Moza sudah menemukan rumah yang sangat sederhana namun begitu nyaman. Xiomei begitu antusiasi melihat sekitar halaman dan ruangan..
''Nona kita mulai dari mana membersihkannya..? tanya Xiomei.
''Aku, membersihkan nya.? m m m kau yang harus membersihkannya! aku akan keluar sebentar..'' ucap Moza
''Ahh baiklah Nona..'' ucap Xiomei pasrah.
...........
Di dalam istana kekaisaran Xin, sang Kaisar tengah mengeraskan rahangnya karna sang bawahan Fang tak menemukan calon permaisuri yang sudah di cap sebagai miliknya..
''Cari dia sampai dapat! jika perlu cari di semua kekaisaran di dunia ini! Aku tidak mau tau!'' bentak Kaisar Xin.
''Baik yang Mulia.'' Fang membungkuk hormat lalu pergi..
Setelah kepergian Fang, Kaisar Xin meneguk arak yang ada di depannya..
Parraaanggg!!
''Kurang ajar! apa aku sendiri yang harus turun tangan mencarinya.!! teriak Kaisar membanting gelas yang terbuat dari emas.
Kaisar Xin sudah jatuh cinta pada pandangan pertama, saat Moza menyelamatkan nya di hutan. Terlebih wajah cantiknya selalu terbayang di kepalanya..
Ketika Kaisar sedang memikirkan Moza, suara kasim menyadarkan dirinya dari lamunan..
*Thap..
Thap*..
''Mohon ampun yang mulia, selir dari kediaman tulip ingin menghadap yang mulia.'' Ucap kasim..
''Pergilah, Zhèn tidak ingin di ganggu.!! bentak Kaisar Xin menggema dari dalam.
Sang kasim melihat Selir Zhaojun dari kediaman tulip sedang menahan amarahnya karna di tolak kedatangannya..
''Mohon ampun yang Mulia selir, Kaisar tidak ingin di ganggu..'' ucap pelan sang kasim..
Selir Zhaojun sudah tak tahan dengan semua penolakan Kaisar, ia menerobos masuk ke dalam dengan langkah lebar..
''Yang mulia selir..
Kasim dan penjaga berlari mengejar Selir Zhaojun. tepat di depan Kaisar mereka langasung berlutut..
''Mohon ampun yang Mulia Kaisar, selir Zhaojun sudah lancang masuk.
Selir Zhaojun membungkuk, ''Yang Mulia.''
Kaisar Xin memandang selirnya dengan tatapan dingin dan tidak bersahabat..
''Lancang sekali selir sepertimu mengganggu Zhèn yang sedang bekerja.?!! bentak Kaisar Xin tak suka..
Selir Zhaojun menunduk, ''Ampuni hamba yang Mulia, hamba kesini ingin mengabarkan sesuatu hal yang sangat penting..
''Baik, apa yang ingin kau katakan kepada Zhèn.?
Kaisar Xin melihat selirnya tengah melihat pengawal dan kasim yang masih bersujud. ''Kalian pergilah, tinggalkan kami..''
Kasim dan para pengawal membungkuk dan pergi meninggalkan Kaisar dan selirnya..
''Sekarang apa yang ingin kau sampaikan.?!
Selir Zhaojun mengagukkan kepalanya. ''Yang Mulia, apakah anda sudah mengetahui jika di kota Lin an sudah tersebar rumor tentang yang Mulia.? tanya.
Kaisar Xin mengerutkan keningnya, '' Rumor tentang Zhèn.? memang apa rumor itu..?
''Beredar kabar jika yang Mulia tengah mencari seorang wanita, untuk di jadikan permaisuri? apakah itu benar yang Mulia.?
''Benar.'' jawab Kaisar Xin dengan tegas.
Selir Zhaojun tersentak kaget, matanya mulai berkaca kaca. ''Yang Mulia apakah anda tidak bisa melihat hamba sebentar saja, kenapa yang Mulia mencari seorang gadis lain untuk di jadikan permaisuri jika masih ada selir di sisi anda. Hamba sangat mencintai yang Mulia.'' ucap Selir Zhaojun melangkah dan memeluk Kaisar Xin..
''Nyahlah!'' sentak Kaisar Xin yang tak suka di peluk sembarangan oleh seorang wanita..
''Yang Mulia...
''Pengawal, seret selir ini dan kurung dia di kediamannya karna telah lancang mengganggu Zhèn bekerja.!!
Para pengawal masuk dan menyeret Selir Zhaojun dengan paksa..
............
Sementara Moza tengah berjalan jalan di kota Lu han kekaisaran WU..
Bruukk..
Moza bertubrukan dengan seorang pria.
''Maaf Nona,
''Tidak apa apa.'' jawab Moza.
Putra Mahkota Wanghilin melihat wanita yang di tubruknya menggunakan cadar di wajahnya, namun ketika ia melihat mata wanita itu mengingatkan nya pada seseorang..
''Maaf nona, apa kita pernah berjumpa sebelumnya...
Moza melihat Putra Mahkota Wanghilin sedang memandangnya dan bertanya..
''Maaf tuan, kita tak pernah berjumpa sebelumnya saya permisi.
Putra Mahkota Wanghilin masih penasaran dengan wanita bercadar itu, dan mengikutinya dari belakang! Ia sangat yakin jika pernah bertemu dengan pemilik mata itu..
Sedangkan Moza yang tau bahwa ia sedang di ikuti dari belang, merasa acuh dan tak perduli, Ia asik berbelanja kebutuhan dirinya dan Xiomei..
Moza masuk kedalam toko gaun, karna ia melihat Xiomei dan ia tak memiliki baju lebih. Moza melihat sekitar dan tertarik dengan gaun berwarna hijau muda,
''Aku ingin itu..
Tunjuk Moza dan Nona muda kediam Lee secara bersamaan. dan saling menatap satu sama lain..
''Kau___
''Aku yang terlebih dahulu melihatnya, nyahlah kau wanita buruk rupa.'' sentak Lie Ying mencemooh.
Moza tak memperdulikannya ia melangkah pergi meninggalkan Lie Ying..
Sementara Lie Ying yang merasa di acuhkan begitu geram tak suka, karna baru pertama kalinya dia di acuhkan seseorang..
''Lancang.!! kau wanita buruk rupa berani mengacuhkan ku lagi.!! bentak Lie Ying sambil menarik cadar di wajah Moza dan mendorongnya..
Putra Mahkota Wanghilin dengan cepat menangkap tubuh Moza yang akan jatuh..
Bruukk..
Moza jatuh menimpa Putra Mahkota Wanghilin..
Deg..
Jantung Putra Mahkota Wanghilin berdetak kencang, saat melihat paras cantik yang ada di atas tubuhnya.. Pandangan mata mereka bertemu seperkian detik, karna di ganggu dengan teriakan Lie Ying yang sangat nyaring..
'' Apa yang kau lakukan, lancang sekali kau.!! ucap Lie Ying menghentakkan kakinya..
Moza dan putra Mahkota Wanghilin berdiri, dengan perasaan canggung di antara keduanya..
Khem..
''Kenapa kau berteriak.? tanya Putra Mahkota Wanghilin kepada Lie Ying
''Hamba tidak suka, yang Mulia putra Mahkota berdekatan dengan wanita buruk rupa ini..?
''Kecilkan suara mu.!! bentak Putra Mahkota Wanghilin dengan dingin menatap Lie Ying..
Lie Ying seketika tertunduk malu karna di bentak oleh tunangannya sendiri..
''Tuan, apakah anda membela dia di bandingkan hamba tunangan mu sendiri.? tanya Lie Ying
''Tunangan.? siapa yang ingin bertunangan dengan wanita sombong dan angkuh sepertimu. Aku sudah mengajukan pembatalan pertunangan kita, dan dekritnya hari ini mungkin telah sampai di kediaman Lee..
Lie Ying tersentak kaget dengan apa yang dengarnya, ia ambruk di lantai dengan derai airmata di pipinya..
''Tidak, Tuan tidak bisa melakukan ini kepadaku.!! ayah pasti akan mempertahankan pertunangan kita..
''Terserah padamu.
Sementara Moza sudah pergi sedari tadi, ketika mereka sedang berdebat..
.
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Sandisalbiah
emang secantik apa si Li Yeng ini sampai dia mengatakan kalau Moza buruk rupa... apa mata si Li yeng ini katarak
2024-05-16
0
🌸 Airyein 🌸
Main nge klaim aja nih kaisar 😭
2024-02-13
0
mama yuhu
jiaahhhh... makanya ubah kelakuan donk
2023-01-22
1