susah ditebak

"Tapi hanya satu ranjang kan tuan muda..."tanya Kania pelan....

"Hem, lagian saya tidak tertarik padamu...."Ucap nya mengambil pakaian dan masuk kedalam kamar mandi, Kania menarik napas nya dalam-dalam, ia berusaha mengusir pikiran jahat nya tentang Luis memang benar kata pria itu jika malam kelabu antara dia dan Luis adalah murni kecelakaan, Luis mau melakukan nya karna paksaan dari nya dan juga menolong nya....

"Kenapa tiba-tiba dadaku berdetak tak karuan, apa ada masalah dengan jantungku..."Ujar Kania memegang dada nya, ia seketika menjadi gugup saat mendengar air mulai berjatuhan didalam kamar mandi....

"Lebih baik aku pura-pura tidur saja,..."Kania yang tidak ingin melihat Luis setelah mandi pun segera berjalan keranjang dan membaringkan tubuh nya disana dan menutup mata nya berpura-pura tidur....

Tak lama kemudian,pintu kamar mandi terdengar terbuka, Luis keluar dari kamar mandi dan tersenyum melihat Kania yang sudah tertidur lelap Luis berjalan kearah ranjang dan duduk ditepi ranjang kemudian ia meraih ponsel nya dan menghubungi seseorang ....

"Ada apa? Kalian habisi saja semua nya, jangan ada yang tersisa jika perlu potong mereka dan buang kelaut untuk jadi santapan Hui, Saya tidak ingin orang tak berguna hidup didunia ini..."titah Luis dingin, kemudian ia pun memutuskan sambungan telfon nya dan menyimpan benda pipih itu diatas nakas kemudian Luis membaringkan tubuh nya disamping Kania...

Kania menutup mulut nya rapat-rapat, ia sangat terkejut mendengar perintah Luis yang begitu mengerikan, Kania semakin percaya jika Laki-laki yang sedang tidur disamping nya adalah Iblis yang menyerupai manusia,....

Pagi hari telah tiba, Luis mengerjapkan mata nya berkali-kali saat sinar mentari masuk melalui celah-celah gorden dan mengenai wajah nya....

Perlahan Luis membuka mata nya dan langsung terdiam kala melihat wajah tenang dan damai Kania yang begitu cantik walaupun tanpa make up sama sekali, Luis begitu terpukau dengan kecantikan Kania,...

"Bagaimana aku senyaman ini tidur dengan Kania, rasanya sangat-sangat nyaman...."Tanya nya dalam hati seraya terus memandang wajah cantik Kania, Luis yang melihat Kania mengerap segera menutup mata nya dan pura-pura tidur....

Kania terbangun dan seketika terkejut melihat wajah Luis begitu dekat dengan wajah nya, ia seketika memundurkan Wajah nya dan menyibak selimut, helaan napas legah terdengar jelas saat melihat pakain nya masih melekat sempurna dibadan nya begitupun dengan Luis, Kania seketiak turun dari ranjang,dan segera berlari masuk kedalam kamar mandi saat menyadari gejolak aneh diperut nya...

"Astaga apa yang terjadi padaku, kenapa setiap bangun pagi kepala sangat pusing dan aku selalu ingin muntah,..."Tanya Kania pada diri sendiri, Kania mencuci wajah nya agar lebih segar setelah nya Kania pun membalikkan badan nya dan terkejut saat melihat Luis sudah berdiri didepan nya....

"Akhh astaga tuan membuat saya kaget saja..."Ujar Kania mengelus dada nya, ia sedikit salah tingkah saat Luis memandang nya sedari tadi...

"Tuan Muda tidak apa-apa?..."tanya Kania karna Luis masih saja memandangi nya, Luis menggeleng dan menyentuh jidat Kania, wanita berambut panjang itu tentu saja terkejut dengan perilaku Luis...

"Apa kamu sakit?..."tanya Luis dengan suara serak khas bangun tidur, Kania menggeleng karna dia sama sekali tidak merasa sakit,ia hanya selalu ingin muntah....

"Terus kenapa kamu muntah-muntah...."Tanya Luis yang sekarang memandang Kania tajam...

"Sa-saya tidak tau tuan muda, mungkin hanya masuk angin saja..."Jawab Kania gugup,...

"Ohh, yasudah sebaik nya kamu istirahat saja kalau kurang enak badan saya pergi sendiri saja keperusahaan...."Kelakar Luis yang tidak disetujui oleh Kania...

"Tidak tuan muda, saya tidak apa-apa, ini hanya masuk angin biasa, lagian tinggal dikamar hanya membuat saya bosan..."Tolak Kania cepat...

"Apa kamu yakin?..."Tanya Luis, Kania dengan cepat mengangguk dan tersenyum...

"Baiklah, itu terserah padamu, jika kamu sampai pingsan atau kenapa-napa siapa-siapa saya buang kamu kelaut...."Ancam Luis seraya meninggalkan Kania yang sedang mematung mendengar ancaman nya...

"Dasar pria menyebalkan, selalu saja mengancam, ujar Kania keluar dari kamar mandi dan mengambil pakaian nya ia tidak ingin kejadian seperti kemarin terulang....

Usai mandi, Kania pun keluar dari kamar dengan rambut yang terurai sampai ke pinggang, Luis lagidan lagi terpana melihat Kania, apa lagi dengan rambut yang sedikit berantakan, Luis sungguh tak bisa berkedip, ini adalah kali pertama nya Luis melihat rambut panjang Kania, bagaimana tidak, selama ini Kania selalu mengikat rambut nya dan memgulung nya seperti donat, Dan Luis sangat menyukai wanita yang memiliki rambut panjang, selama berpacaran dengan Alika Luis selalu saja meminta Alika untuk memanjang rambut nya tetapi Alika menolak dengan keras, wanita itu selalu memotong rambut nya sampai batang leher karna tidak mau repot....

Tok tok tok...

Luis tersadar dari lamunan nya saat mendengar pintu diketuk, ia pun memerintahkan Kania untuk segera membuka pintu sementara dirinya akan mandi terlebih dahulu....

Kania berjalan kearja pintu usai menyisir rambut panjang nya, ia membuka nya perlahan dan terlihat 3 orang wanita sedang berdiri didepan pintu sedang membawa makan...

"Selamat pagi Nona muda, ini adalah pesanan Tuan Muda Luis..."Ujar Salah satu pelayan udah membungkukkan badan nya, Kania pun membuka pintu lebar-lebar dan menyuruh ketiga pelayan itu meletakkan nya dimeja, setelah nya mereka pamit undur diri setelah menatap semua makan itu diatas meja....

"Apa Tuan Luis sanggup menghabiskan makanan sebanyak ini?..."Kania menatap makanan satu persatu, sampai mata nya berhenti disebuah menu kesukaan nya yaitu udang goreng, tetapi entah mengapa tiba-tiba perut nya kembali bergejolak, Kania menutup mulut nya rapat-rapat dan berjalan cepat kekamar mandi, untung saja bertepatan dengan Luis yang sedang membuka Pintu, Kania pun langsung masuk dan muntah...

Luis menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, bingung dengan keadaan Kania, karna kasihan melihat Kania yang terus muntah tiada henti nya, Luis pun menghampiri Kania dan memijat tengkuk Gadis itu, Kania tersentak kaget saat tangan dingin tiba-tiba menyentuh tengkuk leher nya, ia pun mendongak dan melihat Luis...

"Maafkan saya tuan muda karna sudah merepotkan anda..."Ujar Kania setelah merasa baikan...

"Tidak masalah, seperti nya kamu memang sedang sakit, kamu lebih baik beristirahat saja, saya berangkat sendiri saja, saya tidak ingin nanti nya kamu semakin sakit...."Kania terdiam, ia menatap Luis dalam-dalam, ia bingung harus mengatakan apa, sikap Luis sungguh tidak bisa ditebak, kadang baik dan terkadang juga sebalik nya....

Terpopuler

Comments

Obie Agoes Arra

Obie Agoes Arra

thor seperti x bkn Liz dech yg muntah dan ngdam ky x seru tu.......

2021-10-23

3

atteu

atteu

lanjut thor

2021-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 Masih Perawan
2 Rekaman
3 Menarik
4 dipindahkan
5 kenangan pahit
6 Bertemu
7 memasak untuk Luis
8 Dia calon istriku
9 sulit dipercaya
10 tanda-tanda hamil
11 Jet pribadi.
12 Sekamar
13 Hukuman satu ranjang
14 susah ditebak
15 Hamil Anakku
16 Hadiah terindah
17 Luis Wiguna
18 Peliharaan kesayangan
19 Kejadian menyakitkan
20 diberi Restu
21 Bayi kita berdua
22 Terpesona
23 Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24 tidak butuh cinta
25 Kedatangan Ayah Fahmi
26 Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27 Kemarahan Luis part 2
28 Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29 Rujak buatan Tuan muda
30 masalalu Luis
31 Luis Sakit
32 Drama memilih Gaun
33 Sahabat kecil Luis
34 Kesederhanaan Kania
35 Membalikkan Fakta
36 Masalalu Tiara
37 Dilarang bertemu
38 Kedatangan Amara
39 Apa ini yang dinamakan rindu
40 Hari pernikahan
41 Meminta Hak
42 Drama koper dipagi hari
43 Masalalu Fahmi dan Rina
44 Karna Anak
45 Terlalu berharap
46 Wanita murahan
47 Sikap dingin
48 merindukanmu
49 Perasaan yang aneh
50 Perasaan
51 Kekejaman Luis
52 Dikerjain
53 Rasa nyaman
54 Istriku sayang
55 Kewajiban seorang istri
56 Penghinaan
57 Wanita sempurna
58 Rindu yang menyiksa
59 Kehilangan
60 Pengakuan Luis
61 Laki-laki misterius
62 Jesika
63 Rencana
64 Masa lalu Liana dan Johan
65 Masa lalu Liana dan Johan 2
66 Luis pulang
67 Keajaiban cinta
68 kedatangan Jesika
69 Ciuman
70 Permen pembangkit gairah
71 Luis cemburu
72 Jesika diusir
73 Memulai semua nya dari awal
74 ungkapan cinta
75 Minta maaf
76 Kedatangan Dion
77 Kenikmatan
78 Bangkai Kucing
79 Hukuman
80 Apa yang disembunyikan
81 Pertarungan
82 Terjebak
83 Diserang
84 Pengorbanan Fiona
85 Laki-laki bertopeng
86 Johan dan Siva
87 Kesalahan dimasa lalu
88 Kesadisan Luis
89 Wanita Tua
90 Kania Ketemu
91 Masalalu Sria
92 Masalalu Sria 2
93 Ayah kandung Diko
94 Syarat pernikahan
95 Pemandangan indah
96 Meminta Restu
97 Kencan
98 Terpana
99 bertemu calon mertua
100 Rania Wiguna dan Leo wiguna
101 Hari pernikahan
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Masih Perawan
2
Rekaman
3
Menarik
4
dipindahkan
5
kenangan pahit
6
Bertemu
7
memasak untuk Luis
8
Dia calon istriku
9
sulit dipercaya
10
tanda-tanda hamil
11
Jet pribadi.
12
Sekamar
13
Hukuman satu ranjang
14
susah ditebak
15
Hamil Anakku
16
Hadiah terindah
17
Luis Wiguna
18
Peliharaan kesayangan
19
Kejadian menyakitkan
20
diberi Restu
21
Bayi kita berdua
22
Terpesona
23
Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24
tidak butuh cinta
25
Kedatangan Ayah Fahmi
26
Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27
Kemarahan Luis part 2
28
Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29
Rujak buatan Tuan muda
30
masalalu Luis
31
Luis Sakit
32
Drama memilih Gaun
33
Sahabat kecil Luis
34
Kesederhanaan Kania
35
Membalikkan Fakta
36
Masalalu Tiara
37
Dilarang bertemu
38
Kedatangan Amara
39
Apa ini yang dinamakan rindu
40
Hari pernikahan
41
Meminta Hak
42
Drama koper dipagi hari
43
Masalalu Fahmi dan Rina
44
Karna Anak
45
Terlalu berharap
46
Wanita murahan
47
Sikap dingin
48
merindukanmu
49
Perasaan yang aneh
50
Perasaan
51
Kekejaman Luis
52
Dikerjain
53
Rasa nyaman
54
Istriku sayang
55
Kewajiban seorang istri
56
Penghinaan
57
Wanita sempurna
58
Rindu yang menyiksa
59
Kehilangan
60
Pengakuan Luis
61
Laki-laki misterius
62
Jesika
63
Rencana
64
Masa lalu Liana dan Johan
65
Masa lalu Liana dan Johan 2
66
Luis pulang
67
Keajaiban cinta
68
kedatangan Jesika
69
Ciuman
70
Permen pembangkit gairah
71
Luis cemburu
72
Jesika diusir
73
Memulai semua nya dari awal
74
ungkapan cinta
75
Minta maaf
76
Kedatangan Dion
77
Kenikmatan
78
Bangkai Kucing
79
Hukuman
80
Apa yang disembunyikan
81
Pertarungan
82
Terjebak
83
Diserang
84
Pengorbanan Fiona
85
Laki-laki bertopeng
86
Johan dan Siva
87
Kesalahan dimasa lalu
88
Kesadisan Luis
89
Wanita Tua
90
Kania Ketemu
91
Masalalu Sria
92
Masalalu Sria 2
93
Ayah kandung Diko
94
Syarat pernikahan
95
Pemandangan indah
96
Meminta Restu
97
Kencan
98
Terpana
99
bertemu calon mertua
100
Rania Wiguna dan Leo wiguna
101
Hari pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!