Nona kenapa kita pergi, bahkan aku belum kenyang..? tanya Xiomei.
Kita makan di lain tempat saja ya, kita pendatang baru di kekaisaran ini. Jangan sampai berbuat ulah!!
''Baiklah Nona..
''Lantas kita mau pergi kemana sekarang.?
''Kita akan cari penginapan di dekat sini..
''Bukankah kita tidak punya perak atau pun emas, bagaimana kita membayar penginapan.? tanya Xiomei.
Moza menarik sudut bibirnya, ''Itu urusanku, kau jangan khawatir..
.
MALAM HARI.##
.
Di dalam penginapan, Moza sudah berdandan bak seorang pria gagah dan tampan.. Ia melihat dirinya di cermin dan terkekeh, Ia tak habis pikir dengan wajah dan postur tubuhnya. Jika ia memakai pakaian wanita, Ia akan terlihat sangat seksi dan anggun. Namun ketika ia memakai baju pria, dia menjadi tampan sekaligus cantik. Perpaduan yang sangat sempurna bukan..
''Perfect..
Moza membuka jendela, lalu pergi meninggalkan Xiomei yang sudah tertidur pulas. ia pun pergi seperti bayangan gelap..
SUNLEE.##
Sunlee adalah tempat hiburan para rakyat maupun para bangsawan, yang akan menghabiskan emas ataupun perak mereka..
Moza melangkah masuk kedalam Sunlee, terlihat ramai orang yang sedang bermain judi ataupun meminum arak untuk Bersenang senang..
Para wanita seksi sedang menari di tengah tengah aula, dengan pakaian belum selesai di jahit. Begitu minim dan transparan, Sebenarnya Moza nggan untuk datang ke tempat seperti ini, namun apa daya jika hidup di jaman kuno sama kejamnya seperti dunia modern jika kita tak memiliki uang..
Moza duduk di tempat dadu, dan menyerahkan semua perak yang ia punya. Semua yang melihat Moza meremehkannya karna Moza bermain tidak memakai emas melainkan perak..
''Hai anak muda, percuma saja kau mempunyai wajah tampan jika kau tak memiliki apapun.! ucap salah satu lelaki itu
Moza menarik sudut bibirnya.
''Apa kau takut tuan.?jika kau takut silahkan pergi.!! ucap Moza dengan nada dingin..
''Cih,, sombong sekali kau__ hai pelayan, cepat kocok dadu itu!!
Dadu pun di kocok dengan lihai, sementara Moza memejamkan matanya.
''Silahkan tebak Tuan..
4.6.3
5.1.1
3.5.6
Semua mata memandang Moza yang belum menjawab,'' Hai anak muda berapa tebakan mu.?!
1.6.2.
Sekarang, semua mata tertunju kepada pelayan dengan tegang sekaligus penasaran..
Penutup dadu pun di buka dan___
1.6.2 yang ada di dalam dadu itu, Moza tersenyum senang karna tebakannya benar.. Ia pun Merauk emas serta perak di atas meja..
Semua tercengang dan mentap Moza horor..
Braaakkk..
''Tidak bisa!! kau pasti curang anak muda.!! teriak pria itu sambil menggebrak meja tak terima.
"Apa maksud anda tuan,?! tanya Moza
Aku akan percaya jika, sekali lagi kita bertanding, dengan semua emas itu dan emasku..
''Baiklah.'' ucap Moza menyanggupi permintaan pria yang ada di hadapannya ini..
Sekali putaran..
Dua kali putaran..
Tiga kali putaran..
Sampailah pada puncaknya pria itu sudah kehabisan uang, sedangkan Moza tersenyum penuh kemenangan. Ia pun berdiri dari tempat duduknya membawa emas emas di dalam kantong besar..
Criiikk.. ''Itu tips untuk mu tuan, terima kasih sudah mengizinkan diriku ikut bermain.'' ucap Moza melempar satu kantong emas kepada pelayan yang mengocok dadu..
Pelayan itu membungkuk..
.
.
Moza kembali ke penginapan melewati jendela, Dilihatnya Xiomei masih tertidur pulas.. Ia menaruh emas dan perak itu di meja, ia akan membeli rumah di kota ini dengan emas itu dan membeli beberapa pelayan untuk mengurus kediamannya..
Moza pun naik ke atas ranjang dan ikut memejamkan mata di sebelah Xiomei..
''Lelahnya....
Moza terlelap dan berbaur dengan alam mimpi.. Di dalam mimpi, Moza berjalan di padang rumput yang begitu luas dengan bunga mawar putih di sekitarnya..
''Dimana aku..
Ia melihat sekitar nampak kosong selain dirinya sendiri, namun netra mata tajam milik Moza. Melihat seseorang berambut putih duduk di atas batu besar dengan nyaman..
''Siapa itu.'' gumam Moza sambil melangkah menghampiri orang itu..
Pria itu memainkan seruling dengan sangat lihai, dan sangat merdu untuk di dengar..
''Permisi, siapa di sana....
Moza berdiri di belakang pria itu, namun pria itu tak menoleh kepadanya..
''Kau sudah datang..'' ucapnya tanpa melihat Moza..
''Hah!!
''Carilah aku dan temukanlah aku Moza, aku yang membawa mu kemari dari dunia mu...
''Apa maksudmu..?!
''Berkelana lah ke arah selatan Moza, di sana kau akan menemukanku..'' ucap pria itu menghilang di bawa oleh angin.. Moza yang melihat pria itu pergi, ia melangkah akan mengejarnya namun ia tersandung..
Dugh...
Awww..
Moza jatuh dari tempat tidur..
''Nona anda baik baik saja.? tanya Xiomei yang baru keluar dari pemandian..
''Aaaahhh, keningku...
Moza duduk dan mengusap keningnya, Sedangkan Xiomei langsung heboh..
''Nona anda tidak apa apa..
''Nona apakah sakit..
''Mari temui tabib, takutnya anda hilang ingatan..
Kepala Moza semakin pusing, ketika mendengar celotehan cempereng Xiomei. ''Oh Xio, kau berisik sekali.. Aku tidak apa apa, tolong siapkan aku air.
''Baik Nona..'' ucap Xiomei yang bergegas pergi..
Sedangkan Moza menatap lurus kedepan, ia mengingat mimpi itu. ''Haiss, bagaimana aku menemukannya sedangkan wajahnya pun aku tak tau seperti apa!! sudahlah mungkin hanya bunga tidur.
Moza pun pergi kepemandian, membersihkan badannya dari kotoran semalam..
.
.
.
Moza dan Xiomei sedang berkeliling mencari rumah yang akan di jual..
''Nona, apa anda yakin akan membeli rumah.?
''Hem,, tentu saja Xio..
''Apa kau memiliki emas??
Moza memperlihatkan gulungan kain, yang berisikan emas di dalamnya.. Xiomei yang terkejut melihat gulungan itu ternyata koin mas dan perak..
''Nona ini____
Moza tersenyum dan mengaguk, ''Ayo kita telusuri kota..
.
Disisi lain di dalam istana, suasana di dalam aula begitu mencekam. Aura dari sang Kaisar Wanzu Wu begitu dingin..
''Apa alasan mu mau membatalkan pertunangan mu anakku.? tanya Kaisar Wanzu Wu
''Ampun ayah Kaisar, namun aku tidak bisa melanjutkan pertunangan ini. Ia begitu angkuh terhadap rakyat kecil, bagaimana bisa hamba menikahi wanita angkuh untuk menjadi permaisuri kekaisaran ini kelak. Hamba mohon pertimbangkan lagi ayah Kaisar.. '' ucap Pangenran Mahkota Wu wanghilin..
''Baiklah akan ayahhanda pertimbangan.''
Pangeran Mahkota Wu wanghilin bernafas lega, dan sodara yang lain pun mengelus dada mereka masing masing..
.
.
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
karya mak aryani emang joss
2024-08-20
0
Yuli Yanti
❤️
2023-02-09
0
Kiss me💋
✌️
2022-12-21
0