Memastikan kalau pintu keluar aman, Adam mengangguk ringan.
“Seharusnya baik-baik saja sekarang.”
Bukannya Adam terlalu takut, hanya saja dia mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Setelah mengamati sekitar, dia akhirnya memutuskan untuk mencari di lantai pertama.
Melihat lantai yang dilapisi oleh debu yang telah terakumulasi sangat lama, lalu ke arah dinding yang lembab berjamur. Ditambah ketika mengendus aroma tidak sedap dalam gedung sekolah, Adam mengangkat alisnya.
Tempat ini memang tidak cocok untuk manusia …
Adam menghela napas panjang setelah memikirkan itu. Berjalan ke bagian kiri bangunan lalu melewati kelas-kelas kosong, dia mengerutkan kening. Selain suasana sunyi dan bangunan yang bobrok, pemuda itu sama sekali tidak merasa aneh.
Karena setelah memeriksa tidak ada yang aneh, Adam memutuskan untuk kembali dan pergi ke arah sisi kanan bangunan. Anehnya … sama sekali tidak ada yang aneh. Menghela napas panjang, pemuda itu akhirnya memutuskan untuk naik ke lantai dua.
Adam sangat berhati-hati ketika menginjakkan kaki di tangga. Dia tidak ingin kesadian klasik seperti tersandung, terpleset, atau ditarik oleh hantu lalu berguling ke bawah dan jatuh sampai mati.
Sampai di lantai dua, ekspresi Adam berubah. Baru saja menginjakkan kaki di sana, pemuda itu langsung mencium aroma menyengat yang membuat tidak nyaman bernapas. Itu adalah aroma asap dan benda terbakar. Hal yang aneh karena bangunan itu sudah tidak digunakan sejak lama.
Perasaan ini …
Merasa kurang nyaman, Adam mencengkeram erat bokken yang ada di tangannya. Melirik seekor ayam yang berdiri di samping kakinya, dia mendapatkan sebuah ide.
“Kamu maju duluan, Nix. Tenang saja … aku akan melindungi punggungmu!”
Mendengar pernyataan Adam yang tidak tahu malu, si ayam mendongak dan menatap Adam dengan ekspresi tercengang.
‘Siapa yang tidak tahu apa yang kamu inginkan, Manusia? Kamu hanya takut dan menyuruh Tuan Nix ini untuk memeriksa bahaya! Benar-benar tidak manusiawi!’
“...”
Melihat Adam hanya terus memandangnya dengan senyum ‘hangat’, Nix akhirnya menyerah. Seekor ayam … benar-benar berjalan maju lalu mengamati sekitar.
“Bagaimana situasinya?”
Mendengar pertanyaan Adam, Nix memandang tuannya itu dengan ekspresi menghina. Sedangkan Adam yang melihat Nix masih begitu santai tampak lega. Namun saat itu, dia terkejut dan mencoba untuk bergegas ke arah si ayam.
“Pergi dari sana, Nix!”
Nix yang tampak konyol tidak sadar kalau ada siluet yang berdiri di belakangnya. Sosok di belakang si ayam adalah sosok wanita paruh baya dengan tubuh besar dan tinggi lebih dari dua meter.
Dari pakaiannya, itu terlihat memakai pakaian seorang koki. Lebih tepatnya, pengurus kantin.
Mendengar ucapan tuannya, Nix langsung melompat. Pada saat itu juga, suara dentuman logam terdengar. Di tempat si ayam tadi berada, sebuah pisau daging berkarat menghancurkan ubin di lantai.
Melihat itu, Adam yang bergegas maju langsung berhenti di tempatnya. Pemuda itu benar-benar tercengang.
Bukankah menurut informasi, hanya hantu tingkat tinggi yang bisa langsung mempengaruhi kenyataan tampa harus meminjam raga seseorang?
Bukankah hantu dikatakan hanya bisa melukai makhluk hidup?
Omong kosong suci! Lihat ubin yang hancur itu. Jelas informasi yang aku terima adalah kebohongan!
Melihat bagaimana Nix lari seperti ayam yang menghindari penyembelihan, Adam langsung berteriak.
“Strategi B, Nix! Mundur!”
Baru meneriakkan itu, Adam tiba-tiba merasakan kritis. Dia langsung berguling ke depan. Dari belakangnya, terdengar suara ubin pecah. Setelah menoleh, sedut bibirnya bergerak-gerak.
Di sana terlihat seseorang pria paruh baya dengan tubuh besar dan tinggi. Dari penampilan saja, sosok itu mirip dengan ibu pengurus kantin. Hanya saja … dia tidak membawa pisau daging. Sebagainya, pria itu membawa sebuah golok.
“Bukankah ini sekolah? Kenapa kamu membawa golok? Itu terlihat tidak cocok!”
Adam mengeluh. Dia berpikir telah bertemu sosok di level boss. Namun dia salah. Ternyata … dia bertemu dengan double boss secara langsung.
Bukankah ini tidak adil? Bukankah seharusnya aku melawan keroco? Kenapa langsung double boss?
Bahkan sistem ini tidak memberi tutorial untuk melawan hantu! Omong kosong! Aku benar-benar ingin menghentikan permainan ini!
Adam berniat melarikan diri dengan tenang. Sedangkan rencana untuk menyelamatkan orang, dia langsung melupakannya. Pemuda itu tidak cukup naif untuk mengorbankan nyawanya untuk orang-orang yang bahkan tidak akrab dengannya.
Sayangnya, sepasang roh jahat itu tidak berniat melepaskan pemuda itu. Adam mendengar suara ayam. Melihat ayam yang berdiri di jendela yang pecah lalu melompat turun dari lantai dua menuju ke halaman … Adam terdiam.
Belum lagi ketika melihat Nix yang memandangnya secara manusiawi.
‘Perintah di terima, Komandan! Prajurit Nix mundur terlebih dahulu!’
Membayangkan si ayam bodoh mengatakan hal itu, Adam menggertakkan gigi.
Bukankah Spirit Beast seharusnya mendukung sang tuan? Bekerja sama dalan hidup dan mati? Melewati rintangan bersama untuk menjadi lebih kuat?
Selain sedikit lebih pintar, ayam itu terlalu lemah dan memiliki mental yang berubah-ubah!
Melihat dua roh jahat menyerang dari arah yang berbeda, Adam yang terpojok merasa adrenalin dalam tubuhnya terpacu. Menghindari serangan lalu menangkis salah satu serangan menggunakan skill Autumn sword, dia berteriak.
“MATI UNTUKKU!!!”
Mendengar teriakan Adam, gerakan kedua roh jahat tiba-tiba melambat. Tidak tahu kalau dirinya tanpa sengaja memicu skill Suzaku’s Cry, Adam langsung menyerang salah satu roh jahat. Dengan bokken yang dilapisi oleh energi Qi, dia dengan kejam memotong leher makhluk itu.
Melihat gerakan roh jahat yang tersisa masih melambat, Adam segera menyerang dan memotong leher makhluk itu.
Dua kepala berguling di lantai. Asap hitam mulai mengepul dari dua tubuh roh jahat. Disertai lolongan hantu yang marah, tubuh mereka memudar menjadi abu hitam yang ditiup oleh angin lalu menghilang dalam ketiadaan.
Sebagai gantinya, terlihat enam manik berwarna abu-abu yang tampak kusam berukuran sebesar kelereng. Ketika dia mencoba menyentuh salah satunya, prompt sistem terlihat dalam benaknya.
Mendapatkan Spirit Bead.
Mendapatkan Spirit Bead.
Mendapatkan Spirit Bead.
…
Mengambil enam manik itu, ekspresi Adam menjadi lebih baik. Muncul Spirit Bead berarti roh jahat itu telah dihabisi. Mengingat si ayam yang meninggalkannya, pemuda itu mengutuk dalam hati.
Setelah ini … aku harus memberinya pelajaran.
Sudah tahu apa yang akan dia lakukan kepada si ayam pengkhianat, Adam mengangguk ringan dengan ekspresi kejam di wajahnya. Dia kemudian membuka mulutnya.
“Ternyata selain tampak mengerikan … ini benar-benar mudah?”
Menyimpan manik dalam ruang dimensi, Adam bersenandung dengan ekspresi puas. Dia kemudian melihat dua benda yang tersisa selain manik aneh itu. Sebuah pisau daging dan golok. Merasa kalau itu kemungkinan adalah drop yang bagus, dia segera mengambilnya.
Adam terlihat kecewa. Apa yang dia ambil sama sekali tidak termasuk dianggap berharga oleh sistem. Itu hanya pisau daging dan golok biasa. Bedanya, kedua benda itu mengandung Energi Yin yang kuat. Merasa masih berguna, pemuda itu memutuskan untuk menyimpan dua item tersebut.
Pada saat itu, suara langkah kaki terdengar dari lantai tiga. Mendengar suara langkah kaki yang menuruni tangga, Adam memegang erat bokken di tangannya dengan ekspresi percaya diri.
“Tunjukkan dirimu, Iblis!”
Tidak lama kemudian, sosok muncul di pandangan Adam. Meliah sosok wanita cantik yang menggunakan jaketnya … ekspresi pemuda itu menjadi agak aneh.
“Yui?”
>> Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 313 Episodes
Comments
pecahan_misteri
penakut mcnya
2024-06-17
0
F_Zaida_C
😂😂😂salah sendir nyuruh nix yang agak bego buat lari😂😂😂
2023-10-12
0
nath_e
😂🤣ancuuuur mina
2023-08-05
0