" Sekarang kamu pura - pura tidur sambil memeluk Paulus yang sedang terluka dan buat seolah - olah Paulus memelukmu " Perintah mommynya Paulinus.
" Buat apa mom?" tanya Paulinus dengan nada bingung.
" Ikuti saja perintah mommy, nanti kamu akan tahu." ucap mommynya Paulinus.
" Baik mom." Jawab Paulinus sambil berdiri dan berjalan ke arah ranjang.
Paulinus pun berbaring dan ingin memeluk Paulus bertepatan Paulus juga memeluk daddy Paulinus, membuat daddy Paulinus tersenyum menatap wajah tampan anaknya yang mirip dengan dirinya.
" Anak daddy juga kangen ya?" ucap daddy Paulinus sambil membalas pelukan anak pertamanya sambil mengecup kening Paulus dan pura - pura memejamkan matanya.
Tidak berapa lama akhirnya Paulina keluar dari kamar mandi dengan wajah segar. Paulina berjalan ke arah ke dua orang tua Paulinus dan duduk saling berhadapan.
" Paulina lihatlah anak kalian sangat membutuhkan sosok seorang daddy yang selalu melindungi kalian. Apakah kamu tega memisahkan hubungan seorang daddy dengan ke tiga anaknya? Kamu dan Paulinus tidak salah karena yang patut disalahkan adalah ibu tiri mu dan juga adik tirimu yang berbuat keji terhadapmu begitu pula dengan orang yang telah berbuat keji terhadap anakku sehingga terjadilah yang tidak diinginkan." ucap mommynya Paulinus.
" Ke tiga anak kalian sudah besar dan sebentar lagi sekolah, apakah hatimu tidak terluka jika ada orang yang menghinamu dan juga menghina ke tiga anak kalian?.. Daddy rasa jika kalian menikah tidak ada orang lain yang akan menghina kalian lagi." sambung daddynya Paulinus.
" Percayalah anak kami bukanlah orang yang suka bermain dengan wanita karena terus terang baru kali ini anak kami sangat serius untuk menikah." sambung mommy Paulinus kembali.
" Kenapa mommy dan daddy mengharap aku menikah dengan kak Paul?" tanya Paulina
" Karena baru pertama kali ini kami melihat senyuman Paulinus. Biasanya anak kami jarang tersenyum tapi sejak melihatmu senyuman anak kami tidak pernah pudar." ucap mommynya Paulinus.
" Baiklah mommy, Paulina bersedia menikah tapi dengan dua syarat." ucap Paulina pasrah
" Apa itu syaratnya?" tanya mommynya Paulinus.
" Syarat pertama aku mohon agar kak Paul mengurus mantan calon tunangannya agar di saat pernikahan kami nanti dia dan keluarganya tidak mengganggu kami. Aku tidak ingin membuat ke tiga anak kesayangan kami menangis akibat ucapan gadis itu." Ucap Paulina menjelaskan
" Baik nanti kami akan meminta anak kami akan mengurus mereka." ucap mommynya Paulinus
" Syarat ke duanya apa?" tanya daddynya Paulinus
" Syarat ke dua jika dalam perjalanan pernikahan kami kak Paul tiba - tiba sembuh dari penyakitnya dan kak Paul mencintai wanita lain maka aku akan mundur dan jangan pernah meminta hak asuh ke tiga anak kami. Aku tidak akan meminta harta gono gini karena bagiku harta bisa di cari. Jika setuju dengan ke dua syaratku aku bersedia menikah dengan kak Paul." ucap Paulina.
" Baiklah aku setuju, apalagi aku tidak akan mungkin menyakiti hatimu lagi karena bagiku kamu adalah wanita yang paling sempurna. Hanya laki - laki bodoh yang tega menyakiti perasaan seorang wanita sebaik dirimu." ucap Paulinus sambil membuka matanya dan turun dari ranjang.
Paulinus berjalan ke arah Paulina dan duduk di sampingnya. Usaha Paulinus tidak sia – sia akhirnya Paulina setuju untuk menikah dengan dua syarat dan Paulinus yang sangat mencintai Paulina menyetujui permintaan Paulina.
" Baiklah kalau begitu mommy dan daddy akan menyiapkan semua keperluan acara pernikahan kalian." ucap mommy sambil tersenyum bahagia.
" Sekarang sudah malam, mommy dan daddy istirahat saja biar aku dan Paulina yang menjaga anak - anak kami." ucap Paulinus.
" Baiklah, mommy dan daddy juga lelah besok kami ke sini lagi." ucap mommynya Paulinus sambil berdiri dengan diikuti oleh suaminya.
Paulinus dan Paulina ikut berdiri dan mengantar sepasang suami istri sampai di depan pintu. Setelah selesai mengantar mereka kembali duduk di sofa.
" Aku ingin mandi dulu badanku sangat lengket." ucap Paulina
" Bagaimana kalau mandi bersama?" tanya Paulinus sambil tersenyum mesum
" Tidak." tolak Paulina
" Memangnya kenapa?" tanya Paulinus dengan muka lesu.
" Pasti tahu jawabannya, nanti kalau kita resmi menikah baru boleh mandi bersama." ucap Paulina sambil berdiri meninggalkan Paulinus.
Paulina mengambil paper bag yang berisi pakaian miliknya yang baru di beli oleh Paulinus kemudian Paulina berjalan ke arah kamar mandi. Paulinus melihat ponsel milik Paulina tergeletak di meja, jiwa keponya yang meronta memaksakan dirinya untuk melihat isi di dalam ponsel milik Paulina.
" Hmmm.. pakai pin tidak masalah buatku." ucap Paulinus
Paulinus pun mengutak atik ponsel milik Paulina dan tidak membutuhkan waktu lama ponsel itupun dapat di buka. Paulinus membuka isi di dalam galeri yang penuh dengan foto - foto ke tiga anaknya.
" What??? banyak sekali piala 🏆 milik ke tiga anakku. Aku tidak menyangka ke tiga putraku sangat pintar dan menjuarai berbagai bidang seni bela diri, matematika, progam IT dan masih banyak lagi." ucap Paulinus sambil tersenyum bahagia.
" Maafkan daddy yang tidak bisa menemani kalian waktu kalian ikut lomba. Mulai sekarang dan seterusnya daddy akan menemani kalian ikut lomba." sambung daddy Paulinus.
Setelah puas membuka galeri, Paulinus membuka isi wa milik Paulina dan ada beberapa chat dari beberapa pria tapi tidak dibalas oleh Paulina. Sisanya tentang undangan acara lomba ke tiga anak kembar.
" Aku akan berusaha menjadi suami dan daddy yang bertanggung jawab atas istri dan ke tiga putraku." ucap Paulinus sambil menyimpan kembali ponsel milik Paulina kemudian menunggu Paulina keluar dari kamar mandi.
ceklek
Paulina keluar dari kamar mandi dan melihat Paulinus sedang menatap dirinya.
" Kak Paul, tidak mandi?" tanya Paulina
" Mandi, handukmu mana?" tanya Paulinus
" Ada di kamar mandi, kenapa tidak pakai yang baru?" tanya Paulina
" Tidak, aku inginrmakai handuk bekas dirimu pakai." Ucap Paulinus sambil berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Isabela Devi
Paulina Uda siap menikah
2024-06-04
0
Arumi Tato
seandainya sj kmu tau siapa yg meretas perusahaanamu apakah km akan marah paulinus kpd anakmu paulus
2022-05-23
1
Ngatmi Raya
Hehehehe hemat cucian ya Paulina
2022-05-13
0