Adam yang menatap Nix tiba-tiba teringat sesuatu.
“Tunggu … bagaimana cara menaikkan level Spirit Beast?”
Sebuah kalimat yang agak mengganggu muncul dalam benak pemuda itu.
Menaikkan level Spirit Beast.
Spirit Beast bisa naik level setelah menkonsumsi sejumlah Spirit Bead. Pada saat menembus batasan dari Bronze Spirit ke Silver Spirit dan seterusnya, bahan tertentu dibutuhkan.
…
Spirit Bead.
Mutiara jiwa yang muncul setelah menghabisi roh jahat, hantu, dan makhluk spiritual.
…
Melihat itu saja membuat Adam mati rasa. Sudut bibirnya berkedut.
Untuk menjadi Beast Master, aku harus berburu makhluk semacam itu?
Adam tanpa sadar mengingat skill bertarung yang disebut Sword of Seasons - Autumn Sword. Melihat itu, dia sadar kalau pembukaan cafe harus ditunda terlebih dahulu. Pemuda itu perlu menghabiskan waktu untuk mempelajari hal itu.
Karena sebelumnya Adam belajar aikido dan kendo, dia memiliki bokken. Bokken adalah pedang kayu khas Jepang, jika di dunia sekarang. Ini disebut pedang khas wilayah timur.
Adam sekali lagi menatap ke arah Nix. Melihat ayam bodoh itu, dia tahu kalau dirinya tidak bisa terlalu mengandalkan si ayam. Menghela napas panjang, pemuda itu tampak serius.
“Waktunya untuk menjadi lebih serius.”
Tanpa sadar, satu minggu berlalu begitu saja.
Di belakang cafe, terlihat halaman yang cukup luas dan tertutup tembok di semua sisi. Selain beberapa petak untuk menanam beberapa pohon hias, ada tempat luas seperti lapangan kecil.
Seorang pemuda berambut hitam tampak sedang mengayunkan pedang kayu di tangannya dengan gerakan tertentu. Ekspresinya sangat serius. Berusaha keras menyempurnakan setiap gerakan. Ya, dia adalah Adam yang sedang berlatih Autumn Sword.
Tidak jauh dari sana, terlihat sosok Nick yang berbaring di kursi malas. Selain itu, terlihat seekor ayam duduk di atas pagar sembari menatap Adam dengan ekspresi bodoh.
“Apakah ada yang membuatmu marah, Kawan? Aku melihat kamu berlatih pedang setiap sore. Bahkan sampai menunda pembukaan cafe. Kalau benar, katakan saja padaku.”
Mengabaikan Nick yang mulai mengoceh dan si ayam yang berkokok, Adam terus berlatih dengan ekspresi serius di wajahnya. Setelah seluruh gerakan dasar selesai, dia menghela napas panjang.
Menyeka keringat di tubuhnya dengan handuk kecil, Adam menatap Nick dengan ekspresi tidak puas.
“Tidakkah kamu punya rumah? Kenapa kamu datang ke sini setiap pulang kerja?”
“Ayolah. Setiap aku langsung pulang, lelaki tua itu akan mulai menasihati aku karena ini dan itu. Benar-benar melelahkan.” Nick menjawab santai. “Ngomong-ngomong … seleramu unik. Biasanya seseorang yang tinggal di kota memelihara kucing atau peliharaan lain. Kamu benar-benar memelihara ayam jantan?”
“...”
Adam diam. Dia melirik ke arah si ayam jago lalu menghela napas panjang.
Dia Spirit Beast, okay? Jika disuruh memilih, aku ingin memelihara naga! Bukan ayam!
Dalam satu minggu ini, Adam menghabiskan waktunya untuk berlatih. Sebelum matahari terbit, lebih tepatnya jam tiga, dia akan bangun dan naik ke atap.Pemuda itu memurnikan Qi sampai jam enam. Setelah itu dia akan berlatih pedang sampai jam delapan pagi.
Adam kembali berlatih pedang dari jam empat sore sampai jam enam. Setelah makan malam, dia menyerap Qi sampai jam sembilan malam. Selain beraktivitas di siang hari dan tidur enam jam, pemuda itu menghabiskan waktunya untuk latihan.
... ***
...
[ Spirit Hunter System ]
Name : Adam Bladefield
Level : Bronze Spirit (Mid)
Cultivation Technique : Golden Sun and Silver Moon
Battle Skill : Autumn Sword (novice)
Other Skill : -
Spirit Beast : Black Chicken (Low Bronze)
Beast Skill : Suzaku’s Cry (Bronze)
Items Bag : -
... ***
...
Melihat panel sistem yang hanya bisa dia lihat, Adam menghela napas lega. Dia merasa puas karena usaha kerasnya tidak sia-sia.
Menurut sistem sendiri, Adam memiliki bakat yang baik dalam kultivasi. Ditambah dengan teknik kultivasi yang sangat kuat, kekuatannya meningkat dengan cepat. Hanya saja, karena dirinya dibatasi oleh Spirit Beast, untuk sekarang dia hanya bisa mencapai Spirit Bronze (High) sebagai puncaknya.
Menurut kecepatannya sendiri, Adam berpikir akan bisa mencapai batas lebih lama daripada yang dia perkirakan.
Adam sendiri sebenarnya merasa aneh. Sistem bilang dirinya adalah Beast Master. Dari namanya saja, dia seharusnya lebih mengandalkan Spirit Beast miliknya. Namun melihat ke arah Nix, pemuda itu menghela napas panjang.
Aku akan bodoh jika mempercayakan nyawaku kepada seekor ayam.
Itu adalah kalimat yang selalu terngiang dalam benaknya. Adam sadar, meski memiliki sistem seperti panel game, dia hidup dalam kenyataan. Tidak seperti game di mana ketika game over dirinya bisa mengulang. Di dunia nyata, game over berarti mati.
Jadi sebagai solusi, Adam memilih untuk menaikkan level sampai batas sebelum berburu untuk menaikkan level Black Chicken. Memang agak aneh. Seharusnya Spirit Beast membantu tuannya, tetapi sebaliknya … makhluk itu seperti parasit yang menempel pada inangnya.
Karena itu … aku harus menemukan Spirit Beast yang kuat di level Silver Spirit!
Dengan demikian, tanpa terasa dua minggu kembali berlalu.
Akhirnya Adam berhasil menembus level Bronze Spirit (High). Skill Autumn Sword juga telah meningkat dari novice ke competent. Sedangkan puncak level, dia menduga memerlukan waktu sekitar empat minggu. Jika dia terus menunda, pemuda itu akan membuang terlalu banyak waktu.
Oleh karena itu, Adam memutuskan untuk mulai berburu. Tentu saja, dia tidak akan berburu hal-hal yang sangat mengerikan. Dalam waktu yang dia lalui, pemuda itu mengumpulkan rumor-rumor tentang hal ganjil di internet.
Setelah mengumpulkan banyak informasi dan menyaringnya, Adam berpikir kalau dirinya menemukan rumor yang masih bisa diandalkan. Namun dari rumor itu, ada beberapa hal yang cukup ekstrem seperti penampakan ular raksasa dalam kabut di danau tertentu.
Apa yang Adam pilih adalah beberapa rumor tentang penampakan hantu. Dia tidak cukup bodoh untuk pergi melawan makhluk yang tidak diketahui level berapa. Dari kata raksasa saja, ukuran makhluk itu pasti besar.
Menantang makhluk itu sambil membawa ayam? Bukankah itu sama dengan bunuh diri?
Setelah selesai latihan sore, Adam beristirahat. Malam harinya sesudah mandi dan makan, dia mempersiapkan benda yang akan dia bawa. Pemuda itu sebenarnya juga memiliki sebuah katana asli yang sangat tajam. Namun membawa hal semacam itu untuk berkeliling kota seperti meminta untuk ditangkap polisi.
Mengemas bokken dalam tas khusus, Adam yang memakai pakaian olahraga, jaket, dan sepatu segera menuju ke halaman depan. Setelah mengunci pintu cafe dan juga gerbang, dia kemudian bergegas ke arah mobil yang diparkir di pinggir jalan.
Mobil yang ada di sana adalah sebuah BMW 4 Series Convertible berwarna mineral grey.
Bisa dianggap bagus, tetapi tidak bisa dibandingkan dengan Ferrari atau Lamborghini milik tiran lokal serta generasi dua yang kaya. Namun dilihat dari itu saja, pencapaian Adam dalam kehidupannya sekarang sama sekali tidak buruk.
Adam sendiri awalnya juga bingung. Meski di dunia ini terbagi menjadi wilayah dalam Blue Star Alliance, entah kenapa seluruh merek dan bahkan perkembangan ekonomi sangat mirip dengan bumi.
Naik ke kursi pengemudi, Adam menaruh tas pedang di samping. Pada saat itu, dia baru sadar kalau Nix duduk di kursi co-pilot. Pemuda itu menyuruh Nix masuk ke laut spiritual, tetapi menolak dan memohon untuk berada di luar.
Melihat bagaimana orang lain mengemudi bersama ayam kampus, tetapi dia mengemudi bersama ayam kampung, sudut bibir Adam berkedut.
Okay … bahkan ayam kampung di dunia ini ingin naik mobil!
>> Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 313 Episodes
Comments
F_Zaida_C
kan ayamnya keren
2023-10-12
0
The Fool [Klein]
di manhua babi jadi naga
lu mau melihara babi atau ayam?
2023-10-04
0
nath_e
😂😂nda apalah yg penting keyeeen gitu kata ayamnya mah
2023-07-28
0