sulit dipercaya

Semua orang dibuat terkejut saat Kania menampar Alika, begitupun dengan Luis,..

"Dengar ini baik-baik wanita terhormat, Aku tidak akan marah jika kamu menghinaku, tapi jangan pernah menyebut nama mamaku, dia mengajarkan hal baik padaku, kalau kamu masih menyebut mamaku dan menghina nya kamu akan mendapatkan hal yang lebih buruk dari ini, dan ingat baik-baik, Luis sama sekali tidak mencintai kamu, dia sekarang mencinaiku, kami saling mencintai dan sebentar lagi kami akan menikah, Wanita dermawan sepertimu tidak akan pernah mengganggu rumah tangga orang bukan, jadi aku ingatkan sekali lagi jangan pernah mencoba merayu calon suamiku..."Ujar Kania menunjuk-nunjuk wajah Alika, Kania lalu berbalik lalu mengenggam tangan Luis kemudian pergi dari sana...

Setelah sampai diparkiran, Kania langsung melepas genggaman tangan nya dari Luis, tak lama kemudian seorang penjaga datang membawa mobil sport keluaran terbaru milik Luis, tanpa basa basi Kania langsung masuk dan disusul oleh Luis...

"Kan..."

"Apa, apa Tuan muda yang terhormat ini sudah puas melihat saya dipermalukan didepan orang banyak, jika saya tau dari awal saya tidak mau ikut kepesta, apa Anda tau tuan muda bagaimana perasaan saya ketika Mantan tunangan anda itu menghina ibu saya yang sudah lama tiada apa anda tau perasaan saya hah?.."Teriak Kania menyela Luis ia berteriak tepat didepan wajah Luis mengeluarkan semua kekesalan dihati nya, Luis tidak menjawab ia malah melajukan mobil nya dan mendengarkan Kania yang seperti petasan....

"Apa sudah selesai mengomel nya?..."tanya Luis setelah melihat Kania diam,Kania langsung menatap tajam kearah Luis yang sedang tersenyum kearah nya...

"Saya ingin pulang tuan muda..."Gumam Kania pelan yang masih bisa didengar jelas oleh Luis...

"Kita makan terlebih dahulu saya tau kamu belum makan dan saya pun belum makan..."Kelakar Luis yang langsung mendapat gelengan kepala dari Kania...

"Saya ingin menenangkan diri tuan muda saya mohon..."Pinta Kania dengan mata berkaca-kaca, dada Kania seakan sesak mengingat perkataan Alika tentang ibu nya, inilah Kania yang sebener nya, Wanita yang terkenal kuat didepan semua orang tetapi ia adalah wanita yang sangat rapuh jika menyangkut mama nya....

Luis terus menjalankan mobil nya, ia meraih ponsel nya dan menghubungi seseorang...

"Siapakan makan malam ditempat biasa saya datang datangi, setengah jam lagi saya akan sampai disana!!..."Seru nya dingin kemudian ia langsung mematikan telfon nya, Kania terus memandang jalan, entah apa yang ada dipikirin nya, Luis sebenar nya sangat merasa bersalah, ia tidak tau jika semua ini akan terjadi....

"Hey ayo keluar,..."Seru Luis yang berhasil membuat Kania tersadar dari lamunan nya, Kania mengedarkan pandangan nya dia seketika kening nya berkerut....

"Kita ada dimana Tuan, dan kenapa Tuan membawa saya kesini saya kan meminta diantar kerumah sahabat saya...."Gerutu Kania Kesal, Luis hanya menaikkan kedua bahu nya dan menarik tangan Kania,....

"Wah indah sekali, belum pernah aku melihat Danau sebagus ini,..."Kania begitu terpukau melihat danau yang sudah didesain secantik mungkin, lampu- lampu sangat terang menyilaui danau dan terdapat jalan yang mengarah kesebuah gubuk kecil yang terbuat dari kayu jati ketengah danau, Luis terus mengenggam tangan Kania hingga sampai kegubuk kecil itu....

"Bagaimana, baguskan tempat nya, kamu bisa menenangkan dirimu disini..."Ujar Luis yang langsung diangguki oleh Kania dengan antusias, tak lama kemudian datang sepasang suami istri dan 2 gadis kecil membawa beberapa makanan....

"Selamat menikmati Tuan muda, Nona muda...."Ucap Seorang laki-laki paru baya setelah menata makan diatas meja, kemudian mereka pun pergi meninggalkan Kania dan Luis...

"Apa Tuan muda tidak salah,?..."tanya Kania melihat menu makanan yang sudah tersaji diatas meja...

"maksud kamu?..."bukan nya menjawab, Luis malah bertanya balik...

"Maksud saya, apa Tuan muda tidak salah memesan Makanan ini, Tuan muda kan orang kaya,..."Jawab Kania menunjuk ikan bakar, tumis kankung telur dada dan makan sederhana lain nya, yang menurut Kania sangat tidak cocok dimakan oleh orang kaya seperti tuan muda Luis...

"tidak, ini adalah makanan kesukaan saya,, sudahlah jangan bertanya lagi, saya sudah sangat lapar...."Ujar Luis mengambil makan untuk nya dan mulai makan, Kania semakin terkejut saat melihat Luis menggunakan tangan, sungguh sulit dipercaya seorang bos besar bahkan perusahaan nya ada dimana-mana mau makan seperti itu...

"Cepatlah makan, nanti makanan nya keburu dingin...."seru Luis yang menyadarkan Kania dari lamunan nya, Kania pun mengangguk kemudian mengambil makan untuk nya....

Usai makan, Kania duduk ditepi gubuk, ia menurunkan kaki nya agar menyentuh air danau, Kania tersenyum ia merentangkan tangan nya dan menatap langit yang dipenuhi bintang...

"tempat ini sangat nyaman, bagus sekali untuk menenangkan diri...."Ujar Kania mengayung-ayungkan kaki nya dibawa air, Luis sedari tadi memperhatikan Kania, ia sedikit kagum dengan kesederhanaan yang Kania miliki jauh berbeda dengan Mantan tunangan nya yang selalu ingin terlihat mewah, Luis seketika terdiam mengingat kejadian malam itu Malam dimana Dia dan Kania menyatu seperti sepasang suami istri, Luis tersenyum, ia kembali mengingat kenikmatan yang diberikan Kania...

Luis kemudian berjalan mencari sepasang suami istri tadi, ia memerintahkan mereka untuk membeli kembang api, kemudian Luis kembali kegubuk dan duduk disamping Kania...

"Bagaimana, apa kamu suka tempat ini?..."Tanya Luis yang diangguki Kania, Kania seakan lupa jika Luis adalah laki-laki yang sangat ia benci...

Duarrr...

Kania terkejut sekaligus bahagia saat melihat Kembang api yang meletus mengeluarkan warna warni diatas langit, ia langsung melihat kearah Luis dan tersenyum...

"Terima kasih tuan, saya sangat nyaman ditempat ini..."Ujar Kania yang diangguki Oleh Luis mereka pun menikmati malam indah bersama Kembang api dilangit malam...

Luis melihat jam mahal yang bertengger indah dipergelangan nya sudah menunjukkan pukul 12 malam, Luis pun mengajak Kania untuk pulang, karna mereka harus bekerja....

"Terima kasih Tuan muda..."Ujar Kania setelah turun dari mobil, Luis hanya mengangguk kemudian melajukan mobil nya...

"Tuan muda Luis ternyata tak seburuk yang aku kira, tapi kenapa ya orang-orang mengatakan jika Tuan Luis itu seperti iblis?...."Tanya Kania pada dirinya seraya terus melihat mobil Luis yang semakin lama semakin menjauh,...

"Akhh sudah lah ngapain aku mikirin dia, lebih baik aku masuk, Mutia pasti menungguku dari tadi...."Ujar Kania masuk kedalam rumah Mutia, ia langsung saja masuk kedalam kamar Mutia karna kedua orang tua Mutia sudah tidur didalam kamar nya....

"Astaga, ngorok nih anak, aku kira dia bakal nungguin, ternyata udah molor..."Kelakar Kania berjalan kekamar mandi....

Terpopuler

Comments

atteu

atteu

thor buay luis cari tau tentang keluarga kania

2021-10-09

4

lihat semua
Episodes
1 Masih Perawan
2 Rekaman
3 Menarik
4 dipindahkan
5 kenangan pahit
6 Bertemu
7 memasak untuk Luis
8 Dia calon istriku
9 sulit dipercaya
10 tanda-tanda hamil
11 Jet pribadi.
12 Sekamar
13 Hukuman satu ranjang
14 susah ditebak
15 Hamil Anakku
16 Hadiah terindah
17 Luis Wiguna
18 Peliharaan kesayangan
19 Kejadian menyakitkan
20 diberi Restu
21 Bayi kita berdua
22 Terpesona
23 Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24 tidak butuh cinta
25 Kedatangan Ayah Fahmi
26 Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27 Kemarahan Luis part 2
28 Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29 Rujak buatan Tuan muda
30 masalalu Luis
31 Luis Sakit
32 Drama memilih Gaun
33 Sahabat kecil Luis
34 Kesederhanaan Kania
35 Membalikkan Fakta
36 Masalalu Tiara
37 Dilarang bertemu
38 Kedatangan Amara
39 Apa ini yang dinamakan rindu
40 Hari pernikahan
41 Meminta Hak
42 Drama koper dipagi hari
43 Masalalu Fahmi dan Rina
44 Karna Anak
45 Terlalu berharap
46 Wanita murahan
47 Sikap dingin
48 merindukanmu
49 Perasaan yang aneh
50 Perasaan
51 Kekejaman Luis
52 Dikerjain
53 Rasa nyaman
54 Istriku sayang
55 Kewajiban seorang istri
56 Penghinaan
57 Wanita sempurna
58 Rindu yang menyiksa
59 Kehilangan
60 Pengakuan Luis
61 Laki-laki misterius
62 Jesika
63 Rencana
64 Masa lalu Liana dan Johan
65 Masa lalu Liana dan Johan 2
66 Luis pulang
67 Keajaiban cinta
68 kedatangan Jesika
69 Ciuman
70 Permen pembangkit gairah
71 Luis cemburu
72 Jesika diusir
73 Memulai semua nya dari awal
74 ungkapan cinta
75 Minta maaf
76 Kedatangan Dion
77 Kenikmatan
78 Bangkai Kucing
79 Hukuman
80 Apa yang disembunyikan
81 Pertarungan
82 Terjebak
83 Diserang
84 Pengorbanan Fiona
85 Laki-laki bertopeng
86 Johan dan Siva
87 Kesalahan dimasa lalu
88 Kesadisan Luis
89 Wanita Tua
90 Kania Ketemu
91 Masalalu Sria
92 Masalalu Sria 2
93 Ayah kandung Diko
94 Syarat pernikahan
95 Pemandangan indah
96 Meminta Restu
97 Kencan
98 Terpana
99 bertemu calon mertua
100 Rania Wiguna dan Leo wiguna
101 Hari pernikahan
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Masih Perawan
2
Rekaman
3
Menarik
4
dipindahkan
5
kenangan pahit
6
Bertemu
7
memasak untuk Luis
8
Dia calon istriku
9
sulit dipercaya
10
tanda-tanda hamil
11
Jet pribadi.
12
Sekamar
13
Hukuman satu ranjang
14
susah ditebak
15
Hamil Anakku
16
Hadiah terindah
17
Luis Wiguna
18
Peliharaan kesayangan
19
Kejadian menyakitkan
20
diberi Restu
21
Bayi kita berdua
22
Terpesona
23
Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24
tidak butuh cinta
25
Kedatangan Ayah Fahmi
26
Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27
Kemarahan Luis part 2
28
Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29
Rujak buatan Tuan muda
30
masalalu Luis
31
Luis Sakit
32
Drama memilih Gaun
33
Sahabat kecil Luis
34
Kesederhanaan Kania
35
Membalikkan Fakta
36
Masalalu Tiara
37
Dilarang bertemu
38
Kedatangan Amara
39
Apa ini yang dinamakan rindu
40
Hari pernikahan
41
Meminta Hak
42
Drama koper dipagi hari
43
Masalalu Fahmi dan Rina
44
Karna Anak
45
Terlalu berharap
46
Wanita murahan
47
Sikap dingin
48
merindukanmu
49
Perasaan yang aneh
50
Perasaan
51
Kekejaman Luis
52
Dikerjain
53
Rasa nyaman
54
Istriku sayang
55
Kewajiban seorang istri
56
Penghinaan
57
Wanita sempurna
58
Rindu yang menyiksa
59
Kehilangan
60
Pengakuan Luis
61
Laki-laki misterius
62
Jesika
63
Rencana
64
Masa lalu Liana dan Johan
65
Masa lalu Liana dan Johan 2
66
Luis pulang
67
Keajaiban cinta
68
kedatangan Jesika
69
Ciuman
70
Permen pembangkit gairah
71
Luis cemburu
72
Jesika diusir
73
Memulai semua nya dari awal
74
ungkapan cinta
75
Minta maaf
76
Kedatangan Dion
77
Kenikmatan
78
Bangkai Kucing
79
Hukuman
80
Apa yang disembunyikan
81
Pertarungan
82
Terjebak
83
Diserang
84
Pengorbanan Fiona
85
Laki-laki bertopeng
86
Johan dan Siva
87
Kesalahan dimasa lalu
88
Kesadisan Luis
89
Wanita Tua
90
Kania Ketemu
91
Masalalu Sria
92
Masalalu Sria 2
93
Ayah kandung Diko
94
Syarat pernikahan
95
Pemandangan indah
96
Meminta Restu
97
Kencan
98
Terpana
99
bertemu calon mertua
100
Rania Wiguna dan Leo wiguna
101
Hari pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!