"Kania, ini apa dan siapa yang memberikan nya untukmu?...."Tanya Mutia melihat dua paper bag yang ada ditangan Kania, Terdengar helaan nafas dari Kania, mungkin tidak ada guna nya menutupi semua ini dari Mutia cepat atau lambat sahabat nya itu pasti akan tau...
"Kamu tau ngak, laki-laki yang aku ceritain dihotel itu?..."Tanya Kania yang diangguki oleh Mutia...
"Pria itu Tuan muda Luis, Ceo tempat kita bekerja sekarang, dan dia memintaku untuk menemani nya kepsta ulang tahun malam ini, jika aku menolak dia akan memecat kita berdua dan tidak akan mendapatkan pekerjaan diperusahaan manapun...."Kelakar Kania menjelaskan...
Citt...
"Aduh, Mutia kamu kok langsung berhenti kalau ada mobil dibelakang kita bisa ketabrak..." omel Kania saat Mutia merem mendadak, alhasil jidat Kania terbentuk dikaca karna tidak memakai sabuk pengaman...
"Hehehe maaf maaf aku terkejut,.."Kekeh Mutia kembali menjalankan mobil nya...
"Dia ganteng ngak,..."tanya Mutia antusias, Kania menggelengkan kepala nya mendengar pertanyaan Sahabat nya itu, ia pikir Mutia akan marah mendengar jika Bos mereka adalah laki-laki yang sudah merenggut kesucian Kania tetapi Mutia malah mempertanyakan kegantengan nya...
"Ganteng sih, ganteng banget malah, tapi sifatnya kaya iblis....."Ujar Kania dengan tangan terkepal saat mengingat kembali kejadian malam itu...
"Jangan terlalu membenci Kania, benci sama cinta itu beda tipis loh, takut nya nanti kamu kecantol sama Tuan muda..."Goda Mutia menaik turunkan alis nya...
"Kecantol sama cowok brengsek seperti Tuan muda Luis? Hahah itu ngak akan pernah terjadi..."Ujar Kania tertawa terbahak-bahak, Mutia hanya memandang datar sahabat nya...
Jam menunjukkan pukul 8 malam, Kania memandang dirinya didalam cermin, sungguh kencantikan nya tidak ada yang bisa menandingi apalagi dipadukan dengan dress Warna Hitam tanpa lengan yang Tuan muda Luis berikan...
"Astaga Kania, kamu cantik banget, kenapa sih Allha memberikan wajah secantik ini? bisa-bisa Tuan Muda yang kecantol sama kamu,..."puji Mutia saat melihat Kania yang selesai berdandan....
"Biasa aja kali..."Ujar Kania mengusap wajah sahabat nya itu, Kania dan Mutia serempak menoleh kearah nakas saat ponsel Kania berdering...
"Itu pasti tuan muda menyebalkan..."Gerutu Kania berjalan meraih ponsel nya dan benar saja nomor yang sama yang nelpon nya tadi siang sedang tertera dilayar ponsel nya....
"Hal....."
"Kamu Kenapa lama kali, saya menunggu kamu sedari tadi, tidak usah terlalu lama berdandan, biarpun kamu berdandan 1 minggu tetap saja wajahmu itu jelek..."Ejek Luis saat sambungan telepon terhubung, Kania mengepalkan tangan nya, Luis benar-benar membuat nya kesel setengah mati...
"Cepatlah keluar, Aku tunggu kamu 5 menit lagi jika tidak, ucapkan selamat tinggal pada pek...."
Tut...
Luis yang tengah mengomel langsung melihat layar ponsel nya setelah mendengar suara peringatan jika sambungan telfon terputus....
"Benar-benar Wanita Ciptaan tuhan yang luar biasa, apa dia tidak tau ratusan bahkan jutaan wanita yang ingin mendengar suaraku dan dia malah mematikan nya seenak jidat..."Kesal Luis melihat layar ponsel nya....
"Astaga seandai nya waktu bisa diputar kembali aku akan menolak mentah-mentah dipindahkan menjadi sekretaris pribadi tuan muda menyebalkan itu, setidak nya aku masih bisa bekerja dengan tenang..."Gerutu Kania mengeratkan gigi-gigi nya karna kesal, Mutia yang melihat sahabat nya mengomel hanya tersenyum tipis...
"Yasudah aku pergi dulu, aku akan pulang secepat mungkin..."Ujar Kania memeluk Mutia singkat setelah nya ia pun keluar...
"Apa kamu tidak tau waktu bagi saya adalah ua...."Luis terdiam melihat Kania yang berjalan kearah nya, entah sihir darimana sehingga Luis tidak mampu berkedip sama sekali melihat kecantikan Kania yang begitu luar biasa...
"Biasa aja kali mandang nya, ngak usah sampai segitu nya..."ucap Kania tersenyum mengejek, Luis yang tersadar langsung mengalihkan pandangan nya, sungguh jantung nya berdetak sangat cepat melihat kecantikan Kania...
"Kamu terlalu kepedean, banyak wanita yang jauh lebih cantik dari kamu yang mengantri untuk mendapatkan cinta saya, tapi saya tidak tertarik..."Ujar Luis mengelak, ia langsung membuka pintu mobil dan masuk tak lama kemudian Kania pun ikut masuk...
Sepanjang perjalanan, hanya suara mesin mobil yang terdengar, Kania sibuk memandang keluar jendela sementara Luis sibuk menyetir seraya mengatur jantung nya yang masih asik berdebar kencang, sekali-kali ia mencuri-curi pandang pada Kania...
"Gila kenapa jantung ini berdebar hanya karna melihat Kania, seperti nya jantungku bermasalah, aku harus memeriksa kedokter..." Batin Luis....
Sekitar setengah jam mengemudi, mobil akhir nya berhenti disebuah gedung hotel yang menjulang tinggi, Luis segera membuka pintu dan beralih kepintu samping, Kania mengerutkan kening nya saat Luis membuka pintu untuk nya...
"Setan apa yang merasuk orang ini?..." Batin Kania seraya keluar dari mobil...
"Genggam tangan saya!!..."bisik Luis saat Kania sudah keluar dari mobil, mata Kania memelotot mendengar ucapan Luis, beberapa menit kemudian Kania pun menggenggam tangan Luis, ia seakan mengerti sesuatu mereka pun berjalan memasuki aula tempat dimana diadakan pesta ulang tahun, sepanjang perjalanan, semua mata tertuju pada kedua pasangan itu, banyak yang berbisik-bisik memuji keserasian Luis dan Kania...
Sementara diatas panggung, Seorang wanita cantik sedang meradang melihat Luis bersama wanita lain, tangan nya sedari tadi terkepal kuat, tetapi ia berusaha untuk menahan amarah nya, Wanita itu langsung menghampiri Luis dan bergelayut manja dilengan Luis
"Luis, akhir nya kamu datang juga, Aku tau kamu pasti datang, kamu tidak akan pernah mau mengecewakanku karna kamu masih sangat mencintai aku, maafkan aku Luis saat itu aku dijebak...."Ujar Wanita cantik itu memasang wajah sendu...
"Maaf Alika kamu salah besar, aku datang kesini karna menghargai undangan darimu, dan masalah aku masih mencintai kamu itu semua tidak benar, cintai itu sudah lama sirna dan perkenalkan dia Kania Calon istriku kami akan segera menikah...."Ujar Luis tegas, semua orang yang ada disana sangat terkejut begitupun dengan Kania ia sungguh tidak percaya jika Luis akan mengatakan hal yang tidak akan mungkin pernah terjadi...
Saat Kania ingin berbicara, Luis menekan tangan Kania yang ia genggam, Kania melotot kearah Luis, tetapi Luis dengan santai nya langsung mencium kening Kania didepan semua orang, Kania semakin dibuat terkejut atas tindakan Luis...
"Ingat pekerjaanmu sayang..."Bisik Luis tersenyum penuh arti, Kania yang paham apa yang dimaksud Luis pun hanya diam...
"Aku ngak terima, kamu ngak boleh nikah sama perempuan itu, kamu pasti berbohong, hanya aku yang kamu cintai bukan wanita itu, kamu melakukan semua ini karna marah padaku,Hey Kamu wanita ****** jangan bermimpi kamu bisa bersama Luis, Luis itu hanya milikku dia hanya mencitaiku,Wanita ****** seperti tidak pantas bersama Luis hanya aku yang pantas, Apa ibumu tidak pernah mengajari kamu untuk mencari pria yang tidak memiliki kekasih..." Teriak Alika tidak terima...
Kania yang semula diam, langsung melepas tangan nya dari genggaman Luis, ia kemudian mendekati Alika,...
Plakkk...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Putry Anasthasya Kinasih
mampus alika makax jadi cwek jangan murahan n arogan kena gaplok kan 100 buat kania ❤❤😍😍
2023-09-19
1
Ani Yuningsih
sangat sangat suka sm Kania... lope lope lope 🥰😘
2021-10-23
3
Septi Wijaya
wuidiiiih, kereennn Kania 😍😍😍
bs bucin nih si tuan muda 😀😀
2021-10-09
5