dipindahkan

Seperti biasa, Semua mata tertuju pada Kania saat ia turun dari mobil, tubuh y

ang selalu ia tutup dengan baju longgar tak membuat mata teralihkan dari nya, Tentu saja, tubuh indah dan montok itu selalu menjadi pusat perhatian apalagi bagian dada nya yang bulat dan besar, sungguh Kania adalah wanita sempurna yang tuhan ciptakan...

"Kaniaa...."Teriak seorang perempuan dengan suara cempreng nya berlari kearah Kania, Kania menggelengkan kepala nya, ia merentangkan tangan nya menyambut sang sahabat kedalam pelukan nya....

"Kamu kemana saja, kenapa baru masuk kerja, apa kamu tau aku sangat merindukanmu...."Ujar Mutia saat melepas pelukan nya, ia terus mengoceh membuat Kania gemas...

"Mutia aku lelah berdiri, sebaiknya kita masuk saja sebelum pak Sem datang..."Ujar Kania menarik tangan Mutia masuk keperusahaan...

"Kemana saja kamu selama satu minggu ini kenapa tidak aktif?..."Tanya Mutia setelah mereka duduk dimeja kerja masing-masing, Kania terdiam, ia bingung harus mengatakan semua nya pada Mutia atau tidak, bukan nya Kania ,tidak percaya tetapi ia tidak mau jika sahabat nya itu ikut kepikiran masalah pribadi nya yang ingin ia lupakan...

"Katakan yang sejujurnya Kania, aku mengenalmu sudah sangat lama, aku tau mana sebuah kebohon mana kejujuran, dan aku tau kamu sekarang sedang berpikir kamu harus memberitahuku atau tidak...."Mutia menggenggam tangan sahabat nya dan tersenyum tulus....

"Seorang sahabat akan selalu ada untuk sahabat nya Kania, Ceritalah padaku kalau kamu memendam nya sendiri itu akan membuat kamu tersiksa..."Seru Mutia yang diangguki oleh Kania, sebelum menceritakan semua nya, Kania menghirup udara dalam-dalam dan menatap dalam bola mata Mutia, mungkin benar jika ia pendam sendiri ia akan terus kepikiran dan stres....

"Satu minggu yang lalu, saat aku keKlub, seseorang telah mencampur minumanku dengan obat perangsang, 3 orang pria yang tidak aku kenal berusaha untuk memperkosaku tapi aku berhasil kabur karna ditolong seseorang tapi dosisi obat perangsang itu sangat tinggi..."Kania menghentikan cerita nya sejenak dan menutup mata nya, dada nya seakan terasa sesak mengingat rekaman video itu, Sementara Mutia menutup mulut nya dengan kedua tangan nya ia tau kemana arah cerita Kania tapi dia tidak menyela, Mutia ingin Kania sendiri yang memberitahu nya tentang apa yang sedang ia pikirkan...

"Orang yang menolongku membawaku kehotel karna tidak tau rumahku, dan karna obat laknat itu aku memaksa pria itu untuk melakukan hubungan yang sepantas nya tak terjadi...."Tandas Kania menundukkan kepala nya, Mutia yang merasa ibah langsung memeluk sahabat nya itu dan memberikan semangat pada Kania...

"Terus apa pria itu mau bertanggung jawab?...."Tanya Mutia yang mendapatkan gelenggankan kepala dari Kania...

"Kenapa kamu tidak melaporkan nya kepolisi dengan kasus pemerkosaan?..."Mutia seakan lupa dengan apa yang dikatakan oleh Kania bahwa dialah yang memaksa pria itu...

"Mana mungkin aku melaporkan dia kepolisi Mutia sedangkan posisinya aku yang memaksa pria itu, dia dengan licik nya merekam kejadian malam itu dan divedio itu jelas terlihat bahwa aku yang mendorong nya keatas ranjang dan memaksa nya..."Mutia menepuk jidat nya, ia kemudian mengelus pundak Kania berusaha menyemangati sahabat nya itu..

Obrolan mereka seketika terhenti saat melihat Pak Sem selaku ketua defisi keuangan menuju kemeja mereka...

"Kalian berdua ikut keruangan saya!!..." Seru Pak Sem yang membuat kedua sahabat itu saling pandang, tapi mereka tetap mengikuti Pak Sem keruangan nya...

"Duduk!!..."Seru Pak Sem dengan suara tegas nya, Kania dan Mutia pun duduk dan menanti apa yang akan disampaikan oleh pak Sem kepada mereka...

"Kalian tau kenapa kalian saya panggil keruangan saya?...."Tanya Pak Sem yang mendapat gelenggankan kepada dari Kania dan Mutia...

"Kenapa kalian tidak tau?..."Tanya nya dengan mata melotot..

Brakk...

"Masa saya tau pak, bapak kan tidak memberitahu kami..."Kania menggerakkan meja membuat Mutia dan Pak Sem terlonjat kaget, saat Kania sadar dengan siapa ia berbicara ia pun duduk dan menundukkan kepala nya, Kania menutup rapat-rapat mulut nya, ia sekali-kali melirik Mutia yang masih terkejut dengan tingkah nya barusan...

"Aduh bakal dipecat nih gue, kenapa aku bisa seemosi itu sih, Kania-Kania kamu benar-benar bodoh" Batin Kania merutuki kebodohan nya...

"Kamu ini kenapa bikin saya jantungan saja, kamu berdua mau saya pecat hahahaha mau?..."

"Ehh tidak pak, saya minta maaf, tadi saya lagi kesambet setan pak, sekali lagi saya minta maaf pak jangan pecat kami..."Ujar Kania meminta maaf ia sangat-sangat menyesal akan perilaku nya yang tidak sopan...

"Untung saja, Tuan muda mengingin jasa kerja kalian berdua diperusahaan utama kalau tidak, kalian berdua sudah saya tendang dari perusahan ini..."Ujar Pak Sem yang langsung membuat Kania dan Mutia kaget bukan main, memang inilah yang mereka inginkan selama ini, kerja diperusahaan utama adalah impian mereka berdua...

"Apa kami tidak salah dengan pak, kami mau dipindahkan keperusahaan utama?.."tanya Mutia ingin memastikan, Pak Sem mengangguk dengan malas, Mutia dan Kania saling pandang dan sedetik kemudian mereka saling berpelukan saking bahagia nya....

"Akhirnya apa yang kita inginkan tercapai juga, aku sangat senang apalagi kita terbebas dan pria menyebalkan seperti pak Sem..."Terik Mutia kegirangan, ia tidak menyadari ucapan nya yang didengar jelas oleh Pak Sem...

Kania menarik Mutia untuk duduk kembali kekursi, ia memberikan kode pada Mutia yang sama sekali tidak dimengerti oleh Sahabat nya yang lalet itu...

"Apa kamu mengatakan kalau saya itu menyebalkan?..." tanya Pak Sem dengan wajah kesal yang langsung membuat Mutia terdiam...

"Sejak kapan saya mengatakan bapak itu menyebalkan, Bapak salah dengar kali masa Bos sebaik dan seganteng bapak itu menyebalkan, apa lagi dengan kumis panjang dan tebal itu aduh sungguh membuat orang-orang gemas melihat bapak..."Ujar Mutia mengeles, Kania menutup rapat mulut nya berusaha untuk tidak tertawa sungguh pujian Mutia kepada Pak Sem sangat menggelitik perut nya...

"Tentu saja, semua orang yang melihat saya akan jatuh cinta pada pandangan pertama, mereka akan tergila-gila melihat ketampanan saya yang luar biasa ini, Termasuk kalian, saya tau kalian menyukai saya tapi cinta dan sayang saya hanya untuk yayang romlah seorang...."Mutia dan Kania bergidik ngeri mendengar ucapan Pak Sem yang terlalu pede, Kania yang tidak mau lama-lama diruangan itu pun bertanya tentang jabatan baru mereka diperusahaan pusat....

"Kania sebagai sekretaris pribadi Tuan muda, dan kamu Mutia kamu akan menjadi kepala Defisi keuangan..."Mendengar pekerjaan mereka kedua perempuan itu bersorak gembira, mereka tidak menyangka jika pangkat mereka akan diangkat,....

Terpopuler

Comments

Ira

Ira

kania belum tau saja sudah ada singa jantang yg nungguin🤭😄😄

2021-11-23

2

suharyantik

suharyantik

lanjutkan thorr dan tetap semangat 💪

2021-11-22

1

lihat semua
Episodes
1 Masih Perawan
2 Rekaman
3 Menarik
4 dipindahkan
5 kenangan pahit
6 Bertemu
7 memasak untuk Luis
8 Dia calon istriku
9 sulit dipercaya
10 tanda-tanda hamil
11 Jet pribadi.
12 Sekamar
13 Hukuman satu ranjang
14 susah ditebak
15 Hamil Anakku
16 Hadiah terindah
17 Luis Wiguna
18 Peliharaan kesayangan
19 Kejadian menyakitkan
20 diberi Restu
21 Bayi kita berdua
22 Terpesona
23 Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24 tidak butuh cinta
25 Kedatangan Ayah Fahmi
26 Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27 Kemarahan Luis part 2
28 Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29 Rujak buatan Tuan muda
30 masalalu Luis
31 Luis Sakit
32 Drama memilih Gaun
33 Sahabat kecil Luis
34 Kesederhanaan Kania
35 Membalikkan Fakta
36 Masalalu Tiara
37 Dilarang bertemu
38 Kedatangan Amara
39 Apa ini yang dinamakan rindu
40 Hari pernikahan
41 Meminta Hak
42 Drama koper dipagi hari
43 Masalalu Fahmi dan Rina
44 Karna Anak
45 Terlalu berharap
46 Wanita murahan
47 Sikap dingin
48 merindukanmu
49 Perasaan yang aneh
50 Perasaan
51 Kekejaman Luis
52 Dikerjain
53 Rasa nyaman
54 Istriku sayang
55 Kewajiban seorang istri
56 Penghinaan
57 Wanita sempurna
58 Rindu yang menyiksa
59 Kehilangan
60 Pengakuan Luis
61 Laki-laki misterius
62 Jesika
63 Rencana
64 Masa lalu Liana dan Johan
65 Masa lalu Liana dan Johan 2
66 Luis pulang
67 Keajaiban cinta
68 kedatangan Jesika
69 Ciuman
70 Permen pembangkit gairah
71 Luis cemburu
72 Jesika diusir
73 Memulai semua nya dari awal
74 ungkapan cinta
75 Minta maaf
76 Kedatangan Dion
77 Kenikmatan
78 Bangkai Kucing
79 Hukuman
80 Apa yang disembunyikan
81 Pertarungan
82 Terjebak
83 Diserang
84 Pengorbanan Fiona
85 Laki-laki bertopeng
86 Johan dan Siva
87 Kesalahan dimasa lalu
88 Kesadisan Luis
89 Wanita Tua
90 Kania Ketemu
91 Masalalu Sria
92 Masalalu Sria 2
93 Ayah kandung Diko
94 Syarat pernikahan
95 Pemandangan indah
96 Meminta Restu
97 Kencan
98 Terpana
99 bertemu calon mertua
100 Rania Wiguna dan Leo wiguna
101 Hari pernikahan
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Masih Perawan
2
Rekaman
3
Menarik
4
dipindahkan
5
kenangan pahit
6
Bertemu
7
memasak untuk Luis
8
Dia calon istriku
9
sulit dipercaya
10
tanda-tanda hamil
11
Jet pribadi.
12
Sekamar
13
Hukuman satu ranjang
14
susah ditebak
15
Hamil Anakku
16
Hadiah terindah
17
Luis Wiguna
18
Peliharaan kesayangan
19
Kejadian menyakitkan
20
diberi Restu
21
Bayi kita berdua
22
Terpesona
23
Kedatangan Alika dan Kemarahan Luis
24
tidak butuh cinta
25
Kedatangan Ayah Fahmi
26
Pertengkaran Kania dan Ayah Fahmi
27
Kemarahan Luis part 2
28
Laki-laki bersifat iblis berhati malaikat
29
Rujak buatan Tuan muda
30
masalalu Luis
31
Luis Sakit
32
Drama memilih Gaun
33
Sahabat kecil Luis
34
Kesederhanaan Kania
35
Membalikkan Fakta
36
Masalalu Tiara
37
Dilarang bertemu
38
Kedatangan Amara
39
Apa ini yang dinamakan rindu
40
Hari pernikahan
41
Meminta Hak
42
Drama koper dipagi hari
43
Masalalu Fahmi dan Rina
44
Karna Anak
45
Terlalu berharap
46
Wanita murahan
47
Sikap dingin
48
merindukanmu
49
Perasaan yang aneh
50
Perasaan
51
Kekejaman Luis
52
Dikerjain
53
Rasa nyaman
54
Istriku sayang
55
Kewajiban seorang istri
56
Penghinaan
57
Wanita sempurna
58
Rindu yang menyiksa
59
Kehilangan
60
Pengakuan Luis
61
Laki-laki misterius
62
Jesika
63
Rencana
64
Masa lalu Liana dan Johan
65
Masa lalu Liana dan Johan 2
66
Luis pulang
67
Keajaiban cinta
68
kedatangan Jesika
69
Ciuman
70
Permen pembangkit gairah
71
Luis cemburu
72
Jesika diusir
73
Memulai semua nya dari awal
74
ungkapan cinta
75
Minta maaf
76
Kedatangan Dion
77
Kenikmatan
78
Bangkai Kucing
79
Hukuman
80
Apa yang disembunyikan
81
Pertarungan
82
Terjebak
83
Diserang
84
Pengorbanan Fiona
85
Laki-laki bertopeng
86
Johan dan Siva
87
Kesalahan dimasa lalu
88
Kesadisan Luis
89
Wanita Tua
90
Kania Ketemu
91
Masalalu Sria
92
Masalalu Sria 2
93
Ayah kandung Diko
94
Syarat pernikahan
95
Pemandangan indah
96
Meminta Restu
97
Kencan
98
Terpana
99
bertemu calon mertua
100
Rania Wiguna dan Leo wiguna
101
Hari pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!