Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina

Mereka berempat berjalan ke arah lantai dua , ke tiga anak kembar genius mengedarkan pandangannya mencari daddy mereka. Mereka bertiga melihat daddy mereka sedang duduk bersama ke lima orang dewasa.

Tiba - tiba seorang kepala pelayan restoran datang menemui ke tiga anak kembar genius dan tante Maria.

" Maaf di sini khusus ruangan VVIP dan tidak boleh sembarangan orang masuk." ucap kepala pelayan dengan nada sopan.

" Kami akan menyewa ruangan VVIP ini." ucap Paulus dengan nada dingin.

" Maaf anak kecil, ruangan khusus ini sudah di sewa oleh tuan Paulinus Alexander William." ucap kepala pelayan dengan nada sopan.

" Ya sudah sayang, kita ke lantai satu saja ya?" bujuk tante Maria

" Tapi tante kami ingin makan di sini." ucap ke tiga anak kembar genius tersebut.

" Kan sudah di sewa sayang, kita ke lantai satu ya?" bujuk tante Maria dengan lemah lembut.

" Huhuhuhuhu.." tangis Patrick pura - pura agar daddynya mendengar dirinya menangis.

" Huhuhuhuhu.." tangis Paulus dan Paskalis mengikuti adik bungsunya.

" Aduh sayang jangan menangis ya." bujuk tante Maria dengan nada panik.

" Maaf nona, harap ke tiga ponakan nona di bawa turun karena kami tidak ingin tangisan ke tiga ponakan nona menganggu kenyamanan tuan Paulinus sekeluarga karena mereka ada acara pertunangan." ucap kepala pelayan dengan nada ketus karena tangisan ke tiga anak kembar genius tersebut takut mengganggu kenyamanan tamu.

Suara yang agak tinggi membuat ke tiga anak genius menangis lebih kencang.

" Pak, bisa tidak kalau bicara lebih lembut mereka itu masih kecil belum mengerti." ucap tante Maria dengan nada pelan tapi menatap tajam ke arah kepala pelayan tersebut.

Suara tangisan ke tiga anak kembar tersebut membuat Paulinus dan keluarganya terganggu.

"Kenapa ada suara tangisan anak sih!! mengganggu saja." ucap gadis cantik dan seksi itu dengan nada ketus sambil berdiri dengan diikuti oleh Paulinus dan ke empat paruh baya.

Mereka melihat ke tiga anak kecil itu memeluk seorang wanita yang berlutut agar sejajar dengan ke tiga anak kembar dan membelakangi mereka.

"Ada apa ini berisik sekali." bentak gadis cantik dan seksi itu dengan nada ketus.

Tante Maria yang mendengar suara bentakan langsung melepaskan pelukan ke tiga ponakannya kemudian berdiri lalu membalikkan badannya ke arah gadis tersebut dengan tatapan tajam.

"Hei kamu itu cantik tapi kok sifatmu mirip nenek lampir." ucap tante Maria dengan nada ketus.

Gadis itu sangat kesal dikatakan nenek lampir langsung mendekati tante Maria dan ingin menamparnya.

Ke tiga anak kembar itu langsung mengangkat wajahnya dan melihat daddynya sedang berdiri dan hanya melihat kejadian tersebut dengan tatapan datar dan dingin.

"Daddy." panggil ketiga anak kembar itu sambil berlari ke arah Paulinus dan langsung memeluk paha Paulinus karena mereka masih kecil.

Paulinus dan yang lainnya terkejut karena melihat ketiga anak kembar itu memanggil Paulinus dengan sebutan daddy.

deg

deg

deg

Jantung Paulinus berdetak kencang bukan karena jatuh cinta tapi entah kenapa pelukan ke tiga anak kembar itu membuat hatinya terasa hangat. Paulinus berusaha melepaskan pelukan ke tiga anak kembar tersebut kemudian langsung berlutut.

"Kenapa kalian memanggil daddy?" tanya Paulinus sambil ke dua tangannya diarahkan ke dagu Paulus dan Patrick agar menatap dirinya.

deg

deg

deg

Jantung Paulinus berdetak lebih kencang karena melihat ke dua anak kembar itu sangat mirip dengannya hanya bedanya dirinya versi besar sedangkan ke duanya versi kecil. Bukan Paulinus saja ke empat paruh baya itu juga sangat terkejut melihat ke dua anak kembar tersebut.

"Karena kami merasakan kalau daddy adalah daddy kami." ucap Paskalis sambil menatap daddy Paulinus dengan sorot mata kerinduan.

Paulinus terkejut kembali karena Paskalis mirip dengannya begitu pula dengan ke empat paruh baya tersebut. Pasangan suami istri langsung mendekati ke tiga anak kembar tersebut.

"Kalian kembar?" tanya wanita paruh baya tersebut sambil menggendong Paskalis.

Pria paruh baya juga tidak mau kalah menggendong Paulus sedangkan Paulinus menggendong Patrick.

" Benar opa, kami kembar." Jawab mereka serempak sambil tersenyum.

Mereka sangat gemas dengan ke tiga anak kembar tersebut.

"Siapa nama kalian? mana kakak dan mana adik?" tanya Paulinus karena wajah dan ukuran tubuhnya sama sehingga sulit membedakannya.

"Aku anak pertama namaku Paulus." ucap Paulus memperkenalkan dirinya.

"Aku anak ke dua Paskalis." ucap Paskalis ikut memperkenalkan dirinya.

"Aku anak ke tiga Patrick." ucap Patrick memperkenalkan dirinya juga.

"Memang daddy kalian kemana?" tanya Paulinus penasaran.

"Bukankah daddy adalah daddy kami? karena ketika kami melihat daddy mirip dengan kami makanya kami memanggil daddy. Bolehkah kami memanggil daddy?" tanya Paskalis sambil menampilkan puppy eyes yang menjadi andalannya.

"Boleh ya kami memanggil daddy." mohon Paulus dan Patrick serempak sambil menampilkan puppy eyes yang menjadi andalan mereka juga.

"Tidak boleh, enak saja. Pasti kalian anak haram dan miskin mengaku - ngaku kalau calon suamiku adalah daddy kalian." hina gadis itu.

"Tutup mulutmu, acara pertunangan ini batal, aku tidak mau bertunangan dengan wanita ini jangankan untuk menikah, bertunangan saja aku tak sudi." ucap Paulinus membalas hinaan gadis itu.

"Apa maksudmu sayang? Sayangku tidak bercanda bukan? mereka pasti anak - anak yang hanya memanfaatkan dirimu." ucap gadis itu sambil menahan amarahnya.

"Ada apa ini?" tanya mommy Paulina yang tiba - tiba datang.

"Mommy." panggil ke tiga anak kembarnya serempak sambil berusaha turun dari gendongannya kemudian langsung memeluk mommynya.

Semua orang menatap ke arah Paulina begitu pula dengan Paulinus. Jantung Paulinus berdetak sangat kencang karena wanita itulah yang selama ini dicarinya.

"Oh kamu ibunya, ajari anakmu yang miskin ini mengaku calon suamiku daddynya." hina gadis cantik dan seksi itu lagi.

plak

plak

Paulina menampar pipi gadis itu kanan dan kiri dengan sangat kencang membuat gadis itu terhuyung hendak jatuh untunglah ke dua orang tuanya menahannya kalau tidak kemungkinan bisa jatuh ke lantai.

"Brengs*k berani sekali kamu menampar putriku!!" bentak wanita paruh baya itu sambil mengarahkan tangannya ke arah Paulina.

Sebelum menyentuh pipi Paulina, Paulina menahan tangan itu kemudian tangan wanita paruh baya itu di putar ke belakang.

"Akhhh... sakit lepaskan!!" bentak wanita itu.

Pria paruh baya itu melihat putri kesayangannya di tampar dan tangan istrinya di pelintir langsung mendekati Paulina hendak menampar Paulina.

Paulinus yang melihat orang yang dicarinya dan dicintainya selama bertahun-tahun hendak dilukai langsung menahan tangan pria paruh baya itu kemudian menendangnya.

duak

bruk

Pria paruh baya itu langsung terjatuh karena mendapatkan serangan mendadak.

"Paulus, Paskalis dan Patrick ikut mommy!" perintah mommy Paulina dengan nada kesal.

Mommy Paulina tidak kesal dengan ke tiga anaknya tetapi sangat kesal dengan wanita itu yang menghina ke tiga putranya.

"Baik mommy." Jawab mereka serempak

"Daddy, Oma dan opa kami pulang dulu ya." ucap Paulus, Paskalis dan Patrick.

"Paulina, aku mohon jangan pergi." mohon Paulinus sambil menahan tangan Mommy Paulina.

"Maaf, aku tidak kenal tuan dan aku mohon uruslah wanita ini, ayo anak - anak ikut mommy." perintah mommy Paulina sambil menepis tangan Daddy Paulinus.

"Baik mommy." Jawab mereka serempak dengan patuh.

"Hei wanita murahan jangan main pergi saja!! urusan kita belum selesai." bentak gadis itu.

Mommy Paulina menggendong ke dua anaknya yang bernama Paulus dan Patrick sedangkan tante Maria menggendong Paskalis meninggalkan mereka tanpa memperdulikan teriakan gadis tersebut.

Daddy Paulinus yang tidak mau kehilangan wanita yang dicintainya memberi kode ke arah bodyguard untuk mengikuti mereka. Sepeninggalan Paulina, ketiga anak kembarnya dan tante Maria, Paulinus menatap tajam ke arah gadis itu.

"Mau kemana kamu?" tanya Paulinus sambil menahan tangan gadis itu karena ingin mengejar Paulina dan ke tiga anaknya.

Terpopuler

Comments

Yayuk Triatmaja

Yayuk Triatmaja

Terima atas komentarnya akan author perbaiki

2023-02-24

0

ARA

ARA

Harusnya kalimat yang benar :
Jangankan untuk menikah, bertunangan saja aku tak sudi

2023-02-24

0

Arumi Tato

Arumi Tato

akhiernya ketemu

2022-05-22

0

lihat semua
Episodes
1 Malam Pertama
2 Paulina Pergi Ke Luar Negri
3 Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4 Pulang Ke Indonesia
5 Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6 Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9 Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10 Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11 Masa Lalu Paulina
12 Pergi Ke Butik
13 Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14 Curahan Hati
15 Masa Lalu Paulinus
16 Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17 Paulina Bersedia Menikah
18 Mendaftarkan Sekolah
19 Memulai Dari Awal
20 Pindah Rumah
21 Mansion Milik Daddy Paulinus
22 Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23 Pernikahan Paulinus dan Paulina
24 Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25 Membeli Saham
26 Tiga Anak Kembar Genius
27 Tiga Anak Kembar Genius 2
28 Di Lema Paman Hendrik
29 Pecat
30 Kemarahan Daddy Paulinus
31 Tiga Aksi Kembar Genius
32 Janji
33 Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34 Paman Hendrik dan Maria
35 Kecelakaan
36 Kecelakaan 2
37 Hukuman
38 Hukuman 2
39 Kematian Lili Adriyel
40 Maria dan Paman Hendrik
41 Temani Aku Tidur
42 Masa Lalu Hendrik
43 Hendrik dan Maria
44 Bertemu Mantan
45 Hendrik dan Maria
46 Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47 Maria dan Hendrik
48 Hendrik dan Maria Terluka
49 Tidak Ada Penolakan
50 Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51 Hendrik dan Maria
52 Perjodohan
53 Perjodohan 2
54 Bertunangan
55 Pernikahan Hendrik dan Maria
56 Daddy Paulinus Tertembak
57 Pakai Darah Saya Saja Dok
58 Kita Banyak Bersyukur
59 Aku Sangat Mencintaimu
60 Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61 Sahabat
62 Satu Syarat
63 Hatinya Seperti Tersentil
64 Kelebihan
65 Bercerai
66 Hak Asuh Anak
67 Kamu serius ingin menceraikan aku
68 Kita Satu Keluarga
69 " Angelina Williams
70 Angelina Williams 2
71 Maukah kamu menikah denganku?
72 Ke dua orang tuamu kemana?
73 Tangisan Angel
74 Paulonus dan Angel
75 Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76 Apa??? siapa kak?
77 Meledakkan gedung pernikahan
78 Hukuman
79 END
80 Novel : Wanita Kesayangan CEO
81 Novel : Wanita Kesayangan Presdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Malam Pertama
2
Paulina Pergi Ke Luar Negri
3
Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4
Pulang Ke Indonesia
5
Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6
Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9
Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10
Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11
Masa Lalu Paulina
12
Pergi Ke Butik
13
Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14
Curahan Hati
15
Masa Lalu Paulinus
16
Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17
Paulina Bersedia Menikah
18
Mendaftarkan Sekolah
19
Memulai Dari Awal
20
Pindah Rumah
21
Mansion Milik Daddy Paulinus
22
Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23
Pernikahan Paulinus dan Paulina
24
Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25
Membeli Saham
26
Tiga Anak Kembar Genius
27
Tiga Anak Kembar Genius 2
28
Di Lema Paman Hendrik
29
Pecat
30
Kemarahan Daddy Paulinus
31
Tiga Aksi Kembar Genius
32
Janji
33
Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34
Paman Hendrik dan Maria
35
Kecelakaan
36
Kecelakaan 2
37
Hukuman
38
Hukuman 2
39
Kematian Lili Adriyel
40
Maria dan Paman Hendrik
41
Temani Aku Tidur
42
Masa Lalu Hendrik
43
Hendrik dan Maria
44
Bertemu Mantan
45
Hendrik dan Maria
46
Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47
Maria dan Hendrik
48
Hendrik dan Maria Terluka
49
Tidak Ada Penolakan
50
Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51
Hendrik dan Maria
52
Perjodohan
53
Perjodohan 2
54
Bertunangan
55
Pernikahan Hendrik dan Maria
56
Daddy Paulinus Tertembak
57
Pakai Darah Saya Saja Dok
58
Kita Banyak Bersyukur
59
Aku Sangat Mencintaimu
60
Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61
Sahabat
62
Satu Syarat
63
Hatinya Seperti Tersentil
64
Kelebihan
65
Bercerai
66
Hak Asuh Anak
67
Kamu serius ingin menceraikan aku
68
Kita Satu Keluarga
69
" Angelina Williams
70
Angelina Williams 2
71
Maukah kamu menikah denganku?
72
Ke dua orang tuamu kemana?
73
Tangisan Angel
74
Paulonus dan Angel
75
Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76
Apa??? siapa kak?
77
Meledakkan gedung pernikahan
78
Hukuman
79
END
80
Novel : Wanita Kesayangan CEO
81
Novel : Wanita Kesayangan Presdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!