Curahan Hati

" Hiks... hiks... aku masih kesal.. aku ingat dulu waktu aku hamil, melahirkan tiga anak kembar kita dan ketika anak kembar kita menangis karena di hina oleh orang lain karena tidka tahu siapa daddynya." ucap Paulina sambil membalas pelukan Paulinus dan menangis di dada Paulinus.

" Maafkan aku, aku berjanji mulai sekarang dan seterusnya tidak ada lagi yang akan menghinamu ataupun menghina ke tiga anak kembar kita." Ucap Paulinus sambil mengusap punggung Paulina agar mengurangi kesedihan.

Curahan hati Paulina membuat Paulinus menahan kesedihan dan marah dalam waktu bersamaan. Kesedihan karena dirinya yang tidak bisa menahan hasratnya sehingga Paulina menderita dan marah karena akibat ulahnya Paulina dan ke tiga anaknya menderita karena di hina oleh orang lain.

" Bagaimana kalau minggu ini kita menikah?" tanya Paulinus

" Aku ingin kak Paul mengurus gadis itu karena aku tidak ingi ketika kita menikah dia menyakiti ke tiga anak kita." pinta Paulina.

" Ketika pertama kali aku mengambil mahkota berharga milikmu, aku berjanji untuk menikah denganmu dan sampai sekarang janjiku akan aku tepati. Mengenai gadis itu, sebenarnya orang tuaku mendesakku untuk menikah hingga mommyku sakit terpaksa aku mau menerima perjodohan. Kamu bisa lihat bukan aku selalu membelamu di depan gadis itu." ucap Paulinus.

" Aku mohon berikan aku waktu untuk berpikir." mohon Paulina

" Baiklah aku akan selalu menunggu mu dengan sabar." ucap Paulinus.

Tidak berapa lama merekapun sudah sampai di rumah sakit. Sopir sekaligus merangkap bodyguard menghentikan mobilnya kemudian keluar dari mobil begitu pula dengan bodyguard yang duduk di samping pengemudi ikut keluar.

Mereka membuka pintu belakang mobil agar tuan muda dan nona muda langsung keluar dari mobil. Setelah keluar barulah pintu mobil di tutup.

Singkat cerita kini mereka sudah sampai di ruang UGD bertepatan pintu ugd terbuka dua perawat mendorong brankar di mana Paulus sedang berbaring dengan selang infus.

Dua perawat itu mendorong menuju ke ruang perawatan VVIP di mana ke dua anak kembar genius sedang istirahat dengan diikuti oleh orang tua ke tiga anak kembar dan orang tua Paulinus.

" Mommy silahkan duduk di kursi." pinta Paulina dengan nada lembut

" Terima kasih sayang." Jawab mommynya Paulinus sambil duduk di kursi dekat ranjang.

Paulinus mengambil kursi satu lagi untuk calon istrinya.

" Sayang, ayo duduk." ucap Paulinus sambil tersenyum.

" Terima kasih kak Paul." ucap Paulina sambil tersenyum dan duduk di kursi

" Sama - sama sayang." Jawab Paulinus yang masih tersenyum.

Orang tua Paulinus melihat banyak perubahan pada anak sulungnya membuat ke dua orang tuanya bahagia.

" Mommy, daddy, oma dan opa." Panggil Paulus lirih sambil memaksakan dirinya tersenyum.

" Kak Paulus istirahat ya? biar cepat sembuh." ucap mommynya dengan nada lembut.

" Baik mommy, tapi Paulus ingin minum dulu tapi di bantu sama daddy. Maukah daddy membantuku memberikan minum?" lirih Paulus sambil menatap daddy Paulinus dengan tatapan memelas.

" Tentu saja sayang, daddy akan melakukan apapun untuk kalian bertiga." ucap Paulinus sambil tersenyum dan mengambil gelas berisi air mineral yang sudah ada sedotan dan diberikan ke putra sulungnya.

Paulus tersenyum dan menyedot minuman hingga habis tidak tersisa. Paulinus mengusap bibir Paulus dengan menggunakan ke dua tangannya tanpa ada rasa jijik sedikitpun kemudian menyelimuti tubuh putranya dengan selimut hingga ke dada Paulus.

" Daddy, bolehkah aku tidur di peluk daddy?" tanya Paulus dengan menampilkan puppy eyes yang menjadi andalannya.

" Tentu saja sayang, daddy akan menemanimu tidur." ucap daddy Paulinus sambil berbaring di ranjang dan memeluk putra sulungnya.

" Daddy!!" teriak Paskalis dan Patrick bersamaan sambil duduk di ranjang.

" Daddy ada di sini sayang menemani kakak kalian, apakah kalian mimpi buruk?" tanya daddy Paulinus.

" Iya daddy, kami bermimpi Daddy meninggalkan kami." ucap Paskalis

" Daddy, kami juga ingin di peluk?" mohon Patrick

" Sama opa saja ya? karena daddy kalian kan sedang menjaga kakak kalian yang sedang sakit." bujuk daddynya Paulinus sambil berjalan ke arah ranjang di mana ke dua cucu kembarnya masih duduk di ranjang sambil memandangi daddy Paulinus.

" Baik opa." Jawab Paskalis dan Patrick serempak.

Opa pun dengan senang hati berbaring di ranjang dan berada di tengah - tengah ke dua cucu kesayangannya. Paskalis dan Patrick langsung berbaring dan memeluk opanya dan tidak membutuhkan waktu lama Paskalis dan Patrick sudah tertidur pulas.

" Paulinus, mommy ingin berbicara dengan Paulina." bisik mommynya Paulinus.

" Baik mommy." Jawab Paulinus

" Ayo Paulina kita keluar sebentar ada yang ingin mommy bicarakan." pinta mommynya Paulinus.

" Baik mommy." Jawab Paulina dengan jantung berdebar takut ke dua orang tua Paulinus tidak menyetujui hubungannya dan mengambil ke tiga anaknya.

Terpopuler

Comments

Reeka Rsm

Reeka Rsm

pusing aku gara gara namanya

2025-02-25

0

Isabela Devi

Isabela Devi

ternyata orang tua paulinus pun menerimah Paulina

2024-06-04

0

Eni Sulastri

Eni Sulastri

berpikir aja terus paulina ,,,digondol garong baru tau rasa ,,,

2022-06-23

0

lihat semua
Episodes
1 Malam Pertama
2 Paulina Pergi Ke Luar Negri
3 Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4 Pulang Ke Indonesia
5 Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6 Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8 Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9 Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10 Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11 Masa Lalu Paulina
12 Pergi Ke Butik
13 Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14 Curahan Hati
15 Masa Lalu Paulinus
16 Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17 Paulina Bersedia Menikah
18 Mendaftarkan Sekolah
19 Memulai Dari Awal
20 Pindah Rumah
21 Mansion Milik Daddy Paulinus
22 Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23 Pernikahan Paulinus dan Paulina
24 Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25 Membeli Saham
26 Tiga Anak Kembar Genius
27 Tiga Anak Kembar Genius 2
28 Di Lema Paman Hendrik
29 Pecat
30 Kemarahan Daddy Paulinus
31 Tiga Aksi Kembar Genius
32 Janji
33 Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34 Paman Hendrik dan Maria
35 Kecelakaan
36 Kecelakaan 2
37 Hukuman
38 Hukuman 2
39 Kematian Lili Adriyel
40 Maria dan Paman Hendrik
41 Temani Aku Tidur
42 Masa Lalu Hendrik
43 Hendrik dan Maria
44 Bertemu Mantan
45 Hendrik dan Maria
46 Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47 Maria dan Hendrik
48 Hendrik dan Maria Terluka
49 Tidak Ada Penolakan
50 Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51 Hendrik dan Maria
52 Perjodohan
53 Perjodohan 2
54 Bertunangan
55 Pernikahan Hendrik dan Maria
56 Daddy Paulinus Tertembak
57 Pakai Darah Saya Saja Dok
58 Kita Banyak Bersyukur
59 Aku Sangat Mencintaimu
60 Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61 Sahabat
62 Satu Syarat
63 Hatinya Seperti Tersentil
64 Kelebihan
65 Bercerai
66 Hak Asuh Anak
67 Kamu serius ingin menceraikan aku
68 Kita Satu Keluarga
69 " Angelina Williams
70 Angelina Williams 2
71 Maukah kamu menikah denganku?
72 Ke dua orang tuamu kemana?
73 Tangisan Angel
74 Paulonus dan Angel
75 Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76 Apa??? siapa kak?
77 Meledakkan gedung pernikahan
78 Hukuman
79 END
80 Novel : Wanita Kesayangan CEO
81 Novel : Wanita Kesayangan Presdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Malam Pertama
2
Paulina Pergi Ke Luar Negri
3
Meretas Perusahaan Milik Paman Paulinus
4
Pulang Ke Indonesia
5
Pertemuan Pertama Paulinus Dengan Ke Tiga Anaknya Serta Paulina
6
Menyelidiki Ke tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
7
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina
8
Bertemu Kembali Dengan Ke Tiga Anak Kembar Genius dan Paulina 2
9
Paulinus dan Paulina Menyumbang Darah Untuk Paulus
10
Pelukan Pertama Daddy Paulinus
11
Masa Lalu Paulina
12
Pergi Ke Butik
13
Bertemu Kembali Dengan Mantan Calon Tunangan
14
Curahan Hati
15
Masa Lalu Paulinus
16
Mencari Cara Meluluhkan Hati Paulina
17
Paulina Bersedia Menikah
18
Mendaftarkan Sekolah
19
Memulai Dari Awal
20
Pindah Rumah
21
Mansion Milik Daddy Paulinus
22
Tinggal Di Mansion Daddy Paulinus
23
Pernikahan Paulinus dan Paulina
24
Aksi Tiga Anak Kembar Genius
25
Membeli Saham
26
Tiga Anak Kembar Genius
27
Tiga Anak Kembar Genius 2
28
Di Lema Paman Hendrik
29
Pecat
30
Kemarahan Daddy Paulinus
31
Tiga Aksi Kembar Genius
32
Janji
33
Mommy Paulina dan Daddy Paulinus
34
Paman Hendrik dan Maria
35
Kecelakaan
36
Kecelakaan 2
37
Hukuman
38
Hukuman 2
39
Kematian Lili Adriyel
40
Maria dan Paman Hendrik
41
Temani Aku Tidur
42
Masa Lalu Hendrik
43
Hendrik dan Maria
44
Bertemu Mantan
45
Hendrik dan Maria
46
Veni dan Kekasihnya Jatuh Miskin
47
Maria dan Hendrik
48
Hendrik dan Maria Terluka
49
Tidak Ada Penolakan
50
Mommy Paulina Sadar Dari Koma
51
Hendrik dan Maria
52
Perjodohan
53
Perjodohan 2
54
Bertunangan
55
Pernikahan Hendrik dan Maria
56
Daddy Paulinus Tertembak
57
Pakai Darah Saya Saja Dok
58
Kita Banyak Bersyukur
59
Aku Sangat Mencintaimu
60
Paulinus Sembuh Dari Penyakitnya
61
Sahabat
62
Satu Syarat
63
Hatinya Seperti Tersentil
64
Kelebihan
65
Bercerai
66
Hak Asuh Anak
67
Kamu serius ingin menceraikan aku
68
Kita Satu Keluarga
69
" Angelina Williams
70
Angelina Williams 2
71
Maukah kamu menikah denganku?
72
Ke dua orang tuamu kemana?
73
Tangisan Angel
74
Paulonus dan Angel
75
Kehadiranmu sangat berarti buatku.
76
Apa??? siapa kak?
77
Meledakkan gedung pernikahan
78
Hukuman
79
END
80
Novel : Wanita Kesayangan CEO
81
Novel : Wanita Kesayangan Presdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!