Paulina duduk di sofa sambil menunggu Paulinus. Lima belas menit barulah Paulinus selesai mandi dan langsung duduk di sebelah Paulina.
" Sudah malam, kak Paul mau tidur di mana?" tanya Paulina
" Di sofa saja." ucap Paulinus sambil memeluk pinggang Paulina.
" Kak Paul, apa yang kak Paul lakukan?" tanya Paulina sambil melepaskan tangan Paulinus tapi tenaganya kalah jauh dengan Paulinus.
" Aku ingin tidur sambil memeluk dirimu." bisik Paulinus
" Tidak, lebih baik kak Paul tidur bersama Paulus dan aku tidur bersama Paskalis dan Patrick." tolak Paulina.
" Baiklah, tapi setelah kita menikah kita tidur bersama." bisik Paulinus.
" Ya. Sekarang aku ingin istirahat sudah malam." ucap Paulina sambil berdiri meninggalkan Paulinus.
Paulinus mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat ke asisten pribadinya kemudian berjalan ke arah ranjang untuk tidur bersama putra pertamanya.
xxxxxxx
Malam berganti pagi Paulina perlahan membuka matanya dan melihat ke dua putranya sedang memeluk dirinya sambil menatap wajah mommynya.
" Mommy, apakah daddy meninggalkan kita lagi?" tanya Patrick dengan wajah sendu dan mulai berkaca-kaca.
" Siapa bilang daddy pergi meninggalkan kalian, daddy menemani kakak kalian." Jawab daddy Paulinus menjawab pertanyaan Patrick sambil turun dari ranjang untuk mendekati putra bungsunya.
" Daddy!!" teriak Patrick sambil berdiri dan berlari menuju ke daddy Paulinus.
" Hati - hati Patrick nanti jatuh." ucap mommy Paulina
hap
Daddy Paulinus langsung memeluk putra bungsunya kemudian mengecup pipinya.
" Daddy, jangan pergi lagi ya? kami sedih kalau daddy pergi lagi." ucap Patrick
" Mulai sekarang dan seterusnya kita akan selalu bersama. Apakah kalian senang mendengarnya?" tanya daddy Paulinus.
" Senang dad." Jawab mereka serempak
Paulus membuka matanya begitu pula dengan Paskalis dan langsung menjawab pertanyaan daddy Paulinus.
" Daddy, Paskalis ingin di gendong sama daddy." pinta Paskalis sambil berjalan ke arah daddynya dan mengangkat ke dua tangannya.
Daddy Paulinus langsung menggendong Paskalis dengan menggunakan tangan kirinya karena tangan kanannya menggendong Patrick.
" Daddy, Paulus juga mau di gendong." ucap Paulus dengan mata penuh harap.
" Kamu lagi sakit nanti kalau sudah sembuh nanti daddy gendong." ucap daddy Paulinus.
" Sekarang Paskalis dan Patrick mandi dulu ya dan ini pakaian kalian." ucap mommy Paulina sambil memberikan dua paper bag ke Paskalis dan Patrick.
" Masih baru mom?" tanya Paskalis sambil menerima paper bag dari mommynya.
" Iya, daddy yang membelikan buat kalian." ucap mommy Paulina
cup
cup
" Terima kasih daddy." Jawab Paskalis dan Patrick serempak sambil mengecup pipi Paulinus masing-masing kanan dan kiri.
" Sama - sama sayang, sekarang mandi ya." pinta daddy Paulinus
" Mandi bareng ya dad." mohon Patrick
" Baiklah." Jawab daddy Paulinus sambil tersenyum
Ke tiga pria tersebut masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sedangkan mommy Paulina duduk di kursi dekat ranjang anaknya Paulus.
" Setelah bertemu dengan Daddy kalian apakah kamu bahagia Paulus?" tanya mommy Paulina
" Bahagia mommy dan Paulus berharap daddy selalu bersama dengan kita." ucap Paulus.
" Mommy dan Daddy akan menikah dan kita akan menjadi satu keluarga yang utuh." ucap mommy Paulina
" Benarkah mom? Paulus senang mendengarnya apalagi ke dua adikku." ucap Paulus tersenyum bahagia.
Mommy Paulina tidak mau egois karena ke tiga anaknya masih membutuhkan kasih sayang seorang daddy karena itulah dirinya mau menikah dengan Paulinus.
" Apakah ada yang sakit? tanya mommy Paulina
" Tidak ada mom hanya nyeri saja." ucap Paulus.
" Syukurlah mommy senang mendengarnya. Oh ya sebentar lagi ada penerimaan murid baru nanti mommy dan daddy akan mendaftarkan kalian sekolah." ucap mommy Paulina
" Benarkah mom?" tanya Paulus seakan tidak percaya
" Benar sayang, nanti kalian bertiga akan sekolah." ucap mommy Paulina
" Kami akan sekolah mom?" tanya Paskalis dan Patrick serempak
" Iya sayang kalian nanti akan sekolah." Jawab mommy Paulina
" Nanti Daddy akan menemani kalian untuk mendaftarkan sekolah." Jawab Daddy Paulinus
" Terima kasih daddy." Jawab mereka serempak
Paskalis dan Patrick langsung memeluk daddy Paulinus karena mereka sangat senang bisa sekolah dengan di antar oleh daddy Paulinus. Daddy Paulinus hanya tersenyum sambil menggendong ke dua putranya sambil mengecup pipi ke dua anaknya.
" Terima kasih sayang kehadiran kalian sangat berarti buat daddy. Hidup Daddy sekarang lebih berwarna sejak kedatangan kalian." ucap daddy Paulinus tersenyum bahagia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Tou Ya
kalau di dunia novel ada kisah sprt ini kebanyakan dadynya akan sangat sayang sm anaknya,,sdngkan di dunia nyata bnyk yg tdk mengakui
2022-06-15
4
Arumi Tato
waktunya daftar sekolah baru
2022-05-23
0
Renireni Reni
ikut senyum2
2022-05-23
1