Chapter 08 : Rival sejati
Aku hanya melihat mereka bertarung dari kejauhan, ini bukan seperti ku di dalam game, aku selalu mengalahkan musuh dengan kekuatan ku sendiri, aku akan turun untuk membantu Felysia dan yang lainnya.
"Tombak itu?!." bagaimana tombak itu bisa ada di tangannya?, itu adalah satu-satunya item yang ada di game Infinite World, aku pernah membacanya, tombak itu adalah tombak pembunuh dewa, yang mana jika terkena tombak tersebut akan hancur dan lenyap dari dunia ini.
Aku menggunakan telepati untuk meberi tahu semua bawahanku.
"Seluruh pasukan, mundur!."
"Tuan Lex, apa ya-." aku simpan dulu pertanyaanku, karena aku tidak perlu bertanya lagi, tombak itu benar-benar berbahaya.
"Apa kau kira, kau bisa kabur dengan mudah dariku?, Spear of Destruction, double spear." Calista menggandakan tombaknya, ia menggila, dengan cepatnya ia membunuh satu persatu Iblis yang sedang menuju ke dalam pelindung kastel, ia muncul tepat di belakang ku lalu menusuk perut ku.
"Argh." dia sangat cepat!, perutku sangat sakit sekali, ini seperti di tusuk dengan ribuan pedang, Calista mencabut tombak yang menusuk perut ku ini, "Arghhhh." setelah tombak itu di cabut, perutku semakin sakit, aku tidak bisa memulihkan luka ini, tubuhku perlahan mulai hancur, Tuan Lex, maafkan saya.
"Time reversal, Teleportation."
Aku memutar balikan waktu, yang tadinya para prajurit lenyap, sekarang kembali seperti semula, Felysia dan Baylor pun sama, kemudian aku memindahkan mereka semua ke Kastel menggunakan Teleportasi.
Hah?!, apa yang terjadi?, tiba-tiba aku dan para prajurit berada di dalam kastel, dan juga lukaku sembuh!, seharusnya tubuh ku hancur tanpa sisa, apakah Tuan Lex yang melakukannya?, aku sudah tidak heran lagi, lagi-lagi beliau menyelamatkan ku.
"Yo, Raja Iblis kehancuran, Calista Lovata, lama tidak berjumpa."
"A-Apa!, apa yang kau lakukan?." Calista terkejut melihat para prajurit yang terkena tombak baik-baik saja.
"Aku hanya membalikan waktu dan memindahkan mereka ke dalam kastel."
"Tidak mungkin!, seharusnya mereka semua hancur!."
"Tidak ada yang tidak mungkin bagiku!, dan tidak akan kubiarkan para bawahan ku mati!."
(Skill: Intimidasi tingkat menengah on)
"A-apa!." energi sihir macam apa itu, benar-benar sangat mengerikan, Lexus, kau sangat kuat, tapi dengan adanya tombak ini aku tidak akan kalah darimu, mau seribu, duaribu tahunpun lamanya aku akan selalu berusaha mengalahkan mu, Lexus Lexander.
"Spear of Destruction, Spear of Death Throw."
Ia melemparkan tombaknya ke arahku dengan sangat cepat.
Ho... dia hebat juga rupanya, ia masih bisa bergerak setelah aku meng-aktifkan skill Intimidasi.
(Skill: Intimidasi tingkat menengah of)
"Kemarilah Pedang Iblis, Shamshir."
Shamshir merupakan pedang legendaris yang bentuknya unik yaitu melengkung 5 hingga 15 derajat dari ujung ke pangkalnya. Dalam bahasa Persia, “Shamshir” diartikan sebagai pedang. Meskipun terlihat biasa saja, ada cerita gaib dimana salah satu pedang legendaris bernama Shamshir-e Zomorrodnegar. Bahkan Fullad-zereh, seorang penyihir bertanduk yang kebal terhadap senjata apapun bisa terluka karena pedang legendaris ini. Dimiliki oleh raja Salomo, dan diamankan oleh Fullad-zereh. Iblis pun akan takut dengan senjata ini dan pemakainya pun akan kebal terhadap serangan sihir apapun. Luka yang disebabkan pedang legendaris ini pun hanya bisa diobati oleh ramuan misterius yang juga berisi otak Fullad-zereh. Pedang Shamshir sering muncul di banyak game action dan RPG.
Note : informasi di atas di dapatkan dari Google Crhome.
"Pedang itu?!, itu adalah pedang pembunuh iblis, bagaimana kau bisa memilikinya?."
Sebenarnya pedang ini juga merupakan Item limited edition, hanya beberapa pemain yang memilikinya, sangat susah untuk mendapatkannya.
"Kau tahu bayak rupanya." Calista adalah keturunan Iblis kuno, aku masih tidak tahu tentang asal usul dunia ini, ia juga sepertinya tahu persis pedang ini.
"Itu adalah pedang yang di ciptakan khusus untuk membunuh Iblis dan monster!, itu pedang yang selalu di bawa oleh pahlawan!."
"Ho... begitu, ya, kalau begitu, terima ini, Demon-slayer slash." aku menggunakan salah satu skill pedang ini dan mengayunkannya ke arah Calista berada, tercipta bilah-bilah angin berwarna hitam berbentuk bulan sabit yang mengarah Calista. Serangan itu di hindari oleh Calista, tapi, para prajurit Calista lenyap karena terkena seranganku.
Ia melesat ke arahku ia akan menggunakan tombaknya untuk menusuk perut ku, tapi tombaknya berhasil aku tangkis, kami saling beradu senjata, senjata yang kami gunakan berada di Rank SSS+, itu termasuk senjata terkuat di dunia ini.
Senjata kami saling bergesekan yang mana gesekan tersebut menjadi ledakan. Calista menjauh dariku, kemudian ia melesat ke arahku dengan sangat cepat sambil mendorong tombaknya kearah ku.
"Shield." aku menciptakan perisai berbentuk bola yang mana aku berada di dalamnya.
*Krack
Tombak itu menghantam perisaiku dengan sangat keras, perlahan perisaiku mulai hancur.
*Cring
Ia berhasil menghancurkan perisaiku, Calista masih mendorong tombaknya ke arahku, tapi serangannya kembali aku tahan.
"Cih. Hiyaaa..." Calista menggila, ia meyerangku dengan membabi buta, tombak nya berhasil mengenai dadaku.
*Ting
Tapi berkat item yang kupakai, aku selamat dari serangan tersebut.
"A-Apa?, apa yang terjadi?."
Baju ini sangat berguna, aku beruntung karena memilikinya, walaupun terlihat seperti baju biasa tapi baju ini keras, sekeras batu yang terkuat di dunia ini.
"Kau tidak akan hisa membunuhku, Calista."
"Aku hanya ingin kemenangan, hanya itu keinginan ku selama bertarung denganmu, tapi aku tidak cukup kuat untuk bisa mengalahkanmu, Lexus Lexander."
"Kau adalah lawan yang hebat, Calista, kaulah rival sejatiku."
"Lexus."
"Ayo, mulai, sekarang aku akan serius."
"Aku juga."
Kami bertarung kembali, kami saling menikmati pertarungan ini, senikmat inikah pertarungan itu?.
Lexus dan Calista, mereka berdua bertarung dengan senyuman dan tertawa, mereka saling menikmati pertarungan ini. Pertarungan kali ini benar-benar bencana, mereka meratakan gunung, hutan, bahkan danau pun menjadi kering, terjadi ledakan di mana-mana, terjadi badai yang sangat amat dahsyat yang mana pertarungan ini menjadi lebih ekstrim, petir-petir menyambar, memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh.
"Apa kau senang, Calista?." Kami saling beradu senjata.
*Tang
*Ting
"Ya, aku senang, aku sangat senang bisa bertemu dengan mu, Lexus wahai rivalku."
*Bum
Serangan pantulan dari senjata kami mengarah ke tanah itu menimbulkan ledakan yang cukup besar.
Aku mengangkat tangan kananku ke atas, lalu, "Hell meteor." langit berubah menjadi merah, cahaya merah menerangi pertarungan ini, terlihat sebuah meteor yang menembus langit dan akan terjatuh menuju ke tanah.
"Ho... Meteor kah, itu bukan apa-apa bagiku." Raja Iblis kehancuran memang hebat.
Ia terbang dengan sangat cepat menuju ke meteor itu, lalu ia menggunakan skill tombaknya.
"Spear of destruction, Meteor destroyer." ia melempar tombak penghancurnya ke meteor itu yang mana membuat meteor itu hancur berkeping-keping.
"Bagai mana dengan ini, ten meteors of hell." Sepuluh meteor yang sama turun ke dunia ini.
"Sepuluh ya?, kalau begitu akan kuhancurkan semuanya!, akan kutunjukan kemampuan sesungguhnya dari Raja Iblis kehancuran!, Spear of Destruction, multiplier destruction."
Tombaknya berubah menjadi 20, dan semua tombak itu menuju ke masing-masing meteor.
*Duar
Terjadi ledakan yang sangat dahsyat di atas langit.
Bersambung....
Note : maaf jika di chapter kali ini full dengan action, kisah si pahlawan juga akan seru nantinya. Seperti biasa Author akan UP setiap hari, ikuti terus kisah Raja Iblis dari kastel malam abadi ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
MOON GYU
Lanjut
2021-10-19
2
Chen Beixuan
menarik.... semangat Thor.....
2021-10-19
1
Franssisskus Supry
next
2021-10-19
4