Pelukan Pertama Daddy Paulinus

" Kenapa wajahmu memerah hmmm." goda Paulinus sambil menatap mata indah Paulina.

" Aku ingin turun, mau lihat anak - anakku." ucap mommy Paulina sambil turun dari ranjang dan berjalan dengan langkah cepat.

Paulinus hanya tersenyum melihat tingkah menggemaskan dari wanita yang sangat dicintainya. Paulinus turun dari ranjang dan ikut menyusul Paulina menuju ke ruangan ugd.

Sampai di ruangan ugd Paulinus dan Paulina duduk sambil menunggu kabar Paulus. Ke dua anak kembarnya tampak lelah dan badannya hampir terjatuh karena menahan rasa kantuk teramat sangat. Mommy Paulina dan Paulinus tidak tega melihatnya.

" Anak mommy ngantuk ya? sini mommy gendong." ucap mommy Paulina sambil menggendong Patrick.

" Anak daddy ngantuk ya? sini sama daddy." ucap Paulinus sambil menggendong Paskalis.

" Mommy, Patrick ingin di gendong sama daddy." ucap Patrick dengan menampilkan puppy eyes nya.

" Daddy kan gendong kak Paskalis, Patrick sama mommy ya?" ucap mommy Paulina terpaksa memanggil daddy karena tidak tega melihat ke dua anaknya yang sangat mengharapkan kehadiran seorang daddy.

Paulinus tersenyum bahagia karena dirinya di panggil dengan sebutan daddy untuk pertama kalinya oleh wanita yang dicintainya.

" Tidak apa-apa sama daddy, daddy masih kuat kok menggendong kalian berdua apalagi di tambah dengan kakak kalian Paulus." ucap Paulinus.

Akhirnya Paskalis dan Patrick di gendong oleh Paulinus dengan menggunakan ke dua tangannya. Tangan kanan menggendong Paskalis dan tangan kiri menggendong Patrick.

" Hendrik, siapkan ruangan VVIP untuk istirahat Patrick dan Paskalis." perintah Paulinus.

" Baik tuan." ucap Hendrik sambil berdiri kemudian berjalan ke arah ruangan VVIP diikuti oleh Paulinus dan Paulina.

" Silahkan masuk tuan." ucap Hendrik sambil membuka pintu.

" Terima kasih." Jawab Paulina dengan nada lembut.

" Sama - sama nona." Jawab Hendrik

" Nyonya bukan nona." protes Paulinus

" Apaan sih, memangnya kita sudah menikah?" tanya Paulina dengan wajah memerah menahan malu.

" Sebentar lagi sayang." Bisik Paulinus

Paulina yang merasa malu mencubit perut Paulinus tapi Paulinus tidak merasakan sakit sedikitpun malah terasa geli.

" Permisi nyonya dan tuan." ucap Hendrik berpamitan karena dirinya tidak mau melihat kemesraan tuannya dan nyonya nya.

" Sekali lagi terima kasih." ucap mommy Paulina.

" Sama - sama nyonya sambil berjalan meninggalkan mereka.

Paulinus berjalan ke arah ranjang dan Paulina ikut membantu Paulinus untuk mengangkat anaknya Patrick agar berbaring di ranjang namun Patrick langsung terbangun.

" Mommy, Patrick ingin tidur dipeluk Daddy." ucap Patrick sambil menatap sendu ke mommy Paulina.

" Iya tapi tidur dulu ya sebentar lagi daddy akan ikut tidur menemani kalian." ucap Paulina dengan nada lembut sambil membaringkan Patrick di ranjang.

Paulinus pun ikut berbaring dan tidur di tengah-tengah karena Patrick masih membuka matanya walau matanya sudah setengah watt. Pelukan pertama daddy Paulinus terhadap Paskalis dan Patrick ke dua anak kembar genius membuat mereka berdua merasakan nyaman dan memiliki seorang daddy yang sudah lama mereka inginkan.

Kini ke dua anak kembar sudah tertidur pulas di ranjang sambil memeluk Paulinus dengan erat seakan takut kalau Paulinus pergi dari mereka. Hingga hampir satu jam lebih lamanya membuat ke dua lengannya kram karena dijadikan bantal oleh ke dua anaknya.

" Mommy, tolong bantu daddy, tangan daddy kram." bisik Paulinus karena takut ke dua anaknya terbangun.

Mommy Paulina yang tidak tega mengangkat kepala Patrick dengan perlahan sedangkan dengan perlahan lengan Paulinus diluruskan sambil menahan kram kemudian di lanjutkan kepala Paskalis.

" Aku ingin bicara denganmu." ucap Paulinus sambil berdiri kemudian berjalan meninggalkan ruang perawatan.

" Baiklah." Jawab mommy Paulina sambil mengikuti Paulinus.

" Maria, tolong temani Paskalis dan Patrick. Kabarin aku jika salah satu mencariku" mohon mommy Paulina.

" Ok, tenang saja." Ucap tante Maria.

Mereka berdua keluar ruang perawatan VVIP dan meninggalkan ke dua anak kembarnya serta tante Maria. Di luar Paulinus dan mommy Paulina melihat Hendrik masih setia menunggu di ruangan UGD.

" Hendrik, aku dan calon istriku mau keluar sebentar. Hubungi aku jika operasi nya sudah selesai." ucap Paulinus sambil menggenggam tangan calon istrinya.

" Baik tuan." Jawab Hendrik sambil memperhatikan tangan tuan Paulinus yang menggenggam tangan mommy Paulina.

Paulinus yang mengerti arti tatapan Hendrik hanya tersenyum.

" Kamu pasti kaget kenapa aku bisa menyentuh tangan seorang wanita." Tebak Paulinus

" Benar tuan." Jawab Hendrik

" Karena wanita ini sangat spesial untukku karena hanya wanita inilah yang bisa menyentuhku dan wanita inilah yang akan menjadi istriku." ucap Paulinus sambil mengecup punggung tangan mommy Paulina membuat mommy Paulina sangat terkejut karena untuk pertama kalinya dirinya diperlakukan seperti ini.

" Ayo sayang kita pergi." Ucap Paulinus sambil menarik tangan Paulina dengan lembut.

" Permisi tuan Hendrik." pamit mommy Paulina sambil mengikuti langkah Paulinus.

" Panggil lah Hendrik." ucap Hendrik

" Baik, mari kak Hendrik." pamit mommy Paulina sambil melambaikan tangan kirinya karena tangan kanannya digenggam oleh Paulinus .

" Semoga tuan dan nyonya selalu bahagia dan secepatnya menikah karena aku melihat untuk pertama kalinya tuan Paulinus tersenyum terlebih penyakit nya tidak kumat lagi. Aku lihat juga kalau nyonya Paulina sangat baik dan menghormati orang lain tidak seperti wanita pada umumnya." gumam Hendrik sambil menatap kepergian mereka berdua.

Kini Paulinus duduk di kursi pengemudi sedangkan mommy Paulina duduk di samping pengemudi.

" Kita mau kemana?" tanya mommy Paulina.

" Restoran, aku sangat lapar." ucap Paulinus sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.

" Baiklah tapi jangan lama-lama ya." pinta mommy Paulina.

" Tenang saja, tidak akan lama." ucap Paulinus.

Tidak berapa lama merekapun sudah sampai di parkiran mobil restoran cepat saji. Paulinus meminta mommy Paulina untuk duduk di kursi sedangkan dirinya memesan makanannya. Tidak berapa lama Paulinus datang sambil membawa nampan yang berisi ayam dan minuman.

Mereka makan tanpa ada yang bicara sedikitpun setelah setengah jam lamanya akhirnya mereka selesai makan dan minum.

" Paulina aku ingin kamu jujur padaku." pinta Paulinus sambil menatap Paulina.

" Maksudnya?" tanya mommy Paulina dengan nada bingung.

" Ceritakan tentang enam tahun yang lalu." ucap Paulinus.

" Buat apa?" tanya mommy Paulina yang enggan menceritakan masa lalu yang sangat menyakitkan bagi dirinya dan selalu berusaha untuk dilupakan.

" Ceritakan saja." Ucap Paulinus.

" Ceritanya panjang dan pasti kak Paul akan bosan mendengarnya." ucap mommy Paulina mencari alasan.

" Walau seharian kamu cerita aku tetap siap mendengarkannya." ucap Paulinus sambil menatap mata indah mommy Paulina.

" Terlalu menyakitkan untuk di ingat." ucap mommy Paulina

" Aku akan tetap mendengarkannya jadi aku mohon ceritakan." mohon Paulinus.

" Bagaimana kalau bicaranya di dalam mobil saja." tawar mommy Paulina

" Baiklah." Jawab Paulinus

Mereka berdua meninggalkan restoran tersebut menuju ke dalam mobil milik Paulinus. Singkat cerita kini mereka berada di dalam mobil duduk di kursi belakang pengemudi.

Paulina menghembuskan nafasnya perlahan sambil memejamkan matanya untuk mengumpulkan keberaniannya untuk menceritakan masa lalu yang sangat menyakitkan dan ingin dilupakan nya. Paulina menceritakan tentang masa lalu tanpa ada yang ditutupinya.

" Baiklah aku akan bercerita." ucap mommy Paulina.

Terpopuler

Comments

Isabela Devi

Isabela Devi

makin seruh Thor

2024-06-04

0

Arumi Tato

Arumi Tato

lanjuttttt

2022-05-22

0

Renireni Reni

Renireni Reni

terus aunty maria kmn??

2022-05-22

0

lihat semua
Episodes
1 Malam Pertama
2 Paulina Pergi Ke Luar Negri
3 Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4 Pulang Ke Indonesia
5 Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6 Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9 Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10 Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11 Masa Lalu Paulina
12 Pergi Ke Butik
13 Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14 Curahan Hati
15 Masa Lalu Paulinus
16 Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17 Paulina Bersedia Menikah
18 Mendaftarkan Sekolah
19 Memulai Dari Awal
20 Pindah Rumah
21 Mansion Milik Daddy Paulinus
22 Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23 Pernikahan Paulinus dan Paulina
24 Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25 Membeli Saham
26 Tiga Anak Kembar Genius
27 Tiga Anak Kembar Genius 2
28 Di Lema Paman Hendrik
29 Pecat
30 Kemarahan Daddy Paulinus
31 Tiga Aksi Kembar Genius
32 Janji
33 Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34 Paman Hendrik dan Maria
35 Kecelakaan
36 Kecelakaan 2
37 Hukuman
38 Hukuman 2
39 Kematian Lili Adriyel
40 Maria dan Paman Hendrik
41 Temani Aku Tidur
42 Masa Lalu Hendrik
43 Hendrik dan Maria
44 Bertemu Mantan
45 Hendrik dan Maria
46 Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47 Maria dan Hendrik
48 Hendrik dan Maria Terluka
49 Tidak Ada Penolakan
50 Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51 Hendrik dan Maria
52 Perjodohan
53 Perjodohan 2
54 Bertunangan
55 Pernikahan Hendrik dan Maria
56 Daddy Paulinus Tertembak
57 Pakai Darah Saya Saja Dok
58 Kita Banyak Bersyukur
59 Aku Sangat Mencintaimu
60 Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61 Sahabat
62 Satu Syarat
63 Hatinya Seperti Tersentil
64 Kelebihan
65 Bercerai
66 Hak Asuh Anak
67 Kamu serius ingin menceraikan aku
68 Kita Satu Keluarga
69 " Angelina Williams
70 Angelina Williams 2
71 Maukah kamu menikah denganku?
72 Ke dua orang tuamu kemana?
73 Tangisan Angel
74 Paulonus dan Angel
75 Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76 Apa??? siapa kak?
77 Meledakkan gedung pernikahan
78 Hukuman
79 END
80 Novel : Wanita Kesayangan CEO
81 Novel : Wanita Kesayangan Presdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Malam Pertama
2
Paulina Pergi Ke Luar Negri
3
Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4
Pulang Ke Indonesia
5
Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6
Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9
Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10
Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11
Masa Lalu Paulina
12
Pergi Ke Butik
13
Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14
Curahan Hati
15
Masa Lalu Paulinus
16
Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17
Paulina Bersedia Menikah
18
Mendaftarkan Sekolah
19
Memulai Dari Awal
20
Pindah Rumah
21
Mansion Milik Daddy Paulinus
22
Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23
Pernikahan Paulinus dan Paulina
24
Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25
Membeli Saham
26
Tiga Anak Kembar Genius
27
Tiga Anak Kembar Genius 2
28
Di Lema Paman Hendrik
29
Pecat
30
Kemarahan Daddy Paulinus
31
Tiga Aksi Kembar Genius
32
Janji
33
Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34
Paman Hendrik dan Maria
35
Kecelakaan
36
Kecelakaan 2
37
Hukuman
38
Hukuman 2
39
Kematian Lili Adriyel
40
Maria dan Paman Hendrik
41
Temani Aku Tidur
42
Masa Lalu Hendrik
43
Hendrik dan Maria
44
Bertemu Mantan
45
Hendrik dan Maria
46
Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47
Maria dan Hendrik
48
Hendrik dan Maria Terluka
49
Tidak Ada Penolakan
50
Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51
Hendrik dan Maria
52
Perjodohan
53
Perjodohan 2
54
Bertunangan
55
Pernikahan Hendrik dan Maria
56
Daddy Paulinus Tertembak
57
Pakai Darah Saya Saja Dok
58
Kita Banyak Bersyukur
59
Aku Sangat Mencintaimu
60
Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61
Sahabat
62
Satu Syarat
63
Hatinya Seperti Tersentil
64
Kelebihan
65
Bercerai
66
Hak Asuh Anak
67
Kamu serius ingin menceraikan aku
68
Kita Satu Keluarga
69
" Angelina Williams
70
Angelina Williams 2
71
Maukah kamu menikah denganku?
72
Ke dua orang tuamu kemana?
73
Tangisan Angel
74
Paulonus dan Angel
75
Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76
Apa??? siapa kak?
77
Meledakkan gedung pernikahan
78
Hukuman
79
END
80
Novel : Wanita Kesayangan CEO
81
Novel : Wanita Kesayangan Presdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!