anda pergi, Yang mulia Raja Iblis."
"Kalau begitu, kita akan berangkat besok."
"Baik, Yang Mulia Raja Iblis."
"Tolong jangan panggil aku seperti itu, Lex saja cukup."
"Kalau begitu Tuan Lex."
"Ya, itu lebih baik."
Lex, woahh.... ini pertama kalinya aku memanggil namanya secara langsung, Lex, Lex. ucap Felysia dalam hati.
"Felysia? Felysia?!"
"Ah... maafkan saya."
"Kau kenapa?"
"Tidak, aku hanya berpikir anda berbeda."
"Berbeda?"
"Ya, anda lebih baik dari 500 tahun yang lalu, saya lebih suka tuan Lex yang sekarang."
"B-Begitukah, baguslah kalau kau menyukainya."
"Iya, Tuan Lex."
"Ayo kita ke tempat latihan, aku mau mencoba skillku."
"Baiklah."
Aku dan Felysia menuju ke tempat latihan.
Skill apa yang harus aku gunakan ya, apakah sistem nya sama seperti di Game Infinite? entahlah, akan kucoba terlebih dahulu.
"Hell meteor." langit yang berwarna hitam, tiba-tiba berubah menjadi merah, "A-apa!?gawat, gawat, tenang diriku jangan panik." cahaya merah menerangi kastil ini, terlihat sebuah meteor yang menembus langit dan akan terjatuh menuju kastil ini, meteor itu sangat besar, itu cukup menghancurkan 2 Kerajaan sekaligus.
Bagai mana cara menghentikannya, itu skill baru, meteor itu tidak ada di game Infinite, aku akan memutar balikan waktu, semoga dapat menghentikan meteor itu. "Countdown." aku menggunakan skill membalikan waktu, kemudian meteor itu kembali ke asalnya.
"Felysia, kau baik-baik saja? Felysia?"
"..." ia hanya terdiam, mungkin masih syok karena melihat meteor tadi, para prajurit yang melihatku juga sama, mereka hanya diam dan tidak bereaksi.
Bersambung ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
decco
Komet
2022-07-04
1
decco
Pahlawan Kesiangan
2022-07-04
2
Fahud_098
mantap
2022-02-14
2