Setelah melakukan perdebatan panjang kali lebar, Kania akhirnya bisa keluar dari ruangan terkutuk itu, Kania menghela napas panjang, sungguh ia tidak menyangka jika akan bertemu dengan orang yang sudah menghancurkan kehidupan nya, yang paling Kania sesali adalah ia harus patuh pada laki-laki yang telah membuat kehidupan nya beratkan yang sudah ia susun serapi mungkin...
"Hah... Dunia ini memang sesempit daun kelor..."Ujar Kania lemah seraya menjatuhkan bobot tubuh nya kemeja kerja nya...
"Mama maafkan anakmu ini, kania janji akan membuat Tuan Luis itu menyesal..."Kelakar Kania dengan begitu bersemangat nya..,
"Kania buatkan saya kopi dengan sedikit gula, dan bawa keruangan saya..."Seru Luis saat Kania mengangkat telfon nya, baru saja Kania ingin menjawab, Luis telah mematikan sambungan telfon nya,...
Kania menggenggam telfon itu dengan kuat, ia menghela napas kasar dan berjalan kedapur untuk membuat kopi untuk Tuan muda Luis..
Usai membuat kopi, Kania membawa nya keruangan Luis, setelah mendengar kata masuk Kania pun membuka pintu...
"Ini kopinya Tuan muda yang terhormat, silakan dinikmati dengan sepenuh hati..."Ujar Kania dengan suara ditekan, Luis tidak menjawab malah mengibaskan tangan nya isyarat jika Kania disuruh keluar...
"Aku sungguh tidak pernah bermimpi akan mendapat atasan semenyebalkan Luis..."Ujar Kania kesal, ia menghentak-hentakkan kaki nya karna kesal...
jam menunjukkan pukul 12 siang, Mutia mendatangi Kania berniat mengajak nya untuk makan siang bareng...
"Bebz makan bareng yukk!!!..."Ajak Mutia tersenyum lebar pada Kania, Kania hanya mengangguk malas dan bangun dari duduk nya...
"Lo kenapa sih, muka kok ditekuk gitu, emang ada masalah sama pekerjaan lo?..."Tanya Mutia yang melihat raut muka Kania yang ditekuk...
"Tidak, hanya saja bekerja sebagai sekretaris pribadi itu sangatlah susah,..."Jawab Kania sedikit berbohong, ia tidak mau Mutia tau jika Ceo perusahaan LW GROUP adalah orang yang telah merenggut kesucian nya...
"Sabar Kania, inikan baru hari pertama bekerja, aku yakin lama-lama kamu akan terbiasa, lagian ini memang keinginan kamu kan menjadi sekertaris pribadi LW GROUP?..."Kania mengangguk saja dan terus melangkahkan kaki nya kerestoran yang disediakan didalam kantor untuk seluruh karyawan agar Karyawan bebas memilih makanan dan terjamin pula...
Baru saja Kania mendudukkan pantat nya disofa, ponsel nya berdering, ia segera melihat layar ponsel dan kening nya berkerut melihat nomer yang tidak dikenal...
"Keruanganku sekarang juga!!..."Kania menjauhkan ponsel nya dari telinga nya, baru sehari bekerja ia sudah sangat hapal dengan suara baritong milik Luis...
"Tuan inikan jam istirahat saya..."Gerutu Kania kesal...
"Saya tidak mau tau, sekarang kamu keruangan saya jika tidak kamu akan saya pecat dan Vid..."
"Iya Tuan saya keruangan anda sekarang juga,..."Belum sempat Luis menjawab Kania sudah mematikan nya...
"Mutia maafkan aku, seperti kita tidak bisa makan bareng dulu, Ceo brengs maksud aku ceo memanggilku sekarang juga..."Ujar Kania meminta maaf dan berlalu meninggalkan Mutia yang bingung akan tingkah nya...
Brakk....
Kania yang kesal langsung mendorong pintu ruangan Luis dengan keras, Luis yang sedang bersantai langsung mengalihkan pandangan nya saat mendengar pintu dibuka dengan paksa...
"Apa apa Tuan muda apa perlu saya panggilan ambulans?..."Tanya Kania memasang wajah panik...
"Maksudmu apa, apa kamu menyumpahi saya sakit?..."tanya Luis dengan suara tegas nya...
"Benar sekali..."Gumam Kania pelan...
"Apa, kamu bilang apa?..."
"Ngak bilang apa-apa kok Tuan muda yang terhormat baik hati, saya kira anda sakit..."jawab Kania tersenyum paksa...
"saya ingin kamu memasak makanan untuk saya, dapur nya ada disana!!.."Seru Luis seraya menunjuk dapur yang ada didalam ruang kerja Luis
"tapi aku juga belum makan tuan muda Luis, Gerutu Kania meremas udara didepan wajah Luis...
"makanya itu cepatlah kedapur dan masak makanan yang enak..."Kania menarik napas dalam-dalam dan membuang nya perlahan, ia memilih melangkah menuju dapur, berdebat dengan Tuan Luis hanya akan membuat nya semakin lapar...
Kania menghela napas pelan, ia membuka kulkas dan mengambil bahan makanan yang ingin ia masak...
"Lebih baik aku memasak makanan yang simpel tapi enak,..."Kania mulai berkutat dengan bahan dan alat dapur, ia dengan serius memotong bawang dan bahan lain nya...
sekitar 15 menit, akhirnya masakan Kania selesai juga..
"Akhirnya nasi goreng nya selesai juga, semoga Tuan menyebalkan itu tidak mengejek masakan ku..."Harap Kania membawa makan pada Luis...
"Ini Tuan muda, semoga anda tidak teracuni dengan makanan saya...."ujar Kania menaik turunkan alis nya dan tersenyum penuh arti...
"Jika saya teracuni dengan masakan kamu maka kamu akan tau akibat nya..."ucap Luis meraih piring yang berisi nasi goreng buatan Kania, sebentar nya Luis sedikit ragu tetapi dia sangat menginginkan makanan yang dimasak langsung oleh Kania, dengan ragu ia menyendok nasi goreng itu dan memasukkan nya kedalam mulut Luis....
"Ternyata masakan wanita bar-bar ini sangat enak, bahkan koki dimansion kalah oleh wanita bar-bar...." Luis membatin seraya terus menyendok nasi goreng buatan Kania...
Sementara wanita yang dijuluki bar-bar itu sedang menikmati makanan nya didapur, ia sangat malas harus makan bersama Luis, sungguh suatu hal yang tidak ia inginkan seumur hidup nya...
Usai makan siang, Kania kembali kepekerjaan nya sebagai sekertaris, ia ingin bekerja sungguh-sungguh supaya bisa mengabulkan keinginan mama nya sewaktu masih hidup....
Jam menunjukkan pukul 4 sore, Para pekerja kini telah pulang, Kania pun telah bersiap-siap....
"Kania..."Kania menoleh saat nama nya dipanggil dan terlihat Luis sedang berdiri diambang pintu....
"Saya jemput kamu jam 8 malam, ini baju yang harus kamu pakai dan ini alat make up,"Kelakar Luis memberikan paper bag, Sebenar nya Kania sangat enggan tapi apa boleh buat, ini semua demi pekerjaan nya dan cita-cita nya yang ingin mewujudkan permintaan sang mama...
Kania pun meraih paper bag itu dan langsung meninggalkan Luis tanpa mengatakan sekata apapun...
"Dasar wanita bar-bar...."Ujar Luis menatap punggung Kania yang semakin lama samakin menjauh...
Tak lama kemudian, Marko datang,, ia membungkukkan badan nya memberi hormat...
"Tuan Muda, mata-mata perusahaan sudah ditangkap dan sekarang sedang ada dimarkas..."Ujar Marko yang langsung diangguki oleh Luis...
"Baiklah, aku ingin melihat wajah orang yang berani bermain-main dengan ku..."Kelakar Luis dengan senyuman maut nya,...
"Kamu kemana aja sih Kania aku hampir lumutan nungguin kamu disini tau ngak..."gerutu Mutia saat melihat Kania berjalan kearah nya...
"Maaf ada keperluan bentar..."cicit Kania yang diangguki oleh Mutia, mereka pun memutuskan untuk pulang mereka ingin segera beristirahat....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
lovetoon
di ruang bos jangan ada dapur dong thor . minim ke pantry la ... biar gak janggal rasanya 😁🙏
2021-12-13
0
Wiwi Sutigno Sutigno
part ny terlalu pendek
2021-12-08
0
dsy
next thor ceritanta seru
2021-10-09
2