3 minggu telah berlalu, Kania semakin mendalami pekerjaan nya sebagai sekretaris, walaupun harus bersabar menghadapi sikap Luis yang susah ditebak, kadang lembut dan terkadang emosi tanpa alasan, tapi Kania tidak ingin menyerah demi ingin mewujudkan keinginan mama nya yaitu membangun sebuah panti asuhan bagi anak-anak yang terlantar dan tidak punya tempat tinggal, Kania akan bertahan...
Hari ini Kania dan Luis akan melakukan perjalanan keluar negeri, Awal nya Luis akan berangkat sama Marko untuk mengatasi masalah yang terjadi dengan perusahaan yang ada di jerman tapi entah mengapa Luis malah mengiginkan Kania yang ikut dan Marko yang tinggal, semula Kania menolak tetapi Luis mengancam akan memecet nya dengan Kania, mau tidak mau Kania pun terpaksa untuk ikut...
"Kamu itu sangat lambat kaya siput saja,..."Gerutu Luis saat Kania baru saja masuk mobil...
"Maafkan saya Tuan muda, tapi saya ada sedikit kendala..."Ujar Kania meminta maaf....
"Saya tidak bertanya apa kendala kamu, yang jelas kamu itu sudah membuat saya menunggu sangat lama, setiap detik itu adalah uang Kania kamu harus tau itu...."Ujar Luis mengomel, Kania hanya menghela napas panjang, ingin sekali ia mengetuk kepala laki-laki disamping nya tapi pekerjaan nya menjadi taruhan nya...
"Astaga, kenapa kepala ku tiba-tiba pusing mencium parfum tuan Muda Luis, rasa nya aku ingin muntah...."Pekik Kania memijit kening nya, Kania yang semakin tidak tahan langsung mengambil minyak telon yang selalu ia bawa didalam tas nya....
"Ada apa denganmu?..."tanya Luis melihat Kania dengan tenang menghirup aroma minyak telon yang Kania pegang...
"Tidak apa-apa tuan muda, saya hanya tidak suka mengcium bau parfum nya..."Ujar Kania tersenyum...
Kini mobil tiba dibandara, Kania dan Luis turun dari mobil...
"Tuan muda kita naik Jet pribadi?...."Tanya Kania melihat Jet pribadi yang terparkir ditempat nya, Luis mengangguk dan berjalan meninggalkan Kania....
"Selamat pagi Tuan muda, semoga hari anda menyenangkan,..."Sapa kedua pilot yang tak dihiraukan oleh Luis...
setelah Kania duduk disamping Luis, Pilot pun mulai memberitahu jika Jet pribadi akan segera terbang, Kania benar-benar bahagia, ini adalah pertama kali nya ia naik pesawat, walaupun Kania adalah anak orang yang berkecukupan tetapi Kania tak pernah bermewah-mewah apa lagi meminta uang sepeserpun dari ayah nya, walaupun sang ayah selalu memberi nya kartu kredit, mobil dan benda lain nya Kania akan menolak dengan mentah-mentah, Selama 15 tahun ini Kania hidup dengan uang yang cari sendiri tanpa menerima bantuan ayah nya....
"Dasar kampungan, seperti baru naik pesawat saja...."Ejek Luis melihat Kania yang begitu bahagia, Kania tidak menghiraukan ucapan Luis, ia dengan santai nya melihat pemandangan diatas awan....
"Terserah Tuan Muda mau mengatakan apa, yang jelas saya sangat bahagia, dan memang ini adalah pertama kali saya naik pesawat..."Ujar Kania Jujur, Luis yang mendengar nya langsung menoleh dengan kasar, terkejut? tentu saja karna menurut nya Kania adalah anak orang yang berada...
"Apa kamu yakin, bukankah Ayahmu itu kaya, ya walaupun kekayaan nya hanya seujung kuku saja dari kekayaanku..."tanya Luis yang seolah tidak percaya percaya seraya menyombongkan kekayaan nya...
Kania tersenyum kecut, ia menggelengkan kepala nya dan bersandar....
"Aku bisa hidup tanpa uang sepeserpun dari dia, orang-orang Mungkin mengira jika aku hidup dengan kekayaan yang Tuan Fahmi miliki tapi semua itu tidak benar,..."Ujar Kania melihat Luis sejenak kemudian memandang lurus kedepan...
"Kenapa, seperti nya kamu ada masalah dengan Ayahmu...."Tanya Luis yang seolah penasaran padahal Luis tau semua nya tentang Kania...
"Tidak apa-apa tuan muda,, kita tidak perlu membahas tentang keluarga saya karna itu kehidupan pribadi saya..."Ujar Kania yang sangat enggan membahas orang-orang yang telah membuat mama nya meninggal, Luis yang mengerti pun tidak memaksa Kania untuk menceritakan kisah hidup nya yang sangat pahit....
Kania mengucek mata nya yang terasa berat, ia tidak ingin tertidur dan melewatkan momen naik Jet pribadi, tapi sayang mata nya tak bisa diajak kompromi, perlahan mata nya tertutup dan kemudian ia tertidur, tanpa sadar keseimabang tubuh nya goyah dan bersandar di lengan Luis...
Luis yang kaget langsung menoleh,...
Apa cewek bar-bar ini sedang tidur?..."tanya nya melihat Kania yang sudah tertidur lelap....
Luis tersenyum melihat wajah polos tanpa make up Kania, terlihat sederhana tapi sangat cantik, Luis terus memandang wajah lelap Kania hingga pandangan nya tertuju pada bibir Kania, Luis pernah merasakan nya, rasa nya sangat kenyal dan manis...
"Astaga, apa yang sedang aku pikirkan, kenapa aku selalu membayangkan kejadian malam ini..." Gerutu Luis dalam hati, ia menggelengkan kepala nya dan memandang keluar jendela membiarkan Kania bersandar dilengan nya...
Setelah cukup lama berada diudara, kini Jet pribadi milik Luis segera mendarat, Luis membangunkan Kania dengan menepuk pipi wanita itu lembut....
"Dia ini tidur atau pingsan sih, kenapa susah sekali membangunkan nya...."Ujar Luis terus membangunkan Kania,...
Kania yang merasa ada yang mengangguk Tidur nya segera membuka mata, ia terkejut saat melihat wajah Luis yang begitu dekat dengan nya, mata mereka terkunci satu sama lain, mereka seakan hanyut dalam keadaan sehingga tidak menyadari jika pesawat telah lepas landas...
"Tuan Kita su..."Seorang pilot datang dan memberitahu jika mereka telah lepas landas tapi seperti nya ia datang pada saat waktu ang tidak tepat, Kania dan Luis yang tersadar pun langsung salah tingkah, Luis langsung memandang keluar jendela sementara Kania berdiri dan mempersiapkan Luis untuk turun...
Luis memandang sinis pilot yang sedang menunduk ketakutan menahan gemetar tubuh nya, sudah ia pastikan jika sebenar lagi pekerjaan nya sebagai pilot akan berakhir...
Setelah turun dari jet, Luis dan Kania disambut oleh mobil yang berjejer rapi menunggu kedatangan nya, Kania bingung naik mobil yang mana tapi Luis langsung menarik nya dan membawa nya masuk kedalam mobil...
sepanjang perjalanan, Kania tidak ada henti-hentinya menatap mobil-mobil yang mengikuti mereka dari dalam, sampai-sampai Mobil polisi dan tentara juga ikut mengawal mereka....
"Seberapa kaya Tuan muda Luis sebenar nya, mengapa banyak sekali yang mengawal nya,..." Tanya Kania dalam hati seraya melihat kearah Luis....
"Tak usah memandangku seperti ini, dan ini buku untukmu, bacalah agar kamu tau seberapa besar kekuasaan ku didunia bisnis dan seberapa kaya seorang Tuan Muda Luis Wiguna..."Seru Luis dengan bangga nya, Kania mendengus panjang, sungguh Luis adalah laki-laki paling sombong yang pernah ia temui,....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Azka Zaina
kania hamil, pasti luis seneng banget🤗😄😄
2021-10-10
7
Winda Haryani
lanjut thor👍👍👍👍👍💪💪💪💪🥰🥰
2021-10-10
4
Septi Wijaya
lanjuuuut😍😍
2021-10-09
2