Bertemu

Kania dan Mutia telah sampai diperusahaan LW Group, mereka tiada henti nya berdecak kagum melihat gedung pencakar langit didepan nya, ini seperti mimpi untuk kedua wanita itu bisa menginjakkan kaki nya ditempat itu,...

"Ayo kita masuk Kania nanti Bos besar keburu datang!!..."Seru Mutia.menarik tangan Kania memasuki gedung besar dan megah itu, Kania menurut saja dan mengikuti Mutia...

Tak jauh berbeda dari karyawan laki-laki sebelum nya yang menjadikan Kania bahan pelototan, apalagi Kania menggunakan Rok diatas lutut, sungguh Kania ingin sekali mencongkel mata laki-laki yang menatap nya dengan pandangan yang tak bisa diartikan....

"Apa kalian karyawan yang dipindahkan? kesini...."Tanya seorang laki-laki tampan menghampiri Kania dan Mutia...

"Iya Tuan,..."Jawab Kania dan Mutia serempak...

Baiklah, perkenalkan nama saya Marko Asisten pribadi Tuan muda Luis, mari kalian akan saya antarkan keruang kerja masing-masing..."Ujar Marko yang langsung diangguki oleh Mutia dan Kania...

Setelah mengantar Mutia keruang kerja nya, kini Marko mengantar Kania kemeja kerja nya yang berada tepat didepan pintu ruangan Luis...

"Dengar, 10 menit lagi Tuan Luis wiguna akan tiba, sambut dia dengan sopan, jangan sampai kamu membuat kesalahan yang bisa membuat mu seketika dipecat dan tidak akan diterima diperusahaan manapun..."Ancantik Marko yang membuat Kania meneguk ludah nya kasar, ia berdoa pada tuhan agar semua nya berjalan dengan lancar...

"Terima kasih taun Marko, doakan semoga saya tidak melakukan kesalahan..."Ujar nya tersenyum paksa...

"Itu tergantung pada ada Nona..."jawab Marko berlalu meninggalkan Kania yang sedang mengomel...

"Dasar Pria menyebalkan, aku kira lepas dari Pak Sem akan membuat hidupku tenang ternyata tidak, sungguh nasib yang malang.."Kelakar Kania mendudukkan pantat nya pada Sofa...

"Aduhh, kok aku kebelit gini sih,ngak papalah masih ada 5 menit.."Kania yang kebelet pipis pun memutuskan untuk kekamar mandi, dan saat yang bersamaan Luis pun datang, Luis mengedarkan pandangan nya mencari Kania tetapi meja kerja masih kosong...

"Apa dia belum datang?..." Tanya nya dalam hati, seraya membuka pintu ruangan nya nya,...

"Ahh, lega banget, untung aja masih tersisa 2 menit jadi aman terkendali..."Kelakar Kania duduk santai dimeja kerja nya, kening Kania berkerut saat melihat Marko berjalan kearah nya dengan wajah masang...

"Apa yang kamu lakukan Kania, kenapa kamu tidak menyambut Tuan Muda?..."tegur Marko pada Kania,...

"Maaf Tuan Marko yang terhormat, Tuan Muda Luis belum datang..."Ujar Kania kesal...

"Apa kamu bilang, belum datang, Tuan Muda Luis sudah ada diruangan nya 3 menit yang lalu, dan dia sangat marah karna kamu tidak menyambut kedatangan nya..."pekik Marko kesal, Kania terkejut bukan main ia melihat jam yang bertengger indah dipergelangan putih nya, ia hanya 3 menit ditoilet, Kania yang ingin protes pun segera berhenti saat telfon berdering...

"Segera keruangan saya sekarang juga!!..."Suara bariton terdengar nyaring diseberang telfon, baru saja Kania ingin menjawab Luis sudah mematikan telfon nya...

"Bekerja diperusahaan besar seperti ini tak seindah yang aku bayangkan, beru sehari masuk kerja jantung sudah seperti ingin copot saja..." Batin Kania menggerutu seraya berjalan kearah pintu...

Tok tok tok....

Kania mengetuk pintu dengan tangan bergetar, setelah mendengar kata masuk Kania pun membuka pintu dan masuk kedalam ruangan Luis...

"Se-selamat pagi Tuan muda Luis..."Sapa Kania terbata-bata....

"Apa Marko tidak memberitahumu untuk menyambut kedatanganku?..."bukan nya menjawab sapaan Kania Luis malah memberikan pertanyaan yang membuat Kania bergetar...

"Tuan Marko memberitahu saya tuan tapi dia mengatakan 10 menit lagi, saat tersisa 5 menit saya kebelet pipis jadi saya ketoilet, jadi pas saya balik tinggal 2 menit dan Tuan muda sudah ada didalam ruangan itu berarti bukan salah saya dong,..."Ujar Kania menjelaskan sekaligus membela diri, Kania mencondongkan tubuh nya ingin melihat wajah Tuan muda Luis karna pria bersuara bariton itu membelakangi otomatis Kania tidak bisa melihat wajah yang diidam-idamkan wanita diluaran sana...

"Jadi kamu pikir saya yang salah hah?..."tanya Luis membalikkan badan nya menatap Kania kesal, Kania seketika terdiam melihat wajah Luis ia kembali teringat akan malam memalukan itu...

"Ka-ka kamu,..."Kania begitu terkejut saat melihat wajah Luis, tangan nya seketika terkepal kuat, ingin sekali Kania meninju wajah laki-laki didepan nya, tapi sayang, ia takut dipecat

"Ohh ternyata kamu yang bernama Luis, Ia emang kamu yang salah, Tuan Marko mengatakan kamu akan datang 10 menit lagi, tapi kenapa kamu datang sebelum10 menit hah? ...."Luis tercengang, ia sangat tidak percaya dengan bawahan yang ada didepan nya ini...

"Apa ada larangan Nona Kania, Perusahaan ini adalah perusahaan milik saya, milik Luis Wiguna saya berhak melakukan apapun termasuk datang cepat atau lambat...."Kania mengigit bibir bawah nya, yang dikatakan Luis memanglah benar dia hanyalah bawahan....

"Itu artinya Tuan Marko yang bersalah, seharusnya dia mengatakan Tuan Luis akan datang 8 menit lagi kenapa dia mengatakan 10 menit..."Kania seakan tidak ingin mengalah, ia seperti lupa tata krama seorang bawahan pada bosnya...

Luis menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, ia sedikit menyesal telah menjadikan Kania sebagai Sekretaris pribadi nya...

"Saya menyesal mempekerjakan kamu diperusahaan saya..."Ujar Luis yang langsung mendapat pelototan dari Kania....

"Emang situ saja yang menyesal, saya juga menyesal bekerja diperusahaan anda, saya akan melaporkan kepada polisi kalau Tuan muda Luis wiguna telah melakukan pemerkosaan terhadap gadis tak berdosa...."Luis terkekeh mendengar ancaman dari Kania ia meraih remot yang ada diatas meja kerja nya dan menyalakan tv layar lebar diruangan nya...

"Coba kamu lihat baik-baik siapa yang memaksa, saya atau anda Nona, bagaimana jika saya memberikan bukti ini kepolisi nanti nya, bukankah anda yang seharus nya dipenjara?..."Kania terdiam, ia memalingkan wajah nya dari Tv, sungguh Kania sangat malu melihat video itu...

"Kenapa anda diam? apa Nona Kania ini tidak berani?..."Tanya Luis tersenyum licik, Kania menggelengkan kepala nya pelan...

"Terus bagaimana pendapatmu tentang bawahan yang tidak sopan pada atasan nya, apa saya pecat saja dan memberitahu perusahaan lain untuk menolak setiap lamaran pekerjaanmu?..."Kania yang semula diam langsung gelagapan, ia menggelengakan kepala nya dengan keras....

"Jangan Tuan saya mohon, Saya minta maaf, semua tidak akan terulang lagi..."Luis semakin bersemangat saja untuk menggoda Kania ia seperti mendapatkan mainan yang sangat menyenangkan...

"Baiklah, aku akan memaafkanmu dengan satu syarat..."Tandas Luis...

"Syarat apa?..."Tanya Kania curiga..

"Kamu temani saya kepesta ulang tahun mantan tunangan saya nanti malam..."Jawab Luis yang langsung disetujui oleh Kania....

Terpopuler

Comments

Nur Nuy

Nur Nuy

Mending kania kabur aja ngapaian bertahan dirumah sama ema tiri jahat, kasih pelajaran buat bpk fahmi

2021-10-08

6

lihat semua
Episodes
1 Masih Perawan
2 Rekaman
3 Menarik
4 dipindahkan
5 kenangan pahit
6 Bertemu
7 memasak untuk Luis
8 Dia calon istriku
9 sulit dipercaya
10 tanda-tanda hamil
11 Jet pribadi.
12 Sekamar
13 Hukuman satu ranjang
14 susah ditebak
15 Hamil Anakku
16 Hadiah terindah
17 Luis Wiguna
18 Peliharaan kesayangan
19 Kejadian menyakitkan
20 diberi Restu
21 Bayi kita berdua
22 Terpesona
23 Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24 tidak butuh cinta
25 Kedatangan Ayah Fahmi
26 Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27 Kemarahan Luis part 2
28 Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29 Rujak buatan Tuan muda
30 masalalu Luis
31 Luis Sakit
32 Drama memilih Gaun
33 Sahabat kecil Luis
34 Kesederhanaan Kania
35 Membalikkan Fakta
36 Masalalu Tiara
37 Dilarang bertemu
38 Kedatangan Amara
39 Apa ini yang dinamakan rindu
40 Hari pernikahan
41 Meminta Hak
42 Drama koper dipagi hari
43 Masalalu Fahmi dan Rina
44 Karna Anak
45 Terlalu berharap
46 Wanita murahan
47 Sikap dingin
48 merindukanmu
49 Perasaan yang aneh
50 Perasaan
51 Kekejaman Luis
52 Dikerjain
53 Rasa nyaman
54 Istriku sayang
55 Kewajiban seorang istri
56 Penghinaan
57 Wanita sempurna
58 Rindu yang menyiksa
59 Kehilangan
60 Pengakuan Luis
61 Laki-laki misterius
62 Jesika
63 Rencana
64 Masa lalu Liana dan Johan
65 Masa lalu Liana dan Johan 2
66 Luis pulang
67 Keajaiban cinta
68 kedatangan Jesika
69 Ciuman
70 Permen pembangkit gairah
71 Luis cemburu
72 Jesika diusir
73 Memulai semua nya dari awal
74 ungkapan cinta
75 Minta maaf
76 Kedatangan Dion
77 Kenikmatan
78 Bangkai Kucing
79 Hukuman
80 Apa yang disembunyikan
81 Pertarungan
82 Terjebak
83 Diserang
84 Pengorbanan Fiona
85 Laki-laki bertopeng
86 Johan dan Siva
87 Kesalahan dimasa lalu
88 Kesadisan Luis
89 Wanita Tua
90 Kania Ketemu
91 Masalalu Sria
92 Masalalu Sria 2
93 Ayah kandung Diko
94 Syarat pernikahan
95 Pemandangan indah
96 Meminta Restu
97 Kencan
98 Terpana
99 bertemu calon mertua
100 Rania Wiguna dan Leo wiguna
101 Hari pernikahan
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Masih Perawan
2
Rekaman
3
Menarik
4
dipindahkan
5
kenangan pahit
6
Bertemu
7
memasak untuk Luis
8
Dia calon istriku
9
sulit dipercaya
10
tanda-tanda hamil
11
Jet pribadi.
12
Sekamar
13
Hukuman satu ranjang
14
susah ditebak
15
Hamil Anakku
16
Hadiah terindah
17
Luis Wiguna
18
Peliharaan kesayangan
19
Kejadian menyakitkan
20
diberi Restu
21
Bayi kita berdua
22
Terpesona
23
Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24
tidak butuh cinta
25
Kedatangan Ayah Fahmi
26
Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27
Kemarahan Luis part 2
28
Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29
Rujak buatan Tuan muda
30
masalalu Luis
31
Luis Sakit
32
Drama memilih Gaun
33
Sahabat kecil Luis
34
Kesederhanaan Kania
35
Membalikkan Fakta
36
Masalalu Tiara
37
Dilarang bertemu
38
Kedatangan Amara
39
Apa ini yang dinamakan rindu
40
Hari pernikahan
41
Meminta Hak
42
Drama koper dipagi hari
43
Masalalu Fahmi dan Rina
44
Karna Anak
45
Terlalu berharap
46
Wanita murahan
47
Sikap dingin
48
merindukanmu
49
Perasaan yang aneh
50
Perasaan
51
Kekejaman Luis
52
Dikerjain
53
Rasa nyaman
54
Istriku sayang
55
Kewajiban seorang istri
56
Penghinaan
57
Wanita sempurna
58
Rindu yang menyiksa
59
Kehilangan
60
Pengakuan Luis
61
Laki-laki misterius
62
Jesika
63
Rencana
64
Masa lalu Liana dan Johan
65
Masa lalu Liana dan Johan 2
66
Luis pulang
67
Keajaiban cinta
68
kedatangan Jesika
69
Ciuman
70
Permen pembangkit gairah
71
Luis cemburu
72
Jesika diusir
73
Memulai semua nya dari awal
74
ungkapan cinta
75
Minta maaf
76
Kedatangan Dion
77
Kenikmatan
78
Bangkai Kucing
79
Hukuman
80
Apa yang disembunyikan
81
Pertarungan
82
Terjebak
83
Diserang
84
Pengorbanan Fiona
85
Laki-laki bertopeng
86
Johan dan Siva
87
Kesalahan dimasa lalu
88
Kesadisan Luis
89
Wanita Tua
90
Kania Ketemu
91
Masalalu Sria
92
Masalalu Sria 2
93
Ayah kandung Diko
94
Syarat pernikahan
95
Pemandangan indah
96
Meminta Restu
97
Kencan
98
Terpana
99
bertemu calon mertua
100
Rania Wiguna dan Leo wiguna
101
Hari pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!