Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina

" Aku ingin mengejar wanita murahan itu." ucap gadis itu.

plak

plak

Paulinus menampar ke dua pipi gadis itu kanan dan kiri hingga terjatuh.

" Jangan sekali-kali kamu menghina wanitaku apalagi sampai menyakitinya." ucap Paulinus sambil menatap tajam ke arah gadis itu.

" Breng*k, seumur hidup aku tidak pernah memukul putriku tapi kamu berani sekali menampar putri kesayanganku!!" bentak ayahnya tidak terima putri kesayangannya di tampar.

" Bodyguard, usir mereka." teriak Paulinus sambil menatap tajam ke arah mereka.

Ke enam bodyguard datang mendekati daddynya Paulinus.

" Iya tuan." Jawab mereka serempak

" Usir ke tiga orang ini." ucap Paulinus dengan nada dingin sambil menunjuk gadis itu dan juga ke dua orang tuanya.

" Baik tuan." Jawab ke enam bodyguard serempak.

" Hei, jangan sembarangan mengusir kami, kalian tidak tahu siapa kami??" bentak istri paruh baya

" Tuan Axelo, saya tidak terima diperlakukan seperti ini hubungan persahabatan dan kerja sama kita batal." ucap pria paruh baya itu dengan tatapan penuh kebencian karena calon menantunya berani menendangnya dan mempermalukannya.

" Maaf tuan Rizky ini di luar rencana kita, terus terang kami sangat kecewa dengan putri kalian tidak bisa menjaga mulutnya. Selain anak kami yang membatalkan acara pertunangan, kami sebagai orang tua dari Paulinus juga tidak setuju jika putra kami menikah dengan putri tuan yang mulutnya sangat pedas dan tidak mempunyai etika sama sekali." ucap tuan Axelo sambil mendekati putranya.

" Benar kata suamiku, terus terang kami sudah berusaha membujuk putra kami untuk bertunangan dan ketika sudah menyetujuinya ternyata di luar rencana kami putri kalian sangat mengecewakan kami. Kami menyetujui agar acara pertunangan dibatalkan." ucap nyonya Axelo sambil mendekati putra pertamanya.

Paulinus hanya menatap mereka dengan tatapan aura membunuh.

" Cih... kami juga setuju jika acara pertunangan ini di batalkan. Apalagi mana ada acara pertunangan diadakan sederhana ini dan di hadiri hanya berenam. Namanya acara pertunangan itu seharusnya mewah di tempat gedung dan mengundang banyak orang bukan di restoran seperti ini." hina nyonya Rizky

" Silahkan kalian keluar." ucap Paulinus dengan nada dingin.

" Kami juga ingin keluar dari sini, ayo sayang kita pulang."ucap nyonya Rizky sambil menggenggam tangan putrinya.

' Tapi mommy aku sangat mencintai Paulinus." rengek gadis itu.

" Sudah jangan sedih, masih banyak pria tampan di luaran sana yang melebihi laki - laki seperti Paulinus." Hibur ibunya sambil melirik sinis ke arah Paulinus.

Gadis itupun pasrah dan mengikuti orang tuanya sambil menatap Paulinus dengan tajam.

" Aku akan membalas perlakuan kalian terlebih dengan wanita itu dan ke tiga anak kembarnya karena gara - gara mereka pertunangan kita menjadi batal ." ucap gadis itu dengan kilatan amarah.

" Jika sedikit saja menyentuh ataupun menyakiti calon istriku maka kamu akan mendapatkan berkali lipat hukuman dariku." ancam Paulinus sambil menatap tajam ke arah gadis itu.

" Bawa keluar mereka cepat!!" teriak Paulinus

" Baik tuan." Jawab para bodyguard serempak

" Tidak usah biar kami jalan sendiri." ucap mereka serempak sambil berjalan meninggalkan Paulinus dan ke dua orang tua Paulinus.

Ke dua orang tuanya duduk kembali sambil menatap tajam ke arah putra kesayangannya yang sedang duduk.

" Paulinus bisa ceritakan ke kami siapa gadis itu dan ke tiga anak kembar yang mirip denganmu?" tanya mommynya Paulinus penasaran.

" Apakah ke tiga anak kembar itu anakmu dengan wanita itu?" tanya daddynya Paulinus ikut penasaran.

Paulinus menghembuskan nafasnya perlahan sambil melepaskan ke dua sarung tangannya dan dimasukkan ke dalam saku jasnya. Paulinus pun menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutupi nya.

" Begitulah mommy dan daddy ceritanya, kemungkinan besar ke tiga anak itu adalah anak kami. Apakah mommy dan daddy setuju jika kami menikah?" tanya Paulinus sambil menatap mata ke dua orang tuanya secara bergantian.

" Mommy setuju kalau kalian menikah kalau perlu secepatnya karena mommy tidak sabar untuk menggendong ke tiga cucu mommy yang sangat menggemaskan." ucap mommynya Paulinus.

" Daddy juga setuju jika kalian menikah, apalagi daddy dan mommy sedih setiap melihatmu selalu memakai sarung tangan jika bersentuhan dengan lawan jenis." ucap daddynya.

" Daddy benar, mommy berharap semoga jika kalian menikah nanti penyakitmu segera hilang." ucap mommynya penuh harap.

" Mudah-mudahan bodyguard yang Paulinus kirim untuk mengikuti Paulina berhasil menemukan di mana mereka tinggal karena Paulinus kesulitan mencari mereka." Ucap Paulinus.

" Mudah-mudahan saja, sekarang kita pulang sambil menunggu informasi bodyguard kita." ucap daddynya.

Mereka bertiga keluar dari restoran dengan diikuti oleh ke enam bodyguard dari arah belakang.

xxxxxxx

Paulina duduk di kursi kemudi dan tante Maria duduk di samping kursi pengemudi sedangkan ke tiga anak kembar genius duduk di kursi belakang pengemudi.

" Paulus, apakah kamu meretas seorang pria yang tadi kita temui?" tanya mommy Paulina sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.

" Iya mom, maafkan kami." ucap Paulus tertunduk.

" Sudah mommy duga, pantas saja kalian mengajak mommy ke mall ternyata kalian merencanakan ini. Apa jangan - jangan kalian mengajak mommy ke Indonesia sebenarnya untuk menemui pria itu?" tanya mommy Paulina

" Iya mom." Jawab mereka serempak

Mommy Paulina hanya menghembuskan nafasnya secara perlahan kemudian menatap ke tiga anaknya dari spion mobil dan tidak berapa lama menatap ke arah depan.

" Kenapa kalian yakin kalau pria itu daddy kalian?" tanya mommy Paulina.

" Kami yakin mom." Jawab mereka serempak.

" Apalagi wajah kami sangat mirip dengan daddy." sambung Paskalis.

" Di dunia ini pasti ada wajah yang mirip walau mereka tidak ada hubungan dengan saudara. Jika memang itu daddy kalian terus ternyata daddy kalian jahat memisahkan mommy dengan kalian bertiga apakah kalian siap meninggalkan mommy sendirian tanpa kalian?" tanya mommy Paulina sambil mengeluarkan air matanya.

" Maafkan kami mommy, kami tidak kepikiran sampai ke arah sana, kakak berikan pengaman agar daddy tidak tahu di mana kita." pinta Patrick.

" Kami tidak mau kehilangan mommy, ayo kak berikan pengaman agar daddy tidak bisa meretas data informasi keluarga kita." ucap Paskalis.

" Baiklah dik." Jawab Paulus mengikuti keinginan ke dua adiknya.

Paulus pun mengambil iPad dan memberikan data pengaman agar daddynya tidak bisa meretas data mommy dan ke tiga anak kembar. Setelah agak lama mengutak atik iPad Paulus menaruh kembali iPad ke dalam tas mungilnya.

" Sudah kakak berikan pengaman jadi daddy tidak bisa meretas data kita." ucap Paulus

" Bagus, pesan mommy jangan percaya dengan orang asing siapa tahu mereka jahat dengan kita." ucap mommy Paulina sambil menatap kaca spion mobil.

Mata elang mommy Paulina melihat ada mobil berwarna hitam selalu mengikuti mobilnya.

" Anak - anak ada yang mengikuti mobil kita, kalian berpegangan ya." pinta mommy Paulina.

Ke tiga anak kembar genius dan tante Maria langsung menengok ke belakang dan benar saja mobil hitam itu mengikuti mobil mereka. Mommy Paulina yang hobby membalap langsung mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi hingga mobil itu tidak bisa mengejarnya.

xxxxxxx

Paulinus dan ke dua orang tuanya yang berada satu mobil tiba - tiba ponselnya berdering. Paulinus langsung mengambil ponselnya dan menggeserkan ke tombol berwarna hijau kemudian ditempelkan ke telinganya.

Setelah agak lama berbincang Paulinus mematikan ponselnya secara sepihak sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.

" Ada apa Paul?" tanya mommynya

" Bodyguard kita kehilangan jejak mereka, mereka mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sambil menyalip mobil lain." ucap Paulinus

" Kamukan pintar IT sampai di rumah cari identitas mereka." ucap daddynya.

" Baik dad." Jawab Paulinus patuh.

Tidak berapa lama merekapun sudah sampai di mansion milik orang tua Paulinus. Paulinus langsung turun dan masuk ke dalam ruang kerja milik daddynya sambil diikuti oleh ke dua orang tuanya.

ceklek

Paulinus membuka pintu ruang kerja kemudian duduk dikursi kebesaran milik daddynya sambil membuka laptopnya. Jari jemari Paulinus yang lincah mengutak atik laptopnya untuk mencari informasi Paulina dan ketiga anak kembar genius.

Setelah satu jam lebih Paulinus akhirnya Paulinus hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar sambil menghembuskan nafasnya dengan berat.

" Bagaimana?" tanya daddynya penuh harap.

" Tidak bisa di retas dad." ucap Paulinus frustrasi karena untuk menyelidiki ke tiga anak kembar genius dan Paulina ternyata sangat sulit.

Terpopuler

Comments

Eni Sulastri

Eni Sulastri

namanya pada blibet dibaca ,,

2022-06-23

2

Arumi Tato

Arumi Tato

bahkan km aj g bisa ngalahin anak jeniusmu itu

2022-05-22

1

Renireni Reni

Renireni Reni

yah...daddy kalah sm putranya yg 5 th...🤭🤭😀😀

2022-05-22

0

lihat semua
Episodes
1 Malam Pertama
2 Paulina Pergi Ke Luar Negri
3 Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4 Pulang Ke Indonesia
5 Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6 Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9 Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10 Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11 Masa Lalu Paulina
12 Pergi Ke Butik
13 Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14 Curahan Hati
15 Masa Lalu Paulinus
16 Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17 Paulina Bersedia Menikah
18 Mendaftarkan Sekolah
19 Memulai Dari Awal
20 Pindah Rumah
21 Mansion Milik Daddy Paulinus
22 Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23 Pernikahan Paulinus dan Paulina
24 Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25 Membeli Saham
26 Tiga Anak Kembar Genius
27 Tiga Anak Kembar Genius 2
28 Di Lema Paman Hendrik
29 Pecat
30 Kemarahan Daddy Paulinus
31 Tiga Aksi Kembar Genius
32 Janji
33 Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34 Paman Hendrik dan Maria
35 Kecelakaan
36 Kecelakaan 2
37 Hukuman
38 Hukuman 2
39 Kematian Lili Adriyel
40 Maria dan Paman Hendrik
41 Temani Aku Tidur
42 Masa Lalu Hendrik
43 Hendrik dan Maria
44 Bertemu Mantan
45 Hendrik dan Maria
46 Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47 Maria dan Hendrik
48 Hendrik dan Maria Terluka
49 Tidak Ada Penolakan
50 Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51 Hendrik dan Maria
52 Perjodohan
53 Perjodohan 2
54 Bertunangan
55 Pernikahan Hendrik dan Maria
56 Daddy Paulinus Tertembak
57 Pakai Darah Saya Saja Dok
58 Kita Banyak Bersyukur
59 Aku Sangat Mencintaimu
60 Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61 Sahabat
62 Satu Syarat
63 Hatinya Seperti Tersentil
64 Kelebihan
65 Bercerai
66 Hak Asuh Anak
67 Kamu serius ingin menceraikan aku
68 Kita Satu Keluarga
69 " Angelina Williams
70 Angelina Williams 2
71 Maukah kamu menikah denganku?
72 Ke dua orang tuamu kemana?
73 Tangisan Angel
74 Paulonus dan Angel
75 Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76 Apa??? siapa kak?
77 Meledakkan gedung pernikahan
78 Hukuman
79 END
80 Novel : Wanita Kesayangan CEO
81 Novel : Wanita Kesayangan Presdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Malam Pertama
2
Paulina Pergi Ke Luar Negri
3
Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4
Pulang Ke Indonesia
5
Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6
Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9
Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10
Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11
Masa Lalu Paulina
12
Pergi Ke Butik
13
Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14
Curahan Hati
15
Masa Lalu Paulinus
16
Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17
Paulina Bersedia Menikah
18
Mendaftarkan Sekolah
19
Memulai Dari Awal
20
Pindah Rumah
21
Mansion Milik Daddy Paulinus
22
Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23
Pernikahan Paulinus dan Paulina
24
Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25
Membeli Saham
26
Tiga Anak Kembar Genius
27
Tiga Anak Kembar Genius 2
28
Di Lema Paman Hendrik
29
Pecat
30
Kemarahan Daddy Paulinus
31
Tiga Aksi Kembar Genius
32
Janji
33
Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34
Paman Hendrik dan Maria
35
Kecelakaan
36
Kecelakaan 2
37
Hukuman
38
Hukuman 2
39
Kematian Lili Adriyel
40
Maria dan Paman Hendrik
41
Temani Aku Tidur
42
Masa Lalu Hendrik
43
Hendrik dan Maria
44
Bertemu Mantan
45
Hendrik dan Maria
46
Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47
Maria dan Hendrik
48
Hendrik dan Maria Terluka
49
Tidak Ada Penolakan
50
Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51
Hendrik dan Maria
52
Perjodohan
53
Perjodohan 2
54
Bertunangan
55
Pernikahan Hendrik dan Maria
56
Daddy Paulinus Tertembak
57
Pakai Darah Saya Saja Dok
58
Kita Banyak Bersyukur
59
Aku Sangat Mencintaimu
60
Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61
Sahabat
62
Satu Syarat
63
Hatinya Seperti Tersentil
64
Kelebihan
65
Bercerai
66
Hak Asuh Anak
67
Kamu serius ingin menceraikan aku
68
Kita Satu Keluarga
69
" Angelina Williams
70
Angelina Williams 2
71
Maukah kamu menikah denganku?
72
Ke dua orang tuamu kemana?
73
Tangisan Angel
74
Paulonus dan Angel
75
Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76
Apa??? siapa kak?
77
Meledakkan gedung pernikahan
78
Hukuman
79
END
80
Novel : Wanita Kesayangan CEO
81
Novel : Wanita Kesayangan Presdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!